NovelToon NovelToon
Pengagum Rahasia Bidadari Pesantren

Pengagum Rahasia Bidadari Pesantren

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah
Popularitas:109.4k
Nilai: 5
Nama Author: Anna Anisa

"Umi, mau ngenalin kamu dengan anak teman Umi Zah.." . Jelas Umi dengan Lembut. Sungguh, bagai tertusuk peri di hatiku. Dari dulu Umi tak perna membicarakan soal perjodohan untukku. Dan begitu sedih hatiku karna Aku benar benar tak mampu menolak apapun keinginan Umi. Dan yang membuat aku dilema adalah aku sudah merimah sebuah ta'aruf dari santriwan juga di sini yang sudah bergelar seorang Ustadz.Meski aku belum menceritakan semua pada keluargaku.
Dan lebih mengejutkan lagi aku harus mau menerimah perjodohan ini, untuk menuntun calon suamiku yang Notabennya adalah anak Geng Motor. Lantas, dapatkah aku mencintainya..? dan menjadikan keluarga kecil kami sakinah mawaddah warrohmah..??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anna Anisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehangatan

Tangannya terasa bergetar, saat ingin melepaskan lingeri yang di kenakan istri tercintanya. Sedang Azizah terlihat menikmati setiap momen terindah ini, hatinya berdesir dengan hebat dan detak jantung yang berdetak kencang, tapi memang inilah yang ia nantikan sejak awal menikah. Namun ia belum bisa menghilangkan rasa malu di wajahnya.

Melihat pipi Gadisnya memerah, Al menarik kembali selimut tadi, menutupi kembali tubuh indah gadisnya.

Ia berlahan bangkit dan melepaskan kemejanya, satu persatu kancing itu terlepas. Rasanya jantung Azizah terpompa sangat cepat. Saat netranya menatap dada bidang suaminya.

Tangan Al berarlih ke bawah. Ia melepas resleting dan sabuk pinggang celananya.

Dup.. Dup..

Azizah benar-benar tak kuasa menahan detakan jantungnya. Yang sampai terdengar di telinganya.

Kini Al hanya menggunakan boxer abu-abunya.

Ia menatap istrinya penuh cinta dan kemudian mendekatkan dirinya di samping istrinya.

Perlahan-lahan ia merebahkan tubuh Istrinya.

Lalu ia terlihat membaca doa kemudian meniupkan ke Ubun-ubun istrinya. Dan kembali mencium wanita yang sangat ia cintai. Dan menyapu seluru wajah gadisnya, dengan nafas yang mulai berderu.

Hati Azizah semakin bergemuruh, saat Al berlahan masuk kedalam selimut tadi. Ia membelai pelan setiap inci dari tubuh indah milik istrinya. Keindahan tubuh istrinya terasa menghipnotis jiwanya. Membuatnya semakin melayang di samping istrinya.

Berlahan-lahan pula ia melepaskan setiap kain yang terasa menghalanginya, Kini keduanya saling beradu nafas, di dalam selimut yang menutupi keduanya.

Berlahan-lahan ia menunaikan kewajibannya sebagai suami, ia melakukannya dengan lembut. Ia tak ingin menyakiti istrinya.

Karena sebelumnya ia sudah mencari tau, jika pada Malam Pertama untuk se orang wanita yang masih gadis, akan ada rasa yang amat sakit di karenakan sobeknya selaput darah keperawanaannya.

Itu membuat Al sangat hati-hati dan lembut di setiap pergerakannya.

Meresakan bahwa istrinya terlihat kesakitan hingga meneteskan air mata. Al berhenti.

"Kamu gak papa Sayang..? "

Azizah hanya menggeleng dan menutup rapat mulutnya. Rupanya ia menggigit bibirnya agar tak mengeluarkan suara kesakitannya.

"Jika kamu sakit, berhenti dulu ya. " Ucap Al lembut, sambil membelai pelan wajah istrinya.

"Gak mas, gak papa. Ini sudah kewajibannku. " jawab Azizah dengan terbata. "Lakukan mas.. " sambungnya.

Al pun mencium istrinya semakin dalam dan melanjutkan tugasnya. Hingga finis.

Al tak melepaskan pelukkannya dari tubuh istrinya sedetik pun. Rasa sayangnya pada Azizah semakin besar, kala ia berhasil menerobos gerbang keperawanan Gadisnya.

Kebahagiaan terasa begitu sempurna di hati keduanya. Begitu pun Azizah meresa sangat bahagia dan bangga. Karena, bisa melayani suaminya dan memenuhi kewajibannya sebagai istri.

Al terlihat membisikkan suaranya di telinga istrinya.

"Terima kasih Sayang. ILove You istriku. " Suaranya lembut. Bagai menghipnotis Azizah, membuat Azizah terasa terbang. Azizah menganggukkan kepalanya. Dan menjawab.

"I Love You To Mas.. " sambil mempererat pelukan mereka.

Dan tak terasa malam semakin larut. Akhirnya mereka pun saling terlelap dalam kehangatan malam indah ini.

⏰⏰⏰

Suara Alarm di ponsel Al berdering, sudah pukul 3 pagi. Memang semenjak ia menjadi suami Azizah, ia mengatur Alarmnya tepat pukul 3 pagi. Agar ia terbiasa sholat malam seperti istrinya.

Al terbangun terlebih dahulu. Ia menengok ke arah istrinya yang masih terlelap dalam pelukan dada bidangnya. Mungkin istrinya terlalu lelah.

"Dik, " suaranya pelan sambil menggoyahkan bahu istrinya.

