NovelToon NovelToon
Remaist Online: Return Of The Legend

Remaist Online: Return Of The Legend

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Vrmmorpg / Epik Petualangan / Dunia Lain / Game / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Slitherio

Ryan adalah seorang mantan Player yang awalnya memutuskan untuk tidak lagi menyentuh permainan apapun itu sejak ia lulus dari SMA.

Tetapi keputusan itu Ryan ingkari sejak ia mencoba sebuah permainan VRMMORPG pertama di dunia, yaitu Remaist Online.

Berawal dari niat ingin mencoba, tanpa sengaja ia diminta menyelamatkan dunia fantasi itu dari rencana jahat seorang penguasa yang menginginkan kekuasaan besar di seluruh Midvast.

Ikuti perjalanan Ryan di dunia fantasi yang penuh dengan pertarungan, peperangan, pengkhianatan, dan berbagai rahasia lain yang tersembunyi di dunia itu.

"Menatap dunia dengan senyuman adalah prinsipku dalam menghadapi dunia yang penuh dengan pertempuran, pengkhianatan, kebohongan, dan cinta."

- Prasasti Naga Kesepian oleh Great Dragon Knight Asheuin

TIDAK MENERIMA PROMO BERBAU ROMANTIS _-

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Slitherio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Prince John Menghadang!

“Terima kasih atas jamuannya.” Slitherio tersenyum tipis setelah mendengar serangan datang.

“Baiklah, jangan lupa jadilah kuat seperti yang diinginkan Zon, oke?” FolkChase mengacungkan jari jempolnya.

“Ehem, ini untuk kalian bertiga.” July memberikan tiga topeng yang masing-masing berwarna merah dengan corak Phoenix, berwarna perak dengan cakaran sebagai coraknya, dan berwarna hitam kemerahan dengan corak alis yang panjang.

“Gunakan jika kalian ingin terlihat keren.” Ucap July sambil tersenyum lebar.

“Siap!” mereka menerima topeng itu sambil berterima kasih.

Slitherio, Atra, dan Whu melesat meninggalkan kediaman FolkChase dengan cepat.

“Tak kusangka setiap pertempuran yang kuhadapi sangatlah besar.” Ucap Slitherio di perjalanan setelah mengingat perjalanannya selama kurang lebih sebulan selama di Midvast.

Mereka terus melesat ke arah tenggara untuk mencari sumber serangan tersebut.

Ketika sampai, mereka dikejutkan dengan pemandangan yang sangat indah menurut Whu.

“Indah sekali, aku ingin ikut.” Ucap Whu dengan bodohnya ketika melihat pertempuran itu.

“Kepalamu indah, ini pertempuran, bodoh!” umpat Atra sambil memukul kepala Whu keras.

“Bisakah kalian diam?” tanya Slitherio sebelum kembali menonton pertempuran itu.

Slitherio memakai topengnya dan kembali diam menonton. Aksinya diikuti oleh Atra dan Whu.

***

Seorang pemuda yang terlihat berusia sekitaran lima belasan sedang bertarung melawan seorang pria yang sangat besar tubuhnya.

Di dekatnya sebuah pertempuran sedang terjadi antara pasukan pemuda itu dan pria besar itu.

Pemuda itu bukan lain adalah Prince John, ia meminta diturunkan langsung di gerbang tenggara. Siapa sangka malah ia bertemu dengan Fadexion, salah satu dari bawahan Zen.

Dengan terpaksa, ia bertarung menghadapi Fadexion dengan seluruh kemampuannya.

“Apa hanya ini saja kemampuan putra dari Blue Hammer Warrior?” tanya Fadexion sambil tersenyum sinis.

“Tidak!” Prince John maju dan sekali lagi bertarung dengan Fadexion.

Perlahan, pasukan Prince John terpukul mundur oleh pasukan Fadexion.

Pasukan akhirnya terpojokkan setelah mereka memasuki Sky Empire. Dengan Medan yang sempit membuat gerak pasukan Prince John terbatas.

Sebuah anak panah melesat dari tembok pertahanan ke arah punggung Fadexion dan terpantul karena kerasnya Jirah milik Fadexion.

“Kau mencoba bermain curang ya?” seru Fadexion ketika dirinya terkena panah itu.

Seorang pemuda berdiri di atas tembok sambil mempersiapkan serangan berikutnya. Pemuda itu adalah Prince Xaviero, kakak dari Prince John.

