NovelToon NovelToon
CERITA KITA

CERITA KITA

Status: tamat
Genre:Komedi / Bad Boy / Tamat
Popularitas:853.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Lisa

Reysha, gadis SMA yang menyelinap ke sekolah lain dengan menyamar sebagai instruktur cheerleader karena kecintaanya pada cheerleader. Disana dia justru bertemu Lukar, cowok yang pernah mempermainkannya lewat sebuah taruhan cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tamu tak di undang

Anak basket kembali ke pos istirahatnya seperti tadi. yaitu di pinggir lapangan. Lapangan basket di ambil alih lagi oleh anak cheerleader. Kali ini latihan mencoba 'pyramid' ( istilah untuk atraksi dimana beberapa orang membentuk tingkatan seperti piramida ) baru.

Setelah di beri arahan, mereka memulai latihan atraksi. Awal membentuk pyramid ini memang agak susah. Tapi setelah beberapa kali percobaan, terlihat bentuk asli bagaimana pyramid itu sebenarnya. Walaupun masih tidak kokoh tapi mulai paham cara menanganinya.

______

Sejak tadi hape Reysha berdering. Nama Igo selalu muncul di layar hape. Dia pasti heboh karena motornya raib sedari pagi. Setelah selesai mengajar, Reysha segera pulang. Sengaja dia tidak menerima panggilan itu.

"Hei, di bawa kemana aja motorku?" tegur Igo begitu Reysha sampai di depan rumah. Benar kan, Igo heboh.

"Terima kasih.." ujarnya sopan supaya Igo tidak uring-uringan. Melihat adiknya sesopan itu Igo tidak segera luluh. Reysha diam sambil memasukkan motor ke teras rumah.

"Jangan di masukkan. Cuci dulu!" perintah Igo yang memang menyukai kalau motornya bersih mengkilat. Hhhh.....Meskipun tadi pagi katanya sakit, tapi malam ini dia kelihatan sehat.

"Iya." Setelah meletakkan tas, Reysha mulai mengambil keperluan mencuci motor. Dia sengaja enggak ganti seragam lagi tadi. Igo asyik duduk main hape di kursi teras. Ibu muncul.

"Darimana saja kamu? Jam segini kok baru pulang sekolah?"

"Dia tuh lagi melakukan hobinya, Bu." ungkap Igo. Reysha menoleh cepat ke Igo. "Ayo cepat cuci!" Reysha mencebik.

"Hobi?" Ibu tertarik.

"Dia itu jadi pelatih cheerleader di SMA 21." buka Igo gamblang. Ibu mengernyitkan dahi.

"Bukannya kamu sekolah di SMU 27?"

"Iya. Tapi dia jadi pelatihnya di SMA lain." yang jawab Igo.

"Kerja?" tanya Ibu mulai paham.

"Iya. Banyak tuh duitnya, Bu." Igo menunjuk Reysha dengan dagunya. Reysha juga tak menyanggah. Ibu tak bereaksi. Hanya diam sambil melihat ke anak perempuannya itu.

"Igo, kamu terusin cucinya. Biar adikmu mandi."

"Igo, Bu? Kan tadi pagi aku sakit." rengek Igo menolak perintah Ibu.

"Itu tadi pagi. Sekarang kan enggak." Ibu muai terlihat tidak sabar karena Igo tidak segera berdiri, "Reysha, ayo cepat mandi!" tanpa perlu di ulang lagi kalimat itu, Reysha langsung cabut. Setengah berlari menuju ke dalam rumah. Igo akhirnya meneruskan pekerjaan adiknya.

Setelah mandi rasa segar menyelimuti tubuhnya. Lalu berbaring di atas kasur empuknya. Ada pesan baru yang muncul.

"Hai." sapa Lukar singkat. Cowok yang kali ini banyak melakukan tindakan-tindakan gila. Dan sempat membuat otak Reysha kacau balau dengan tingkahnya.

Di seberang sana dan pada waktu yang sama, Lukar gelisah sejak tadi. Memikirkan kenapa pesannya tidak terbaca. Dan saat melihat hape lagi, pesan itu terbaca. Hanya saja tidak ada respon sama sekali.

