NovelToon NovelToon
Diandra

Diandra

Status: tamat
Genre:Romantis / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:21M
Nilai: 4.9
Nama Author: NadiraBee

Follow Instagram Author @tulisan_bee 😘

Musim satu dan dua sudah tamat ❤️

~ Perjalanan seorang gadis bernama Diandra Lee, dipertemukan dengan dua lelaki luar biasa, Bram Trahwijaya dan Gionard Butcher.

Ketika keduanya sama-sama menawarkan tempat bersandar, sisi mana yang akan Diandra pilih? ~

Terima kasih sudah mampir dan membaca cerita ini, semuanya. Semoga suka 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NadiraBee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Jullian Lazarov

"Aku pernah mencintainya. Hingga tidak sadar dia melukaiku begitu dalam." ~Diandra Lee.

.

.

.

Flashback to Paris, 2017.

"Jadilah satu-satunya milikku, Diandra," lelaki itu berucap lembut, tepat di telinga Diandra.

Aroma mint dan parfum lelaki itu kini dapat tercium jelas oleh Diandra. Jantung gadis itu terasa seperti mau lepas. Apa yang baru saja didengarnya? Kakinya terasa lemas seketika.

Diandra hanya tertegun, mematung dalam dekapan Jullian. Jullian masih memeluknya, mendekapnya penuh kasih sayang. Belum cukup dengan dekapan yang tiba-tiba, kini Jullian memintanya untuk menjadi milik lelaki itu?

"Kau akan bahagia bersamaku. Percayalah," lanjut Jullian lagi, perlahan melonggarkan dekapannya. Menatap ke dalam bola mata Diandra, seolah mengisyaratkan bahwa dia memiliki cinta yang begitu banyak untuk gadis itu. Meyakinkan gadis itu untuk hidup bersamanya melalui tatapannya yang begitu teduh.

Diandra menanti kelanjutan kisahnya bersama Jullian. Gadis itu masih bungkam. Dia sungguh tidak percaya atas apa yang terjadi padanya.

Diandra tidak memikirkan apapun ketika Jullian meneleponnya sore itu, meminta dia untuk makan malam bersama. Diandra hanya berfikir ini akan jadi makan malam biasa seperti yang mereka telah lalui beberapa kali, namun kali ini Jullian sungguh dengan detail telah mempersiapkan segalanya.

Mereka sedang berada di balkon sebuah restoran mahal, yang khusus dipesan Jullian untuk mengutarakan isi hatinya pada wanita pujaannya ini. Lelaki itu dapat melihat rona kemerahan yang perlahan muncul di wajah Diandra. Dia telah lama mempersiapkan ini, menunggu dan mengatur saat yang tepat untuk meminta Diandra menjadi miliknya.

Diandra masih tidak bersuara. Dia berusaha mencerna pelan apa yang sedang terjadi antara dirinya dan Jullian. Benarkah ini? Atau hanya mimpi semata?

Jullian tersenyum pada gadis itu dan pelan mengambil sesuatu dari saku jasnya. Sebuah kotak kecil dengan pita di atasnya, berwarna merah muda.

Hati Diandra sudah tidak karuan melihat apa yang dipegang Jullian sekarang. Dia hanya seratus satu persen terpana.

"Jadilah wanitaku, satu-satunya," lanjut Jullian lagi, membuka kotak kecil itu dan berlutut di depan Diandra, menyodorkan kotak tersebut ke arah Diandra, mendekat. Sebuah cincin dengan manik permata indah terlihat disana.

Diandra semakin terpana. Gadis itu menangkupkan tangan ke bibirnya, menahan air mata. Dia sadar belum mengucapkan apapun dari tadi.

"Kau tahu, aku tidak menerima penolakan," kata Jullian lagi. Tersenyum lebar.

Jullian menunggu jawaban Diandra, memiringkan kepalanya sedikit dan tersenyum tampan. Ah, kenapa Jullian sungguh tampan malam ini, fikir Diandra dalam hati.

Diandra sungguh tak perlu mempertimbangkan jawabannya dengan lama. Bahkan dia sudah banyak berdoa agar hal seperti ini segera terjadi dalam hidupnya. Namun dia hanya tidak menyangka akan secepat ini. Diandra sangat memuja lelaki itu.

Tak ada alasan baginya untuk tidak mengangguk. Dia telah dipenuhi cinta yang luar biasa untuk Jullian. Bahkan saat mereka pertama kali bertemu, Diandra sudah merasakan benih-benih cinta itu muncul dan bertambah banyak seiring dengan waktu yang mereka habiskan.

Jullian menyodorkan cincin itu lebih dekat. Menunggu jawaban Diandra. Jantung lelaki itu juga berpacu lebih cepat dari biasanya.

Diandra mengangguk.

"I will(aku mau)," katanya, matanya berkaca-kaca.

Mendengar jawaban Diandra, Jullian bangkit kegirangan. Yes, katanya bersemangat. Dia lalu mengambil cincin itu, kemudian menyematkannya pada jari manis Diandra.

Dia kembali memeluk Diandra erat, di saat gadis itu sibuk menghapus air mata yang telah jatuh dari kelopak matanya, air mata bahagia.

"Je t'aime (aku mencintaimu)," bisik Jullian, sungguh romantis.

Diandra sudah takluk. Dia membalas pelukan Jullian erat, seolah tak ingin melepasnya lagi. Diandra telah berulang kali jatuh cinta, dengan orang yang sama. Dialah Jullian Lazarov, cinta pertamanya.

.

.

.

🌾Bersambung🌾

~Makasih dah mampir, ya. Bantu like, vote dan komen ya kak ❣️

1
Sintha Zhenaque
definisi dicintai ugal"an 😍
Sintha Zhenaque
aku balik lg thor. entah baca taun berapa. tp kangen baca novel" lama yg udah kubaca. skrg kubaca ulang
Ira arif
padahal dia punya pacar yang pasti cantik dan seksi juga
salie
😂😂😂😂.. ada humor2nya nih kalian
salie
impas kaaan?😅
salie
ini udah direvisi ya thor?
salie
apakah ini gioo ?? lupa2 ingat😅
salie
bram kayaknya cool bgt dlm imajinasiku🤭
salie
ntah kenapa tokoh diandra dan bram ini buat canduu,, baca berulang pun vibes nya masih sama sweet n romantis tp juga bikin baper lika liku kisah cinta mereka
reader's cute
pas dulu blm pernah baca,nyesek bgt jadi bram🤣🤣🤣 tp udah tau endingnya.

AQ mmpir again kesekian kalinya bee😍
Dewa Nara
sukurin
Dewa Nara
rasain lu bram, makanya jadi laki-laki harus tegas
Dewa Nara
makanya kamu harus tegas, bram
Dewa Nara
sebenarnya masing-masing udah ada rasa
Dewa Nara
kasian diandra
Dewa Nara
lanjut thor
Dewa Nara
baru baca thor, semoga ceritanya bagus
vina argani
hai kaaakk.. aku balik lagi.. baca ulang ke 3 kalinya.. gak bosyenn.. rinduuu sm Bram
Ari_Jiu
kenapa makin kesini,q makin salut pada gionard
Ari_Jiu
lavaroz,adik julian kah?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!