NovelToon NovelToon
DRAMA WIFE

DRAMA WIFE

Status: tamat
Genre:Selingkuh / TKP / Berondong / Romansa / Tamat
Popularitas:24.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rima junia Ermolina

Akibat salah paham, Liora tak sengaja mendorong madunya. Mengakibatkan Milen jatuh dari tangga dan meninggal dunia. Sang suami, Reiki yang tengah ribut dengan selingkuhannya di dalam kamar pun tak tau apa-apa. Setelahnya Liora kabur bersama selingkuhan suami usai memukul pria itu hingga pingsan.


Atas kematian istri kedua, Reiki melaporkan hal itu pada pihak yang berwajib. Karena tak ada bukti, Liora memutar balikkan fakta. Mengajak selingkuhan suaminya untuk bekerja sama dalam memberikan keterangan palsu pada penyidik agar Reiki yang nantinya dijadikan sebagai tersangka.


Selama proses penyidikan, seorang polisi bernama Wafi pun menaruh hati padanya. Hal itu pun dimanfaatkan Liora demi keuntungan.


Berhasilkah Liora membuat suaminya mendekam di penjara? Lalu apakah Wafi akan curiga dengan drama yang dimainkan Liora?


Baca kelanjutan drama seorang istri dalam membalaskan dendamnya terhadap sang suami dalam novel ini. DRAMA WIFE

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rima junia Ermolina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Drama 26

Wafi membelokkan mobilnya ke salah satu restoran. Keduanya sama-sama turun untuk menikmati makan siang. Mereka makan dengan fokus karena Liora ingin buru-buru melihat cafenya. Perut terasa kenyang, Wafi membayar tagihan di kasir dan kembali ke mobil.

“Kamu siap?”

“Siap gak siap aku harus lihat kondisi cafe." Liora menjawab ketika Wafi bertanya.

Roda empatnya di bawa Wafi menuju tempat usaha wanita yang duduk di sampingnya itu. Tiba di area parkiran, Liora menatap bagunan yang tampak hangus di depannya. Hanya lantai satu yang terlihat parah, sedangkan lantai dua sebagian bagunan masih tampak berwarna karena tak hitam dilalap si jago merah.

“Turun,” ajak Wafi.

Liora mengangguk lalu membuka pintu mobil. Mereka berdua berjalan ke lokasi yang terbakar nan dibatasi dengan garis polisi. 

Mata Liora melihat kekiri dan kekanan. Puing-puing meja dan kursi yang hangus karena dimakan api berserakan di lantai. Dalam hati, dirinya menyesal sudah melakukan hal ini. Namun, demi mencapai tujuannya, ia rela berkorban.

“Hancur, habis semua,” racau Liora.

Wafi mendekati wanita itu. “Kamu bisa bangun kembali.”

“Tapi butuh uang yang sangat banyak, Waf.”

“Aku akan bantu.”

Liora menggeleng lalu menjauh dari polisi itu. “Aku gak mau merepotkan kamu terlalu banyak.”

“Sebaiknya sekarang kamu ambil barang-barang dulu dan kita ke apartemen. Hal ini bisa di bicarakan nanti kalau kamu sudah tenang. Kita bisa cari solusi bersama-sama.”

Dengan raut wajah sedih, Liora menaiki anak tangga menuju lantai tiga ditemani Wafi. Tiba di sana ia langsung menuju kamar, mengambil beberapa helai pakaian dan barang-barang penting dan dimasukkan ke dalam satu koper. Selama itu Wafi memilih menunggu di ruang tengah sambil melihat-lihat.

Liora pun keluar dari kamarnya. 

“Ternyata kamu suka nonton film, ya,” kata Wafi. “Banyak sekali koleksi kasetnya.”

“Hiburan malam sebelum tidur.” Liora menjawab sambil membereskan rumahnya sebelum ditinggal.

“Suka genre apa?”

Liora pun ikut berdiri di sebelah Wafi yang melihat beberapa kasetnya. “Action, trailer, misteri, ya, kayak gitu-gitulah.”

Wafi mengangguk paham. “Roman?”

“Gak begitu.”

“Kenapa?”

“Karena bikin kita bermimpi untuk menjadi cinderella. Padahal di kenyataan gak ada kisah yang seindah itu.”

“Roman gak selalu mengisahkan tentang cinderella.”

