NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Gadis Pujaan

Mengejar Cinta Gadis Pujaan

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:157.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: ririn rira

Seorang pengusaha muda berparas tampan bernama Gavin Dafidra Pratama jatuh cinta pandangan pertama pada gadis yang tak sengaja bertabrakan dengannya di pelataran kafe. Jantung berdebar kencang ketika mendapati gadis itu adalah salah satu karyawannya, banyak cara di lakukan Gavin untuk menarik perhatian sang gadis pujaan. Hingga suatu fakta di temui jika gadis itu trauma dalam menjalin kasih setelah di tinggal mati sang kekasih di malam pertunangan. Gadis yang berprofesi sebagai desainer di butiknya sendiri dan juga karyawan di kantor Gavin sangat menutup diri. Si pengusaha muda nan tampan ini sangat berjuang keras untuk meluluhkan hati gadis bernama Atira Mauhan ini.

Apakah Gavin berhasil atau mundur dengan teratur karena bekunya hati si gadis pujaan ?

IG. Iyien_02
FB. Ririn Rira

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ririn rira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kritis

Lampu depan ruang operasi mati seketika, menandakan operasi sudah selesai. seorang dokter keluar dari ruangan

"Bagaimana putriku?" Tanya Dokter Yudha

"Operasinya lancar dokter tapi nona masih belum melewati masa kritisnya, jadi kita masukkan ruangan ICU."

"Baiklah ku serahkan perawatan putriku pada kalian karena aku tidak bisa berfikir baik jika melihat kondisi putri ku seperti ini berbeda jika aku merawat orang lain" ujar Dokter Yudha sedih.

"Baiklah Dokter Yudha, kami akan melakukan yang terbaik untuk nona."

Hendri yang sejak tadi masuk ke ruangan operasi melihat Atira keluar dengan gurat kesedihan, di ambang pintu Gavin sangat mengharapkan kabar dari kakak gadis yang dicintainya itu.

"Sebentar lagi Atira dipindahkan ke ruang ICU, dia masih kritis kita hanya berdoa saja semoga ini cepat berlalu." Ujar Hendri

Gavin bergegas menghampiri brankar yang di dorong keluar, Jarinya menyentuh kulit pucat Atira yang lemah. Nampak matanya berkaca kaca kemudian melangkah mundur membiarkan Atira dibawa keruangan ICU. Seluruh keluarga saling bertatap tanya melihat sikap Gavin.

"Tuan sepertinya anda harus pulang dan istirahat." Ujar Jerry melihat waktu di pergelangan tangannya menunjukkan pukul sembilan malam.

"Gak Jer, kamu pulanglah ambil baju gantiku. Pesan hotel dekat sini dan jangan lupa apa yang aku katakan tadi dalam dua puluh empat jam kita sudah dapat pelakunya !"

"Baik tuan, anda tunggu disini. Saya akan pesankan hotelnya dulu." Jerry bergerak meninggalkan sang atasan.

Tuan Arman dan Nyonya Rita pamit pulang tak lupa berpamitan pada Gavin dan memberi dukungan pada nya.

"Ma, sepertinya mama pulang dan istirahatlah." Hendri menatap wajah kedua orang tuanya yang lelah.

"Mama disini saja sama kalian." Sahut Nyonya Nila lemah.

"Baiklah kalau gitu aku sama Vivi pulang dulu mengambil baju ganti mama dan papa." Ujar Hendri.

Vivi berpamitan pada Jerry setelah sang kakak memesan hotel untuk Gavin, " Kak aku pulang ke rumah Hendri mengambil baju ganti mama dan papa."

"Iya hati-hati."

"Tuan pulang dan istirahatlah bersihkan dirimu ,lihatlah darah adikku sudah mengering di bajumu " Hendri menepuk Bahu Gavin.

"Iya aku akan pulang ke hotel dekat sini Jerry sudah memesannya nanti aku akan kembali lagi" Laki-laki itu tersenyum sangat tipis.

Gavin dan Jerry berpamitan pada orang tua Atira begitu juga dengan Hendri dan Vivi mereka bersama keluar rumah sakit.

Para sahabat Atira mendapat kabar dari kantor bahwa Atira masuk rumah sakit dan kritis mereka memutuskan berkunjung ke rumah sakit besok pagi.

...----------------...

"Jer kenapa mereka gak ada disini ?" Gavin tiba-tiba panik setelah kembali ke rumah sakit tidak mendapat Atira di ruang ICU.

"Tunggu sebentar saya bertanya pada perawat jaga." Jerry membawa langkah menghampiri meja perawat. Setelah berbicara sebentar asisten itu kembali pada atasannya. "Nona sudah di pindahkan ke ruang rawat. Kerena sudah melewati masa kritisnya. Mari kita kesana."

Gavin dan Jerry memasuki ruang rawat Atira, di sana sudah ada Hendri dan Vivi, Jerry meletakkan bungkus makannya dimeja lalu Vivi mengatur makanan di atas meja dan mempersilahkan mereka untuk makan. Gavin tak menyentuh makanannya sama sekali.

"Makanlah nak, nanti kamu juga sakit dan kamu bisa pulang ke rumah beristirahat."

"Nyonya dan yang ada disini semua boleh saya minta izin untuk menemani Atira sampai dia sembuh." Tanya Gavin penuh binar harap.

"Kamu seorang presdir nak, bagaimana kamu meninggalkan kantor mu?" tanya dokter Yudha.

