NovelToon NovelToon
Dendam Ratu Abadi

Dendam Ratu Abadi

Status: tamat
Genre:Ilmu Kanuragan / Dikelilingi wanita cantik / Poligami / Epik Petualangan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Dendam Kesumat / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:91.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rudi Hendrik

Lama mengasingkan diri di Pulau Kesepian membuat Pendekar Tanpa Nyawa tidak tenang. Sebagai legenda tokoh aliran hitam sakti, membuatnya rindu melakukan kejahatan besar di Tanah Jawi.

Karena itulah dia mengangkat budak perempuannya yang bernama Aninda Serunai sebagai murid dan menjadikannya sakti pilih tanding. Racun Mimpi Buruk yang diberikan kepada Aninda membuatnya tidak akan mengenal kematian. Dia pun diberi gelar Ratu Abadi.

Satu-satunya orang yang pernah mengalahkan Pendekar Tanpa Nyawa adalah Prabu Dira Pratakarsa Diwana alias Joko Tenang tanpa melalui pertarungan. Karena itulah, target pertama dari kejahatan yang ingin Pendekar Tanpa Nyawa lakukan melalui tangan Aninda adalah menghancurkan Prabu Dira.

Aninda kemudian membangun kekuatan dengan menaklukkan sejumlah pendekar sakti dan menjadikannya anak buah.

Mampukah Aninda Serunai menghadapi Prabu Dira yang sakti mandraguna? Temukan jawabannya di Sanggana 8 yang berjudul "Dendam Ratu Abadi".

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rudi Hendrik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Raab 26: Menang Bawa Petaka

*Ratu Abadi (Raab)* 

 

Lantaran tidak mau bernasib sama seperti adiknya, Aji Ronggoloyo bertarung dengan serius melawan Mila Kemangi dan kedua adik seperguruannya.

Pertarungan berlangsung sengit karena Aji Ronggoloyo yang levelnya memang lebih tinggi harus meladeni tiga wanita.

Belajar dari pertarungan Ulis dan dua saudara perguruan saat melawan Adi Ronggoloyo, Mila Kemangi dan kedua adik seperguruannya mencoba strategi berbeda.

Perguruan Jarum Gadis memiliki ilmu Layangan Jarum. Ulis juga menguasai ilmu itu, tetapi belum sempat menggunakannya.

Setelah tidak mampu melumpuhkan Aji Ronggoloyo dengan pertarungan jarak dekat, Mila Kemangi dan kedua adik seperguruannya memilih pertarungan jarak jauh. Mereka bertiga menerbangkan jarum sinar hijau. Namun, gerakannya tidak seperti jarum yang melesat, tetapi seperti jarum yang terbang dan bisa berbelok, naik atau meluncur ke bawah. Itulah yang namanya Layangan Jarum.

Meski tidak terlihat ada benangnya, tetapi gerakan tangan ketiga wanita itu seperti sedang menarik benang yang tidak tampak dan mengatur arah gerakan jarum sinar hijau itu.

Ketika jarum-jarum itu digunakan untuk menyerang, dia bisa ditarik mundur lalu menyerang lagi.

Serangan keroyokan itu membuat Aji Ronggoloyo bekerja keras dan cepat dalam bertahan. Namun untungnya, Aji Ronggoloyo memiliki ilmu Tangan Baja Palsu.

Ilmu itu membuat kedua tangan Aji Ronggoloyo menjadi keras sekeras baja. Selain menghindari serangan jarum, Aji Ronggoloyo juga berani menangkis. Meski jarum-jarum itu tidak bisa menembus kulit tangan Aji, tetapi setiap jarum sinar hijau itu ditangkis memberi rasa gigitan semut api pada kulit tangan Aji. Jadi, setiap menangkis melindungi anggota tubuhnya yang lain, Aji Ronggoloyo mengerenyit tanpa suara.

“Mana lucunya, Aji Sombong?!” teriak Anak Pengemis memprovokasi.

“Diam kau, Dekil!” hardik Aji Ronggoloyo.

“Bibirku hanya bisa diam oleh bibir seorang perempuan! Hahaha! Haakk!” teriak Anak Pengemis yang duduk bersila di rumput seperti sedang menonton layar tancap. Dia tertawa, tapi kemudian menjerit kaget sambil terlompat berdiri ke samping.

Anak Pengemis yang sudah tua itu terkejut bukan main saat di samping kepalanya muncul kepala ular hijau yang kemudian meliuk ke depan wajahnya, seolah-olah ingin menciumnya. Itu adalah ular milik Pandan Duri alias Siluman Ular Hijau.

“Hihihik…!” tawa Pandan Duri terkikik-kikik.

“Hahahak…!” tawa pendekar lainnya yang melihat keusilan pendekar wanita berlemak itu.

“Perempuan Ular sialan!” maki Pengemis Anak.