“Iya, aku tau.” Liora bergerak ke sana ke mari menutup beberapa tirai jendela. “Tapi kebanyakan memang seperti itu. Apa lagi drama dari negara ginseng.”

“Iya juga sih. Bahkan kakakku suka sekali menontonnya. Kadang dia terlihat ingin diperlakukan seperti dalam adegan oleh suaminya.”

“Lihat kan. Kita hidup di dunia nyata bukan di dalam mimpi. Jadi, aku gak begitu suka dengan apa yang disajikan drama atau film romantis.”

“Lalu apa alasan kamu suka menonton film dengan genre action?”

“Banyak pelajaran yang bisa diambil dan itu membuat kita cerdas.” Liora berkata sambil menunjuk kepalanya.  

Wafi mengangguk setuju. “Oh, ya soal CCTV cafe lantai bawah kenapa gak ada pas malam kejadian?”

“Oh, itu. Biasanya setelah kami selesai beres-beres aku akan matikan kamera di lantai satu dan dua. Kecuali camera bagian luar cafe. Kalau gak percaya kamu tanya aja sama karyawanku.”

“Aku percaya kok. Cuma kalau ada rekaman bisa dijadikan bukti untuk menuntut Reiki karena sudah meledakkan cafe kamu.”

“Sudahlah, aku hanya ingin kasus Milen ini cepat selesai. Capek jika terus berurusan dengan pihak berwajib.”

“Maksud kamu capek berurusan dengan aku gitu?”

Liora mendudukkan dirinya di atas sofa setelah memastikan rumahnya aman untuk ditinggalkan. “Bukan begitu, Waf. Aku ingin melanjutkan kehidupan ini. Mau mengurus surat cerai dan memulai hari baru tanpa bayang-bayang Reiki. Sekarang rasanya aku terikat, ruang gerakku terbatas, aku ….” Liora membuang nafas kasar. “Aku capek, Waf,” katanya dengan mata berembun.

Wafi segera mendekat dan memeluk Liora. “Aku paham dan aku janji secepatnya kasus ini akan dilimpahkan ke pengadilan setelah kita melakukan rekonstruksi.”

Liora menarik diri dari dada laki-laki itu. “Sorry,” katanya menyeka sudut mata.

“Gak papa. Aku siap jadi pendengar kalau kamu mau cerita.”

Calon janda itu terdiam sejenak. “Kalau aku gak bisa hidup bahagia setidaknya aku bisa hidup tenang tanpa masalah.”

“Setiap orang pasti inginnya begitu. Tapi bukan hidup namanya tanpa masalah.“

“Setidaknya bukan masalah yang seperti ini. Bukan hanya luka fisik tapi juga batin.”

Wafi mengerti. “Sudah selesai ambil barang-barangnya?”

“Sudah. Aku juga udah matikan listrik, air, dan gas.”

“Ya, sudah kita jalan sekarang?”

Liora setuju.

\=\=\=\=\=\=\=

Tiba di apartemen Wafi, Liora menjelajahi seluruh ruangan dengan matanya. “Rapi sekali. Aku pikir akan sedikit berantakan,” ucapnya. Tempat itu lumayan luas. Ada ruang  tamu  yang cukup simpel saat mereka baru saja masuk. Kemudian ada ruang tengah untuk santai menonton TV lengkap dengan sofa besar panjang. Di sebelah kiri dari pintu ada meja makan juga dapur set. Di belakangnya tempat laundry dan di sebelah kanan barulah bagian kamar.

“Jangan asal menilai begitu. Dari kecil aku sudah diajarkan rapi sama ibu.”

Liora membulatkan mulutnya.

“Ayo, aku tunjukkan kamar kamu.” Wafi melangkah duluan. “Disini ada dua kamar, yang satu di ujung kiri itu kamarku dan satu lagi di sini.” Pria itu berkata sambil menunjuk dan membukakan pintu. 

Liora pun masuk duluan. Ia disambut dengan ranjang single beralaskan putih.

“Kamar ini gak pernah dipakai. Tadi pagi setelah aku pulang dari RS aku sempetin kesini buat bersih-bersih dan mengganti sepreinya.” Reiki berkata sambil meletakkan koper Liora di dekat lemari.

“Makasih, ya. Kamu pasti belum tidur.”

“Sudah biasa.” Polisi itu pun melirik jam di pergelangan tangannya. “Aku harus kembali ke kantor. Pemilik nomor yang dikatakan Reiki sudah di sana. Kami akan meminta keterangan.”