Azizah terlihat mengerjapkan matanya.

"Sudah pukul 3, gak bangun. " Sambung Al saat istrinya terlihat memicingkan matanya.

Azizah mengangkat perlahan kepalanya dari dada bidang suaminya. Menyadari ia masih dalam keadaan polos, secepatnya ia menarik selimut saat hendak duduk.

"Kamu mandi dulu dik. " Ucap Al sambil beranjak duduk di tempatnya.

"Em, iya mas. "

Melihat istrinya yang malu untuk turun, Al bergegas mengambilkan kimono dan menyodorkan pada Azizah.

Secepatnya Azizah ke kamar mandi dan mandi untuk menghilangkan hadast besarnya. Selesai mandi keduanya sholat malam berjama.ah dan di lanjutkan tadarus Al-Qur'an.

Al mulai sering membaca Al-Qur'an dan istrinya yang akan menyimaknya.

Kali ini mereka membaca surat Ar-Rohman.

بسم الله الرحمن الرحيم

الرحمن

علم القران

خلق النسان

علمه البيان.

الشمس والقمر بالحسبان

Dan bergantian dengan Azizah hingga datang waktu sholat subuh.

Al bangkit dan menata dirinya menjadi imam

Sedang Azizah berdiri di belakangnya menjadi makmum dengan khusyuk.

**

"Al gak jadi pulang semalam ma. " Tanya Papa Jaya sambil mengambil cangkir kopinya.

"Gak jadi pa. Mungkin pagi ini mereka pulang. " jawab Mama Ratih.

"Terasa sepi rumah ini. Tanpa anak-anak kita. Kapan Sonya dan Azizah memberikan seorang cucu untuk kita. " Papa Jaya terlihat jenuh.

"Iya Pa. Mama juga berharap keduanya secepatnya memberi kita cucu. "

Selesai sarapan yang hanya berdua. Papa Jaya terlihat menyambar tasnya dan berangkat kerja.

Sedang Mama Ratih merasa jenuh sendirian di rumah. Memilih untuk jalan-jalan dengan teman-teman sosialitanya.

***

Al sudah rapi dengan baju kantornya. Dan menunggu istrinya yang masih di kamar mandi.

"Dik.. " Panggil Al.

Dari dalam Azizah menjawab.

"Iya Mas, sebentar. "

Azizah keluar dengan gamisnya tanpa jilbab, terlihat rambutnya yang masih basah dan terurai.

"Aku mau berangkat ke kantor. Sudah telat ini. " Ucap Al sambil memakai sepatunya.

"Katanya Mas mau anterin aku pulang dulu." Tanya Azizah.

"Gak jadi pulang sekarang ya. Besok saja. " Al masih ingin di sini berduaan dengan istrinya. Tanpa siapa pun yang bisa mengganggunya.

"Kok besok Mas, nanti Mama gak khawatir.?" Tanya Azizah.

"Gak. Nanti Mama aku kabari. " jawabnya. " Aku masih mau berduaan saja sama kamu dik" Sambil menghampiri istrinya dan kemudian memeluknya, membuat Azizah terkejut.

"Ih, Mas Al. " Suara manja Azizah mulai terdengar.

"Sudah lah dik, Gak papa kan. Semalam lagi kita disini. " Rengek Al sambil menempelkan pipinya di pipi Azizah.

Akhirnya Azizah pun menganggukkan kepalanya. Reflek Al tiba-tiba mencium istrinya.

Seketika memerah pipi Azizah.

Al lalu melepas pelukannya dan berpamitan untuk ke kantor. Sebelum berangkat ia menyodorkan kartu Atmnya untuk Azizah.

"Ini Dik, nanti kalau mau beli apa-apa pakai ini. "

"Gak usah Mas, nanti kalau mau aku masih ada uang cash." Tolak Azizah.

Tapi Al masih memaksa. Dan terpaksa Azizah menerimanya.

Kemudian Al berpamitan dan Azizah mencium punggung tangan suaminya.

**

1
Isma Nuraiti
lama kali lanjutnya...
Alpin Santeng
lanjut kak plisss
Ramadhania Muhammad
lanjut,gpl thor,udh lama yg nunggu bab selanjut nya
Adhelia Iyya
knpa blum up lagi yaa,,..
Thanisha Zaara Mecca
Next.kk
Sukhet 'Alaz
lanjut kak..Baper deh a Al.
Nila Kiftiyah: mohon dukungannya kk🥰🙏
total 1 replies
Ramadhania Muhammad
lanjut
Syawalia Tsania Ananda
next kak
Nurwadi Nihi
lanjut dg kak

semangat🥀
Nila Kiftiyah: siap kak🥰🙏
total 1 replies
Yaris
pasti Azizah keguguran nggak bisa punya anak aduh Thor jangan sampek
Nila Kiftiyah: dukung terus kaka biar tau kelanjutan Eps nya 🙏🙏🥰🥰
total 1 replies
Putri Auriell
godcop autur ayo semagat2
Ramadhania Muhammad
lanjur
Sukhet 'Alaz
Hua dah. baper!!!
Ramadhania Muhammad
lanjut
Nila Kiftiyah
makasih kak
dukung terus karya saya ya kak
tunggu part selanjutnya🥰🥰🙏🙏
Ilham
aku sk skali dgn crt y
Ilham
aku sk
Ramadhania Muhammad
lanjut
Ramadhania Muhammad
lanjit
Nila Kiftiyah
hhee iya kak sedikit lama kak soal e ngebayangin jadi Al ekpresinya kayaknya sulit buat aku untuk mengatur alurnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!