Isyana Putri, gadis tomboi berusia 22th. Tanpa sengaja bertemu dengan
Briyan Adhinatha, seorang CEO tampan berusia 28th.
Karena suatu keadaan membuat Isyana harus melakukan nikah bohongan dengan Briyan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mandry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Di interogasi
" Perkenalkan ma... Pa... Dia istriku Isyana" Briyan memperkenalkan Isyana sebagai istrinya. Semua orang kaget dengan ucapan Briyan. Mama Rianti yang sedang meminum teh di cangkirnya pun tersedak karena kaget.
Tiyo yang sedikit tau masalah mereka pun ikut terkejut. Papa Baswara dan Anggita tak kalah terkejutnya. Tapi Isyana hanya bisa tersenyum kaku.
"Istri?! Jangan bercanda kamu nak..." Ucap mama Rianti tidak percaya dengan perkataan Briyan
" Aku tidak bercanda ma... " Jawab Briyan
"Kalau benar dia istrimu, kapan kalian menikah? Kenapa tidak memberi tau mama dan papa? Apa mama dan papa membesarkanmu selama ini tidak ada artinya? " Tanya mama Rianti bertubi-tubi
'Nah lo... Banyak kan pertanyaannya. Gue cari aman aja dah... ' batin Isyana
"Bukan begitu ma... " Jelas Briyan dia berusaha berfikir keras alasan apa yang akan dia gunakan.
" Aku sangat mencintai dia ma... Aku gak mau kehilangan lagi... Mama selalu memaksa ingin menjodohkan ku" Jawab Briyan. Tiyo dan Anggita tampak terkejut dengan alasan Briyan
"Aku memutuskan menikahinya 2 bulan yang lalu tanpa memberi tahu mama dan papa karena takut mengecewakan kalian" Alasan Briyan
'Helo... 2 bulan yang lalu apanya... Kenal juga baru 2 hari... Good job babang bray...'Batin Isyana
"Justru kalau seperti ini kamu sangan mengecewakan mama" Ucap mama Rianti dengan suara penuh kekecewaan.
"Kamu sudah merahasiakan semua ini selama 2 bulan. Kalau bukan karena mama memergoki dia hamil kamu tidak akan bilang ke mama? " Tanya mama Rianti
" Maaf ma... " Ucap Briyan
"Mana buku nikah kalian? Papa mau lihat" Tanya papa Baswara
Briyan tampak gugup dan bingung harus jawab apa. Dia menyenggol lengan Isyana yang duduk disampingnya mencoba meminta bantuan. Tapi Isyana cuman diam saja tak merespon.
'Hadeh ini anak gak bisa diandelin saat dibutuhkan... Lagian kenapa aku gak kepikiran buku nikah y... ' batin Briyan
" I... Tu... Kita nikah sirih jadi belum mendaftarkannya ke negara" Jawab Briyan ragu-ragu
"APA?! " Teriak mereka bersamaan kecuali Briyan dan Isyana.
"Apa yang kamu pikirkan Briyan? " Tanya papa Baswara.
Papa Baswara sangat tidak suka dengan pernikahan sirih. Itu seperti tidak menghargai wanita. Karena ketika mereka berpisah pihak wanita tidak bisa menuntut hak apapun. jadi pihak wanita yang akan sangat dirugikan.
"Aku sangat mencintainya pa... Aku takut kalian tidak menyukainya dan tidak merestui kita" Alasan Briyan
'Pintar sekali anda beralasan babang bray... Ini mah serasa beneran memperjuangkan cinta hahaha... ' batin Isyana
"Lantas kalau kami tidak menyukainya kamu akan meninggalkannya, begitu?" Tanya papa Baswara
"Kita saling mencintai, jadi kita akan terus memperjuangkannya. Iya kan sayang? " Ucap Briyan sambil memeluk lengan Isyana. Isyana hanya mengangguk mengiyakan.
"Siapa namamu?" Kini papa Baswara beralih menginterogasi Isyana
"Isyana putri... " Jawab Isyana
"Dimana kamu tinggal? " Tanya papa Baswara
"Diperbatasan kota X om... " Jawab Isyana
"Apa pekerjaanmu? " Tanya papa Baswara
"Kuliah sambil jualan buah jeruk keliling om" Jawab Isyana
"Jualan buah jeruk? " Tanya papa Baswara
"Iya om... Buat biaya kuliah saya jualan buah jeruk keliling" Jelas Isyana
"Kedua orang tuamu? Mama dan papamu? " Tanya papa Baswara
"Ibuku sudah meninggal saat usiaku 10th..." Jawab Isyana sedih
"Maaf saya tidak bermaksud menyinggung... Tapi bagaimana dengan Papamu? " Tanya papa Baswara yang merasa ada perubahan suasana. Tapi dia masih penasaran dengan ayahnya. Kenapa gadis itu bisa berjuang sendiri untuk kuliahnya.
" Ayah... " Tiba-tiba Isyana teringat ayahnya. Kemarahan ayahnya, tamparan ayahnya, kekecewaan diwajah ayahnya dan rasa sakit dihati Isyana atas fitnah itu. Semua berputar kembali di ingatannya.
******
Hai semua... trimaksih ya sudah menyemangati si emak... emak usahakan untuk bisa up date setiap hari y...
dan emak mintak keikhlasan hati untuk dukungan vote nya y sayang...
trimakasih... 😘🙏
1 vote mengiringi karyamu Thor.
semangat berkarya