"maukah kamu melengkapi pazel kosong yang tuhan ciptakan dalam hidupku?berkenankah kamu mengikuti keyakinanku dan berpaling dari tuhanmu?(Muhamad Hasbi Maulana)
"Tolong ajarkan aku tentang agamamu,ijinkan aku mengikuti keyakinanmu,jadikan aku pendamping yang halal sesuai dengan ajaran agamamu"(Aluna Saraswati Dewi)
Kekecewaan hasbi atas pernikahan Rania,wanita yang ingin dilamarnya membawanya pada seorang Aluna Saraswati Dewi,seorang sekertaris yang mandiri dan juga pekerja keras,ketegaran nya menjalani hidup sebatang kara mampu membuat hati hasbi bergetar.
Bagaimanakah perjuangan Hasbi memperjuangkan cinta Aluna yang terhalang oleh sebuah keyakinan yang berbeda.
Lalu apa yang akan Aluna lakukan saat hatinya telah terpaut pada Hasbi yang berbeda keyakinan dengannya,akankah Aluna melepas Hasbi atau melepas keyakinan nya??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ep.27
"nanti selepas duhur abang akan bicara tentang kita dengan abah,lalu bagaimana pendapatmu dek?"tanya hasbi saat mereka telah duduk dibangku dihalaman belakang rumah
seketik tubuh aluna menegang dan jantung nya berdetak dengan cepat saat hasbi mengutarakan ingin membicarakan hubungan nya dengan aluna
"aluna akan ikuti apapun keputusan yang abah ambil bang"
"mmm...baiklah abang akan coba bicara semoga abah merestui kita ya"
"iya bang,tapi...."aluna menjeda ucapan nya dan sejenak menarik nafas kemudial melanjutkan lagi ucapan nya
"tapi apa?"tanya hasbi penasaran akan apa yang akan luna ucapkan selanjutnya
"tapi kalau seandainya abah keberatan aluna mohon agar abang menghormati keputusan yang abah ambil,aluna tidak mau kalau sampai abang membantah apa yang dikehendaki oleh abah"
"tapi lun...."
"abang...aluna mohon jangan pernah membantah abah ya,aluna akan berlapang dada kok kalau semisalnya abah menolak hubungan antara kita"
"baiklah,semoga allah memberi jalan akan hubungan kita"hasbi pun akhirnya menyetujui permintaan aluna
walaupun berat namun hasbi tentu harus menghormati apa yang menjadi keputusan aluna
aluna memang sangat menginginkan hubungan nya dengan hasbi bisa berlanjut kejenjang yang lebih serius namun saat mengingat perbedaan diantara mereka aluna pun menyadari begitu tinggi tembok pembatas antara dirinya dan juga hasbi untuk bisa bersama.
.
Hasbi tertegun dan membeku saat abah amar mengatakan kalau abah amar telah menerima tawaran ustad ridwan untuk mengta'arufkan dirinya dangan anak sulung dari ustad ridwan
"maksud abah,abi akan berta'aruf dengan anaknya ustad ridwan?"tanya hasbi yang memang belum tahu mengenai rencana sang abah menjodohkan dirinya dengan seorang wanita yang bahkan hasbi belum kenal sebelumnya.
"iya bi dan abah harap kamu toidak menolaknya,ingat bi adek kamu dan adek dari kania sudah sama sama menikah jadi tidak ada salah nya untuk kalian menyusul adek adek kalian kan"jelas abah amar pada hasbi
reflek hasbi menoleh kearah aluna yang duduk disamping ummi halimah,dapat hasbi lihat raut muka sedih dan juga kecewa diwajah cantik aluna
namun aluna tetap memaksakan agar bibirnya tetap tersenyum,aluna mengangguk kecil saat hasbi menatapnya seolah aluna tahu apa yang akan hasbi katakan padanya walaupun hanya dengan tatapan mata.
hasbi tertunduk lemas saat memahami gerak tubuh aluna yang menginginkan nya menerima apa yang abah amar inginkan
dengan suara bergetar menahan tangis nya hasbi pun menerima permintaan sang abah untuk berta.aruf dengan kania anak sulung dari ustad ridwan
kakak perempuan satu satunya rania yang merupakan cinta pertama hasbi namun telah dia lupakan karena kehadiran aluna yang membuatnya dengan mudak melupakan wanita yang kini telah menjadi istri dari sahabatnya
.
"kamu mau kemana dek?"tanya hasbi saat melihat aluna telah berpenampilan rapih ditambah tas ransel yang sudah siap bertengker dibahunya
"aluna mau pulang kejakarta bang,kata randi ada banyak pekerjaan dan aluna mau pulang terlebih dahulu untuk mebantu randi disana"jawab aluna tanpa mau menatap hasbi
aluna memalingkan wajahnya kesembarang arah untuk menghindar dari tatapan hasbi yang sedikit menatap curiga padanya
"loh kamu nggak akan ikut ke acara temu keluarga nanti nak?"kini giliran ummi halimah yang betanya ada aluna
aluna segera menghampiri ummi halimah dan menjelaskan kepergian nya dan sedikitvmenyesal karena tidak dapat ikut hadir dalam acara kluarga yang akan di adakan nanti malam dikediaman ustad ridwan
"maaf ummi aluna harus pulang sekarang,banyak pekrjaan dikantor dan tadi randi sudah menghubungi aluna agar bisa pulang secepatnya untuk membantunya"ucap aluna membari alasan agar ummi halimah tidak lagi menahan nya untuk pergi.
.
🌸🌸🌸🌸🌸