NovelToon NovelToon
Wanita Indigo

Wanita Indigo

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Sistem / Chicklit
Popularitas:12.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nori Fai

Wanita itu, bernama Nina Dragundala. Dia hanyalah anak yatim piatu yang di besarkan oleh nenek dia ketika masih kecil hingga besar.

Kesehariannya hanyalah mencari pasir ketika air sungai bah tiba dan di kumpulkan sehingga di jual.

Ketika Nina sedang mengeruk pasir tiba-tiba ada cahaya Batu bertuah berwarna merah darah yang memasuki ke dalam tubuhnya.

Karena peristiwa batu yang memasuki kedalam tubuh nya dia akhirnya terseret dunia para dukun, santet dan sihir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nori Fai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jualan Pertama.

Bab 26 Jualan Pertama.

Nina melirik sepotong tempe dan meremas-remasnya hingga menjadi benda muntahan. Setelah itu, dia menggunakan petunjuk dari tulisan misterius.

“Hehehe, untungnya aku mempunyai garam. baiklah aku akan mencampurkan garam dengan tempe produk Bu Wakini. Yah dengan ini aku tidak pusing huh,” ucap Nina sambil menyeka keringat di dahinya.

Setelah melakukan cara-caranya, tentu saja Nina langsung menaruh penangkal sihir dari Bu Wakini.

Sekarang dia mempersiapkan keesokan harinya untuk berjualan di tempat toko yang sudah dia sewa.

“Uhhh mari kita lakukan hal yang baru, yang dulu biarlah menjadi kenangan yang pahit tapi indah.” Nina mengangguk dan keluar sebentar untuk mengambil air sekitar setengah baskom, ditambah garam untuk minum kambing.

“Kambingku, kamu harus sehat-sehat ya, awas ko rewel aku sembelih heheh!” Nina tersenyum dan dari kejauhan kebetulan ada marsinah yang mengintai dari semak-semak.

“Huuhhh! Baru punya satu kambing saja sudah sombong. Aku harap kambing itu mati buat tahu rasa!” ucap Marsinah dengan nada yang tegas, namun lirih.

Tentu saja Nina tidak mendengarnya, karena jarak cukup jauh.

Sudah tidak terasa, malam sudah berlalu dan Nina diam-diam keluar dari rumahnya untuk pergi ke toko yang disewa. Dia menyiram air garam yang sudah dicampur menggunakan tempe dan minyak dari produk Wakini.

“Sungguh membantu banget, tulisan ini adalah andalan ku, aku bisa selangkah lebih maju, dan aku di masa depan tidak membiarkan nenek sengsara.” Nina mempertegas dan kembali ke rumah. Dia melihat ular hitam sebesar batang kelapa sedang melingkari atap rumahnya.

Nina hanya mengangguk karena Jin itu adalah siluman uralar hasil kontrak satu bulan.

Setelah memasuki rumah dengan hati-hati, Nina pergi ke kamar dan tertidur dengan pulas.

~

~

#Esok Paginya!

”Jaka sambung bawa golok! Balalala!” Nina sekarang sudah berpenampilan sedikit cantik, dan aura juga berbeda dia sangat antusias pagi-pagi membuat tempe goreng dan mendoan.

Nina meniatkan untuk membuat mendoan sekitar tiga puluh biji, dan tempe goreng dua puluh biji. Pegunungan kecamatan Mrebet desa Sangkanayu kabupaten Purbalingga, memang sejuk dan itu adalah lereng gunung Slamet.

Dingin-dingin seperti ini memang sangat cocok jika kamu lapar makan hangat-hangat seperti mendoan dan tempe goreng.

Setelah sudah selesai menggoreng, Nina membawakan ke tempat tokonya dengan nampan yang cukup lebar.

[ Keberuntungan Anda meningkatkan 2%! ]

Nina terkejut setelah melihat sederet tulisan di matanya dan dia sangat bahagia. keberuntungan 2% juga tidak apa-apa, dari pada tidak mendapat keberuntungan, 'kan?

Baru buka toko tempe, yang menjadi penglaris pertama adalah ibunya Novi, yaitu Kusmayati.

”Selamat Nin, kamu membuka warung pertama. Ibu dukung kamu Nin ... Mmm, berapa harga satunya Nin?” tanya Kusmayati.

