NovelToon NovelToon
Dokter Ella Love Story

Dokter Ella Love Story

Status: tamat
Genre:Romantis / Cinta pada Pandangan Pertama / Persahabatan / Crazy Rich/Konglomerat / Karir / Obsesi / Dokter / Tamat
Popularitas:5.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: die-din

Cinta itu indah, cinta itu penuh warna, tapi cinta juga kadang tidak mudah dan penuh perjuangan. Baik untuk mendapatkannya dan lebih lagi untuk mempertahankannya.

Berprofesi sebagai seorang dokter dan berwajah cantik ternyata tidak membuat perjuangan Ella untuk mendapatkan cintanya menjadi mudah. Perkenalan dengan Lazuardi mampu mengubah seluruh dunianya.

Ella sebagai dokter yang berdedikasi tinggi dengan pengabdian dan misi kemanusiaan. Perlahan kehidupannya semakin berwarna dengan hubungan asmara.

Namun Ella menjadi bimbang saat dihadapkan pada kenyataan bahwa Ardi ternyata adalah seorang sultan yang kaya raya. Dan hubungan mereka ditentang oleh keluarga Ardi.

Bahkan lebih jauh Ella harus dipaksa memilih antara kehidupan profesinya sebagai dokter atau cintanya kepada Ardi. Manakah yang akan menjadi pilihan Ella?

Untuk visual lengkap bisa cek ig: die.din2210 for more haluuu time. FB : diedin

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon die-din, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Prahara

Cukup lama Ella dan Roni berdiam diri di food cort tanpa sanggup berkata-kata. Keduanya hanya duduk terdiam dan berhadap-hadapan satu sama lain namun tak berani saling memandang. Keduanya menunduk dalam-dalam seakan takut untuk melihat bagaimana mimik muka lawan duduknya. Takut untuk melihat wajah kecewa dan sedih yang mungkin nampak dari wajah mereka.

"Kita nyusul Intan dan Jun kebawah yuk," Ella memberi saran memecahkan kebisuan yang terjadi diantara mereka berdua.

"Boleh," jawab Roni singkat saja. Sepertinya dia sudah kehilangan sebagian besar semangat hidupnya. Pria itu langsung berdiri dari tempat duduknya, beranjak berjalan keluar dari food cort mendahului Ella.

Ella mengikuti langkah pria itu, berjalan perlahan dibelakangnya dengan menjaga jarak. Tak berani mendahului ataupun sekedar berjalan mensejajarinya. Ella masih takut untuk melihat ekspresi sedih yang mungkin akan nampak di wajah ganteng Roni.

Entah mengapa Ella merasa terlalu canggung dan kikuk untuk sekedar melangkah sejajar bersamanya. Bagaimanapun rasa bersalah karena telah mematahkan hati Roni masih sangat menghantuinya. Membuatnya merasa serba salah untuk bersikap pada cowok itu.

Ada sedikit rasa ketakutan di hati Ella kalau hubungannya dengan Roni akan memburuk. Ella takut kalau masalah pribadi mereka akan terbawa dan mempengaruhi kinerja dan kekompakan tim interenship mereka.

"Duh kemana si perginya Intan sama Jun? Main ngilang aja mereka" Ella menggerutu kesal. Dia mengambil ponselnya dari sling bagnya, mencoba menghubungi Intan dengan ponselnya.

"Halo? Tan kamu dimana kok ngilang dari tadi gak balik-balik sih? Udah berapa jam coba?" Tanya Ella langsung nyerocos. Dia sangat gelisah saat ini untuk berduaan saja dengan Roni. Paling tidak jika ada Intan dan Jun akan dapat sedikit mencairkan suasana yang terasa kaku dan mencekam ini.

"Di departement store lantai dasar. Keasikan belanja hehehe" jawab Intan santai. "Aduh El, buruan kesini deh. Lagi ada banyak banget diskon barang-barang bagus!" Lanjutnya dengan semangat yang menggebu-gebu.

"Haduh dasar kamu ini ratu shopping. Gak ada tobatnya dari dulu sampai kiamat!" Ejek Ella gemas akan kebiasaan Intan yang memang suka khilaf dan lupa diri kalau melihat barang-barang diskonan. Bahkan tak jarang gajinya sebulan bisa langsung dia habiskan dalam sehari untuk berbelanja. Benar-benar money management yang parah. "Yaudah aku ama Roni susul kesana deh" Ella menutup panggilannya dan mengajak Roni ke lantai dasar.

