NovelToon NovelToon
The Prince Woman

The Prince Woman

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Tamat
Popularitas:4.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: @Miss_Kha11

[CH 01-145 END]
Apa yang akan kau lakukan jika kau terjebak di dalam tubuh Putri Mahkota yang sangat dibenci oleh Sang Pewaris Tahta?

****

"Dimana ini?" Pertanyaan itu terlontar bersamaan dengan kebingungan sang gadis menatap sekelilingnya, tempat itu begitu asing dan bisa ia bilang sedikit kuno.

"Nona sudah sadar?"

Gadis itu mengernyit kebingungan saat di depannya ada orang dengan pakaian kuno.

"Apakah kita sedang syuting drama kolosal?"

Gadis itu kebingungan, pasalnya hal terakhir yang ia ingat adalah terjun ke danau karena menghindari ibunya. Ia kira ia sudah mati tetapi jika mati tidak mungkin ia masih bisa bernafas dan bertemu dengan manusia juga bukan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Miss_Kha11, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 27: Racun

"Sayang sekali beberapa anak buah ku kini tengah mengawasinya. Jika kau menolak kerja sama ini. Bukankah sangat mudah untuk mematahkan tangkai mawar"

Yeosang mengertakan giginya. Hara adalah kelemahanya. Jika orang orang dari oerdama menteri sudah sampai mengawasinya itu artinya sudah tidak bisa untuknya untuk melindungi gadis itu. Dan memang sudah tidak ada pilihan lain.

"Jangan sentuh dia"

"Itu semua terserah padamu Yeosang-ssi, bahkan ayahmu dulu tidak seberani itu untuk menentangku"

Jenderal Min Yoon ki, adalah ayah Yeosang. Meninggal dua tahun lalu karena saat itu ia menangani masalah di perbatasan.

"Baiklah, tapi jangan sekali kali kau menyentuhnya"

Yeosang langsung beranjak keluar dari ruangan itu, senyum kemenangan menghiasi bibir ke empat orang itu. Akhirnya ia memilih bergabung. Karena keselamatan Hara adalah prioritas nya. Karenanya orang yang sangat ia sayang berada dalam bahaya. Ini adalah kesalahnya. Dan ia harus berpikir keras untuk mencari jalan keluar dari permasalahan ini.

Setelah Yeosang keluar, Perdana menteri mengeluarkan tumpukan kertas kertas usang.

"Ini adalah beberapa surat palsu untuk menjatuhkan perdana Menteri Song"

"Apa kau yakin ini akan benar benar menjatuhkannya?"

Tabib Han bertanya.

"Sangat yakin, tidak mungkin ada yang tahu jika ini palsu"

"Sebaiknya kita jatuhkan perdana Menteri Song bersama Haerin" Ui bin ikut berpendapat.

"Lebih baik segera saja Mama, posisi Jungjeon akan terancam saat ayahnya terlibat kasus dan setelah itu kita bisa menjatuhkan Jungjeon dengan perlahan. Bukankah kita meminta Jenderal Min bergabung untuk membantu menjatuhkan Jungjeon"

"Kita harus cepat, Jangan sampai Haerin memiliki anak akan lebih sulit lagi nantinya" Ucap Sae Ra.

"Anda tenang saja Mama, Jungjeon tidak akan mungkin memiliki anak. Ramuan subur yang setiap pagi ia minum sebenarnya adalah racun untuk merusak kandunganya"

Senyuman di bibir mereka semakin merekah. Sebentar lagi keinginan mereka akan terwujud. Memang tidak ada manusia yang terlalu cepat puas. Diibaratkan air, melihat celah sedikit apapun akan langsung berusaha untuk meringsek masuk.

Dan tanpa mereka berempat sadari, sedsri tadi seorang anak kecil mendengarkan semua yang mereka katakan. Ia adalah Jae yoon. Anak itu sedari tadi hanya menyimak. Sebenarnya ia juga tidak tertarik mendengarkan apa yang orang dewasa bicarakan. Terlalu rumit menurutnya ia juga tidak begitu paham. Tetapi saat Jungjeon disebut ia sesegera mungkin memasang telingganya. Jae yoon tahu jika selama ini ibu dan kakeknya bukanlah orang baik baik. Kakeknya sangat menyayanginya berbeda dengan ibunya yang selalu saja memarahinya dalam hal apapun.

Jae yoon langsung bergegas menuju ke dalam kamarnya. Ia mengangkat sebuah lukisan yang ada di lantai, dibalik lukisan itu ada lubang yang tidak terlalu besar tetapi cukup muat untuk dilewati dirinya. Di balik lubang itu adalah lumbung padi istana. Dan Jae yoon selalu kabur melewati tempat itu karena di depan kediaman banyak sekali pemgawal yang menjaga.

Bocah kecil itu berlari ke arah istana bintang. Ia sengaja mencari jalan yang sepi agar tidak tertangkap pelayan kediamanya dan disuru kembali. Ia ingat apa yang Haerin minum kemarin pagi, yang katanya adalah obat. Tapi anak itu yakin jika yang diminum Haerin adalah ramuan racun dari kakeknya.

Tabib Han adalah ketua tabib di istana. Hwan sendiri mempercayainya karena mengangap jika cara kerja tabib Han memang profesional dan bagus. Hwan sama sekali tidak membawa masalah Naeri saat dengan tabib Han. Seolah memang Masalah itu hanya dapat diketahui mereka saja.

