NovelToon NovelToon
Lovely Rain, Sweet Heart

Lovely Rain, Sweet Heart

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Romansa Fantasi / Idola sekolah
Popularitas:587
Nilai: 5
Nama Author: Liana29

Diantha dan Althaf saling mengenal dan menjadi sahabat di bangku SMA..
di sekolah, mereka benar benar tidak terpisahkan, bahkan satu sekolah mengira mereka pacaran.
sebenarnya mereka sama sama memiliki perasaan cinta, hanya saja , mereka sepakat untuk selalu menjadi sahabat dan tidak akan pernah pacaran, agar persahabatan mereka langgeng..
Sayangnya Diantha tidak sanggup untuk menahan perasaannya lagi hingga membuat jarak di antara meraka..
bagaimana kisah Diantha dan Althaf dalam cinta yang rumit dan persahabatan yang ingin di jaga..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Liana29, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Serba Salah

Po Althaf..

Aku menatap langit-langit kamarku yang gelap..

Layar ponsel di genggamanku sudah mati sejak tadi, tapi bayangan kejadian dua hari lalu di samping laboratorium sekolah masih tergambar sangat jelas di kepala.

Waktu itu, Kak Reyhan menarik lenganku kasar, membawaku ke lorong sepi yang jarang dilewati orang. Wajahnya yang biasanya santai dan penuh tawa berganti raut frustrasi yang belum pernah kulihat sebelumnya..

Cengkeramannya di bahuku terasa begitu kuat saat ia menatap tepat ke mataku.

"Thaf, gue mau nanya jujur sama lo," suaranya menekan, menuntut jawaban.

"Lo beneran temen gue, kan? Kita udah tetanggaan dari kecil, main bareng dari zaman masih ingusan. Tapi kenapa rasanya lo kayak setengah hati bantu gue?"

Dadaku seketika bergemuruh hebat. Rasanya seperti ada batu besar yang mendadak menindih pernapasanku. "Maksud Kak Rey gimana?" tanyaku, berpura-pura tidak mengerti meski dadaku sudah berdebar liar..

"Diantha, Thaf! Tiga bulan gue usaha, tapi hasilnya nol besar!" Kak Reyhan mengacak rambutnya frustrasi, lalu kembali menatapku penuh harap—sekaligus tuntutan. "Lo kan paling dekat sama dia di kelas. Gue mau lo gencar ngebujuk Diantha. Buat dia mau nerima kehadiran gue di hari-harinya. Bicarain hal-hal bagus tentang gue di depan dia. Bikin dia mau buka hati!" titahnya..

Ia memegang kedua bahuku makin erat. "Tolongin gue, Thaf... gue beneran sayang sama Diantha. Gue mau dia jadi pacar gue. Dan cuma lo yang bisa bantu gue mewujudkan itu."

Kata-kata Kak Reyhan malam itu seperti menghantam dadaku tanpa ampun.

Dia tidak tahu... dia sama sekali tidak tahu kalau gadis yang sedang ia perjuangkan mati-matian itu adalah gadis yang sama yang selalu membuat jantungku berdebar tak karuan..

Gadis yang selalu ingin kujaga senyumnya. Gadis yang tiap sore duduk di sampingku di teras rumah Sari, membagi es cokelat dan tawa bersamaku. Aku mencintai Diantha. Sangat. Aku ingin dialah yang kelak menggandeng tanganku.

Tapi bagaimana bisa aku bersaing secara terbuka dengan Kak Reyhan?

Dia bukan sekadar orang asing. Dia tetanggaku, teman masa kecilku, orang yang selalu ada di sekitarku sejak aku masih kecil. Mempertanyakan "kesetiakawanan" di antara kami adalah senjata paling ampuh yang membuatku benar-benar mati langkah. Aku terjepit di antara perasaan cintaku pada Diantha dan rasa bersalah pada persahabatanku dengan Kak Reyhan..

Dalam kekacauan dan ketakutanku akan merusak hubungan yang sudah terjalin bertahun-tahun, aku akhirnya mengangguk. Aku mengiyakan permintaannya. Sebuah kata "iya" yang rasanya melukai batinku sendiri..

Puncaknya terjadi sore tadi di teras rumah Sari.

Saat Sari mulai membujuk Diantha untuk memberi kesempatan pada Kak Reyhan, aku melihat Diantha hendak menolak seperti biasa. Pada detik itu, dadaku rasanya terbakar cemburu. Aku ingin berteriak, "Jangan, Tha! Nggak usah kasih kesempatan sama siapa pun!"

Tapi bayangan wajah Kak Reyhan dan desakannya soal 'kesetiakawanan' mendadak membayangi pikiranku. Aku merasa serba salah. Aku merasa menjadi teman yang jahat jika menahan Diantha untuk dirinya..

Maka, dengan dada yang terasa sesak dan hancur berkeping-keping, aku memaksakan suaraku keluar. Aku memasang wajah sedatar mungkin, menutupi seluruh kehancuran di dalam diriku.

"Kamu coba aja dulu, Tha... kalau memang kamu nggak nyaman, setidaknya kamu udah kasih kesempatan sama Kak Reyhan."

Aku bisa melihat dengan jelas bagaimana binar di mata Diantha mendadak padam saat mendengar ucapanku. Tatapan hangat yang biasanya ia berikan padaku berganti menjadi tatapan dingin dan kekecewaan yang sangat dalam. Dan ketika ia menjawab "Oke, aku bakal coba," aku sadar... aku baru saja menghancurkan harapanku sendiri.

Malam ini, di dalam kamarku yang sunyi, aku memegangi kepalaku yang terasa mau pecah. Aku berhasil menjadi 'teman yang baik' untuk Kak Reyhan. Tapi aku baru saja mendorong gadis yang paling kucintai... tepat ke pelukan orang lain..

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!