Setelah menyelesaikan tugasnya Nungky kembali ke rumahnya, namun setelah kejadian itu membuat sesuatu merubah hatinya.
Haruskah dia memperjuangkan cintanya kepada orang yang bahkan tidak pernah mengenal cinta?
Atau haruskah dia melupakan cintanya lagi sama. seperti yang dia lakukan kepada Awan?
NB: Ini Lanjutan dari Kepentok Cinta Nungky, jadi kalau bingung silahkan baca novel itu terlebih dahulu 🤭🤭
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vinoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kembaran Nungky
"Kamu siapa kok mirip Raisa?" Tanya Nungky menatap wanita cantik di depannya dengan kening berkerut.
Wajah wanita cantik itu begitu mirip dengan si penyanyi cantik yang selalu dipuja oleh orang-orang, dia juga memerhatikan pria di samping si wanita yang juga sangat mirip dengan suami penyanyi papan atas itu. nungky bingung rasanya tidak mungkin dia bisa bertemu artis seperti mereka di restoran.
"Menurut kamu aku siapa?" Ucap Si wanita cantik balik bertanya.
Nungky terlihat berpikir sambil mengetuk-ngetukkan jarinya di atas dagu, kemudian dia beranjak dari kursinya untuk bisa lebih leluasa menilai penampilan keduanya."Mirip sama Raisa" Gumamnya pelan, dia menyentuh rambut si wanita dan menciumnya, matanya melebar saat mencium aroma yang begitu wangi tidak seperti rambutnya yang bahkan bisa membuat orang pingsan di tempat.
"Kenapa kamu mencium rambutku?" Tanya si wanita menatap Nungky dengan bingung, dia beringsut mundur sambil menggandeng tangan pria disampingnya yang hanya tersenyum melihat tingkah Nungky yang membuat istrinya itu ketakutan.
"Aku tahu kamu pasti Raisa KW kan hayo ngaku, aku tahu kamu pasti operasi plastik biar mirip sama Raisa" Ucap Nungky akhirnya, dia menolak percaya jika wanita di depannya itu adalah sang penyanyi terkenal yang selalu dia bandingkan dengan dirinya sendiri.
"Tapi kalau menurut aku dia Raisa beneran deh Kak Ky!" Chika kit bersuara sambil memandang kedua orang di depannya itu.
"Sok tahu kamu Chik mana ada Raisa disini, sudahlah aku yakin dia itu cuma mirip" Ucap Nungky keras kepala.
"Sayang sepertinya kamu kurang meyakinkan sampai dianggap kamu peniru dirimu sendiri" Ucap si Pria menatap istrinya sambil terkekeh geli.
Si wanita ikut tersenyum kemudian dia menoleh menatap Nungky dan Chika."Hallo perkenalkan aku Raisa dan ya aku asli bukan peniru seperti yang kamu katakan" Ucapnya memperkenalkan diri dengan ramah.
"Itu benar dia memang Raisa istriku, dan aku pastikan dia itu asli bukan tiruan jika tidak aku tidak mungkin ada disini bersamanya" Ucap si Pria yang ternyata adalah suami dari Raisa yaitu Hamish Daud.
"Ra-Raisa?" Ucap Nungky pelan dengan mulut yang bergetar, dia merasakan tangannya mendadak dingin disertai dengan susah bernapas, Apalagi saat dua artis tersebut mengangguk sambil tersenyum padanya."Jadi kalian beneran Raisa sama Abang Mimisan?" Tanyanya lagi memastikan untuk kesekian kalinya.
"Benar aku Raisa dan dia suamiku Bang Hamis bukan Mimisan" Ucap Raisa menjawab pertanyaan Nungky.
"Raisa!" Pekik Nungky heboh sambil memeluk wanita cantik itu, beruntung Raisa cukup baik sehingga dia tidak berteriak minta tolong saat Nungky memeluknya dengan tiba-tiba.
