NovelToon NovelToon
Husband From Hell (Suami Dari Neraka)

Husband From Hell (Suami Dari Neraka)

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 5
Nama Author: Nyonya Park

Awalnya kisah cinta Natalie dan Nicholas terlihat begitu sempurna. Gadis cantik menikah dengan CEO muda yang tampan.

Tapi siapa sangka? setelah mereka menikah, indahnya cinta berubah menjadi neraka dunia, neraka bagi Natalie.

Kisah ini rumit, hanya segelintir orang yang bertahan hingga akhir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nyonya Park, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Amarah Kevin

Pagi hari sekali Natalie sudah memilih untuk berangkat kerja. Meskipun keadaan hatinya sedang dalam keadaan yang tidak baik-baik saja, tapi dia lebih memilih kantor untuk sedikit menepis rasa sedihnya, daripada di rumah saja, justru itu akan semakin membuat lukanya semakin mendalam karena kejadian semalam.

"Nat, are you okay?" Eliza memiringkan wajahnya, melihat wajah Natalie yang terlihat sangat pucat.

Kevin yang sedari tadi diam, ikut melirik ke arah Natalie. Dia melihat wajah Natalie memang benar-benar sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja.

Apa Nicholas kembali menyakitinya?

"Aku gpp, Liz." Natalie kembali merapikan beberapa dokumennya.

BUGH

Beberapa dokumen Natalie berjatuhan dan berceceran karena tangan Natalie terlalu lemah saat mengangkatnya. Eliza yang melihatnya langsung membantu sahabtanya itu.

"Gak usah,Liz. Aku bisa sendiri kok. "Cegah Natalie, namun tubuhnya benar-benar tidak bisa dibawa berbohong. Kepalanya mendadak pusing dan pandangannya sedikit kabur saat ia berusaha jongkok untuk membantu Eliza. Semalaman suntuk ia tidak bisa tidur dan terus menangis karena memikirkan suaminya. Alhasil ia memilih duduk dan membiarkan Eliza yang membereskannya.

"Ikut aku sekarang, Nat! aku yakin kamu gak baik-baik aja."

Setelah selesai merapikan dokumen, Eliza langsung menarik tangan Natalie masuk ke sebuah ruangan kesehatan di kantor itu.

"Liz, aku gpp, beneran." Natalie terus berusaha meyakinkan Eliza agar tidak mengkhawatirkannya.

Tak menggubris, Eliza langsung meminta Natalie duduk di sofa yang disediakan di ruangan itu.

"Diam dan duduk disini!" Perintah Eliza. Setelah itu dia langsung menghubungi seorang pelayan kesehatan untuk datang dan memeriksa keadaan Natalie, namun dari hasil pemeriksaan ternyata hasilnya Natalie hanya mengalami kelelahan. Tak ada penyakit yang bersarang di dalam tubuh wanita itu, dan itu membuat Eliza bingung. Apa yang sebenarnya terjadi dengan sahabatnya itu. Ini tak seperti biasanya.

"Nat, sebenarnya ada apa sih sama kamu?" Eliza mulai mengintrogasi Natalie. Dia sebenarnya sudah tidak tahan melihat sikap sahabatnya itu semenjak menikah dengan Nicholas. Harusnya Natalie bahagia, tapi kenapa ini malah kebalikannya. Eliza kerap kali melihat wajah murung pada Natalie.

Natalie menundukkan kepalanya. Sejujurnya dia tak ingin menceritakan masalah pribadinya kepada siapapun, termasuk sahabantnya, Eliza.

"Nat, lihat aku!" Eliza menarik dagu Natalie, "aku ini sahabatmu!" ucapnya dengan nada penuh penekanan, "kalau ada sesuatu cerita sama aku, Nat. Siapa tahu aku bisa bantu kamu kan? ... bukankah itu gunanya sebuah persahabatan?"

Tak ada jawaban dari Natalie, dia malah menitikkan air matanya, membuat Eliza semakin bingung dibuatnya.

"Nat, arghhhhh." Eliza membanting tangannya kesal. Natalie selalu saja menutupi masalahnya.

Bukan hanya ada mereka di ruangan itu. Diam-diam Kevin mengendap masuk ke ruangan itu untuk mencari informasi apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan Natalie dengan berpura-pura mencari obat sakit kepala.

"Oke, kalau kamu emang tetep gak mau cerita sama aku, gpp." Eliza meraih ponsel miliknya di samping Natalie, "mungkin selama ini cuma aku yang nganggap kamu sahabat."

Eliza terlihat menitikan air matanya, dan Natalie bisa melihat itu saat Eliza berusaha menyekanya. Eliza benar-benar kecewa karena Natalie tidak pernah mau terbuka dengannya. Dia memilih keluar dari ruangan itu daripada harus menemani orang yang tidak pernah menghargainya sebagai sahabat.

"Eliza," panggil Natalie saat melihat Eliza mulai pergi meninggalkannya.

Langkah Eliza terhenti. Dia berusaha mengatur nafas dan emosinya agar kembali stabil.

Melihat Eliza terhenti, Natalie langsung berdiri dari sofa dan memeluk tubuh Eliza dari belakang sambil terisak. "Jangan pergi, Liz. Aku gak punya siapa-siapa disini. Jangan tinggalin aku!"

Beberapa detik Eliza terdiam dan membiarkan Natalie terisak sambil memeluknya.

"Aku minta maaf, Liz. Aku salah. Iya, harusnya aku menceritakan ini padamu sejak awal."

Eliza yang mendengar ketulusan Natalie langsung membalikkan tubuhnya dan balik memeluk Natalie dengan penuh kehangatan. "Aku gak bakalan ninggalin kamu, Nat. Gak akan. Tapi tolong anggap aku sebagai sahabatmu! aku bisa menjadi tempat mu untuk bersandar kalau kau butuh sandaran. Aku bisa menjadi pendengar setiamu kalau kau ingin menumpahkan keluh kesahmu."