"Aku tahu kamu membacanya." pesan kedua.

Reysha menjadi tergelitik juga untuk membalas pesan dari si penipu itu.

"Ya." balas Reysha singkat.

Mendengar nada pesan berbunyi Lukar langsung meraih handphonenya. Walaupun balasan hanya berisi dua huruf, itu sangat menggembirakan. Setidaknya ini sinyal darinya untuk melanjutkan obrolan. Dia mau menerima pesan singkat yang di kirim Lukar.

"Sedang apa?"

"Nonton tv."

"Sudah makan?" pertanyaan klise dimana sudah bertahun tahun di lakukan orang -orang yang lagi pendekatan. Pesan tidak langsung di balas. Hanya di baca. Benarkah cukup sampai disini. Kenapa tidak ada balasan lagi.

Reysha terkejut dengan pesan yang di kirim. Tangannya terhenti mengetik pesan balasan. Kenapa hanya pertanyaan itu membuatnya terkejut. Ini pertanyaan mendasar yang di lakukan semua cowok maupun cewek saat lagi ngerayu. Itu seperti ungkapan yang bisa  menunjukkan kepedulian mereka pada pasangan. Nah lho kenapa jadi pasangan.

"Belum. Kamu?" Setelah mengetik itu dan di kirim, Reysha keluar kamar karena Ibu memanggilnya dari luar.

Lukar melonjak kegirangan. Di sisi lain Reysha selalu terkejut dengan pesan singkat yang di kirim Lukar padahal itu hal yang biasa. Sementara Lukar selalu merasa bahagia saat pesan singkat itu muncul lagi di layar hapenya walaupun itu pesan biasa. Pada dasarnya mereka sama. Apalagi kali ini ada satu kata yang menunjukkan dia juga peduli soal Lukar. ini membuat Lukar selalu tersenyum.

"Belum juga."

Reysha menghampiri Ibunya yang duduk di kursi ruang tamu. Ada seseorang di sana. Siapa gerangan yang datang ke rumahku. Karena tidak ada teman cowok yang tahu rumah ini. Cowok itu menatap Reysha yang terkejut.

" Ibu tinggal dulu ya.."

"Ya,Bu.." Reysha menatap cowok itu lurus. Lalu duduk di kursi di depannya.

"Berani sekali kamu datang kerumah ini." Reysha masih memandang cowok di depannya dengan tatapan tidak percaya. Bagaimana bisa mantan pacar datang berkunjung kerumahnya.

"Tidak salah kan?"

"Menurutmu iya, tapi menurutku ini jelas salah."

"Dik, kapan-kapan main basket lagi ya?" Igo yang muncul di pintu sangat mengganggu.

"Oke." Diko sangat bahagia menerima tawaran itu. Dengan begitu dia bisa menemui Reysha di luar sekolah.

"Ibu dan Igo tidak tahu ya, kalau kita tidak lagi punya hubungan."

Memangnya kapan mereka tahu kalau aku pacaran sama kamu.

Reysha tidak menjawab. Tangannya sibuk mengikat semua rambutnya ke atas. Karena habis keramas tadi rambutnya belum di sisir. Langsung di ikat saja tanpa di rapikan. Hanya di sisir memakai jari.

"Kamu masih cantik." Blush! Mau tidak mau muka Reysha sedikit memerah. Malu. Tersipu. Tapi dia coba mencoba bersikap biasa. Matanya mengerjap berkali-kali dan tak berani menoleh ke arah Diko. Sialan!! Reysha memaki dalam hati.

"Tutup mulutmu." Diko tergelak. Bukannya tidak senang saat mantan yang masih bikin deg-deg serr itu berkata begitu. Sesungguhnya dia senang. Tapi tidak mungkinkan Resyha sengaja menunjukkannya.

Diko paham itu. Dia paham gadis di depannya tersipu. Lagi-lagi hatinya berdesir. Bukan, bukan hanya karena Reysha memerah hatinya berdesir. Tapi sejak Reysha muncul di depan kamarnya sambil menatap kaget karena kedatangannya. Tanpa di pungkiri Diko masih berdebar setiap kali melihat Reysha.

