NovelToon NovelToon
Gadis Culun Dan Psycopath

Gadis Culun Dan Psycopath

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Transmigrasi / Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:791.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Yayuk Triatmaja

Sesion Pertama : Perjalanan Cinta 3 Pria Psycopath Tamat.

Sesion Dua : Gadis Culun dan Psycopath

Sebelumnya baca sesion yang pertama, sension yang ke dua ini menceritakan setelah Karen mendonorkan organnya untuk suaminya, roh Karen masuk ke dalam gadis culun yang kondisinya sangat kritis akibat ulah teman - temannya.

David suami Karen semenjak istrinya meninggal hatinya sangat tertutup untuk wanita. Berubah menjadi lebih dingin dan kejam hanya di depan anak semata wayangnya David sangat berbeda karena David sangat menyayangi putranya melebihi dirinya sendiri.

Setelah dua tahun kemudian Karen dan David dipertemukan kembali dengan tubuh Karen yang berbeda akankah mereka tetap ditakdirkan untuk bersatu?

Ikuti novelku yang ke 10

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ronald dan Lina

Semua orang terdiam tidak ada satupun yang berbicara. Mereka sangat terkejut betapa besarnya istrinya tuan David mengorbankan dirinya demi orang yang dicintainya.

" Maafkan saya tuan." ucap salah satu dari mereka

" Maafkan saya juga tuan." ucap mereka serempak

Daka memalingkan wajahnya menatap daddynya mengeluarkan air mata kesedihan membuat Daka mengusap air mata daddynya dengan menggunakan ke dua tangan mungilnya.

cup

" Daddy, angan angis." ucap Daka sambil mengecup pipi daddynya kemudian membelai pipi daddynya sambil tersenyum.

Tindakan Daka membuat David sangat terharu dengan Daka yang sangat perduli dengan David.

cup

" Tidak Daka, daddy tidak nangis hanya mata daddy kelilipan." ucap David sambil mengecup pipi gembul Daka.

David tersenyum menatap wajah tampan anaknya yang sangat mirip dengan dirinya juga sangat menggemaskan membuat David bisa melupakan akan kesedihannya karena kehilangan istri yang sangat dicintainya sedangkan para relasi bisnis sangat terharu dengan anaknya yang sangat perduli dengan daddynya.

" Tuan muda Daka sangat pintar, menggemaskan dan mengerti kesedihan tuan David." ucap salah satu dari mereka.

" Ya benar karena itulah kehadiran anakku Daka membuat kesedihanku berkurang." ucap David yang masih memandangi anak semata wayangnya.

Seorang pelayan datang membawakan beberapa minuman anggur yang mengandung alkohol tinggi. Satu persatu mengambil di atas nampan tapi pas giliran David gelas yang berisi anggur sudah habis hingga pelayan itu memanggil temannya untuk memberikan gelas yang berisi anggur untuk diberikan ke David.

David menerima gelas yang berisi anggur dan memberikan kode ke arah Ronald dan Ronald yang mengerti kode tuan David langsung mendekatinya.

" Maaf tuan - tuan ada yang ingin kubicarakan dengan tuan David." ucap Ronald dengan penuh hormat.

David hanya menganggukkan kepalanya ke arah mereka kemudian melangkahkan kakinya dengan diikuti oleh Ronald. Setelah agak jauh dari mereka David berhenti melangkahkan kakinya begitu pula dengan Ronald.

" Ronald terimalah gelas ini dan buang isinya." ucap David

" Jangan di buang tuan, sayang minuman enak seperti itu di buang lebih baik saya meminumnya." ucap Ronald dengan mata berbinar.

" Baiklah kalau begitu, Ronald minumlah." perintah David sambil memberikan gelas yang berisi anggur.

" Baik tuan." ucap Ronald sambil menerima gelas tersebut dan meminumnya hingga habis tidak bersisa tanpa curiga sedikitpun.

David kemudian berjalan menuju ke relasi bisnis lainnya sambil diikuti oleh Ronald. David dan rekan bisnisnya berbicara tentang dunia bisnis.

Di tempat yang sama Lina selesai makan salad Lina berjalan mencari cemilan lainnya sambil mencari minuman mineral hingga seorang pelayan memberikan minuman yang berisi anggur.

" Permisi nona, silahkan minumannya." ucap pelayan dengan ramah.

" Maaf saya tidak biasa meminum minuman anggur." tolak Lina secara halus.

" Maaf nona minumannya anggur semuanya." ucap pelayan dengan ramah.

" Bolehkah saya meminta air mineral botol?" tanya Lina.

" Sebentar nona akan saya tanyakan dulu dengan kepala pelayan." ucap pelayan dengan nada sopan.

Pelayan itupun pergi meninggalkan Lina kemudian berjalan ke arah dapur setelah agak lama pelayan itu pun datang kembali sambil membawa botol minuman yang berisi air mineral.

" Maaf nona ini minuman mineralnya." ucap pelayan dengan nada masih sopan.

" Baik terima kasih." ucap Lina sambil tersenyum kemudian melihat tutup botol minuman tersebut tidak ada segelnya.

" Maaf kenapa tidak ada segelnya?" tanya Lina sambil memperlihatkan botol tersebut ke arah pelayan.

" Maaf nona, saya yang membukanya agar nona tinggal meminumnya." ucap pelayan masih dengan nada sopan.

" Baiklah." ucap Lina sambil membuka tutup botol tersebut dan langsung meminumnya tanpa curiga sedikitpun karena dirinya juga sedang haus. Lina meminumnya hingga habis tidak bersisa sedikitpun.

Lima belas menit kemudian Ronald merasakan tubuhnya terasa panas dan dia tahu kenapa seperti itu membuat Ronald mendekati tuan David dan membisikkan sesuatu.

