NovelToon NovelToon
Ternyata Ada Cinta

Ternyata Ada Cinta

Status: tamat
Genre:Dijodohkan Orang Tua / Persahabatan / Pengantin Pengganti / Romansa / Tamat
Popularitas:264.9k
Nilai: 5
Nama Author: Rara RD

Assalamu'alaikum, ini Novel Keduaku.
Baca dulu Novel "Istri Pilihan Mama", biar nyambung.

Zafira gadis cantik, pintar dan baik hati berusia 24 tahun. Hal itulah yang membuat sang sahabat, Fariz Erlangga, sangat mengagumi sosoknya sejak di bangku SMP.

Meskipun mereka telah dijodohkan sejak kecil, tetap tidak merubah perasaan Zafira terhadap Fariz yang hanya menganggapnya tak lebih dari seorang sahabat.

Hingga mereka dewasa perasaan Fariz semakin tumbuh dan berkembang menjadi cinta yang luar biasa. Tetapi sayangnya Zafira tidak pernah membalas perasaan pria itu.

Sampai suatu hari sebuah insiden membuat mereka terpaksa menikah.

Akankah Zafira dapat menerima pernikahan yang tidak pernah dia inginkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rara RD, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27 - MERASA IBA

Zafira terus berlari, dan kebetulan di ruang tengah serta ruang tamu sedang sepi, mungkin seisi rumah sedang menunaikan shalat magrib, sehingga Zafira tidak perlu berpamitan lagi dengan mama Tina atau siapa pun yang berada di sana.

Zafira segera masuk ke mobil dan menancap gas meninggalkan Fariz yang telah sampai di dekat mobil.

"Zafira, Zafira tunggu!," pinta Pria itu masih sempat menepuk kaca mobil namun Zafira tidak menghiraukan.

Fariz terburu-buru masuk ke dalam mobil Pajero Sport miliknya lalu tak kalah cepat, segera menginjak rem.

Security yang sedang berdiri di depan pagar terburu-buru membukakan pagar dan merasa heran melihat mobil Zafira yang melaju dengan kecepatan tinggi yang disusul mobil Fariz di belakangnya. Security itu hanya menggelengkan kepala sambil menutup kembali pagar rumah dan bergumam dalam hati.

"Ada apa mbak Zafira terburu-buru meninggalkan rumah? Pasti sedang ribut dengan mas Fariz. Sepertinya ada sesuatu di antara mereka. Apa mereka saling suka ya?," hati Security itu bertanya-tanya sambil tersenyum simpul.

Di jalan, Zafira masih menangis sambil melihat kaca spion sebelah kanan mengawasi situasi di belakang. Matanya bisa menangkap ada mobil Fariz yang mengikutinya.

Terjadilah susul menyusul antara kedua mobil mewah itu. Honda Civic berwarna putih milik Zafira berada di depan, sementara Pajero Sport hitam milik Fariz berada di belakang sekitar sepuluh meter.

Zafira terus menangis. Gadis itu merasa sangat sedih mengapa Fariz bisa berbuat sekasar itu padanya padahal selama ini Fariz pria yang sangat baik, lembut serta sangat memperhatikan dan memprioritaskan dirinya, namun hari ini dalam sekejap sikap Fariz berubah drastis, Zafira merasa tidak mengenali diri Fariz.

Saking kacau fikirannya serta menahan perasaan sedih yang mendalam, Zafira tidak memperhatikan jalan pulang ke rumah. Dia menyetir sambil melamun dan menangis sehingga membuat kerja otaknya tidak sinkron dengan yang dilakukannya.

Gadis itu mengarahkan mobil bukan menuju rumah tetapi mengambil arah yang berlawanan dengan rumah. Padahal jika dia pulang sesuai rute yang biasa dia lewati, pasti sekarang dia sudah sampai di rumah, karena jarak antara rumahnya dengan rumah Fariz hanya memakan waktu lima menit sampai sepuluh menit.

Fariz yang berada di belakang pun menjadi bingung, mengapa Zafira mengambil rute yang berlawanan dengan rumahnya.

"Kau mau kemana? Ini bukan jalan ke rumah. Apa jangan-jangan kau tidak sadar kalau jalan yang kau lewati bukan jalan pulang ke rumah?," batin Fariz semakin cemas.

Fariz menekan klakson berulang kali berusaha menyadarkan Zafira jika gadis itu salah mengambil jalan namun kecepatan mobil Zafira tetap tidak berkurang, terus melaju dengan kencang.

Melihat gadis yang dicintainya tetap melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, mau tidak mau Fariz ikut menekan gas lebih dalam semakin mempercepat laju kendaraannya bermaksud mengejar serta mendahului mobil Zafira.

