Keiko adalah gadis panti yang berada di salah satu distrik Negeri Bamboo, kehidupan masa kanak-kanak hingga remaja tidaklah mudah, karena dirinya dan sebagian anak panti lainnya harus pergi ke ladang dipagi yang masih buta untuk sekedar menjadi buruh pemetik teh untuk membantu keperluan Panti yang sudah tidak lagi mendapatkan donatur, kadang dirinya pergi ke kawasan pasar sekedar untuk mengais-ngais sisa makanan.
Tapi siapa sangka Keiko adalah putri dari salah satu keturunan Naga Langit yaitu penguasa bayangan yang bergerak di dunia bawah atau disebut black market, dimana pengaruhnya terhadap suatu negera sangatlah besar, baik ekonomi maupun politik.
Bagaimanakah kehidupannya setelah kembali ke keluarganya yang sedang terjadi gesekan dengan beberapa keluarga Naga Langit lainnya, apakah Keiko mampu menyelesaikan konflik tingkat tinggi tersebut?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vheindie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PCD 27
#LATIH TANDING#
WHUSS
WHUSS
TRANGG
TRAANGG
Duel antara Keiko dan dua orang petarung terhebat keluarga Ether terlihat begitu sengit, mereka saling melancarkan serangan dan silih bertukar pukulan, meski lawannya dua orang petarung sekaligus Keiko masih mampu mengimbanginya bahkan selalu unggul dengan beberapa kali mencuri pukulan pada kedua saudara kembar tersebut.
"Hebat sekali putri dari kepala keluarga Benjiro itu.! Dia mampu mengungguli si kembar Lucky dan Lucci yang bahkan dulu kakaknya sendiri sangat kerepotan ketika menghadapi mereka dalam duel persahabatan atau mungkin kekuatan bertarungnya hampir menyamai seven fighters di keluarga kalian?" Ucap Jeremi yang takjub dengan skill bertarung yang dimiliki Keiko.
"Akupun tak menyangka dia berkembang sangat cepat, padahal dulu ketika di panti dia tidak pandai beladiri sama sekali. Bahkan selalu menolak ketika diajak untuk berlatih bersama, sebab dulu dia selalu banyak bercanda. Aku tak tau apa yang telah dilewatinya selama kami berpisah sejak saat itu" timpal Ayumi yang juga penasaran dengan perkembangan teman kecilnya itu.
"Hosh... Hosh... Hebat sekali pergerakan dan seni berpedangnya pun sepertinya hampir setara dengan para seven fighters" ucap Lucky si kembar yang berjenis kelamin laki-laki tersebut dengan senjata pedang khasnya yang berwarna silver.
"Kau benar kak, apa mungkin skill bertarung kitalah yang sudah lama menurun sejak mendapatkan luka tempo hari itu" timpal Lucci si kembar berjenis kelamin perempuan pengguna dua pisau besar di tangannya.
"Anda salah besar tuan Jeremi, bahkan ketujuh petarung terhebat keluarga Benjiro sejak satu tahun yang lalu sudah pernah nona Keiko kalahkan semua dalam latih tanding dan sekarang dialah petarung terhebat di keluarga kami dan itulah alasan nona Keiko selalu menyelesaikan konflik di wilayah yang dipercayakan tuan Benjiro-sama padanya, selalu dia selesaikan sendiri dan tim kecilnya" jawab Kagura yang meluruskan pertanyaan dari Jeremi dan ia tidak menoleh supaya bisa terus mengamati pertarungan yang berada di ruangan simulasi tempat latihan keluarga Ether tersebut.
Perkataan Kagura sontak membuat semua yang mendengarnya terkejut, tidak terkecuali putra tertua keluarga Ether yang beberapa saat lalu ngotot ingin menjajal kekuatan orang-orang yang mengajaknya beraliansi untuk menghadapi keluarga Noise, seolah dia meragukan kemampuan mereka.