" Tuan, ada yang sengaja memberikan obat perangs**g yang tadi aku minum." bisik Ronald sambil berusaha menahan gairahnya.

Tangan kanan David menggengam erat menahan amarah membuat David pamit dengan rekan bisnisnya dan juga berpamitan dengan tuan rumah yaitu Arnold untuk pulang ke hotel dengan alasan Daka sudah tidur.

" Lina kita pulang." perintah David ketika Lina mendekati tuan David.

" Baik tuan, Maaf tuan, tuan muda Daka sudah tidur biar saya saja yang menggendongnya." Jawab Lina sambil ke dua tangannya ingin menggendong Daka.

" Tidak usah, ayo kita pulang." tolak David dengan nada tegas sambil berjalan.

" Baik tuan." Jawab Lina

Lina dan Ronald berjalan mengikuti tuan besar David menuju ke arah luar.

" Ronald kamu bisa mengendarai mobil?" tanya David

" Bisa tuan." ucap Ronald

" Baik, kamu tidak usah membuka pintu mobil biar aku saja yang buka dan kendarai mobil dengan kecepatan tinggi agar sampai di hotel " perintah David sambil melangkahkan ke dua kakinya dengan langkah cepat.

" Baik tuan." ucap Ronald sambil melangkahkan ke dua kakinya lebih cepat mengikuti tuan besar David.

Lina yang melihat tuan David berjalan cepat begitu pula dengan Ronald membuat Lina berlari mengejarnya hingga mereka sampai di parkiran mobil dan Ronald mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi sesuai perintah tuan David.

" Kenapa terasa panas?" ucap Lina sambil menyalakan acnya.

" Iya benar sangat panas." ucap Ronald

David melirik sekilas Lina membuat dirinya menahan kesal.

" Si*l kalian berdua di beri obat perang***g siapa yang berani kurang ajar dengan kalian." ucap David dengan nada kesal.

Ronald melirik sekilas ke arah Lina begitu pula dengan Lina. Mereka berdua berusaha menahan hasratnya agar tidak melakukannya. Tidak membutuhkan waktu lama mereka sudah sampai di hotel dan masuk ke kamar masing-masing.

David meletakkan anak semata wayangnya ke ranjangnya secara perlahan kemudian sebelah kanan dan kirinya diberikan pembatas agar anaknya tidak terjatuh. Setelah selesai David keluar kamar dan langsung membuka kamar Ronald tanpa mengetuk pintu.

brak

David membuka kamar Ronald dengan paksa dan mata David membulat sempurna karena melihat Ronald hanya memakai boxer dan bersiap untuk dilepaskan.

" Ronald tahan dulu!!" teriak David

" Maaf tuan saya sudah tidak tahan." ucap Ronald sambil mendekati David.

" Stop, aku masih normal Ronald. Kamu harus bisa menahan dulu karena aku tahu caranya supaya kamu bisa terbebas dari siksaan itu." ucap David dengan nada agak tinggi.

David mengatakan itu supaya Ronald bisa menahan hasratnya. David menarik tangan Ronald keluar kamar dan Ronald hanya pasrah sambil menggigit bibirnya agar bisa menahan hasratnya yang semakin tinggi.

brak

David mendorong pintu kamar Lina dan matanya terpejam karena melihat tubuh mulus tanpa sehelai benangpun di tubuh Lina.

" Tuan... maaf saya sudah tidak tahan." ucap Lina mendekati mereka berdua.

David membalikkan badannya dan mendorong Ronald ke dalam kamar Lina.

" Lakukanlah dengan Lina Ronald dan Lina lakukanlah dengan Ronald agar efeknya segera hilang." perintah David.

Sebelum keluar David mengambil kartu akses untuk mengunci pintu kamar Lina kemudian David keluar dari kamar Lina dan menutupnya.

1
☭E.N BAYU
sedikit seran aja sebenernya ngk perlu menambahkan kata UCAP, kalok memang sudah jelas siapa yang berbicara
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
seru tor tapi alurnya bikin pusing😅
Yayuk Triatmaja: hehehe maafkan Author
total 1 replies
Vita Bayu
Luar biasa
Heny Rahayu
mimpinya terlalu tinggi nanti jatuh sakit/Joyful/
Komangparwati
👍👍👍
Bunga Matahari Matahari Bunga
lanjut semangat
Santi Rizal
suka ceritanya Thor
Isayanti Hernanur
good cerita
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
Yeni Desvita
👍👍👍
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
saya cantikkj
gimana kabarnya saudara angkatx Elisabeth n ibux?
Dwi Apriyanti
bunga rose dan bunga mawar beda ya
Venni Rahmadhani
mantap seru sedih dapat
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
Di Elva
ngapain sih cerita clarissa sama gavin harus diselipkan disini, gk penting, fokusnya tu ke elisabeth sama david..
menarik
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
fokus Ama visual si cupu ... jadi inget onye unyu is in the Hoy 🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭ada yang tau gk siapaa 🤭🤭🤭👍👍👍👍
Yayuk Triatmaja
betul sekali
Dewi bohay
sama sama salah tu, berat sama hpnya kan bisa ditunda , ngomong kek masih sibuk, banyak fakta gara gara hp anak terabaikan 😬😫
Queenby🌻
Sintinggg, ortunya Karina knp jahat sih pilih kasih gitu ga adil
Queenby🌻
Gregetan si Ronald lengah bgt bisa2nya kerekam cctv mainnya ga bersih kan kasian Lina istrinya jadi korban
Queenby🌻
Karen jangan lemah dong kalau ttp baik yg ada di jajaran terus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!