Natalie mengangguk dalam pelukan Eliza. Beberapa detik kemudian mereka melepas pelukannya dan kembali ke sofa untuk mulai mendengarkan penjelasan Natalie.

"Jadi sebenarnya ada apa denganmu selama ini, Nat?"

Natalie memejamkan matanya. Akankah dia benar-benar menceritakan kejadian sebenarnya antara dirinya dengan Nicholas.

Flashback On

Plak (Sebuah tamparan mendarat di pipi Natalie)

"Jangan menyentuhku!" Nicholas memekik.

Flashback Off

"Nat,"

Panggilan Eliza membuat Natalie tersadar dari lamunannya. Setetes air mata kembali luruh dari pelupuk matanya.

"Nicholas_"

Ucapannya terjeda, mengingat dan menyebutkan nama laki-laki itu membuat Natalie tak kuasa menahan sesak di dadanya.

"Nat, Nicholas kenapa?" Eliza mulai panik. Ternyata kecurigannya selama ini benar. Natalie, sahabatnya itu sedang mengalami masalah dengan suaminya.

Dibalik tirai pemisah antara tempat dimana Natalie dan Eliza berada, Kevin mendengarkan setiap kata yang keluar dari pembicaraan keduanya. Apalagi setelah mendengar Natalie menyebutkan nama laki-laki baj*ngan itu, emosional Kevin semakin menggebu-gebu. Dia yakin Nicholas telah melakukan sesuatu yang melukai hati wanita yang sangat dicintainya itu.

Awas saja kalau Nicholas benar-benar menyakiti Natalie lagi.

"Nat, kenapa?" Eliza mulai tak sabar, "apa dia selingkuh?"

Natalie menggelengkan kepalanya.

"Terus kenapa?"

"Dia," Ucapan Natlie kembali terputus membuat Eliza makin penasaran, "dia mulai bermain tangan padaku."

"Hah?"

Eliza membulatkan matanya tak percaya. Benarkah laki-laki yang selalu bersikap romantis sewaktu pacaran itu bisa bermain tangan bahkan disaat usia pernikahan mereka yang baru seumur jagung itu.

Setelah menjelaskan kejadian yang sebenarnya, Natalie tak kuasa menahan air mata yang sejak tadi ia tahan-tahan. Semuanya tumpah begitu saja. Terlebih saat Eliza kembali memeluknya dan berusaha memberikan kekuatan kepadanya.

Tak ingin bertanya apa alasan Nicholas berbuat demikian, Eliza memilih memberikan kekuatan agar Natalie berusaha sabar. Mungkin setelah keadaan Natalie membaik, Eliza baru akan mempertanyakan penyebab pertengkaran keduanya.

"Bangs*t." Dibalik tirai, Kevin mengepalkan tangan dan mengeratkan giginya. Ingin rasanya dia membunuh laki-laki bernama Nicholas itu saat ini juga. Berani sekali dia melakukan itu pada Natalie. Kevin bersumpah demi apapun dia akan membuat Nicholas menyesali perbuatannya itu.

Tak ingin mendengarkan lebih banyak lagi mengenai sakit hati Natalie, Kevin memilih keluar dari tempat itu. Amarahnya benar-benar sudah di ubun-ubun. Dia harus segera meredakannya dengan mencari air untuk menyiram kepalanya.

Kevin melihat wajahnya di depan cermin yang sudah basah dengan basuhan air.

"Kau harus membalasnya kepar*t." Murka Kevin yang diikuti dengan tinjuan tangannya di cermin itu.

"Arghh." Setetes darah mulai menetes dari jari tangan Kevin. Tapi dia tak menggubrisnya karena rasa sakit hati dalam hatinya pada laki-laki  bernama Nicholas saat ini lebih dalam karena telah membuat wanita yang sangat dicintainya itu terluka.

1
Nani Desmiwati
Keren
Friensa
sudah nangkring syantik di season 2.. g di up lagi nih thor PCTnya 😭..
Friensa
Luar biasa
Esther Nelwan
aku kasih vote sepertinya ceritanya bagus..
neha aydina
ok
bunga cinta
alurnya bagus
Farrel Hikaru
sedih banget ka akhirnya no hpy ending😭😭😭😭
walang kaes: terimakasih trus ikuti kisah karya ku salam sehat
total 1 replies
YaNaa Putra Umagap
memvonis...
Cahaya yani
knp q bca novel ni mlh deg deg an ters yaa
Mhila Amhilawhaty
murahan juga yea Natalie
Mhila Amhilawhaty
lebih baik mmng tamat,,,jln ceritanya bagus SHI cmn karakter nya Natalie,yg jelek,,trllu tdk masuk akal.ceritany mudah di teba
Mhila Amhilawhaty
semoga Nicolas mati,,,bukan Krn dia jahat tpw tdk cocok Natalie sm Nicolas
Mhila Amhilawhaty
walaupun Jenifer hayat tpw karakter nya bagus tegas,, sedangkan Natalie,,trlltdk masuk karakter nya
Mhila Amhilawhaty
cerita tdk masuk akal
Mhila Amhilawhaty
tdk trllau masuk akan sipatnya natali
Mhila Amhilawhaty
Natali bodoh,murahangampagn
Mhila Amhilawhaty
karakter yg paling jelek di sinih natali
Mhila Amhilawhaty
murahannya natali
Mhila Amhilawhaty
Natali tdk punya pendirian
Mhila Amhilawhaty
sekalipun di perkosa ttp ajh,,mau meffkan dasar wanita,,gampagan,,, jelek karakter nya Natali...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!