NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Yang Konyol

Kisah Cinta Yang Konyol

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: nadia

WARNING TAHAP REVISI....

kamu banyangkan dua makhluk dengan kepribadian yang bertolak belakang di persatu kan dalam sebuah ikatan cinta,

Reihan Wijaya seorang lelaki tampan, yang memiliki sifat dingin, cuek, dan pendiam, ia hanya akan berbicara ketika ia mau saja,

di pertemukan dengan gadis bernama Adisty Aurelie, seorang gadis yang hobi nya bikin ulah, gadis yang suka bikin onar di sekolahnya,

karena Reihan adalah seorang ketua OSIS jadi dengan terpaksa ia harus berurusan dengan gadis yang kelakuan nya tidak sama sekali reihan suka, bahkan bermimpi bertemu dengan gadis seperti itu saja reihan tidak mau,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26,Mengiklaskan

Setelah beberapa hari sejak kejadian di malam itu dan rupanya sampai hari ini Raihan belum terlihat sekolah padahal sebentar lagi adalah acara perpisahan OSIS di sekolah.

Para anggota yang lain pun menanyakan keberadaan Raihan, namun pada dasarnya tidak ada yang memberitahu kejadian sebenarnya pada mereka.

Max hanya bilang Raihan sakit, begitu pula dengan Adisty karena yang lainnya tau kalau akhir-akhir ini Adisty dekat dengan Raihan makannya Adisty pun ikut di tanya.

Adisty tengah berada di kantin bersama Lily, ia tengah memainkan sendotan minuman, di pikirannya saat ini hanyalah ada Raihan, ia berpikir harus berhenti sampai di sini atau melanjutkan perjuangan nya.

"Dis, kenapa si luh bengong aja dari tadi," tanya Lily ia juga heran kenapa sahabatnya melamun terus dari tadi.

"Ah pusing pala gue, " balas Adisty.

"Ke UKS kalau pusing jangan ke kantin, " jawab Lily.

"Ini pusing bukan karena sakit harus minum obat, tapi pusing karena mikirin orang, " ujar Adisty, sambil menundukkan kepalanya ke atas meja kantin.

"Mikirin siapa sih? ampe segitunya, " aneh Lily tidak biasanya Adisty memikirkan seseorang sampai segitunya, bahkan saat ada masalah dengan orang tuanya yang lumayan besar pun Adisty tidak pernah peduli, lalu sekarang siapa yang membuatnya seperti ini.

"Nanti gue cerita sama lu kalau lagi moodnya bagus, " balas Adisty, ia malas bercerita sekarang mungkin ia akan bercerita nanti saja saat ia sudah berhasil memutuskan apa yang yang harus ia lakukan.

"Pulang yuk, " ajak Adisty rupanya ia malas melanjutkan pelajaran hari ini, karena itu akan percuma saja untuknya, kalau di paksa belajar materi yang di sampaikan guru tidak akan pernah sampai ke otaknya.

Lily terlihat berpikir sejenak" Ya udah yuk, " akhirnya Lily menyetujui ajakan Adisty, karena ia juga merasa malas belajar di hari ini.

setelah mereka berhasil ke luar dari lingkungan sekolah, Adisty akhirnya mengajak Lily ke apartemen nya.

"Lu sekarang tinggal di apartemen? " tanya Lily.

Mereka ke sana menggunakan mobil Adisty, kebetulan tadi Adisty menitipkan mobilnya ke warung yang berada di sebrang sekolah nya, untuk jaga-jaga kalau ia malah belajar kan ia bisa kabur, kalau di parkiran sekolah kan di kunci gerbang nya.

Sesampainya di apartemen Adisty langsung memabaringkan tubuhnya di kasur,

"Lu ada apa sih sampai tinggal di apartemen?" tanya Lily.

"Gue di usir ama bokap, " balas Adisty santai, sambil menutup wajahnya menggunakan bantal.

"Kenapa lu sampai di usir, " kaget Lily, sambil berbalik menatap ke arah Adisty.