Sekitar lima menit Fariz berusaha menyusul mobil Zafira dan akhirnya usaha pria itu berhasil. Sekarang posisi mobil Fariz telah berada di depan mobil Zafira.

Fariz agak memperlambat laju kendaraan dengan maksud agar Zafira bisa ikut memperlambat kecepatannya.

Pria itu mengintip dari kaca spion dalam dan spion sebelah kanan, tampak mobil Zafira mulai mengurangi kecepatan. Gadis itu terpaksa memperlambat laju kendaraan karena mengikuti mobil Fariz yang berjalan pelan di depannya.

Kini, Fariz menyalakan lampu Hazard untuk memberi kode kepada Zafira agar memperlambat kecepatan kendaraan serta berhati-hati.

Mata pria itu tetap fokus melihat posisi mobil Zafira dari kaca spion kanan dan kiri serta spion dalam secara bergantian.

Setelah Fariz melihat mobil Zafira sudah berjalan pelan di belakang mobilnya, Fariz mematikan lampu Hazard dan menggantinya dengan menyalakan lampu sein kiri untuk memberi tanda kepada Zafira bahwa dirinya akan segera memberhentikan mobil.

Fariz menginjak rem perlahan-lahan dan matanya tetap tidak lepas tertuju pada kaca spion melihat mobil di belakangnya yang tampak telah ikut memberhentikan mobilnya.

Kini, kedua mobil mewah itu berhenti di pinggir jalan yang bukan jalan protokol sehingga jarang dilalui kendaraan dan suasana juga cukup sepi apalagi waktu sudah menunjukkan pukul tujuh malam. Aktivitas di kawasan itu pun sudah mulai berkurang, hanya beberapa mobil serta sepeda motor yang tampak masih melintas di sana.

Fariz segera keluar dari mobil dan berlari menghampiri mobil putih yang masih terparkir dengan kaca masih tertutup.

"Tuk, tuk, tuk"

"Zafira, buka pintunya!," pria tampan itu mengetuk kaca mobil dari luar dengan muka terlihat panik.

"Kita bicara sebentar. Aku berjanji akan mendengarkan semua yang kau katakan. Tapi tolong buka dulu mobilnya," pinta pria itu sambil mendekatkan muka ke kaca mobil mencoba melihat Zafira yang ada di dalam.

Fariz bisa melihat dari luar kaca, gadis itu masih meletakkan kedua tangan di atas setir dengan pandangan lurus ke depan tanpa menoleh sedikit pun pada pria yang terus mengetuk kaca mobil.

"Tuk, tuk, tuk"

"Zafira, kau dengar aku? Aku ingin berbicara denganmu," panggil Fariz kembali mengetuk kaca mobil tetapi gadis itu tetap tidak mempedulikan panggilan Fariz.

"Tuk, tuk, tuk, tuk,"

"Aku mohon keluarlah Zafira. Aku menyesal sudah memperlakukanmu dengan kasar. Aku tidak sengaja. Aku tidak akan mengulanginya lagi. Tolong buka pintunya sebentar saja, Zafira," Fariz mencoba menarik handle pintu mobil tetapi masih terkunci.

"Zafira! Aku berjanji tidak akan bersikap seperti itu lagi. Aku khilaf. Tolong maafkan aku," ucap Fariz penuh sesal.

Fariz terus memanggil Zafira dan meminta gadis itu untuk keluar dari mobil namun Zafira sengaja me-nuli-kan pendengarannya.

Zafira masih sakit hati dengan perlakuan kasar yang dilakukan Fariz. Seumur hidup, baru kali ini Fariz bersikap tidak baik padanya.

Hati Zafira merasa sangat sedih karena Fariz yang dia kenal adalah sosok yang selalu memperlakukannya dengan lembut dan penuh kasih sayang namun dalam hitungan detik tiba-tiba menjadi orang asing. Kasar dan tempramen. Pada dasarnya Fariz adalah pria yang sangat sabar, berbeda sekali dengan yang terjadi di kamar tadi.

Jika mengingat kejadian itu, rasanya Zafira tidak ingin memaafkan pria itu lagi. Dia begitu terkejut menerima sikap kasar Fariz yang selama ini belum pernah dilihatnya.

Fariz tidak berhenti mengetuk kaca mobil dan terus memanggil nama Zafira dari luar, tetapi gadis itu masih enggan membuka kaca mobil dan membiarkan saja Fariz berdiri di luar.

Fariz masih mencoba mengintip dari luar kaca, tampak Zafira sedang mengusap air matanya. Pria itu semakin merasa bersalah karena telah membuat Zafira meneteskan air mata. Seumur hidupnya, baru satu kali ini dia membuat gadis itu menangis.

Jika waktu bisa diputar kembali, dia tidak akan pernah membuat gadis yang dia cinta mengurai air mata. Betapa besar rasa cinta Fariz pada Zafira sehingga hanya dengan melihat Zafira menangis mampu membuat hatinya sangat terluka.

