Seorang ibu tiri tega menjual anaknya untuk di jadikan persembahan tumbal demi kekayaan, sang ibu tiri melakukan perjanjanjian dengan raja vampire yang di kenal sebagai raja predator paling berkuasa.
Callista, dia adalah gadis cantik yang akan di persembahkan, dan ternyata dia terpaksa harus menikah dengan Sang Predator
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Newbee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PREDATOR LAIN
"Tidak ada yang membantu saya ketika bahkan kalian semua memprovokasi saya, jika tidak ada istri saya maka sudah di pastikan kalian semua akan habis ku lahap."
Seketika semua dewan menjadi bergidik dan menelan ludah mereka masing-masing.
Tak berapa lama, pintu di buka dan ternyata itu adalah putri Lilith.
"Putri Lilith menghadap pada Raja Abbadon." Kata Putri Lilith.
Raja Abbadon mengangguk pelan.
"Saya mendengar Nona Callista dalam ambang 2 dunia." Kata Putri Lilith.
Lucas hanya diam.
"Putri Lilith, jika anda bersedia, saya mohon tolongnya Putri Callista, jika kita menunda lagi, dia akan menjadi Vampire Slave." Kata Lazarus.
Putri Lilith diam sejenak, dan masih berdiri dengan gaunnya yang menjuntai lantai.
"Sia-sia saja kita ke sini. Ayo pulang. Aku muak." Kata Lucas.
"Tunggu..." Cegah Lilith.
"Aku akan menyembuhkannya dengan sihirku, tapi semua daratan Vampire akan berguncang, jika aku melakukan penyembuhan, karena Nona Callista ada di 2 dunia, aku harus menyatukan 2 elemen dunia fana dan dunia alam baka, untuk memberikannya jalan pulang." Kata Lilith.
"Jika putri Lilith bersedia maka tidak ada yang menghalangimu..." Kata Raja Abbadon dengan suara rendah.
Putri Lilith kemudian membungkuk pada Raja Abbadon.
Rapat pun akhirnya selesai, namun ketika Lilith hendak pergi bersama Lucas, sang ayah mencegahnya.
"Lilith... Pikirkan lagi, Lucas sudah mempermalukan kita di depan altar pemujaan." Kata Bhahron.
"Ayah... Aku tahu, aku juga sakit hati, namun ini semua tentang kemanusiaan." Kata Lilith.
Bhahron pun tak bisa lagi mencegah anaknya untuk mengobati Callista.
Kemudian Lilith pergi bersama Lucas dan Lazarus serta Felom.
Sesampainya di kastil milik Lucas, Lilith langsung merasakan hawa yang merantai kastil tersebut.
"Ada seseorang yang menginginkan Putri Callista juga, kita harus cepat, sebelum dia mengambil jiwa Putri Callista." Kata Lilith.
"Dimana kamarnya?" Tanya Putri Lilith lagi sembari berjalan dengan cepat.
"Ayo." Ajak Lucas.
Kemudian Lucas membawa Putri Lilith menuju kamar Putri Callista.
Saat di buka aroma darah Putri Callista sudah menyebar kemana-mana.
"Tutup pintunya atau aroma darahnya akan mengundang semua bangsa klan Vampire kemari." Kata Putri Lilith.
"Terlambat pangeran. Semua Klan Vampire sudah berdatangan! Yang paling cepat adalah Vampire Slave dan Vampire Zombie!!!" Kata Felom.
"Aku akan membuat tirai pelindung, mencegah para Vampire mendekat." Kata Lucas.
"Zelom dan Felom, kalian menyerang paling depan, dan Lazarus, kau berjaga di sekitar kamar istriku. Lalu Elliot, akan menjadi mata elang mengawasi." Kata Lucas.
"Baik pangeran!" Kata mereka semua kompak.
Di luar Kastil ternyata para Vampire Slave dan Vampire Zombie sudah mulai mendekat, mereka tertarik dengan harum darah yang menggoda dari Callista. Semua terjadi karena darah Callista sangat istimewa, dan Callista kini dalam kondisi tubuh yang penuh luka, aroma wangi darah Callista menyebar kemana-mana.
Sedangkan Putri Lilith, sudah mulai merapal mantra, ia akan membuka jalan dunia alam baka dan dunia nyata, agar Callista dapat menyeberang.
Sinar biru keluar dari kedua tangan Putri Lilith, seketika daratan Vampire berguncang dengan di bukanya 2 dunia agar Putri Callista dapat kembali.
Di luar, Zelom sudah mulai bertarung dengan para Vampire Slave dan Vampire Zombie.
Felom juga menggunakan kekuatannya untuk menebas setiap kepala Vampire yang terus ingin menembus pertahanan.
"KREETTEKKK!!!" Zelom memutar kepala Vampir Slave.
"BLLAAARR!!!" Felom menggunakan kekuatan api biru nya untuk membakar Vampire-Vampire Zombie.