Sehari setelah pertemuan dengan Jeremi dikedai miliknya, Keiko dan ketiga lainnya diundang untuk bertemu di sebuah kawasan hutan tropis yang jaraknya sangat jauh dari keramaian. Hutan yang dibilang angker oleh warga sekitar ternyata sejak sepuluh tahun yang lalu atau tepatnya sejak kekalahan mereka dari keluarga Noise, hutan tersebut telah menjadi tempat persembunyian sisa-sisa keluarga Ether.
"Jangan bercanda kalau Benar Keluarga Benjiro ingin melakukan aliansi dengan kami, kenapa mereka hanya mengirim empat gadis muda macam kalian?" Ucap Josh Ether Kennedy dengan tatapan meragukan kemampuan Keiko dan teamnya. Setelah mendengar niat mereka dari apa yang disampaikan oleh Jeremi seorang petarung sekaligus pengumpul informasi bagi keluarga Ether.
Josh Ether Kennedy adalah putra ketiga dari keluarga Ether dan diangkat menjadi kepala keluarga oleh sisa-sisa petarung yang selamat setelah pemimpin mereka yaitu ayah dari Kennedy bersama dengan dua saudara tertuanya terbunuh akibat insiden kudeta yang dilakukan oleh keluarga Noise.
Sementara Eliza yaitu gadis kecil berusia sekitar sembilan tahun yang bersama dengan Jeremi adalah adik perempuan Kennedy. Dimana sewaktu insiden terjadi, ia masih dalam kandungan ibunya. Karena itulah dirinya meminta untuk membawa adiknya tinggal bersama Jeremi dan menyamar sebagai anaknya sebagai warga biasa di tengah kota.
Supaya adiknya dapat bersekolah, meski hanya di kota kecil seperti kota Lava. Sebab setelah kemenangan keluarga Noise atas keluarganya, mereka terus melakukan pencarian dan pembunuhan kepada sisa-sisa petarung keluarga Ether yang tidak mau bergabung dengan mereka.
"Hey... Anda salah besar, tujuan utama kami bukanlah untuk beraliansi. Kami hanya menawarkan diri pada kalian untuk bekerjasama membalaskan dendam kalian pada keluarga Noise dan membantu kalian untuk kembali merebut tampuk kekuasaan di negara ini.!" seru Kagura yang nampak tidak terima karena seolah meragukan kemampuannya.
"Tenanglah Kagura, sudah kubilang sejak dari rumah bila kau ingin bergabung dalam teamku. Kau harus menahan emosimu itu" ucap Keiko dengan tenang.
"Mohon maafkan saya Nona muda, saya hanya tidak terima dengan perkataannya" timpal Kagura menundukan kepala tanda meminta maaf.
"Tak apa, tapi lain kali kendalikan lah emosimu itu"
"Jadi apa yang harus saya buktikan supaya tuan Kennedy percaya dengan kemampuan kami? Agar kita bisa melakukan kerjasama ini" lanjut Keiko pada Kennedy dan menantang untuk sebuah pembuktian atas keraguan kepala keluarga yang baru itu
"Aku akan menerima aliansi ini, asal salah satu dari kalian mampu mengalahkan petarung terhebat keluargaku. Sebab kami mengetahui kemampuan pasukan petarung musuh, maka dari itu kami sangat berhati-hati dalam menghadapi situasi ini. Jadi bila kalian menang melawan petarung terkuatku, aku akan setuju dengan aliansi yang kalian tawarkan" Jawab Kennedy dengan serius.
"Baiklah, saya terima syarat tersebut. Lalu kapan dan siapa petarung yang akan saya hadapi sebagai syarat aliansi kita ini?" Timpal Keiko.
"Hmm... Sepertinya kau cukup percaya diri sekali dengan kemampuanmu itu? baiklah mari ikuti aku" ucapnya, kemudian Kennedy membawa mereka ke hutan bagian paling dalam dan setelah sampai di tengah-tengah hutan yang telah disulap untuk area latihan bagi para petarung keluarga Ether.