“Hihihi…!” Pandan Duri masih tertawa berkepanjangan.

Kembali ke panggung pertarungan.

Setelah bertahan agak lama dari gempuran tiga jarum sinar hijau, Aji Ronggoloyo lalu mengubah pertarungannya yang monoton.

“Hanya seperti ini kehebatan murid Pejarum Gadis?” koar Aji Ronggoloyo, mulai kembali sombong setelah berhasil membuat ilmu Layangan Jarum tidak berguna. Dia menyebut guru besar Perguruan Jarum Gadis yang berjuluk Pejarum Gadis.

Mendengar itu, sebagian pendekar mulai ilfil dan mencebik. Beberapa pendekar bahkan melihat kesaktian Aji Ronggoloyo seharusnya mudah ditaklukkan.

Pada satu kesempatan, Aji Ronggoloyo mendatangi salah satu lawannya, yaitu Mila Kemangi.

Set!

Mila Kemangi cepat menyambut kedatangan Aji Ronggoloyo dengan satu tangan melesatkan serombongan jarum gadis.

Trek!

Jika jarum sinar hijau saja bisa dimentahkan oleh ilmu Tangan Baja Palsu, tentunya jarum gadis biasa bisa ditangkis langsung. Lima jarum yang dilesatkan Mila Kemangi rontok ditangkis oleh tangan kanan Aji Ronggoloyo.

Selanjutnya, Aji Ronggoloyo menyerang langsung Mila Kemangi di saat dua jarum sinar hijau melesat di belakang, mengejar punggung si pemuda. Aji Ronggoloyo tahu itu.

Karena itulah, Aji Ronggoloyo menyerang Mila Kemangi dengan terjangan kaki yang bertenaga dalam tinggi, sementara wajahnya menengok melihat datangnya serangan dua jarum sinar hijau.

Bdak!

Tidak ada jalan lain bagi Mila Kemangi selain menangkis tendangan Aji Ronggoloyo dengan kedua batang tangannya. Pada saat yang sama, Aji Ronggoloyo menangkis dua Layangan Jarum.

Mila Kemangi harus terjengkang di pinggir panggung, tapi belum sampai keluar karena dia memakai celana.

Setelah mementahkan serangan dua jarum sinar dan mendarat di lantai, Aji Ronggoloyo langsung menengok melihat kondisi Mila Kemangi.

West! Cass!

Bluarr!

Gadis matang itu sudah melesatkan bias sinar kuning tipis kepada Aji Ronggoloyo. Refleks si pemuda menangkis dengan telapak tangan kanan yang meledakkan sinar merah.

Pertemuan ilmu Kibas Penggal Bajing dan Pecah Bunga Merah menciptakan ledakan tenaga dalam. Hasilnya, Mila Kemangi terdorong jatuh ke tanah berumput, lalu muntah darah kecil. Sementara Aji Ronggoloyo terdorong dan nyaris jatuh terbanting di lantai panggung.

West! West!

Cass! Bluarr!

Saat itu dua bias sinar kuning tipis dari ilmu Kibas Penggal Bajing datang menyerang. Kembali Aji Ronggoloyo mengadu serangan itu dengan ilmu Pecah Bunga Merah miliknya, tapi hanya satu yang dia adu. Satu serangan lagi dielaki sehingga menyasar dua tiang obor yang terpenggal rapi.

Ledakan terjadi lagi dari peraduan ilmu Kibas Penggal Bajing versus Pecah Bunga Merah. Pemilik ilmu Kibas Penggal Bajing terjengkang keras di lantai ujung. Sementara Aji Ronggoloyo juga terjengkang. Pasalnya dia saat itu berkuda-kuda lemah.

Melihat Aji terjengkang, satu lawannya yang tidak bentrok ilmu dan tidak ikut terjengkang, segera melompat dan berkelebat di udara. Ketika tubuhnya berada di atas posisi Aji, dia melesatkan jarum sinar hijau. Gadis itu menduga kuat, Aji tidak dalam pengerahan ilmu Tangan Baja Palsu karena tangannya baru mengeluarkan ilmu Pecah Bunga Merah.

Namun, kemunculan gadis cantik di atas tubuhnya yang terlentang justru membuat Aji Ronggoloyo tersenyum satu sudut alias senyum jurig. Melihat senyum licik itu, seolah-olah menjadi pertanda buruk bagi si gadis.

Cass!

“Aaakk!”

Jarum sinar hijau tidak mampu ditangkis oleh Aji Ronggoloyo. Selain karena terlalu cepatnya sebab jarak yang dekat, jarum itu menyerang paha kanannya yang tidak dia sangka. Pikir awal, jarum akan mengincar perut atau dada agar cepat mati, sehingga Aji meledakkan sinar merah di telapak tangannya di depan dada. Lalu, senyum setannya tadi pertanda apa?