Melihat itu Ricko hanya bisa tersenyum melihat Nungky yang terlihat begitu bahagia bertemu dengan idolanya, dia melihat sekeliling mencari sosok Chika yang menghilang setelah meminta kunci mobilnya."kemana bocah itu, apa dia kabur membawa mobilku?" Gumamnya, namun sedetik kemudian dia bernapas lega saat melihat Chika kembali sambil menenteng kresek.
"Hallo Raisa kenalkan aku Nungky si Cantik Paripurna orang-orang biasa memanggilku dengan sebutan Raisa, maklum suara dan wajah kita mirip sama-sama cantik soalnya" Ucap Nungky sambil tersenyum dengan pipi merona merah saat mengatakan fitnah yang begitu kejam untuk seorang Raisa.
"Benarkah, tapi kurasa wajah kita tidak begitu mirip, ah tapi kamu memang cantik dan imut sih!" Ucap Raisa berusaha untuk tetap bersopan santun.
"Mirip kok coba aja kita foto bareng pasti kelihatan miripnya!" Ucap Nungky mengajak Raisa untuk berfoto bersama."Abang Kerokan fotoin kita dong yang bagus ya Bang, ntar kalau difoto Raisa kelihatan jelek kan kasihan kalau dia kalah cantik sama aku" Ucap Nungky meminta Ricko untuk memotret dirinya dan Raisa.
"Kamu itu lucu sekali, aku yakin pasti banyak yang memuja dan berusaha mendapatkan kamu Nungky, dan aku juga senang bisa bertemu denganmu malam ini, aku bangga karena memiliki kembaran sepertimu!" Puji. Raisa yang tentu saja membuat Nungky merasa berada di atas awan karena Raisa sendiri memuji dan mengakui kemiripan mereka.
"Sudah pasti saudaraku sebangsa dan setanah air bisa mirip denganku memang merupakan sebuah kehormatan" Ucap Nungky dengan percaya dirinya membuat Raisa dan Hamish terkekeh melihat kelucuannya.
"Maaf dia habis obat jadi suka ngomong hal yang aneh, tolong dimaklumi" Ucap Ricko kepada Raisa yang menjawabnya dengan senyuman ramah.
Akhirnya Nungky pun mengambil beberapa foto antara dirinya dan juga Raisa, dia juga mengambil foto bersama Hamish Daud bersama Chika yang juga tidak mau kalah dan ikut berfoto bersama mereka, sedangkan Ricko dan hanya Ikut berfoto sekali itupun karena Nungky memaksanya dan menyuruh seorang pelayan untuk memotret mereka semua.
Chika mencolek lengan Pria tampan yang memiliki wajah blasteran itu hingga si pria menunduk menatap-nya."Kenapa manis ada yang bisa aku bantu?" Tanyanya sambil tersenyum ramah dan juga menundukkan kepalanya.
"Om Tampan boleh minta tanda tangannya gak sama Raisa juga tapi?" Tanya Chika dengan senyuman polosnya yang membuat seorang Hamish dan Raisa tertipu dan langsung mengiyakan permintaan gadis licik tersebut.
"Tentu manis, kami akan memberikan tanda tangan kami iyakan Sayang?" Ucap Hamish sambil menoleh menatap istrinya meminta persetujuan.
"Ah iya boleh kenapa tidak" Ucap Raisa tersenyum ramah sambil mengacak rambut Chika dengan gemas."Kamu cantik dan imut sekali" Ucapnya memuji Chika yang hanya tersenyum menanggapi pujian tersebut.
Setelah mendapat persetujuan Chika pun menyuruh pasangan suami istri tersebut untuk menandatangani semua barang yang sudah dia bawa, mulai dari bungkus kacang, toples kue, kotak tisu dll, yang tentu saja dia ambil dari mobil Ricko.
"Dasar Si Chika licik banget, aku yakin banget tuh Bang si Chika mau jual semuanya!" Bisik Nungky kepada Ricko.
