NovelToon NovelToon
Headline 29

Headline 29

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Diam-Diam Cinta
Popularitas:15.3k
Nilai: 5
Nama Author: Lindra Ifana

"Kapan kamu nikah? Temen temen kamu bahkan udah ada yang punya dua anak. Ibu udah pengen gendong cucu."

Kata kata itu terdengar sederhana tapi selalu terngiang di otak Aurel. Dia hanya ingin mencari yang terbaik untuk hidupnya, karena baginya seorang suami adalah partner seumur hidupnya.

Seperti kisahnya lima tahun yang lalu, yang sudah terlalu yakin dengan pilihan hatinya. Tapi nyatanya hanya pengkhianatan yang ia dapat. Pria itu lebih memilih wanita yang lebih seksi dan bisa dibanggakan untuk di bawa.

Aurel hanya masih mencari, apa itu salah? Tapi bagaimana jika pemujanya sekarang adalah CEO kaya raya yang umurnya jauh lebih muda darinya? Apa itu akan menjadi cinta sejatinya? Atau hanya angin lalu yang akan lewat begitu saja?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lindra Ifana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tahu Bulat

Aurel merebahkan kepalanya di pundak Adrian, disana ia merasakan ketenangan setelah melalui badai hebat di ballroom megah hotel Raffles tadi. Mereka dalam perjalanan pulang menuju rumahnya. Dion yang duduk didepan sebagai supir.

"Kenapa kamu tidak pernah kirim kabar Dri? Nggak kangen kamu?" ujar Aurel lirih, takut Dion mendengarnya.

"Setengah mati aku kangen sama kamu, tapi disana tekanan kerjaan luar biasa banget. Kalau aku sampai liat kamu ketik kata 'kangen', sumpah aku langsung pulang. Kalau udah gitu aku semakin lama ada disana, aku nggak bisa temenin kamu di acara perkenalan kamu pada keluarga Dirgantara."

Aurel hanya menghela nafas panjang, ternyata Adrian yang awal kenalan terlihat tengil adalah Adrian yang mempunyai tanggung jawab sangat besar. Pada keluarga ...pada perusahaan.

"Maaf ya gara gara aku kamu jadi ribut sama keluarga kamu."

"Aku yang salah, aku terlalu memanjakan mereka. Bukannya sadar mereka malah semakin sombong. Besok kamu sudah menyandang nama Dirgantara, jadi jangan lagi lemah di depan mereka. Hormati mereka jika mereka menghormatimu, tapi kamu harus lawan jika kejadian seperti tadi terulang lagi. Tidak....aku rasa mereka akan berpikir seratus kali untuk mengulangi kesalahan yang sama."

Bibir Adrian terangkat ketika melihat Dimas mengirim pesan padanya...DONE

Mobil berhenti di bahu jalan, tepat didepan rumahnya. Aurel mengerutkan dahinya, kenapa mobil harus ada di luar, biasanya mereka parkir di halaman rumah.

"Ayo sayang."

Adrian turun duluan, membukakan pintu untuk Aurel. Begitu pintu dibuka wanita itu langsung terpaku, sekilas ia melihat jam tangannya. Jam setengah sebelas malam!

Tapi ada beberapa orang duduk diteras rumahnya, Aurel tahu jika orang orang itu adalah tetangga sekitar rumahnya. Mata Aurel terbelalak...jantungnya berpacu cepat...jangan jangan....

"Ibu!!"

Nyaris Aurel berlari ke dalam, tapi tangan kokoh Adrian melingkar di pinggangnya.

"Hei tenang sayang, ini tidak seperti yang kau pikir. Mereka datang atas kemauanku, lbu yang mengundangnya."

"Mengundang? Ada apa ini Dri?"

"Kita ke dalam dulu, nanti aku jelaskan disana," jawab Adrian tenang, dia mengangguk ramah ketika beberapa pria yang duduk di teras menyapanya.

Sarwina menyambut mereka di depan rumah, empat orang pria dengan setelan jas formal terlihat sudah duduk di dalam.

