NovelToon NovelToon
Transmigrasi Queen Mafia In Novel

Transmigrasi Queen Mafia In Novel

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Romantis / Fantasi / TimeTravel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:16.3k
Nilai: 5
Nama Author: mealvineaaaa

Marquellia Anderson, dikenal sebagai Lia, adalah ketua mafia yang ditakuti di seluruh dunia. Keahliannya dalam strategi dan pertarungan telah menjadikannya raja di dunia bawah tanah. Namun, suatu hari, dalam pertempuran sengit, Lia mengalami nasib yang tak terduga. Dia terbangun dan mendapati dirinya dalam tubuh seorang gadis muda bernama Felicia Lauren Filipe.

Felicia adalah anak yang diabaikan oleh keluarganya. Lahir dari keluarga bangsawan yang kaya raya, dia selalu dianggap sebagai beban karena penampilannya yang tidak menarik dan kekurangannya dalam segala hal. Keluarga Filipe memperlakukannya dengan dingin dan merendahkan, membuat Felicia hidup dalam bayang-bayang kebencian dan penghinaan.

Namun, kini, dengan jiwa Lia yang kuat dan tak kenal takut dalam tubuh Felicia, segalanya akan berubah. Lia bertekad untuk membalas dendam kepada mereka yang telah meremehkan dan menyakiti Felicia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mealvineaaaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 27

Jangan lupa tombol suka dan comment jikalau kalian suka sama cerita ini!!

Happy Reading guys....

----------

Istana Filipe bersiap menghadapi malam bulan purnama. Suasana di dalam istana terasa mencekam, dengan setiap penjaga dan pelayan bekerja dengan penuh perhatian. Duke Richard dan Lia berdiri di balkon istana, memandang ke arah kota yang semakin gelap.

---

Lia menghela napas, mencoba menenangkan pikirannya yang kacau. "Ayah, apa kita sudah mempersiapkan semua yang diperlukan? Apa yang bisa kita lakukan untuk memastikan pertahanan kita tidak tertembus?"

Duke Richard menatap Lia dengan tatapan penuh keyakinan. "Kita sudah mempersiapkan segalanya sebaik mungkin. Semua penjaga berada di posisinya, dan kita sudah memperkuat pertahanan di area yang paling rentan. Namun, kita harus siap menghadapi kemungkinan terburuk."

Lia mengangguk. "Aku merasa ada sesuatu yang masih kurang. Sosok misterius itu—dia bilang ada harga yang harus dibayar. Apa yang mungkin dia maksudkan?"

Duke Richard menggelengkan kepala. "Aku juga tidak tahu. Tapi kita tidak bisa membiarkan rasa takut menghalangi kita. Malam ini, kita harus memastikan keamanan keluarga kita dan istana."

---

Di malam yang gelap, bulan purnama bersinar terang di langit. Istana Filipe dan sekitarnya dipenuhi dengan ketegangan. Lia dan Duke Richard memimpin tim mereka ke berbagai titik strategis di sekitar istana. Mereka memeriksa persiapan terakhir, memastikan bahwa semuanya siap untuk menghadapi ancaman yang mungkin datang.

Sementara itu, Eleanor melaporkan bahwa mereka melihat gerakan mencurigakan di luar tembok istana. "Nona, ada kelompok orang yang mendekati istana dari arah timur. Mereka tampaknya membawa sesuatu yang besar."

Duke Richard bergegas menuju arah yang dilaporkan. Lia mengikuti di belakangnya, merasa cemas namun bertekad. Mereka sampai di lokasi yang dilaporkan dan menemukan sekelompok orang mengenakan jubah hitam, membawa alat besar yang tampaknya mirip dengan perangkat yang ditemukan di kamp musuh.

---

Duke Richard memerintahkan para penjaga untuk siap siaga. "Segera lakukan pengepungan dan pastikan mereka tidak bisa mendekati istana. Kita harus menghentikan mereka sebelum alat itu diaktifkan."

Lia merasa ada sesuatu yang tidak beres. "Ayah, kita harus hati-hati. Ada sesuatu yang lebih besar dari yang kita kira."

---

Di tengah ketegangan, sosok misterius yang mereka temui sebelumnya muncul kembali. Dia berdiri di tengah kelompok musuh, tampak tidak terpengaruh oleh kekacauan di sekelilingnya.