"Saya menitipkannya pada Jerry, dia akan menggantikan saya sementara dan saya sudah menyuruh orang untuk mencari pelaku tabrak lari Atira." Jelas Gavin penuh keyakinan.

"Terimakasih sudah membantu kami tuan, saya melupakan penabrak itu." Hendri mengepalkan tangannya erat.

"Jangan bicara formal padaku bahkan kamu lebih tua dariku." Protes Gavin.

Mereka melanjutkan makan dan sambil berbincang setelah makan Vivi dan Hendri keluar menuju ruangan mereka dan yang lainnya beristirahat. Tiba - tiba dari monitor ruangan Atira terdengar nyaring, mereka yang menunggu di ruang tunggu menjadi cemas. Jerry berlari memanggil dokter

Semua orang dipersilahkan menunggu di luar ketika Hendri dan dokter Yudha datang. Semua panik kembali dan berdebar menunggu kemungkinan yang akan terjadi. Tak luput pula lantunan doa mereka kirim ke langit.

"Panggil dokter Vivi" DokterI Yudha berteriak menyuruh perawat.

Tidak membutuhkan waktu lama Dokter Vivi berlari cepat dan menerobos masuk. Ia langsung menyuruh perawat menyiapkan peralatan pacu jantung. Dokter Vivi melakukan tindakan nya dengan cepat, terbesit bangga dalam hati Jerry melihat adiknya menyelamatkan nyawa seseorang dengan cekatan dan profesional.

Gavin melihat Atira dari balik kaca sangat sedih. Tubuh itu begitu lemah, ia menangis frustasi tak peduli lagi pandangan orang pada nya. Gavin terkulai lemas dilantai.

Semua orang menatap heran disela kecemasan mereka masih bisa melihat sikap Gavin yang rapuh, mereka bertanya apa hubungan Atira dengan nya.

...----------------...

Dua puluh empat jam berlalu Atira sudah melewati masa kritisnya lagi. Gavin masih setia menunggu Atira, ia duduk di tepi ranjang sambil menggenggam tangan Atira tak terasa ia tertidur dengan kepala menunduk di kasur.

Jerry yang pulang dari kantor melihat tuan nya tertidur sambil menggenggam tangan Atira tersenyum." Sungguh besar rasa sayang anda tuan " gumamnya sambil menyelimuti Gavin.

Pintu terbuka, di sana ada dokter Yudha dan Nyonya Nila serta Hendri dan Vivi mereka masuk perlahan agar Gavin tidak terbangun, Jerry mulai bercerita untuk menjawab keheranan keluarga Atira

"Tuan Gavin sangat mencintai nona, dia melakukan banyak cara agar nona selalu bersama nya, dia membuat nona terikat kontrak lagi bersama nya dan menjadikan nona sebagai sekretaris, setiap hari dia berpenampilan acak - acakkan agar nona memperhatikannya, dia tidak meminta ibu nya atau saya memakaikan dasi, Tuan Gavin memasang nya sendiri karena dia tidak bisa. Jadi sampai di kantor nona membenarkan untuknya, tiap hari minggu dia memaksa ibunya untuk membeli baju di butik nona agar dia ikut bersama ibu nya, dia selalu senang jika dapat perhatian kecil dari nona Atira ."

1
iiN
seru dan singkat
Ririn Rira: Terimakasih 🥰
total 1 replies
al-del
semoga Husnul khatimah Daniel 🤲

aku mampir Thor...🙏
silviaanugrah
10like thor, aku tunggu feedback-nya di cerita ku yaaa.
Aster
Like 🥰🥰🥰🥰🥰
Aster
Gavin 🤣🤣🤣🤣🤣
Aster
Astaga saya sampai ☺☺ dengan tingkah lucu Gavin 🤣🤣🤣🤣🤣
Aster
Guling....🤣🤣🤣🤣🤣🤦🏻‍♀️
Aster
deg deg deg....🤣🤣🤣🤣🤣
Aster
😭😭😭😭😭
Samsul Maarif
aku udah 2kali balik sinii,tapi yg like sama komen masih bisa dibilang dikitt padahal menurutku ini ceritanya baguss konflik gak serius seriuss amattt,terkesaan santuy dannn enak aja gitu bacanyaa gk beribet sama eps yg panjang lagiii,semoga aja cerita ini makin bertambaahh yg bacanya yaaa kaakk amin..
Bunga Tanjung
oh Gaviiin 😄😄
flora sweet
akoh baca ulang tpi masih aja bapperrr ma babang gafin...yaaa walaupun blom move on dri babang zef...😂😂😂😍😍😍😍😍
flora sweet
aq baca ulang....😍😍😍
Christien Atmoko
😂😂😂🤣🤣🤣
Christien Atmoko
bru awal dh bkin mewekkk thor...😭😭😭😭
Marlina Ak Rantau
therbaik thor...
nisa
ok kk critanya...
mksih 😘😘😘
zemangat trs berkarya
up up up
Ririn Rira: Terimakasih 🥰🥰🥰
total 1 replies
silviaanugrah
hai thor, 10 like mendarat utk karyamuu.
semangat up dan semoga ceritanya sukses.
aku tunggu feedback nya di karyaku ya. 😊❤
Lilah Kholilah
🤣🤣🤣🤣🤣
Lilah Kholilah
Gavin Gavin...😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!