Melihat semakin banyaknya Vampire Slave dan Vampire Zombie yang menyerang, seolah ada yang memggerakkan, Lucas kemudian mengambil pedangnya dan ia pun terbang ke atas, ia melayang ke atas untuk melihat siapa yang mencoba menambah kekacauan.
Akhirnya Lucas menyalakan Pedangnya, dan kemudian pedang itu langsung menyala seperti kobaran api, berwarna merah membara, seperti terbakar api, kemudian dengan hanya sekali mengibaskan pedangnya, Lucas dapat membantai semua Vampire yang hendak mendekat
"AAAAGGGGGGRRHHH!!!" Teriakan-teriakan para Vampire Slave dan Vampire Zombie seperti tangisan yang menyakitkan.
Di dalam kamar Putri Callista, dengan semua kekuatan sihir yang Putri Lilith miliki, ia terus mengarahkan kedua telapak tangannya di atas tubuh Putri Callista.
Daratan Vampire terus bergetar, sedikit demi sedikit, luka-luka gigitan yang ada di tubuh Putri Callista semakin hilang dan semakin hilang, namun belum sepenuhnya hilang.
Tiba-tiba Putri Lilith terjatuh ke atas lantai, ia terpentak dan kekuatannya meledak.
"BRRUGGHH!!!"
"BLLAARRR!!"
Seina dan Tifani sangat terkejut, hampir mereka juga ikut mental karena kekuatan Putri Lilith yang seolah mental, mereka pun langsung menolong Putri Lilith.
"Putri..."
"Tidak perlu aku baik-baik saja." Kata Putri Lilith.
"Ada yang menyegel jiwa Putri Callista." Kata Putri Lilith.
"Lalu bagaimana ini Putri." Seina dan Tifany menjadi cemas.
"Panggil Lucas ke sini." Pinta Putri Lilith.
"Baik Putri."
Kemudian Seina pun pergi ke atas atap, untuk mencari Lucas.
"Pangeran Lucas!!!" Teriak Seina.
Lucas pun menengok, dan memadamkan pedang apinya.
"Putri Lilith mencari anda." Kata Seina.
Lucas kemudian bergegas menuju kamar Callista, namun sebelum itu, Lucas memperbaiki lubang-lubang pelindung yang bolong akibat serangan para Vampire.
Lucas pun sampai di kamar Callista, ia melihat Putri Lilith wajahnya sudah pucat.
"Aku berusaha memperbaiki tubuh Putri Callista, sebelum jiwanya masuk kembali ke dalam tubuhnya, namun tenaga ku tidak cukup, luka-luka di tubuh Putri Callista terlalu dalam dan menyimpan kekuatan Vampire, yang lebih parah lagi ada yang menyegel jiwa putri Callista, agar Putri Callista tidak bisa kembali ke wujud manusianya. Ada salah satu Vampire yang menginginkan Putri Callista berubah menjadi Vampire Slave. Kita harus mencari Vampire tersebut dan menggagalkan tujuannya, dia pasti juga sedang merapal mantra." Kata Putri Lilith.
"Apa... !! Siapa yang melakukan itu!!" Kata Lucas.
"Aku tidak tahu, tapi, dari telepati yang aku ikuti, sosok itu seperti dirimu." Kata Putri Lilith.
"Aku tidak mungkin menyegel istriku sendiri!!" Kata Lucas.
"Aku akan menyelidikinya lagi." Kata Putri Lilith.
"DUUUUAAAARRR!!!" Sebuah dentuman keras menghujam sisi barat Kastil.
"Apa yang terjadi?" Tanya Putri Lilith.
"Semakin banyak Vampire Slave dan Zombie, ku pikir Agharuz yang menggerakkan mereka ternyata bukan." Kata Lucas.
"Tuan Lucas!!!" Tiba-tiba Lazarus datang datang bersama Elliot.
Lucas melihat Lazarus yang panik menjadi terkejut.
"Ada predator lain selain anda." Kata Lazarus.
"BRRAAKKKK DUUAARRRR BOOOOMMM!!!"
Kastil tiba-tiba runtuh di sebelah barat.
"Kita harus segera memindahkan dan mengamankan Putri Callista Pangeran!!!" Kata Elliot.
"Bawa Callista ke Kerajaan Utama, bersama Putri Lilith, dan para dayang." Perintah Lucas.
"Baik Tuan." Kata Lazarus dan Elliot.
"Kita pergi dengan sihir." Kata Putri Lilith.
"Baik Putri Lilith." Kata Lazarus.
Kemudian Lucas pergi menyusul Zelom dan Felom, namun sebuah pertunjukkan yang mengerikan di depan sana begitu membuat Lucas terkejut.
Ada Predator yang tubuh dan perawakannya sangatlah mirip dengan Lucas. Namun, predator itu bukanlah Lucas.
"RRRRAAAAAWWWRRR!!!" Predator itu mengaum sangat keras hingga memekakkan telinga.
Bersambung~
udah baca 3 karya othor tadi happy ending nya kurang😌 cuma 1 bab trus