"Gara-gara gue clubbing mulu, padahal bokap gue juga tiap hari clubbing, mesra-mesraan lagi ama wanita lain, " balas Adisty dengan wajah yang masih ia tutupi bantal.

"Dasar yah orang tau mah, suka ngerasa paling bener aja hidupnya, padahal kan secara gak langsung dia yang buat kita kayak gini, " ucap Lily ia juga bingun pada sebagian orang tua yang suka memaksakan kehendak anaknya, kan anak juga bukan robot yang bisa ia atur sendiri harus gimana-gimananya.

"Ah udah ah pusing mau tidur gue, " ucap Adisty.

Di tempat lain Raihan tengah mengunjungi tempat peristirahatan terakhir Bulan ia membawa sebuket bunga yang ia simpan di dekat batu nisan. Ia ke sana di temani oleh Max, untuk berjaga-jaga karena ibunya Raihan tidak mengizinkan Raihan ke pemakaman sendirian.

Tak ada lagi air mata dari Raihan seperti nya ia sudah mulai mengikhlaskan kepergian Bulan saat ini, " Pulang yuk, " ajak Max, sambil menepuk pundak Raihan.

"Bulan, aku pulang dulu yah, " Raihan pun menyetujui ajakan Max untuk pulang.

"Kalau lu mau pulang duluan gak papa, soalnya gue mau pergi ke suatu tempat dulu, " sambung Raihan sambil berjalan menuju parkiran.

"Gue bakal ikut lu, nyokap lu udah nitipin lu sama gue, " balas Max.

"Ya udah, " kini mereka berdua masuk ke mobil, dan Raihan yang membawa mobilnya, hingga mereka berenti di supermarket.

"Lu mau ikut turun apa tunggu di sini? bentar doang sih gue ke supermarket nya juga, " tanya Raihan.

"Ikut aja, " mereka berdua turun dan masuk ke supermarket Max di dalam hanya memperhatikan Raihan, ia membeli makanan ringan banyak sekali untuk apa? itulah yang sekarang berkecamuk di Kepala nya.

"Lu banyak banget beli makanan mau party? " tanya Max yang sudah sangat penasaran.

"Nanti juga lu tau, " balas Raihan datar, memang kita tidak bisa berharap lebih kalau bertanya pada Raihan.

Setelah membeli makanan ringan kini Raihan kembali melanjutkan perjalanan nya, sampai mereka sampai di perumahan yang tampaknya tak pantas untuk di tempati.

Kali ini Max diam saja, ia lebih baik ikut saja dengan Raihan karena kalau ia bertanya kembali Raihan tidak akan menjawab pertanyaan itu, jadi buang-buang tenaga saja,

"Permisi, " Raihan mengetuk pintu rumah itu.

Tiba-tiba beberapa anak kecil keluar dari rumah itu membuat Max semakin kebingungan, "Kok cuman kakak sih, kak Adisty mana kak? " tanya salah satu anak di sana, pasalnya Adisty sudah beberapa hari tidak ke sana.

"Terus temen kakak yang itu siapa? " tanya yang lainnya sambil menunjuk ke arah Max.

"Itu temen kakak namanya kak Max, " balas Raihan sambil tersenyum.

"Hay kak, " sapa mereka sambil melambaikan tangan pada Max.

Max pun tersenyum ramah, "Nih ada sedikit makanan buat kalian, " Raihan memberikan keresek yang berisikan makanan ringan pada mereka.

Terpancar senyuman bahagia di wajah anak-anak itu, "Trimakasih kak, " balas mereka sambil langsung membuka dan memakan makanan yang di bawakan Raihan.

"Oh jadi buat mereka makanan itu, " akhirnya Max mengerti apa maksud Raihan tadi, ia ikut bahagia saat melihat anak-anak itu memakan makanan nya, dan tertawa ria dalam keadaan yang seperti ini, rumah yang bahkan hampir rubuh, pakaian yang sudah tidak nampak pakaian.

Max dan Raihan berada di ambang pintu menatap kegembiraan anak-anak jalanan itu, Tiba-tiba seorang perempuan paruh baya datang dari arah dapur.

