Orang bilang usia 17 tahun adalah usia yang paling istimewa dan dinantikan oleh semua orang,
Sweet Seventeen berisi tentang kisah cinta pertama anak remaja yang indah.
Namun itu tidak berlaku pada semua orang, Aku terjebak cinta antara 3 orang bersahabat. Yang mana kita saling mencintai satu sahabat laki-laki kita.
Aku menyayangi persahabatan ini, tetapi aku tidak bisa berhenti mencintainya. Apalagi setelah aku tau dirinya juga mencintaiku.
Akhirnya sahabatku yang sesama memilih pergi karena ia merasa menjadi orang ketiga dalam hubungan kami.
Meskipun begitu, aku merasa bersalah padanya. Sudah terlambat ia sudah pergi dan ntah kapan kembali.
Bagaimana ia bisa mengobati luka hatinya? Mungkinkah ada sosok baru pengganti cinta pertamanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Halley, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 24
HAI KAK
AKU BALIK UP LAGI
MENUJU 20K KATA
LAMA UP TERGANTUNG LIKE, KOMEN & MOOD AUTHOR
HAPPY READING!
Selesai makan Dimas segera menuju kamar lalu mandi sebentar. Sesudah mandi ia berbaring di tempat tidur dan mengambil sebuah bingkai yang berisi foto foto Nindi, lalu memandangi nya.
****
Burung berkicauan melihat matahari terbit dari arah timur dengan sinar sehat paginya. Sinar pagi matahari yang membangunkan semua orang.
*Keesokan harinya dirumah Dimas*
Dimas dan keluarganya sarapan bersama, setelah selesai Dimas pamit berangkat duluan.
"Pa, ma Dimas berangkat dulu," pamit Dimas
"Tumben pagi-pagi udah mau berangkat," tanya papa Tio
"Dimas mau ke rumah sakit dulu jenguk Nindi bentar baru ke sekolah pa," jawab Dimas
"Hati hati," kata mama Niken
****
Dimas melajukan mobil nya menuju rumah sakit dengan kecepatan lumayan. Meski Nindi belum sadar, Dimas tetap ingin menemui dan menunggu hingga Nindi sadar.
Sesampainya di rumah sakit Dimas memarkirkan mobilnya di parkiran rumah sakit. Dengan langkah cepat ia menuju ke ruangan Nindi. Saat sampai di depan ruangan Nindi...
"Pagi tan, om, " sapa Dimas pada keluarga Nindi
"Pagi. kamu pagi-pagi kesini mau jenguk Nindi?" tanya papa Dino
"Iya om. Nindi nya ada di dalam kan," ucap Dimas
"Dimas masuk aja, di dalem ada Nindinya," kata mama Nita
"Iya tan. om, Dimas masuk dulu," ucap Dimas yang dibalas anggukan oleh mama Nita dan papa Dino
****
Dimas memasuki ruangan Nindi untuk yang kedua kalinya. Sambil menggenggam telapak tangan Nindi Dimas berkata...
"Nin, kamu kapan bangun. Aku kangen sama kamu. Kita semua udah nunggu kamu bangun Nin. Aku janji setelah kamu sadar kamu bebas mau lakuin apapun aku enggak akan marah sama kamu, tapi aku mohon kamu bangun Nin," kata Dimas tanpa sadar bulir bening menetes dari pelupuk mata Dimas
****
Alam bawah sadar Nindi saat mendengar ucapan Dimas.
"Dim...Dimas kamu dimana?" ucap Nindi
"Hiks...hiks...mama, papa, Nevan, Dimas, Linda, kalian dimana? kenapa kalian ninggalin aku," kata Nindi
Nindi merasa sendiri di tempat terbuka yang kosong dan sepi hanya ada dirinya. Nindi duduk di pinggiran batu sambil terus menangis.
****
Sehabis dari rumah sakit menjenguk Nindi, Dimas bergegas ke sekolah. Sampai di sekolah ia melangkah ke kelas.
"Lin, Nindi mana kok enggak bareng sama kamu?" tanya Helio
"Nindi lagi...," ucap Linda
"Nindi kenapa?" Helio penasaran
"Nindi lagi koma dirumah sakit karena kecelakaan kemarin," jawab Linda
"Kamu yang bener Lin? enggak lagi becanda kan," kata Helio tak percaya yang membuat ia menutup mulutnya
"Beneran," jawab Linda dengan murung
"Lin nanti pulang sekolah kita ke rumah sakit nengok Nindi" ajak Helio
"Iya nanti kita kesana sama Dimas juga. Iya kan Dim?" tanya Linda
"Hmm," singkat Dimas
Dimas hanya menyimak dan membalas singkat percakapan Helio dan Linda. Ia merasa tak bersemangat berangkat ke sekolah maupun melakukan kegiatan apapun. Pikiran nya hanya tertuju pada Nindi. Ia masih merasa bersalah karena bagaimanapun Nindi kecelakaan karena Dimas marah.
------------Bersambung-------------
Next?
Jangan lupa tinggalkan like, vote, fav, rat, komen and share.
Bila berkenan mampir juga ke karya gaje author yang kedua "Love Is An Author"
Follow akun author "Halley" auto follback
Area Bebas PM
Terimakasih,
Salam manis author:)
ini author pake akun lain y, akun utama author dibungkam gatau knp , dan novel ini kemungkinan besar tidak bisa dilanjutkan disini. jikalau author berniat melanjutkan di PF ini bakal dilanjutin di akun kedua.
sekian
thx
Sebelumnya aku minta maaf belum bisa melanjutkan karya ini karena kondisi dan kesibukan author.
thx
Kutunggu kedatanganmu.
Terima kasih