"Akhirnya kalian pulang juga," ujar Sarwina memeluk erat putrinya.

"Mereka siapa Bu, ada apa ini? Kenapa mereka ada disini malam malam begini?"

Setelah duduk akhirnya Adrian membuka suara, menjelaskan yang sedang terjadi.

"Sebenarnya ini bukan rencana dadakan, kemarin aku sempat menelpon ibu untuk membicarakan hal ini."

Sarwina mengangguk membenarkan. Tangannya menggenggam tangan Aurel karena ia tahu jika hal ini akan membuat putrinya sedikit terkejut.

"Beberapa hari yang lalu seseorang berusaha menembus penjagaan yang aku buat untuk rumah ini. Dion dan Dimas masih menyelidiki orang itu."

Aurel masih mendengarkan, belum mengerti dengan arah pembicaraan Adrian. Apa hubungannya dengan orang orang yang saat ini ada dirumahnya.

Belum sempat Adrian meneruskan ceritanya dua orang terdengar mengucap salam. Ratna menggandeng seorang pria masuk ke ruang tamu. Pria itu mirip sekali dengan Adrian.

"Assalamualaikum Bu Sarwina, saya ayah anak nakal ini. Maaf jika harus seperti ini acaranya."

"Ini ayahnya Adrian Jeng, Wibowo Dirgantara. Kakaknya Adrian juga ikut pulang tapi nggak bisa ikut kesini karena kecapean. Aisha lagi hamil enam bulan. Tadi saya jemput dari bandara langsung kesini."

Aurel tak bisa berkata kata, setelah badai di ballroom ternyata kejutan demi kejutan belum berhenti. Malam ini dia bertemu dengan sosok ayah Adrian, Wibowo Dirgantara. Sosok yang ia kira akan angkuh dan pendiam itu ternyata ramah sekali.

"Kamu pasti kaget kenapa ayah dan ibu malam malam datang kesini," ujar Wibowo. "Ayah pernah janji akan hadir dipernikahan kalian. Dan tadi tujuh jam yang lalu tiba tiba dia telpon mau nikah malam ini juga."

"Me-menikah? Siapa?"

"Kita sayang," sahut Adrian mantap." Kita menikah malam ini juga. Aku tahu ini akan mengejutkanmu, tapi percayalah aku punya alasan untuk itu. Lagipula cepat atau lambat kita memang akan segera menikah."

"Dri...jangan bercanda."

1
lia juliati
alot ini mah
lia juliati
😍 tor update lebihin ya
lia juliati
😍
lia juliati
yah masih berputar kubangan yg sama
lia juliati
yang penting sabar.... sabar
lia juliati
cari terussss.....ampe dengkul lemes...
lia juliati
jitak sm gebukin ja kak Aisha.... ..kasih pelajaran yg berat
lia juliati
penyesalan d akhir swlalu....
Nur Ahmad
sukurin elo Adrian 🤣🤣🤣
lia juliati
klo terungkap smua.... jgn harap kasih maap aurel... cape bgt jadi kamu
Nur Ahmad
pak wibowo hajar anak mu yang bikin kesel itu
Nur Ahmad
Adrian 😡😡😡
Nur Ahmad
nah loh nenek lampir datang
Diah Anggraini
lanjut ya ka
lia juliati
aurel lanjut aja jalanin hidup.... yg toxic d jauhkan.... aurel wanita yg tegar
lia juliati
pergilah bila d usir jgn lihat k belakang.... jaga harga diri... cukup sudah
lia juliati
apakah Adrian n wibowo bisa d kadalin? mereka pinter tp klo urusan hati, tetep jd ilang nalar
lia juliati
aurel knapa smua harus kamu.....biarkan saja apapun yg mereka perbuat ckp kuat hati tp 1 hal jgn mau d tindas n bersikap tenang tp bisa menghancurkan... tp klo sudah d luar batas pergi saja tdk usah liat k bkng
Nur Ahmad
jawab Dri... ogah!!
Nur Ahmad
aurel kah?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!