“Bu, satunya seribu rupiah. Boleh dicoba Bu. Itung-itung mereview bagaimana rasa yang aku buat heheh!” Nina tersipu sambil menggaruk pantatnya.

”Oh tentu saja Nin, aku akan beli dua mendoan,” kata Kusmiyati mengambil tiga mendoan menggunakan tangan kanannya.

“Mmmm!” Tiba-tiba mata Kusmiyati berbinar-banar, dan menatap ke arah Nina dengan terpukau, “Nina. Ya ampun, kamu membuat mendoan ini sungguh enak aku kasih jempol tangan deh, hehehe!"

Nina terharu dan harinya berbunga-bunga: “Bu tentu saja siapa dulu chef Nina hahah!”

"Nina mendoan ini sungguh sangat enak, aku tambah tiga lagi jadi emam. Nah ini uangnya rp6.000!”

Pada saat itu, teman Maryati yang pergi ke sungai sekitar ada empat, menepi dan mendatanginya sambil membeli mendoan maupun tempe goreng dua biji.

Mereka tahu bahwa Nina yang baik sedang membuat usaha sehingga sebagian pendukung, mereka sengaja membeli tempe goreng maupun mendoan untuk buat lauk sarapan.

Alhasil mereka sungguh terkejut karena tempe yang diolah Nina sungguh enak memiliki rasa yang unik.

Alhasil mendoan laku enam biji, dan tempe goreng delapan biji. Setidaknya Nina mengantungi uang 14.000.

Hanya beberapa jam, akhirnya Nina terkejut, karena semua tempe maupun mendoan sudah habis.

Setidaknya Nina sekarang mengantongi uang rp50.000. Jumlah ini cukup untung walaupun tidak terlalu besar. Apalagi di rumahnya masih ada tempe beberapa, minyak goreng dan tepung terigu masih ada mungkin saja, dia belanja sekitar tiga kali sehari.

Walaupun Nina belum paham tentang masalah ambil untung dari penjualan tempe, namun mengambil untung setiap seminggu tiga kali itu ada baiknya juga.

1
Ayung Lie
cukup bagus cerita Nja' lain dari jg lain
Nori^: masih typo
total 1 replies
Dr. Rin
Coba bikin pake pov 1 thor 😁 sapa tau cocok
Fakhrur Razi
lanjut
𒁍⃝Ғνᷤcͣκᷜɪͭиͥʙ⨻ꚃтʌʀÐ︎᚛➢
iki nungkin, burunge sing ndue Atta Gledek, alias Atta Halilintar
Nori^
😟
🥑⃟G_ard
2 dulu ya cuyy, bru nggak ada iklan
🥑⃟G_ard
Kasihan nina awokawokawok. 🌷
Nori^: Wkwk 😭
total 5 replies
Lina Zascia Amandia
Is is is ngeri banget klo smpdiminum, jijik pgn oek....
Lina Zascia Amandia: Hehehe malah pelet Nyi Nina.....
total 2 replies
Lina Zascia Amandia
Nina nanti bisa melet laki-laki yg dia inginkan..
🥑⃟G_ard
bunga untukmu
🥑⃟G_ard
semoga nina sukses dan bisa membahagiakan nenek
🥑⃟G_ard: maap kemarin sibuk gegara di bedebah hhh
total 2 replies
🥑⃟G_ard
ads + bunah
🥑⃟G_ard
semangat
Nasir
Kakak ceritanya seru, tentang kehidupan di desa yg anak2 remajanya harus membantu perekonomian keluarga. Kasian.... Tapi yg kurang dari Kakak adalah tanda baca, koma hampir tidak ada. Hehehe maaf Kak, si Pemula mengasih tahu...
Zero Blue: wkwkwk
total 4 replies
Nasir
Ternyata batu... bisa bikin Nina kaya raya kayaknya tuh... karyanya bagus Kak... sy mampir dan baca sgt menarik.
Nori^: tidak kaya-raya si kak tapi perlahan-lahan
total 1 replies
Nasir
Kasian.... umur segitu mmg sdh turun sungai demi membantu ekonomi klrg.
Nori^: siap kak terimakasih
total 1 replies
🥑⃟G_ard
bunga + ads semangat
Nori^: yoiii
total 6 replies
🥑⃟G_ard
mantap jiwa
🥑⃟G_ard
mantap
🥑⃟G_ard
Yok semangat wehhh
🥑⃟G_ard: wkwkwk
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!