~Adult Romance
~Tidak cocok untuk yang masih unyu-unyu, akan berefek samping dewasa sebelum waktunya
Bagaimana rasanya setelah empat tahun berpacaran, tanpa sepengetahuanmu kekasihmu berselingkuh dengan sahabatmu sendiri, lalu meninggalkanmu dan menikahi sahabatmu? Sakit? Marah? Kecewa? Pasti! Itulah yang dirasakan Aster.
Namun, ketika Aster sudah dijodohkan oleh orang tuanya. Tiba-tiba mantannya hadir kembali sebagai pelamar kerja di perusahaannya. Akankah cinta lama bersemi kembali atau Aster memilih dengan lelaki pilihan orang tuanya? Bagaimana Aster menghadapi mantannya diperusahaannya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mrs.Kang Chi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Isu yang memojokkan
Sang Mentari menampakan sinar cerah, Aster menghentikan mobilnya didepan loby gedung, saat dirinya keluar. Berita yang baru tersebar kemarin, Aster tidak mengubrisnya. Namun saat dirinya berjalan memasuki loby kantor.
Pluk
Pluk
Pluk
Telor mentah dilemparkan beberapa orang ke arahnya mengenai pipi bersihnya dan jasnya. Aster terkaget, sakit diperlakukan tidak wajar oleh orang-orang yang bahkan tidak mengenalnya.
"Dasar bos tidak beradab!"
"Dasar mata duitan!"
"Dasar pel*cur!"
"Dasar pelakor!"
Orang-orang tersebut sudah menungguinya sejak pagi dikantornya. Ketika melihat kedatangan Aster mereka melepari telor dan sumpah serapah pada Aster.
Aster tetap berjalan memasuki kantornya tidak memperdulikan, jasnya yang sudah dipenuhi pecahan telor. Namun tiba-tiba seseorang menjambak rambutnya dari belakang dan menyeretnya. Aster memegangi rambutnya yang terasa akan terlepas dari kepalanya.
Di saat kondisi di seret dan dijambak orang-orang masih tetap meleparinya dengan telor mentah. Beberapa wartawan memotret kejadian yang mempermalukanya. Security yang berusaha melerai juga terhalang masa yang banyak.
Gaishan yang melihat Aster diperlakukan tidak manusiawi langsung sigap memburunya. Wanita tua yang amarahnya mengebu-ngebu itu mencengkram kuat rambut Aster. Gaishan langsung berusaha melepaskan tangan wanita tersebut dengan kekuatan, sehingga wanita itu tersungkur.
Gaishan langsung merangkul Aster yang sudah terduduk dilantai, tatapannya kosong. Gaishan melindunginya dari lemparan telor. Security dan pihak keamanan lainnya akhirnya datang ke lokasi membubarkan masa yang main hakim sendiri.
Gaishan memangku Aster yang lemah tak berdaya di loby karena shock memasuki gedung kantor. Semua mata terperangah melihat tindakan Gaishan.
"Kaya pengantin baru!" bisik-bisik para pegawai.
"Palingan juga lagi caper!" bisik-bisa pegawai lelaki.
Gaishan tidak memperdulikannya, ia membawa Aster ke ruang kerjanya. Sekertaris Clematis melihat keadaan Aster langsung terperangah.
"Belikan pakaian baru untuk bu Aster!" titah Gaishan pada sekertaris Clematis.
Aster didudukan di sofa, Gaishan langsung mengambil air hangat di dispenser. Ia mengambil handuk kecil di kamar mandi kantor. Pelahan dia membasah handuk dan mengelapkannya diwajah Aster.
"Kenapa mereka membenciku?" ucap Aster menatap Gaishan yang sedang membersihkan wajahnya.
Gaishan hanya terdiam tidak menyahuti pertanyaan Aster. Hatinya juga merasakan wanita didepannya hatinya sedang terluka. Aster menghembuskan nafasnya meraih remot tivi dihentikan oleh Gaishan.
"Kenapa? aku harus tahu alasannya!" ucap Aster sendu.
"Sebaiknya tidak perlu!" ujar Gaishan.
"Kamu jangan bersikap baik padaku!" ucap Aster merebut remot televisi dan menekan tombol power.