"Zafira, berhentilah menangis. Aku mengaku salah dan aku minta maaf. Aku tahu, kali ini kau pasti benar-benar kecewa padaku. Maafkan aku.., Aku berjanji, ini untuk pertama dan terakhir kali aku melakukan hal itu. Aku mohon jangan menangis lagi," ucap Fariz penuh penyesalan dan masih mengamati Zafira dari balik kaca.

Lima belas menit berlalu. Zafira masih bertahan di dalam mobil tanpa memberi kesempatan Fariz untuk bisa berbicara dengannya.

Karena merasa lelah menunggu dan suaranya pun sudah mulai serak karena terus mengajak Zafira berbicara dari luar, namun Zafira tidak kunjung membuka pintu mobil, akhirnya Fariz menyandarkan punggung ke kaca mobil. Dan beberapa menit kemudian tubuh Fariz terlihat melorot ke bawah dan duduk di aspal.

Zafira langsung menoleh ke samping kanan dan melihat kepala Fariz telah menghilang dari balik kaca.

Lebih kurang lima menit Zafira berdiam diri di dalam mobil, sementara Fariz terduduk di aspal menyandarkan tubuh di pintu mobil menunggu sampai Zafira berubah fikiran dan mau keluar dari dalam kendaraannya.

Satu menit kemudian, gadis itu pun membuka full kaca mobil kemudian menjolorkan sedikit kepala melihat ke arah bawah.

Tampak pria itu sedang duduk terpekur menyandarkan tubuh serta kepala di pintu mobil dengan menekuk kedua kaki ke atas dan menaruh kedua tangan di atas lutut. Pandangan matanya menatap kosong pada beberapa kendaraan yang melintas di depannya.

Zafira merasa iba melihat keadaan Fariz. Hatinya terenyuh. Meskipun gadis itu masih merasa sedih atas perlakuan kasar Fariz di kamar tadi, yang telah menepis tangannya hingga membuat nasi yang dengan susah payah dibelinya terbuang begitu saja ke lantai, namun melihat keadaan sang sahabat yang duduk terpekur membuat hatinya seketika mencair.

Dan sesakit apapun hatinya saat ini kepada Fariz, dia tetap tidak tega membiarkan Fariz dengan keadaan seperti itu. Duduk di aspal seperti seorang gelandangan yang tidak memiliki tempat tinggal.

Dan tanpa fikir panjang bibir Zafira langsung memanggil sahabatnya.

"Fariz!," suara Zafira terdengar pelan memanggil dari atas kepala Fariz.

...*******...

1
Tri Yuni
/Rose//Rose//Rose/
Dian Reyna
luar biasa
Ulpani
luar biasa, bagus alur cerita nya, bikin penasaran
Rara RD: Makasih kak 👌
total 1 replies
Tria Sasanti
bagus
Rara RD: Makasih kak 🫰
total 1 replies
Tria Sasanti
mampir dulu
Cintaku sygku
bagus
Rara RD: Makasih kak ♥️🫶
total 1 replies
YanS
Mbak Rara, semoga Tuhan memberkati dan memberikan balasan kevaikan berlipat ganda, aamiin/Pray/
Rara RD: Aamiin makasih byk kak, doa yg sm utkmu🫶
total 1 replies
YanS
Agak ragu Fariz yg mencintai Zafura dengan tulus dari masih kecil, semudah itu berubah dan tidak mempercayai Zafira...
Novi Yanti
luar biasa, bagus ceritanya, tulisan rapi
Rara RD: Makasih kak 🥰🥰
total 1 replies
Bu Kus
ya Allah semoga kebaikan author di balas dengan kebaikan ya thro semoga sehat selalu dan tambah rejekinya thro tetap semangat
Rara RD: Aamiin Ya Rabbal Aalamiin 🤲, makasih byk kak doanya, doa yg sama untukmu 🤲😍
total 1 replies
Mariana
nyatakan lah cinta ke fariZ fir jangan kelamaan nanti disamber orang suami tampan mu
Mariana
jadi pengen cepat ke adegan unboxing thoor
Mariana
serasa pengantin baru harmonis kalau liat beginian
Mariana
sabar sabar riz makin sabar makin besar peluang kamu mendapatkan cinta zafira
Mariana
cuekin aja zafira riz
Mariana
otakku berpantasi baca judulnya /Scream//Scream//Scream//Scream/
Mariana
harus banyak bersabar Riz nanti juga luluh istri kamu itu
Mariana
mau MP kok malah cekcok fir fir
Mariana
calon mantu mama laras cantik juga aama kayak mama laras
Mariana
zafran mau pdkt kayaknya nich/Slight/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!