Orang bilang usia 17 tahun adalah usia yang paling istimewa dan dinantikan oleh semua orang,
Sweet Seventeen berisi tentang kisah cinta pertama anak remaja yang indah.
Namun itu tidak berlaku pada semua orang, Aku terjebak cinta antara 3 orang bersahabat. Yang mana kita saling mencintai satu sahabat laki-laki kita.
Aku menyayangi persahabatan ini, tetapi aku tidak bisa berhenti mencintainya. Apalagi setelah aku tau dirinya juga mencintaiku.
Akhirnya sahabatku yang sesama memilih pergi karena ia merasa menjadi orang ketiga dalam hubungan kami.
Meskipun begitu, aku merasa bersalah padanya. Sudah terlambat ia sudah pergi dan ntah kapan kembali.
Bagaimana ia bisa mengobati luka hatinya? Mungkinkah ada sosok baru pengganti cinta pertamanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Halley, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 23
HAI KAK
AKU BALIK UP LAGI
MAAF BILA UP TERLALU LAMA.
LAMA UP TERGANTUNG LIKE, KOMEN DAN MOOD AUTHOR.
HAPPY READING!
Selesai Dimas dan mama Niken keluar dari ruangan Nindi. Kini giliran Linda dan Nevan yang masuk untuk menjenguk Nindi.
****
Ruangan Nindi
Linda iba melihat kondisi Nindi yang masih koma dan tangan terinfus.
"Nin, kamu harus cepet sadar. Nanti kita main bareng lagi sama aku, Dimas, Nevan, Helio dan yang lain nya. Kita kangen sama kamu Nin," kata Linda dengan bulir putih menetes dari matanya
"Iya kak, kakak harus bangun. Kakak kan pernah janji mau ngajakin Nevan nonton bareng di bioskop, semua jadi sepi tanpa kakak," tambah Nevan menahan air mata nya yang hendak jatuh
Selesai menjenguk Nindi di ruangan nya, Linda dan Nevan keluar.
***
Waktu untuk menjenguk Nindi telah habis dan malam hari pun tiba.
"Om ,tante, Dimas, Linda pamit pulang dulu besok pulang sekolah Linda kesini lagi," pamit Linda sembari menyalami orang tua Nindi
"Kita juga pamit pulang dulu Nit," ucap mama Niken sambil menarik Dimas yang sedang melamun
"Iya kalian semua hati-hati di jalan," kata mama Nita & papa Dino bersamaan
****
"Linda pulang naik apa?" tanya mama Niken
"Linda dijemput supir tan. Nah itu udah dateng, Linda duluan tan, Dim," seru Linda yang hanya dibalas anggukan oleh mama Niken
Dimas, mama Niken dan Linda keluar dari rumah sakit bersama. Awalnya mama Niken berniat mengajak Linda pulang bersama karena hari sudah larut. Namun Linda mengatakan jika dirinya akan dijemput oleh sopir, dan itu benar adanya. Mama Niken melihat dengan mata kepala sendiri bahwa Linda masuk ke mobil miliknya dengan supir di depan.
Mama Niken dan Dimas masuk ke dalam mobil dengan posisi mama Niken yang menyetir. Karena saat ini tak memungkinkan bila menyuruh Dimas yang mengemudikan mobilnya.
****
Rumah Dimas
Butuh waktu sekitar 25 menit untuk sampai ke rumah mereka. Rasanya mama Niken khawatir dengan Dimas yang enggan untuk makan apalagi bermain game seperti biasanya.
"Dim kamu makan dulu ya mama ambilin. Dari siang kan kamu belum makan," tanya mama Niken
"Enggak usah ma, Dimas enggak laper dan enggak nafsu makan," jawab Dimas
"Kamu harus tetep makan Dim, Kalau enggak nanti kamu bisa sakit. mama enggak mau kamu sakit," kata mama Niken
"Dimas enggak peduli," Dimas
"Gini ya, kamu harus makan biar enggak sakit. Kalau kamu sakit siapa yang jagain Nindi nantinya. Nindi juga pasti enggak mau kamu sakit," jelas mama Niken
"Iya juga ya, kalau aku sakit enggak ada yang bisa jagain Nindi dan pastiin Nindi bahagia lagi," fikir Dimas dalam hati
"Iya udah Dimas makan sekarang," ucap Dimas
Mama Niken segera mengambil makanan lalu memberikan nya pada Dimas. Meski malas makan, Dimas tetap memakan makanan itu sampai habis.
****
Selesai makan Dimas segera menuju kamar lalu mandi sebentar. Sesudah mandi ia berbaring di tempat tidur dan mengambil sebuah bingkai yang berisi foto-foto Nindi, lalu memandangi nya.
------------Bersambung-------------
Next?
Jangan lupa tinggalkan like, vote, fav, rat, komen and share.
HAPPY INDEPENDENCE DAY INDONESIA
Bila berkenan mampir juga ke karya gaje author yang kedua "Love Is An Author"
Follow akun author "Halley" auto follback
Area Bebas PM
Terimakasih,
Salam manis author:)
ini author pake akun lain y, akun utama author dibungkam gatau knp , dan novel ini kemungkinan besar tidak bisa dilanjutkan disini. jikalau author berniat melanjutkan di PF ini bakal dilanjutin di akun kedua.
sekian
thx
Sebelumnya aku minta maaf belum bisa melanjutkan karya ini karena kondisi dan kesibukan author.
thx
Kutunggu kedatanganmu.
Terima kasih