Setelah sampai di istana bintang, Jae yoon ragu untuk masuk lebih dalam lagi. Ia sangat takut jika bertemu dengan Hwan. Sekalipun ia anak kecil, tetapi ia paham jika Hwan sangatlah membencinya. Kemarin Hwan sudah memarahinya karena menemui Haerin dan ibunya juga marah jika sampai ketahuan lagi habislah nasibnya.

Tetapi Jae yoon membulatkan tekadnya untuk menemui Haerin ia harus bilang jika obat itu adlaah racun. Ia berjalan sepelan mungkin melewati belakang penjanga tetapi salah seorang penjaga melihat dirinya.

"Mengapa anda disini Wonja?, mari saya antar kembali"

Bukanya apa apa, pengawal itu sudah di pesani Hwan agar jangan sampai Jae yoon masuk ke istana bintang. Ia juga tidak tahu apa maksud Hwan.

"Aku ingin bertemu Eomma-mama paman"

"Ratu sedang istirahat sebaiknya anda kembali, marilah"

Pengawal itu meraih tangan Jae yoon, tetapi dengan segera Jae yoon melepaskanya. Jae yoon langsung berlari membuka pintu dan menuju ke tempat Haerin. Pengawal yang kalang kabut langsung mengejarnya.

"Eomma-mama"

Jae yoon yang melihat Haerin langsung memeluknya.

"Wonja" panggil salah satu pengawal.

Dua pengawal terlihat terengah engah menghampiri Jae yoon.

"Sudah sudah pergilah"

Pengawal itu mengangguk lalu pergi.

Haerin berjongkok mensejajarkan tingginya dengan Jae yoon, diusapnya pelan surai anak itu.

"Jae yoon-ie sudah makan eum?"

Jae yoon mengangguk, lalu ia teringat dengan niat kedatanganya menemui Haerin.

"Eomma-mama anda jangan meminum obat hijau itu"

Haerin hanya tersenyum.

"Itu obat sayang"

"Itu bukan obat"

Haerin mengusap surai anak itu.

"Kakek yang membuatnya, dia bilang itu racun untuk Eomma-mama"

Haerin membelalak, Kakek? Itu artinya tabib Han. Lalu obat yang selama ini ia minum bukanlah obat. Tapi Jae yoon masih kecil haruskah ia mempercayai seorang anak kecil?

"Eomma-mama harus percaya padaku"

"Darimana Jaeyoon-ie tau?"

"Tadi para orang dewasa membicarakannya, disana ada juga Paman Yeosang"

Haerin semakin terkejut. Apa sekarang? Yeosang juga ikut dalam hal itu. Padahal selama ini ia sangat percaya kepada Yeosang tetapi mengapa ia berhianat.

"Benarkah ada Yeosang?"

"Benar Eomma-mama, jadi Eomma-mama jangan meminum obat hijau itu"

"Eomma-mama Jae yoon pergi dulu sebelum Abba-Mama melihat"

Jaeyoon langsung berlari dari tempat itu. Tujuannya hanya menyampaikan itu dan ia harus pergi sebelum Hwan melihatnya.

Haerin menjatuhkan dirinya. Masalah mulai datang bertubi-tubi. Ia sangat tidak menyangka jika Yeosang menghianatinya. Setidaknya itulah yang ia tahu. Ia mengagap Yeosang berhianat padahal sebenarnya tidak.

Lalu untuk ramuan itu ia harus mencari tahu. Apakah benar yang dikatakan Jae yoon kecilnya. Tetapi anak sepolos itu tidak mungkin memiliki maksud untuk berbohong.

֍۪۪̣̣۪۪۪⃟᎒⃟  LITTLE PEONY֍۪۪̣̣۪۪۪⃟᎒⃟

1
Maya Audina
thor..aku dah mengulang ke sekian, aku kangen haerin&hwan😍
Khalisa: waaa makasihhh kak sudah mampir lagii😍
total 1 replies
arfan
up
Nanik Lestari
Membosankan
Nanik Lestari
Dari awal cerita cengeng
Nanik Lestari
Terlalu naif bodoh apa Oon
Nanik Lestari
cengeng
Nanik Lestari
Nangis lagi, ya ampun
Nanik Lestari
Goblok
Nanik Lestari
Orang modern tapi cengeng
Nanik Lestari
lemah semua perempuan nya
Maya Audina
aku sudah dua kali baca Thor..aku suka kangen sama Hwan &haerin
Nuzlie🎭eiLzun
aku juga tidak mencintai siapa2 d dunia ini.. kerna itu mencari cerita cinta d sini wkwkwkwkw
Nuzlie🎭eiLzun
sayanya ga skip thorr.. tapi.. bacanya laju🤭🤭
Minarni Saranani
aq bingung pilih yg mana 😁
Khalisa: hehe jangan bingung kak 🤣😁
total 1 replies
Tien Kumalasari
bagus..
Khalisa: Termina kasihhh 🙏😍
total 1 replies
Selamet Kabu
ff CC ffuhyili
Susan Elga Pontoh
keren
Mien Mey
serasa nontor dakor🤗
Jamilah Bee
coba haerinx punya kelebihan gitu,, jago beladiri kh,, pintar politik
Amrih Ledjaringtyas
thor senja di kahuripan tdk ada di pencarian
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!