"Saya pikir ada Adisty, maaf kalian siapa? " tanya perempuan itu sambil menghampiri Raihan dan Max.

"Kakak yang itu pacarnya kak Adisty mah, " ledek salah satu anak kecil sambil menunjuk Raihan, sementara Raihan nya sendiri hanya terseyum malu.

"Ih kamu tuh gimana sih, " ucap perempuan itu.

"Gak papa tante emang nya pacarnya kok, " goda Max sambil menatap dan mengangkat alisnya ke arah Raihan.

"Kalian mau masuk dulu? " tanya perempuan itu.

"Gak usah kita pamit dulu aja yah, soalnya udah mulai sore, " pamit Raihan.

"Makasih yah udah datang ke sini, " balas perempuan paruh baya itu.

Kini Raihan dan Max kembali naik ke mobilnya dan pergi menuju jalan pulang, " Kok gue jadi ke inget Adisty, " ucap Raihan, ia teringat keadaan Adisty sekarang Raihan mulai sadar dan kembali peduli pada Adisty.

"Mau ke rumahnya? " tanya Max,l.

"Nanti malam aja deh, sekalian dinner, " akhirnya Raihan akan mengajak Adisty untuk makan malam sekalian minta maaf, untuk beberapa hari ini ia mencuekan Adisty, bahkan ia sudah tidak bertemu dengan Adisty setelah malam kejadian itu.

1
Rukiahmentoh
iya dia itu siapa ya apa pcr nya ray yg sdh tiada thor
Astri Ashie
lahh adisty begok bgt,
aku mah mending milig gerry lah
Alit Safitri
bikin part 2nya dong thor pas pada punya anak
Tarmi Yuliyanti
aku tu kok sebel ya kalau perempuan terlalu mencintai cowok si rehan itu agak jahat juga
Ikhwansyah Annaafi
Cerita Reihan sebagai ketua OSIS Sedang Suka ama Adiristy Kls 10
Widya Iskandar
Raihan gaje😒😒😒😒
Widya Iskandar
dr awal ceritamu tour bnya teka teki
tentang 😒😒
kehidupan Adisty
dan
masa lalu Raihan
🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔
Ciam Cia Wen
Gw Yakin Si Kelvin Uda Punya Pacar Atau Istri..Mana Mungkin Tinggal Seatap Di Amerika Kelvin Ga Nafsu Sama Adisty. Mana Ada Cowok Nolak Bangkai. Kayaknya Dia Cuma Manfaatin Adisty Buat Mengambil Harta Keluarga Adisty Az Biar Lbh Gampang Klo Uda Nikah Sama Adisty Otomatis Hartanya Jatuh Ke Tangan Kelvin.
🌷- flower k
aku yg jomblo trs baca novel ini huh.. pen punya pacar tp aku punya nya crush
🌷- flower k
huuh jujur pas baca judul episode nya ketar ketir pas dikira adisty yg mau meninggal ternyata bulan
🌷- flower k
gw kok malah dukung geri ya? gw berpikir reyhan playboy karna dia harus bisa milih antara adisty atau bulan
Idan Cedan
Betul pa kta Kelvin
Khaira Fazila Putri
Adistya kyk anak kecil pikiran nya dikit 2 minta putus
Khaira Fazila Putri
Adistya kyk anak kecil pikiran nya dikit 2 minta putus
Ni Nyoman Sudiani
lanjut thor
Ay'Fa JHutex
jngn jngan max ma andra nih
Natasya Syahda Nabila
thor saya saranin mending pake kata gua elu aja,jangan di campur campur,tadi ada aku kamu,sekarang gua elu kan jadi rada gk enak,tapi cerita nya seru kok,semngat 💪💪
Siti Muzayana
adisti kan kaya tuh,kenapa gak di buatkan rumah singgah aja nuat anak jalanan 😅
kcandra
kalau jadi Adisty mending cari cowo lain aja thuor
kcandra
knp GK Gerry aja yg mati,,, pengen tau aja lw bulan ttp hidup Raihan pilih siapa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!