Aji Ronggoloyo pun menjerit kesakitan. Pikirannya langsung terbawa kepada nasib serupa dengan adiknya.

Rasa sakit itu justru membuatnya mengamuk seperti sapi mau dikurbankan. Meski kakinya sangat sakit, tetapi dia bisa bangkit dan mengeluarkan salah satu ajian tertingginya.

“Mana bisa Pendekar Sombong dikalahkan! Hiaat!” teriak Aji Ronggoloyo sesumbar sambil melakukan gerakan tangan yang cepat.

Wust wust!

Sambil berteriak panjang, Aji Ronggoloyo melesatkan dua piringan sinar biru ke dua arah.

Sebagian penonton yang mengenal ilmu yang akte lahirnya bernama Dewa Bodoh Melempar Raja itu, segera bereaksi terpukau.

Kedua adik seperguruan Mila Kemangi yang masih bertahan di panggung terkejut. Pasalnya, kedua piringan sinar biru yang awalnya melesat bukan ke arah mereka, tahu-tahu melengkung yang membuat bingung langkah, apa lagi tidak ada tongkat yang bsa dipegang saat itu.

Kedua wanita itu sempat bergerak pindah tempat untuk menghindari piringan sinar biru, tetapi kecepatan tinggi dengan lesatan yang melengkung membuat keduanya sulit menghindar.

Das das!

“Akk! Akk!” jerit kedua wanita itu ketika mereka menangkis serangan dengan tangan yang hanya mengandung tenaga dalam tanpa ilmu kesaktian tertentu.

Kedua wanita itu terpental dengan jeritan masing-masing dan mulut memuncratkan darah. Kedua gadis itu jatuh di tanah rumput dengan menderita luka dalam yang parah.

Mila Kemangi cepat mendapati adik seperguruannya.

Gong!

“Hahaha!” tawa jumawa Aji Ronggoloyo setelah suara gong membahana pada malam itu.

“Berakhir!” teriak Wadi Mukso. “Pemenangnya Aji Ronggoloyooo!”

“Menang tapi jadi loyooo!” sahut Anak Pengemis pula.

“Hahahak…!” tawa para penonton jadi ramai lagi di saat mereka kurang menyambut gembira kemenangan Pendekar Sombong.

“Akk!” jerit Aji Ronggoloyo saat dia melangkahkan kaki kanannya.

Bduk!

Aji Ronggoloyo jatuh terduduk dengan kaki kanan tetap lurus. Dia memegangi paha kanannya yang berdenyut dangdutan usai terkena jarum sinar dari ilmu Layangan Jarum.

“Yah yah yah!” ledek Pandan Duri senang melihat Aji Ronggoloyo menderita lumpuh satu kaki.

“Hahaha…!” tawa sebagian pendekar melihat Nasib Aji Ronggoloyo yang mirip adiknya. (RH)

1
Nathan Grdn
minta link nya thor
Om Rudi: ikutin Novel Om yg lain dulu. insya Allah nanti lanjut di sini juga. Pendekar 3 Iblis lagi on going.
Om balik lagi di NT, maklum gagal move on
total 1 replies
Nathan Grdn
cari di YT ga ada ya Thor,ga ke temu
Om Rudi: akun Om diblokir YT hehehe
total 1 replies
Nathan Grdn
di cari di YT ga ketemu,tolong minta link nya
Om Rudi: Chanel Om udah di blokir sama YT. Om sedang nabung bab. nanti insyaAllah akan rilis di sini juga lanjutannya. silakan baca karya Om yg lain dulu. yg lagi on going "Pendekar 3 Iblis"
total 1 replies
Rani Zamroni
kurang serukaloYT,
Om Rudi: ada selain YT, di rudihendriknovel.blogspot.com
tapi dalam tahap membangun, ada lanjutannya Sanggana
total 1 replies
Umar Muhdhar
0
RH
mie kocok bandung ada gak 😁
RH
lah, entahlah katanya 🤣🤣🤣🤣🤣
RH
kebal bukan sembarang kebal ini 🤣
RH
tolong bangkitkan kucing ku yg tahun lalu tidur tanpa nafas thor /Facepalm/
RH
tidur tanpa nafas, ya itulah mati namanya 🤣🤣🤣🤣🤣
RH
mending ngopilah /Facepalm/
RH
helai sejengkal 🤣🤣🤣🤣
RH
adapula gadis tapi bersuami. bah macam mana ini 🤣
RH
gimana gimana gimana 🤣
RH
senangnya dlm hati
RH
🤣🤣🤣
RH
tggl diksih bumbu 🤣🤣
RH
jd aninda guling dong y 🤣
Umar Muhdhar
.
Umar Muhdhar
pasti kecewa lah Om. Namun tetap berharap akan ada kelanjutannya. Masih setia Om. Bbelum lagi novel pendekar gendutnya juga ya Om?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!