"Tapi tahukah kau, bahwa semua itu adalah tipuan Georges semata. Pernikahan mu hanyalah panggung sandiwara agar dia bisa menikmati tubuhmu tanpa perlawanan." ucap Angela dengan nada menghina.
"Kau bukan wanita pertama baginya. Georges sudah banyak berhubungan dengan bayak wanita dan sebagaimana dia lari dariku, dia akan selalu kembali ke dalam pelukanku. Kau tahu kenapa? karena dia milikku."
"Pergi sebelum Georges mempermalukanmu dan hati mu semakin sakit."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon taurus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
27. Lelaki impoten?
Angela terkekeh dalam kesendiriannya. Dia dapat membayangkan bagaimana gadis lugu itu menggeliat kepanasan dengan pakaian minimnya. Georges pasti tidak akan menyangka kalau gadis lugu itu akan menjadi sangat binal.
Sedangkan untuk Georges, dia penasaran apakah pria impoten itu bisa bereaksi dengan gadis lugu yang sexy dihadapannya. Apapun hasilnya Angela yakin dialah pemenangnya. Rencana ini terlintas begitu saja ketika dia melihat bagaimana Georges memandang gadis kecil lugu itu.
Awalnya pertunangan yang direncanakan oleh kedua keluarga dia sambut dengan senang hati olehnya. Georges adalah tuan muda yang tampan dan terkenal sebagai seorang bachelor dan di gandrungi banyak wanita. Sikap dingin nya itulah yang membuat banyak wanita patah hati sekaligus makin penasaran.
Ketika pertunangan antara dirinya dan Georges diresmikan, tentu saja membuat banyak wanita menjadi kecewa dan patah hati. Akhirnya mereka resmi mundur ketika Georges menetap di perkebunan.
Pertunangan mereka berlangsung dua tahun tanpa ada niatan dari Georges untuk meresmikan ke jenjang pernikahan. Berkali-kali Angela merayu dan melempar dirinya pada pria itu tanpa reaksi balasan.
Hingga pada suatu hari Angela mendesak Georges untuk menikahinya dan pria itu mempunyai banyak alasan untuk mengundurnya. Angela yang marah menghentakan tali kekang kuda dengan kasar membuat kuda yang ditungganginya terkejut dan marah hingga akhirnya menendang Georges yang hendak menolongnya.
Saat ini dengan keadaan Georges yang cacat membuat Angela tidak menginginkannya lagi. Siapa yang mau memiliki suami cacat dan menyusahkan seumur hidup. Apalagi Angela adalah seorang nona dari keluarga yang terpandang dan tidak pernah hidup menderita.
Angela tersenyum lebar dalam tidurnya menanti datangnya fajar untuk menyelesaikan peranannya.
Pagi yang di nantikan telah tiba, pelayan pasti sudah berkumpul semua. Saat ini mereka akan menjadi saksi kunci untuk Angela bagaimana Georges menghianati dirinya dan menjadikan alasan kuat untuk memutuskan pertunangan. Kedua orang tuan pasti akan memihak pada nya. Tali pertunangan akan putus dengan dirinya sebagai korban. Dan dia bisa terbang bebas hidup di kota mencari pria kaya lainnya.
Angela membuka pintu kamar Georges dan berbicara dengan suara yang super duper amat sangat lembut aduhaiiii...
"Georges sayangggg... sudah bangun?" pintu kamar dia buka lebar-lebar. Dan seperti perkiraannya sesuai dengan rencana yang telah disusun. Georges dan gadis itu di kasur.
"Georgessss apa yang kau lakukan pada gadis itu? Kenapa kau berselingkuh darikuuu!" Angela menjerit kuat membuat kehebohan.
Saat itu tampak didepan matanya bagaimana Georges yang bertelanjang dada sedang memeluk Felicia. Gadis itu tampak menangis terisak dengan memeluk kakinya dan tubuhnya ditutupi selimut sementara rambut nya sudah berantakan.
Angela tiba-tiba saja benar-benar merasa syok dan sakit hati. Dalam bayangannya dia akan melihat mereka tidur di kasur bersama dengan gadis itu memakai lingerie. Tapi kenyataannya pria impoten itu benar-benar menodai Felicia.
Yang membuatnya sakit hati dan marah adalah karena ternyata Georges bisa bereaksi terhadap gadis itu, sedangkan tidak pada dirinya. Dari segi apapun, Angela merasa dirinya jauh lebih unggul.
"Georgessss kenapa kau tega kepadaku." Angela menjerit kalap dan mulai menghampiri mereka.
Awalnya dia ingin menampar Georges, tapi melihat gadis itu benar-benar telanjang bulat dan noda darah di tempat tidur membuatnya kalap.
Dia menarik rambut Felicia. "Kau gadis kecil licikkk. Kau serigala berbulu domba." bukan saja menjambak Angela mulai menampar Felicia.