Gaishan hanya diam melihat wajah Aster yang sedang mendengarkan acara berita tentangnya dtelevisi.
*Suara televisi
"Direktur Perusahaan Kosmetik ternama, yang berinisial AF, diduga menyalahgunakan kedudukannya untuk melancarkan produk-produknya agar laku keras dipasarkan. Banyak pegawainya yang dipekerjakan tidak manusiawi. Seperti melayani para bos-bos untuk melancarkan kerjasama. Salah satu korbannya saudari bernama AY yang dikirim untuk mengoda seorang bos. Selain itu, para pekerja juga sering mendapatkan cacian dan makian saat pekerjaannya tidak sesuai. Saat ini masyarakat berdemo agar pihak yang berwenang memboikot produk dari Perusahan Gaillardia,"ucap pembawa acara berita.
Aster termenung mendapat fitnah yang dilancarkan padanya. Ia menganti Chanel televisi mendapat acara gosip membicarakan tentangnya.
*Suara Televisi
"Direktur muda Gaillardia diduga sering mengoda pegawainya yang sudah berumah tangga."Ujar pembaca acara gosip.
Seorang wanita dengan mengunakan masker diwawancara media gosip.
"Iya, waktu itu suami saya tidak pulang ke rumah! rupanya dia sedang berada dihotel bersama bu direktur AF itu, bahkan dia pernah ke rumah berduaan dengan suami saya dikamar! hati saya sakit!" ujar wanita tersebut.
Aster hanya terdiam mendengar berita tersebut, ia melirik pada Gaishan yang rahangnya sudah mengeras.
Tub!
Televisi dimatikan oleh Aster, Ia berjalan ke kamar mandi diruang kerjanya. Menatap pantulan dirinya dikaca. Betapa berantakannya dirinya. Dia membersihkan diri di dalam kamar mandi. Lalu keluar mengunakan handuk, diatas sofa sudah tersedia pakaian kantor lengkap.
Gaishan sudah tidak berada diruangannya. Aster segera menganti pakaiannya. Berjalan ke meja kerjanya, menatap grafik penjualan perusahaannya yang semakin menurun. Tiba-tiba ponselnya berdering. Aster langsung mengangkatnya.
"Hallo selamat pagi! Apakah ini dengan bu Aster Fuschia?" tanya yang disebrang telpon.
"Iya saya sendiri, ini dengan siapa dan ada keperluan apa?" tanya Aster.
"Kami pihak panitia seminar di Flores. Mohon maaf sebelumnya bu Aster, kami mencancle jadwal pematerian bu Aster mengingat kondisi saat ini! mohon bu Aster dapat mengerti." ujar panitia tersebut.
"Iya saya mengerti! terima kasih!" jawab Aster.
"Baik bu terimakasih sudah memaklumi, suatu saat nanti kami akan mengundang bu Aster kembali!" ujar panitia.
Aster tidak mendengar suara diponselnya lagi, Clematis masuk ke ruangannya. Berdiri depan meja kerjanya.
"Bu Aster! beberapa pihak sudah memutuskan kerjasama dengan perusahaan kita! panti asuhan yang sudah disediakan untuk dana sosial juga tidak mau menerima bantuan dari kita!"ujar Clematis.
"Baiklah, tidak apa-apa Clematis jika memang mereka ingin memutuskan kerjasama," ucap Aster tenang.
"Aku berbohong, apanya yang tidak apa-apa! aku sangat gelisah!" bisik Aster dalam hatinya.
Ting
*pesan masuk
08xxx: Nona bagaimana? sudah melihat aku tidak main-main dengan ucapaku! Dan tawaranku masih berlaku sayang. Datanglah malam ini dengan pakaian seksi, maka besok berita tentangmu akan lenyap!
Aster menghembuskan nafasnya secara kasar, lalu membanting ponselnya ke lantai membuat Clematis ketakutan.
_
_
_
_
Bersambung....
wkwkwk...🤣😆
jdi please ya jngan gampang dipinterin sama model2 yg begituan
itu cwok mng gak tahu diri bgd yak...udah penghianat,pengecut,pecundang...wes lah hempaskan ke laut aja tuh mereka berdua😡
🤣
mgkin setelah ini km baru mkir gimana sakitnya aster wktu dlu kalian khianatin😁