IG : Srt_tika92
Adrian Putra Haidar adalah Pria tampan berprofesi sebagai sutradara terkenal, dia pria yang memiliki banyak kekasih. Tidak sedikit wanita yang mengejarnya demi popularitas.
Dunianya berubah saat menikahi gadis cantik akan kesederhanaan nya yaitu Elsa yang baru di kenalnya. Pernikahannya terjadi karena suatu kesalahan.
Akankah pernikahan mereka berjalan semestinya?
Apakah cinta akan tumbuh di antara mereka?
Ini karya ke 2 ku
Baca juga karya pertama ku yang berjudul Cinta Pertama Ceo.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon susi sartika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malam pengantin
Seusai acara pesta pernikahan berakhir, Adrian dan Elsa memutuskan untuk menginap di hotel itu, karena jarak dari hotel ke rumah cukuplah jauh dan mereka pun sudah terlalu lelah.
" Sayang, " Adrian memeluk Elsa dari belakang. " Aku mencintaimu. " Adrian mengecup ceruk leher Elsa.
" Mas, minggir dulu.. aku mau bersihin make up. " Elsa sedikit mendorong tubuh Adrian agar menjauh dan tidak mengganggu nya saat membersihkan wajah yang tebal dengan make up.
" Kamu galaknya kapan ilang sih? " gerutu Adrian.
Elsa terkekeh, " Aku gak galak, cuman mau bersihin ini doang kok, mas mendingan mandi dulu deh biar seger. "
" Iya.. iya.. abis mandi malam pertama ya. " goda Adrian dengan seringai mesumnya.
" Cih, malam pertama! perut ku aja udah ada isinya! " Elsa mencebikan bibirnya.
Adrian tergelak. " Yaudah malam pengantin deh.. "
" Au ah.. " Elsa.
Adrian pun segera mandi membersihkan tubuhnya yang sangat lengket dari keringat.
Elsa kini sudah membersihkan wajahnya, tinggal mandi untuk menyegarkan tubuhnya.
" Adrian lama amat sih. " gumam Elsa.
Sembari menunggu Adrian selesai mandi, Elsa menghubungi paman dan bibinya yang ikut pulang bersama keluarga besar Adrian.
Paman dan bibinya nampak senang melihat Elsa kini sudah menikah. Mereka tidak perlu khawatir lagi, karena ada Adrian yang akan selalu menjaga Elsa.
Adrian keluar dari kamar mandi bertepatan Elsa yang sudah selesai berbicara pada paman dan bibinya melalui ponsel pintarnya.
Elsa cepat - cepat masuk ke kamar mandi sebelum Adrian menyeruduknya dan berakhir di ranjang.
Benar saja, Elsa yang sudah selesai mandi dan baru saja keluar, sudah melihat Adrian dengan pesona mesumnya.
" Mas, kenapa liatin aku begitu. " Elsa pura - pura tidak mengerti.
" Menunggu mu lah. "
" Ngapain aku di tungguin? "
" Ck, lupa ya.. kita kan mau malam pengantin. "
" Gak malam pengantin juga tiap malam kamu minta terus. " gerutu Elsa sembari menyisir rambutnya.
" hehe.. kan takut kangen dede bayinya sama papahnya. jadi harus ditengok setiap hari. "
" Iihh.. alesan! "
" Ayo lah Sa, nyisirnya lama banget sih. " Adrian menghampiri Elsa.
" Tunggu, bukannya tadi kamu bilang lelah, capai, lunglai, pas mama ajak pulang bareng. " ucap Elsa mengingatkan perkataan Adrian yang menolak Wina untuk pulang bareng dan lebih memilih menginap di hotel.
" Hehe.. iya tadi lelah, tapi sekarang udah enggak, kan udah liat kamu cantik begini, lelahku udah ilang. " Adrian mengeluarkan jurus rayuannya.
" Gombal! "
" Gak gombal sayang, kamu beneran cantik, buktinya aku ampe tergila gila ama kamu. " Adrian memeluk Elsa dengan erat.
" Masa? " Elsa mengalungkan tangannya di leher Adrian.
" Kamu gak percaya? "
Elsa mengangguk.
" Buktinya, aku minta terus tiap malem.. dan gak bisa jauh dari kamu. " setelah mengatakan itu, Adrian memagut bibir Elsa dengan lembut.
Adrian menggiring tubuh mereka ke ranjang yang berukuran besar. Sudah bisa di pastikan rayuan Adrian selalu membuat Elsa menjadi jinak, apalagi dengan sentuhan sentuhan yang Adrian berikan, uuhhh.. membuat Elsa semakin tak berdaya dan hanya bisa pasrah di bawah kungkungan Adrian.
Malam pengantin mereka di habiskan dengan kegiatan yang penuh cinta dan kehangatan, bukan Adrian namanya jika melakukan hal seperti itu tidak cukup hanya sekali.
Kegiatan Erotis mereka lakukan hingga larut malam, Adrian dengan senang hati memamerkan ke perkasaannya, yah walau sudah sering kali Adrian menunjukannya. Dia tidak pernah bosan dan lelah jika menyangkut hal seperti itu.
*
*
*
Bye.. bye..