“Oh, oke.”

“Kamu gak papa aku tinggal sendiri?”

“Gak papa.”

“Di sini aman kok.”

Liora mengangguk. “Mari aku antar ke depan.”

Keduanya melangkah bersama keluar dari kamar itu.

\=\=\=\=\=

Tiba di kantor, Wafi langsung menemui anak buahnya. “Bagaimana?”

“Siap, Ndan. Orangnya sudah menunggu di dalam,” kata Satya.

Wafi menepuk lengan bawahannya itu kemudian masuk kedalam ruang penyidik dan duduk di depan gadis berusia kira-kira 18 tahun. “Nama kamu Isti?” bertanya sambil melihat bekas yang diberikan Satya tadi.

“Iya, Pak,” jawab si pemilik nama.

1
Santi Prasmanawati
Alhamdulillah akhirnya clear kesalah pahaman wafi
Santi Prasmanawati
selamat ya liora&wafi,ttp berjuang liora semoga gugatan harta gono-gini d kabulkan hakim&semoga wafi juga mengerti alasan liora gugat harta gono-gini
Santi Prasmanawati
Alhamdulillah akhirnya bisa baca lagi kelanjutan ny liora, makasih Thor, sehat2 trus ya Thor biar bisa up besok🥰🥰🥰🌹🌹🌹
RiJE: aamiin...
makasih, kakak... 🥰🥰🥰
total 1 replies
Ririn Endang S
belom the end kan thor, saking asyik bacanya thor
RiJE: blum, kak...
total 1 replies
Ririn Endang S
Jadi deg...degan dech
Ririn Endang S
Suweeerrrr....suka dech thor.
Ririn Endang S
Buat authornya tak acungin 👍👍
RiJE: terima kasih, kakak 🥰
total 1 replies
Santi Prasmanawati
Thor apa kabarnya nih? sehat2 kan...kok blm update2 lagi nih...semoga author sehat2 selalu ya🤗🤗🤗
Santi Prasmanawati: Alhamdulillah author sehat2, semangat Thor...
total 2 replies
Santi Prasmanawati
tp gak seru juga klo reike gak bales dendam sama liora😊
Santi Prasmanawati
semoga kebahagiaan liora&wafi tdk berakhir, kalaupun liora ketahuan bersalah wafi ttp setia mendampingi
Linda pransiska manalu
halo, emak udah mampir. ceritanya bagus. emak suka.
RiJE: makasih, emak... 🥰😘
total 1 replies
Santi Prasmanawati
lanjut Thor, penasaran apa yg d liat wafi,deg2 an kan jadiny
RiJE: besok, ya, kak..
total 1 replies
Santi Prasmanawati
damai aja lah reiki,trus cerai in liora deg2 an aku tuh takut terbongkar sm s wafi
🌹🌹QUEENOCEAN🌹🌹
Waduh... kok ceritanya kayak drama di ikan terbang..
RiJE: baca dulu..
gk seperti yg dibayangkan...
total 1 replies
Santi Prasmanawati
yah ketahuan dong liora,btw siapa yg telpon polisi,apa liora pura2 pingsan
RiJE: 💪🏼💪🏼💪🏼 siap, kakak...
total 3 replies
Santi Prasmanawati
aduh klo liora ketahuan bohong wafi kecewa berat nih,knp sih liora gak jujur aja klo dia gak sengaja dorong milen,trus jerat sih reike pasal penyiksaan...
RiJE: klw dia jujur, dia yg bakalan di fitnh Reiki.
inggat kesaksian yg diberikan Reiki di awal..
total 1 replies
Santi Prasmanawati
d bab 5 bknny Liora yg gak sengaja dorong milen,kok d sini Liora blg reike yg dorong milen,wah bohong dong liora
MommyAtha: hai Kak..
tolong mampir diceritaku
Pilihan Hati Kiara (End)
Hei Jun (On going)
siapa tahu suka
terima kasih
total 3 replies
Santi Prasmanawati
lanjut Thor,makin penasaran
RiJE: lanjut besok, ya, kak, 😁
total 1 replies
Santi Prasmanawati
aduh pak komandan wafi cwok sejati banget deh,semoga berjodoh sama Liora ya....semoga aja kejahatan reike cpt k bongkar biar Liora hidup bahagia
RiJE: Aamiin
total 1 replies
Zeni Supriyadi
sudah mulai pembalasan Liora...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!