"Mr. Lucky and Miss Lucci!" serunya memanggil kedua orang yang tengah melakukan meditasi di atas batu, sepertinya mereka habis selesai melakukan pelatihan terlihat dari keringat yang sudah hampir mengering.
"Ooh... Ada apa tuan? Apa anda membutuhkan kami kembali untuk menyusup dan membunuh musuh kita secara diam-diam dan merampas persediaan mereka?" ucap salah satu dari mereka. Memang dalam beberapa minggu ini keluarga Ether telah melakukan aksinya di wilayah musuh untuk menimbulkan kekacauan yang dilakukan di beberapa tempat dengan cara melakukan tindakan perampokan di rumah yang ditinggali oleh petarung keluarga Noise atau toko-toko yang menjadi milik keluarga tersebut.
"Tidak perlu, untuk hari ini kita tidak perlu melakukannya tapi ada orang-orang dari keluarga Benjiro datang kemari yang menawarkan bantuan pada kita untuk melawan seluruh keluarga Noise, tapi sayangnya mereka kirim hanyalah para gadis seperti itu" ucap Kennedy sambil menunjuk ke arah Keiko dan teman-temannya berdiri. Lily dan Kagura yang mendengar perkataan tersebut merasa tersinggung dan hendak melangkah ke arah Kennedy, namun langsung dicegah oleh Keiko.
"Ooh.... Keluarga Benjiro, benarkah mereka ingin menawarkan bantuan pada kita? itu adalah kabar yang sangat bagus tuan muda, karena kita tau petarung seven fighter mereka sangatlah kuat yang katanya setara dengan panglima keluarga Goliath. Mungkin keempat gadis tersebut hanyalah langkah awal dalam negoisasinya" ucap Lucky yang antusias mendengar bahwa keluarga Benjiro akan membantu.
"Tidak, katanya mereka tidak akan mengirim siapapun lagi selain mereka berempat dan mereka dengan percaya diri sekali dapat membantu kita balas dendam" jelas Kennedy.
Mendengar perkataan dari tuan mudanya membuat Lucci yang dari tadi hanya mendengarkan saja langsung angkat bicara. "Jika hanya mereka, itu tidak akan mengubah apapun, lebih baik kita melakukannya sendiri tuan dengan cara seperti yang kita lakukan beberapa minggu ini."
"Maka dari itu, aku membawa mereka kemari dan memberi syarat kalau mereka bisa mengalahkan kalian berdua. Kita akan menyetujui aliansi dengan mereka, maka aku harap kalian berdua memberi mereka sedikit pelajaran agar mereka tau bahwa permasalahan kita bukanlah main-main" ucap Kennedy yang masih saja meremehkan Keiko dan ketiga temannya.
"Hey... Tuan Kennedy apa kita jadi melakukan latih tandingnya atau kalian hanya mengulur waktu karena takut kalah sama saya" seru Keiko yang telah naik pitam karena terus-terusan mendengar perkataan yang merendahkan tentang kemampuannya. Dalam benaknya andai mereka mau bisa saja semua petarung yang menghuni hutan ini sudah tumbang sejak tadi.
Mendengar perkataan Keiko tersebut membuat dua saudara kembar itu terlihat tersinggung, "Hey Nak siapa nama? Asal kau tau bahkan dulu Akihiro tuan muda kalian yang terkenal berbakat pernah kami kalahkan, jadi meski kalian berempat menyerang secara bersama. Itu tidak akan mampu membuat kami mundur sejengkal pun" ucap Lucky menatap ke arah Keiko.
"Kalau begitu mari kita buktikan, jangan banyak dialog lagi" timpal Ayumi dan ditambahi dengan senyum mengejek dari Kagura dan Lily.