Prince Xaviero diberikan sebuah misi oleh ayahnya, ketika ia kembali ke Sky Empire ia disambut oleh pertempuran yang melibatkan adiknya dengan orang asing.

Dengan cepat ia membantu dengan anak panahnya meskipun tidak memberikan serangan berarti.

Prince Xaviero memakai jubah berwarna hitam dimana ia menyukai warna itu dan ia menggunakan dua senjata, busur dan pedang.

Dia melompat turun dan menarik pedangnya dan ikut bertarung melawan Fadexion.

“Aku akan memberikan serangan area pada pasukan lawan, sebaiknya kau membawa mundur pasukan menjauhi area yang akan kuserang.” Prince Xaviero mengatakan rencana yang tadi ia persiapkan.

“Oke kak.” Prince John percaya dengan kemampuan kakaknya sehingga ia membiarkan kakaknya kembali naik ke tembok pertahanan.

Prince Xaviero melompat mundur kemudian melesat dan menggunakan tubuh Fadexion sebagai pijakan lompatannya.

Dikarenakan jarak lompat dan tubuh keras Fadexion membuat Prince Xaviero dapat mencapai tembok dan menyarungkan pedangnya.

Ia menarik busurnya dan mengucapkan mantra untuk membuat serangan selanjutnya.

Dari mantra tersebut, terbentuklah sebuah panah yang bercahaya biru terang. Prince Xaviero mengarahkan busurnya ke arah atas dan melepaskannya.

Awan menjadi gelap ketika panah Prince Xaviero menembus awan-awan. Tak lama, hujan panah jatuh ke tanah dan membunuh beberapa pasukan lawan.

“Sial!” Fadexion mengumpat melihat kemampuan Prince Xaviero yang membunuh pasukannya hanya dengan satu jurus saja.

“Jangan mengalihkan pandangan...” Prince John mengayunkan pedangnya dan melukai Fadexion di tangannya.

Fadexion tak menghiraukan peringatan Prince John dan memilih melompat ke tembok untuk menghadapi Prince Xaviero.

Prince Xaviero menyadari bahwa dirinya menjadi target selanjutnya menarik pedangnya dan menahan serangan dari Fadexion.

Pertarungan terjadi di atas tembok pertahanan antara Prince Xaviero dengan pedangnya melawan Fadexion dengan pedangnya juga.

Mereka bertukar serangan selama beberapa menit sebelum akhirnya Prince Xaviero kewalahan menghadapi serangan Fadexion yang berat dan juga cepat.

“Kalian sangat berbeda dengan...” Fadexion terlempar cukup jauh keluar dari tembok pertahanan sebelum menyelesaikan ucapannya.

Seorang pria paruh baya terlihat melempar Fadexion beserta dengan pedangnya menjauhi tembok pertahanan.

“Ayah...” Prince Xaviero memanggil ayahnya, pria itu bukan lain adalah Serioza sang Blue Hammer Warrior.

“Seharusnya kau memberitau ayahmu soal yang terjadi disini.” Serioza tersenyum sambil mengelus kepala Prince Xaviero dengan lembut.

“Begini ayah...” Prince Xaviero menceritakan tentang ia pulang dari misi sampai ia harus bertarung melawan Fadexion.

“Kau beruntung bisa menghadapi Orc itu dan imbang selama beberapa menit...” Serioza menoleh dan menatap di kejauhan.

Dia bisa melihat pasukan dalam jumlah besar mendekat ke Sky Empire yang kemungkinannya adalah dipimpin oleh seseorang yang memiliki kemampuan tidak jauh dari musuh yang dihadapi Prince Xaviero tadi.

“Serioza! Aku datang untuk menantangmu bertarung!” seseorang yang memimpin pasukan itu berseru kepada Serioza.

“Inilah yang kutunggu...” Serioza mengangkat palu kecilnya ke atas dan berseru, “Sky Splitting Technique: War Mode Hammer!”

Palu di tangan Serioza berubah menjadi besar, dipenuhi ukiran naga di seluruh bagiannya. Petir menyambar menyambut turunnya palu legendaris yang membuat Sky Empire ditakuti di seluruh Midvast, Sky Splitting Hammer.

***

Jauh beberapa menit sebelum kejadian itu, Serioza dan kedua jenderalnya berada di dalam ruang tahtanya.