"Bagus, berarti dia memang pandai memanfaatkan situasi" Ucap Ricko yang malah memuji kelakuan Chika.
"Kayak aku ya Bang pandai memanfaatkan situasi, dulu Abang benci sama aku sekarang malah ngejar-ngejar!" Ucap Nungky pelan sambil tersenyum membuat Ricko jadi salah tingkah.
"Tidak siapa yang bilang" Sangkal Ricko masih bersikeras untuk tidak mengakui hal yang bisa dipastikan benar itu.
"Tidak ada yang bilang, itu cuma perasaanku yang mengatakan kalau kita mungkin berjodoh" Ucap Nungky yang tanpa sadar diamini oleh Ricko dalam hati.
"Makasih ya Kak Raisa sama Abang Mimisan sudah meluangkan waktu untuk kita bertiga" Ucap Nungky berterima kasih.
"Tidak apa lagipula kami kebetulan sedang ada disini jadi kenapa tidak, oh iya kenapa kami memanggil suamiku Bang Mimisan setahuku dia tidak pernah mimisan?' Ucap Raisa menanyakan hal yang membuatnya penasaran.
"Oh itu masa gak tahu sih, ituloh kan Abang Hamish itu kelewat ganteng sampai-sampai kalau ketemu di jalan bagi sa bikin cewek pada mimisan berjamaah" Ucap Nungky menjelaskan sambil cengengesan, Raisa dan Hamish hanya tersenyum geli setelah mengetahui maksud dari kata-kata yang dilontarkan Nungky.
Selesai makan dan berpisah dengan Raisa dan Hamish, Nungky dan yang lain pun keluar restoran dan bersiap untuk pulang, malam itu waktu berlalu begitu cepat dan mereka tidak menyangka akan mendapatkan kejutan manis yaitu bisa bertemu dengan pasangan suami istri yang fenomenal itu.
Saat menuju keluar Restoran Chika menghampiri meja dimana beberapa orang tengah duduk disana sambil mengobrol."Misi kakak-kakak cantik dan Ganteng mau beli barang-barangku gak, semuanya ada tanda tangan Raisa sama Abang Hamish loh dijamin gak bakal nyesel, kalau mau satu barang lima ratus ribu kalau beli dua aku kasih diskon jadi delapan ratus ribu!" Ucap Chika panjang lebar menjajakan dagangannya.
Sontak semua orang yang berada di Restoran langsung mengerubungi Chika untuk membeli barang edisi terbatas tersebut, apalagi karena Raisa dan Hamish sudah lama pergi karena mendapat telepon mendadak yang membuat keduanya harus bergegas kembali pulang. Jadi para pengunjung restoran tersebut tidak bisa untuk meminta tanda tangan langsung pada kedua idola mereka.
"Alhamdulillah laris manis" Ucap Chika tersenyum senang karena barang dagangannya laris manis Sampai habis terjual semua, dia menoleh menatap Ricko dan Nungky yang sedari tadi menunggunya."Ayo semua kita pulang!" Ucapnya lagi dengan riang tanpa beban sedikitpun.
"Astaghfirullah ini anak minta ditendang apa ya, Bang kalau kita punya anak Jangan sampai kayak Chika ya cukup mirip sama aku saja" Ucap Nungky saat dia dan Ricko tengah berjalan berdampingan di belakang Chika.
"Terserah!" Jawab Ricko dengan dingin dan memilih untuk mempercepat langkah kakinya.
"Aduh Abang kerokan malu-malu terus kapan jadiannya coba kalau gitu" Ucap Nungky terkekeh geli sambil berjalan menyusul Ricko.
_____
Masih ada satu part lagi pas Ricko nganterin Nungky tapi aku Up besok ya😍😍😍
JANGAN lupa like n komen ya Vote bagi yang mau 😁😁😁😁
Baca juga
Pacar Mafiaku karya Alusha Veyya
Purpose dan I Love You, Oom karya Kikan
Word secret karya Daru
Salam Gesrek
othor cantik Paripurna