Ella mengajak Roni untuk beralih beranjak dari lantai tiga ke lantai dasar. Mereka berjalan beriringan dalam diam. Sama sekali tak ada minat untuk berbicara. Keduanya masih sangat kikuk dan canggung satu sama lainnya. Mereka berjalan dan terus berjalan melewati koridor mall yang ramai, serta menuruni escalator demi escalator.

Lantai dasar yang menjadi tujuan mereka terlihat sangat ramai dan penuh dengan kerumunan orang kali ini. Mungkin karena sedang week end, jadi banyak yang memutuskan untuk berbelanja atau sekedar makan dan jalan-jalan ke R*xy mall ini. Sekedar untuk refreshing, berkumpul dengan keluarga atau menghibur diri sendiri.

Banyak-sekali stand dealer kendaraan atau agen perumahan yang sedang membuka gerainya dan melakukan promosi disana. Berusaha untuk menjajakan produknya dan menarik perhatian pelanggan.

Ella berjalan berkeliling mencari-cari sosok intan dan Jun yang tak kunjung ketemu. Sepertinya kedua orang itu masuk ke dalam Hyperma*rt deh, makanya gak ketemu dari tadi. Roni pun dengan setia dan tetap dengan gaya diamnya mengekor mengikuti Ella di belakangnya. Sesekali mereka berhenti saat menemukan sesuatu yang didisplay toko dan mampu menarik perhatian mereka.

Perhatian Ella tartarik pada sebuah toko asesoris Blueberries yang memajang barang-barang khas wanita yang cute dengan warna-warnanya yang cute dan feminim. Toko itu menjual mulai dari barang-barang remeh yang dikemas dengan sangat manis seperti ikat rambut, kutek, bando, pin, bros dan printilan kecil lainnya.

Selain barang-barang kecil itu disana juga ada tersedia beberapabarang besar seperti baju, boneka, tas dan sepatu. Ella menghampiri bagian hair asesory dan memilih-milih ikat rambut serta jepit rambut yang cute ala-ala artis koreya.

Kali ini Roni tidak mau mengikuti Ella memasuki toko. Dia merasa terlalu aneh baginya untuk memasuki toko asesoris wanita yang serba pink begitu. Seolah-olah dia takut kejantanan dan kemacoannya sedikit berkurang dengan memasuki toko itu.

Sebagai gantinya Roni mendatangi booth yang menjual minuman didekat situ. Booth yang menjual beraneka macam teh khas thailand atau yang lebih familiar disebut Thai tea. Roni pun memesan dua buah Thai tea untuk dirinya sendiri dan Ella. Karena bingung dengan manyaknya macam dan rasa yang ditawarkan akhirnya Roni memilih teh original saja. Setelahnya dia kembali menunggui Ella di depan toko Blueberry dengan sesekali menyeruput Thai tea-nya.

Beberapa menit kemudian Ella akhirnya keluar toko dengan menenteng plastik belanjaan kecil berwarna pink yang cute. Dari ukuran plastiknya sepertinya gadis itu hanya membeli pernak pernik dan asesoris kecil saja. Ella lalu memasukkan plastik kecil belanjaannya ke dalam tasnya.

Roni menyambut kedatangan Ella dengan menyodorkan segelas Thai tea yang masih utuh kepada gadis itu. "Sudah puas belanjanya?" tanyanya.

"Hehe udah. Makasih ya" jawab Ella sambil menerima sodoran segelas Thai tea itu. Ella merasa sedikit lega akhirnya Roni mau membuka suara dan berbicara dengannya. Sepertinya Pria pria itu sudah menyelesaikan pergolakan di dalam hatinya sendiri. Mungkin dia berpikir tak ada gunanya juga terus memasang aksi mogok ngomong kayak gitu. Membuat suasana pertemanannya dengan Ella akan semakin memburuk.

Ella Lansung saja menyeruput beberpa kali teguk minuman pemberian Roni. "Enak ni rasanya. Pas banget lagi haus gini" Ella tak bisa menghentikan kegiatannya menyeruput kenimatan Thai tea itu, rasanya seperti ketagihan untuk terus meminumnya.

"Kita tungguin mereka di sana aja yuk" Roni menunjuk salah satu rest bench agak jauh di depan mereka. Dia mengajak Ella, menarik sebelah tangan gadis itu ke arah tempat duduk di depan kasir H*permart. Bermaksud menunggu Intan dan Jun disana. Kalau memang benar Intan dan Jun sedang berbelanja di departemen store lantai dasar pasti mereka akan melakukan pembayaran di kasir sekitar sana.