Kalau saja dulu aku tidak egois.Tapi semuanya juga karenamu yang begitu mudah melakukannya. Apakah aku salah? ( Diko )

"Rey, buatkan minum dong." pinta Ibu dari dalam dapur. Aih....Ibu, aku ingin dia cepat pergi. Tapi Reysha tidak membantah. Diko menghampiri Igo yang tengah mencuci motornya di luar.

"Habis keluar mas, motornya kok dicuci petang gini."

"Bukan. Ini habis di pakai Reysha." Diko tadi tidak bertemu sama sekali kecuali di kelas tadi siang. Makanya tidak tahu kalau Reysha bawa motor.

"Reysha barusan pulang?" selidik Diko. Karena dulu Reysha selalu saja beralasan ada keperluan saat pulang sekolah.

"Iya. Kan habis melatih dulu tadi."

"Melatih apaan?"

"Ya, cheer dong. Apa lagi yang di suka itu anak." Diko memang tahu kalau dulu Reysha adalah anggota tim cheerleader. Tapi setelah putus darinya, Reysha enggak pernah terlihat lagi bersama tim cheerleader. Malah sering tidak terlihat saat jam ekskul.

"Bukannya dia enggak ikut tim cheerleader lagi di sekolah."

"Soal itu aku enggak tahu. Cuma sekarang dia jadi pelatih di SMA lain setahuku." Diko manggut-manggut.

Kenapa ada hal yang tidak aku ketahui dulu. ( Diko ).

Dari dapur Reysha membawa teh hangat keluar dengan nampan. Yang tadinya ada satu cowok, sekarang jadi ada dua cowok di ruang tamu. Lukar tersenyum.

Apalagi ini? (Reysha)

1
pawon ngebul
kakak othor akuh kecewa g ama lukar😩
LisA: 😁😁😁😁😁
total 1 replies
pawon ngebul
kakak othor q suka semuaaa karyamu tapi tidak yang satu ini
gamu thor pokoknya reysa hrs sm lukar
sedih smpe trauma liat judul ni gmw baca gy uda kadung baper😩
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah bahagianya kalo hubungan direstui.. Akhirnya Reysha bisa bahagia juga..🤲🤲🤲👍👍
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk Ternyata Ugi takut kena tikung..🤣🙏🤣
Qaisaa Nazarudin
Kalo Lukar bersikap Tegas untuk menolak Perjodohan itu,Dengan alasan penolakan dia udah punya Cewek,juga gak bakalan terjadi lho perjodohannya,Tapi nyatanya Lukar juga diam bae..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan udah ku duga..Ini Pesta Ultahnya Cewek ganjen..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Jangan bilang ini pesta ultahnya Fista ceweknya Diko..
Qaisaa Nazarudin
Yalah mending trrbuka kayak Lukar, Dari pada Pengecut kayak kamu..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Ehem ehem suap suapan..Diko HATI mu masih aman kan? Gak kebakar kan?? 🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
😂😂😂Namanya juga anak cowok kan pa..gak luka ya lebam...🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk mampos gak tuh..Siapa aja juga akan dapat menebak permainan kalian,kalangan pertemanan kalian malah menembak Mantan salah satu teman sendiri,ufah pasti ada apa2 nya..Orang BODOH aja yg hak paham oermainan kayak gitu..Good job Reysha..👏👏👏👍👍👍💪💪
Qaisaa Nazarudin
Lha emangnya apa sangkut pautnya,kerja sambilan dengan pihak sekolah,Kan diluar jam sekolah,gak ada larangan nya Lho..
Qaisaa Nazarudin
Tega banget mempermainkan perasaan Cewek,Coba tempatkan kakak/adik perempuan kalian diposisi tu cewek,Gimana rasanya..
Qaisaa Nazarudin
Aku lebih demen baca novel ALUR nya ANAK SEKOLAHAN,Serasa balik lagi ke sekolah..heee..hak ada mikirin biaya hidup kayak Alur cerita dewasa..
fitra andriyani
jodo e ugi
fitra andriyani
rani menggunakan kekuasaan bpk e
fitra andriyani
ugi lebih jentel
aliya
bagus..suka..
Maya Sari Niken
bab ini agak bingung
fifid dwi ariani
trus sukses
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!