“Sky Empire diserang?” tanya salah satu jenderal Sky Empire yang sedikit kurus. Ia bernama Despian.

“Sulit kupercaya...” sahut salah satu jenderal Sky Empire yang bertubuh sedikit berotot. Ia bernama Lyne.

“Benar, anakku sendiri turun untuk menahan sementara waktu untuk kita mengenakan perlengkapan dari pendahulu kita.” Ujar Serioza sambil berjalan ke belakang tahtanya.

Mereka masuk ke sebuah ruangan rahasia yang berada di belakang tahta dan tertutup oleh beberapa keramik mengkilat yang membuatnya tidak terlihat dari luar sebagai pintu masuk sebuah ruangan.

Di dalam ruangan tersebut tersimpanlah beberapa senjata, seperti palu, pedang, tombak, cambuk, perisai, tongkat, dan pedang besar. Semuanya berwarna biru langit.

Khusus palu, itu diletakkan terpisah dengan senjata lainnya. Palu itu diletakkan paling atas diantara seluruh senjata yang ada.

“Seperti yang kalian lihat, dulunya jumlah jendral Sky Empire berjumlah lima orang. Kini, di bawah kepemimpinanku kita hanya memiliki dua jenderal, itu pun keduanya sangat kuat.” Serioza menatap Despian dan Lyne bergantian.

“Dan, ruangan ini hanya dapat dibuka dan diketahui oleh sang kaisar bersama jenderalnya. Sejauh Sky Empire berdiri, ruangan ini hanya pernah dibuka sekali saat beberapa tahun pertama Sky Empire berdiri dan hari ini.” Serioza menjelaskan sambil berjalan menuju palu berwarna biru yang diletakkan paling atas.

“Dan, inilah Heirloom of Sky Empire.”

1
Koenime Crack
kapan nih?
Damien
j
penguasamalam
ternyata nama MC ngaruh juga saat baca ya, namanya eneg bacanya, mungkin komentarnya tidak bakal di tanggapi, tapi sumpah gua nahan untuk terus baca, kenapa gua apes sekali malem ini, baca novel VR yang tadi ceritanya gak jelas, dapet Quest Legendary malah berubah class jadi warrior, yang ini uda enak alurnya eh nama MC nya ketika buat baca novelnya jadi tersendat dan membuat eneg di hati, maaf thor curhat dikit. tapi tak coba terus baca walaupun eneg baca nama MC nya 😂😂😂
Shadow
zon npc?
Raihan Irfanul Akbar
"Membersihkan sedikit rumahnya" sebaiknya diganti dengan "sedikit membersihkan rumahnya". terimakasih
火|ᴡɪɴᴅsᴏʀ✰
ok 👍🏻👍🏻
Radithya Whenthe
bahkan bosnya mau main
Resty Alya Aulia
kecewa
RSL
Soul Zero! 🤓
Semau Gue
menarik
Semau Gue
..oooO..............
...(....).....Oooo...
....\..(.......(...)....
.....\_).......)../.....
...............(_/......


jejak
Semau Gue
..oooO..............
...(....).....Oooo...
....\..(.......(...)....
.....\_).......)../.....
...............(_/......


jejak
Semau Gue
..oooO..............
...(....).....Oooo...
....\..(.......(...)....
.....\_).......)../.....
...............(_/......


jejak
Semau Gue
..oooO..............
...(....).....Oooo...
....\..(.......(...)....
.....\_).......)../.....
...............(_/......


jejak
Semau Gue
..oooO..............
...(....).....Oooo...
....\..(.......(...)....
.....\_).......)../.....
...............(_/......


jejak
Semau Gue
..oooO..............
...(....).....Oooo...
....\..(.......(...)....
.....\_).......)../.....
...............(_/......


jejak
Semau Gue
..oooO..............
...(....).....Oooo...
....\..(.......(...)....
.....\_).......)../.....
...............(_/......


jejak
Semau Gue
..oooO..............
...(....).....Oooo...
....\..(.......(...)....
.....\_).......)../.....
...............(_/......


jejak
Semau Gue
..oooO..............
...(....).....Oooo...
....\..(.......(...)....
.....\_).......)../.....
...............(_/......


jejak
Semau Gue
..oooO..............
...(....).....Oooo...
....\..(.......(...)....
.....\_).......)../.....
...............(_/......


jejak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!