Karena keasikan meminum dan menyeruput Thai tea-nya Ella sampai tidak sadar bahwa sebelah tangannya digenggam erat oleh Roni. Sebenarnya tak ada maksud apa-apa dari Roni, dia hanya tak ingin Ella yang sedang terlalu fokus dengan Thai Tea-nya nyasar atau bertabrakan dengan orang lain ditengah lautan keramaian manusia yang berlalu lalang ini. Mereka berdua berjalan bergandengan tangan melewati beberapa stan agen perumahan yang berjajar rapi disana.

"ELLA!!" Tiba-tiba saja sebuah suara memanggil nama Ella dengan nada keras yang sarat akan emosi.

Dengan sangat kaget Ella cepat-cepat menolehkan kepalanya kearah datangnya suara tadi. Suara yang sangat familiar di telinganya...Dan benar saja dari salah satu arah stand perumahan yang berjarak tak jauh darinya berdirilah sosok pria itu, Ardi. Seakan ada aura kemarahan bagaikan api membara yang berkobar-kobar disekitar tubuh pria itu. Ardi berjalan perlahan dengan mengepalkan kedua tqngannya rapat-rapat. Marah jelas sekali terlihat pria itu sangat marah.

Ardi berjalan semakin dekat untuk menghampiri posisinya dengan Roni. Sementara Ella hanya bisa tertegun melihatnya, tak sanggup untuk berpikir ataupun bereaksi apapun.

"Gleekk!" Ella memaksakan menelan cepat-cepat tegukan terakhir Thai Tea yang masih ada dimulut nya. Aduh Gawat Ardi terlihat sangat marah saat ini. Ella seakan dapat merasakan panasnya kobaran api dari aura di tubuh Ardi. Bagaimana ini? Apa yang harus dilakukannya? Bagaimana caranya aku dapat meredakan kemarahan Ardi yang sedang membara itu?

~∆∆∆~

Nah lo Nah lo...Ketahuan kaaaann. Gimana nasib Ella selanjutnya?

🌼Tolong klik RATE (⭐⭐⭐⭐⭐), JEMPOL (LIKE), klik FAVORIT (❤️), kasih KOMENTAR and GIFTS Makasih 😘🌼

1
Tanty Anggraeni Mulyadi
sae sae, Dokter..
saya sampe salfok ma kalimat survivor hidup kere../Curse//Smirk/
Tanty Anggraeni Mulyadi
Alhamdulillah baru ketemu novel ini,Bu Dokter Hajjah../Heart/
Ardiansyah Gg
tuhh kaaan... aduh.. maaf ya thor... aku selalu cari"kesalahan bang Roni, banding"in bang Roni sama babang Ardi ter love love 🤭
Ardiansyah Gg
bang Ardi banget ini ❤
Ardiansyah Gg
aku tetep tim Ardi.. tapi gk protes koq thor... ini cerita yang masuk akal 😍
Ardiansyah Gg
di bayar tunai
Ardiansyah Gg
punya no WA bang Roni gk sih.. pengen kasih tau cerita sebenernya 😏
Ardiansyah Gg: maklum thor.. gk bisa move on 🤭. sukses selalu buat author 🥰
total 2 replies
Ardiansyah Gg
akhirnya... ketemu lagi 🥰... gk bisa move on dari dr Ella n mas Ardi ❤
Kuria Stokis Msi Kendal
klo dipikir" yg paling beruntung tuh dr.Roni nantinya dah bisa dpt pacar secantik dr.ella ,dan pada akhirmya bisa dpt jodoh secantik dr.sari 😁
Kuria Stokis Msi Kendal
ngak kebayang perasaan ella saat nama sari yg dipanggil sang calon mertua untuk mendampingi ardi sebagai pasangan pura" pasti sskit bgt deh ella
Chamz Fita
mantapppp ceritanya...aku sukaa😍😍
Icah Cahyani
bagus banget ceritanya,dpt ilmu kedokteran jg,terima kasih dan sukses sllu buat author,the best pokonamah😁🙏🏻
Icah Cahyani
😂😂kasian bambang
Icah Cahyani
duhh makin gk suka banget sm Roni🙄
Ade Irmasuryani
crta hdupku bngt cinta trhlng restu ortu🙁
Icah Cahyani
iya mau proter sm authornya,belom jg d mulai dh d ganggu😀
Icah Cahyani
hoorreeyyy...
Icah Cahyani
gaasss lah nggar
Icah Cahyani
kecewa karna ella dh ngebuka hatinya buat roni
Icah Cahyani
aduhhh jgn dulu lah..tunguu aja😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!