"Auwww. Maafkan aku nonaa..maafkan aku. hiksss.hiksss." Felicia menjerit dan menangis kesakitan. Rasa sakit karena ternodai dan rasa sakit akibat jambakan Angela menyatu membuatnya semakin kalut.
"Lepaskan dia Angela. Ini salahku." Georges berusaha melepaskan tangan Angela dari rambut Felicia.
"Kenapa kau membelanya Georges, gadis ini tidak tahu diuntung, beraninya dia menggodamu." Angela histeris.
Saat itu delapan orang pelayan rumah sudah berada didepan pintu kamar tuan muda Georges. Mereka ternganga melihat kejadian di depan mata. Mata mereka melotot sedangkan tangan menutupi mulut mereka yang terbuka.
"Lihattt!!!! Kalian saksi kalau gadis ini menggoda Georges dan bagaimana Georges menghianati aku!". tuding Angela kearah Georges dan Felicia.
"Gadis kecil licik. Kau pura-pura hilang ingatan untuk menggoda Georges bukan? Kau pasti wanita penggoda, *******!"
"Bisa-bisanya kau menggoda Georges saat aku ada disini. Arkkkkkkhhhhh!!!!! Salah aku mengagumimu dan mengajakmu menjadi temanku. Kau penghianattttt!"
"Cukup Angela tenanglah kita bisa membicarakan hal ini baik-baik." Georges berusaha menghentikan Angela dari sikap nya yang histeris.
"Aku benci kau Georges. Kau menghianati pertunangan kita." keluh Angela disela-sela isak tangis nya.
"Maafkan aku." ucap Georges dengan tulus.
"Aku tidak akan pernah memaafkanmu!" ucap Angela dengan mata yang berkobar dan linangan air mata.
"Paman Juan tolong bawa Angela pergi dari sini." perintah Georges ketika dilihatnya pelayan masih dengan tegang menonton pertikaian diantara mereka. Georges ingij menyudahi drama hari ini, dia tidak ingin melihat Angela kalap dan menyakiti Felicia sementara masalahnya dengan Felicia bekum selesai.
"Lepaskan aku!" Angela menghentakan tangan paman Juan yang hendak membawanya keluar.
"Aku bisa jalan sendiri. Aku juga tidak sudi lama-lama berada disini!" Angela keluar dengan angkuh nya dari kamar Georges dan masuk ke kamar tempat dia menginap.
Georges segera menutup pintu kamar dan dengan langkah kaki pincangnya dia menghampiri Felicia.
Felicia yang masih diatas kasur sangat terguncang. Dirinya lah yang korban dari perselisihan kedua orang dihadapannya, tapi kenapa dia yang merasa dipermalukan. Dia tidak dapat membela diri menerima penghinaan dan tudingan dari Angela.
"Tenangkan dirimu." ucap Georges lembut sambil merengkuh gadis itu dalam dekapannya.
"Apa yang terjadi tuan, kenapa saya bisa berada dikamar ini?" tanya Felicia disela-sela isak tangisnya.
Georges tidak menjawab. Dia hanya diam dan membelai rambut Felicia dalam pelukannya. Bagaimana mungkin dia mengatakan kalau gadis ini begitu menggoda malam itu, bagaimana dia bisa menyalurkan hasratnya berkali-kali terhadap gadis ini. Georges pun tidak mengerti kenapa dia melakukannya terhadap gadis polos ini.
"Maafkan aku." ucap Georges lirih.
"Semua orang pasti membenci diriku. Nona Angela mengutuk diriku. Aku benar-benar merusak hubungan kalian tuan. Maafkan aku. Aku tidak tahu apa yang terjadi." ucapan Felicia disela-sela isak tangisnya benar-benar menyentuh hati Georges.
Dirinya korban paling besar diantar mereka bertiga, tapi masih bisa memikirkan perasaan orang lain.
"Aku yang minta maaf karena tidak dapat menahan diri dan menodaimu." ucap Georges dengan bersungguh-sungguh.
Felicia menengadahkan kepalanya dan menatap manik mata Geoges yang kecoklatan. Dia melihat penyesalan sekaligus kejujuran disana. Saat ini dia pasrah, mungkin ini lah bayaran yang dapat dia berikan karena tuan muda Georges telah menolong dan menampungnya selama ini.
Felicia diam dengan air mata yang masih berlinang dan dia menyadari satu hal lain, " kenapa aku bisa berada dikamar ini tuan?" tanyanya dengan heran.
Ingatannya samar ketika dia merasa pusing, dimana seseorang menuntunnya masuk ke kamar dan membantunya mengganti pakaian karena dirinya kepanasan. Selanjutnya ingatannya bagaikan puzzle yang berserakan. Diantara puzzle itu dia teringat rasa dari sentuhan tuan muda yang membuatnya mengerang hebat. Mengingat hak itu membuat wajah nya memerah dan isak tangis nya menjadi pecah kembali.
Jadi memang benar aku yang menggoda tuan muda. Betapa hinanya diriku.
Tapi langsung ambyar ketika relate sama makanan Thor .ini Eropa apa asia?😁