"Jadi, kalian datang juga," kata sosok itu, suaranya mengandung nada penuh tantangan. "Ini adalah malam yang akan mengubah segalanya."

Duke Richard berteriak kepada para penjaga. "Jangan biarkan mereka mendekat! Lindungi istana dengan nyawa kalian!"

Sosok misterius tertawa dingin. "Kalian tidak akan bisa menghentikan apa yang sudah dimulai. Kebenaran tentang alat ini dan apa yang akan terjadi pada malam ini jauh lebih besar dari yang kalian bayangkan."

Lia melangkah maju. "Apa maksudmu? Apa yang akan terjadi malam ini?"

Sosok misterius hanya tersenyum samar sebelum menghilang ke dalam kerumunan musuh. Dalam kekacauan yang terjadi, alat besar itu mulai menyala dengan cahaya merah yang mencolok. Dentuman suara dan getaran kuat membuat tanah bergetar di bawah kaki mereka.

---

Duke Richard berusaha berteriak di tengah kekacauan. "Tahan posisimu! Jangan biarkan mereka mengaktifkan alat itu!"

Lia berlari ke arah alat yang menyala, berusaha mencari cara untuk menonaktifkannya. Ketika dia mendekat, dia menemukan panel kontrol yang rumit, dikelilingi oleh beberapa pengikut musuh yang tampaknya sedang mengoperasikan alat tersebut.

Lia berusaha untuk meretas panel kontrol, tetapi sistemnya sangat rumit dan penuh dengan pelindung. Dia merasa tekanan semakin besar saat alat itu mulai berfungsi, mengeluarkan suara bising dan getaran yang semakin kuat.

---

Di luar, Duke Richard berjuang melawan para musuh yang mencoba menyerbu masuk. "Kita harus bertahan! Jangan biarkan mereka masuk ke dalam istana!"

Lia terus bekerja keras, mencoba memahami sistem panel kontrol. Ketika dia hampir berhasil, dia merasa ada sesuatu yang salah—seperti ada sesuatu yang menunggu untuk terjadi.

Tiba-tiba, suara gemuruh yang menakutkan mengguncang istana. Alat itu mengeluarkan ledakan cahaya yang sangat terang, membuat seluruh area sekelilingnya menjadi gelap. Lia terpukul mundur oleh kekuatan ledakan dan kehilangan kesadaran sejenak.

---

Ketika Lia bangkit, dia menemukan dirinya terbaring di tanah, dikelilingi oleh reruntuhan dan puing-puing. Suara bising dari pertempuran masih terdengar di kejauhan. Dia berusaha berdiri dan mencari tahu apa yang terjadi.

Di hadapannya, dia melihat alat besar yang sekarang tampak rusak parah, dengan beberapa pengikut musuh yang tergeletak di sekitar. Namun, dia juga melihat sosok misterius itu kembali berdiri di tengah kekacauan, seolah tidak terganggu oleh ledakan dan kerusakan.

Lia mendekat dengan susah payah, dan sosok misterius itu menatapnya dengan tatapan dingin. "Kau terlambat, Lia. Malam ini bukan akhir dari segalanya. Kebenaran yang sebenarnya masih menunggu untuk diungkap."

Dengan itu, sosok misterius melangkah ke dalam bayangan gelap dan menghilang.

---

Lia merasa hatinya berdegup kencang. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apa yang masih tersembunyi di balik rencana musuh? Bagaimana nasib istana dan keluarganya?

Ketika Lia berusaha untuk memahami situasi, dia merasakan ketegangan yang semakin mendalam. Malam bulan purnama belum berakhir, dan ancaman yang lebih besar mungkin masih menunggu di depan.

_Bersambung_

1
B.manusia
ini adalah cerita yang sangat menarik dan menyenangkan untuk di baca


semangat terus ya kak buat cerita novel nya💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯
MARQUES
nanya mulu apa yang perlu di rencanakan selanjutnya sebenrnya nya MC nya queen mafia apa preman pasar sih?
Dayang Nis
J
Ibuk'e Denia
aq mampir thor
Alvinaa
kaget bangg
Alvinaa
ngeriii
Alvinaa
lanjut thor
Alvinaa
lanjutkan
Alvinaa
semangat kak
ALFINA
okk
MA¹²queen
hai kak, aku ma¹² mampir kenovel mu, mampir juga yuk ke novel ku, kita saling dukung🤗😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!