NovelToon NovelToon
Pesona Kang Kurir

Pesona Kang Kurir

Status: tamat
Genre:Tunangan Sejak Bayi / Tamat
Popularitas:78.9k
Nilai: 5
Nama Author: Bhebz

Irfin Setyo Nugraha, seorang CEO tampan dan juga sukses di karirnya. Ia harus terusir dari keluarganya yang kaya raya karena tak mau mengikuti perjodohan yang telah diatur oleh sang kakek.

Memutuskan meninggalkan harta warisan yang sangat banyak dengan menjadi seorang kurir yang hidup pas-pasan.

Dengan pesona yang ia miliki ratusan perempuan rela mengantre untuk menjadi Costumer dan juga kekasihnya.

Tetapi hanya ada satu nama dihatinya yang ia harapkan menjadi pendamping hidupnya. Lalu bagaimana kelanjutan kisah percintaannya ketika sang kekasih hati tahu kalau ia hanya berpura-pura miskin?

Akankah ia bahagia dalam hidup yang penuh dengan kepura-puraan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bhebz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 Pesona KK

Ralian dan Yusril Surya menatap dua pria tua yang sedang berdiri di depan pintu itu dengan wajah kaget. Radiman Said tampak kesulitan membantu memegang botol cairan infus sang pasien sedangkan Irham Ibrahim berdiri tegak dan nampak sangat sehat dan bugar.

"Apa yang terjadi Pak?" tanya Yusril Surya seraya membantu Radiman Said mengambil alih botol cairan infus yang berada ditangan pria tua itu.

"Tidak ada yang terjadi. Kalian tenang saja," jawab Radiman Said sembari ikut duduk di samping Irham Ibrahim.

"Pak Irfin masih di dalam ya Pak sama Najla?" Ralian ikut menimpali dengan wajah penasaran. Sesungguhnya ia belum tahu apapun tentang orang-orang yang ada di hadapannya ini.

"Iya. Dua orang itu harus menyelesaikan kesalahpahaman mereka secepatnya. Jadi kamu tidak perlu memikirkan mereka. Kamu berduaan saja sama Yusril Hem," jawab Radiman Said dengan senyum samar diwajahnya. Ia tahu betul kalau asistennya itu tertarik pada gadis hitam manis seperti Ralian.

Ralian langsung tersipu. Ia dan Yusril Surya saling berpandangan dengan dada berdebar-debar tak karuan. Yusril pun meraih tangan Ralian dan berpamitan pada dua pria tua yang nampak sangat bahagia itu.

"Pak, Saya dan Ralian permisi ke Kantin," pamitnya cepat kemudian pergi dari sana tanpa mendengar jawaban dari dua orang itu. Saat ini ia hanya ingin menembak gadis manis itu dan menjadikannya pacarnya.

Sementara itu di dalam kamar Perawatan Irham Ibrahim.

Irfin Setyo Nugraha memandang wajah Najla yang nampak sangat kesal padanya. Ia pun membawa gadis itu untuk duduk di atas ranjang pasien milik Irham Ibrahim.

"Maafkan Aku Na. Aku sungguh tidak tahu kalau kamu adalah Nana yang dijodohkan oleh kakek denganku."

"Trus?" Dengan tak sabar gadis itu menunggu pria yang sangat ia sayangi itu melanjutkan penjelasannya.

"Aku mengaku salah karena menolak rencana mereka. Tapi itu karena..." Lidah Irfin terasa sangat keluh. Ia tidak melanjutkan kata-katanya karena tidak sanggup berkata jujur.

Ia tidak mungkin mengatakan alasan yang sebenarnya ia melakukan hal itu. Ia takut berkata jujur karena pastinya akan sangat menyakitkan bagi gadis yang ada dihadapannya ini.

"Katakan saja Fin. Aku akan mendengarkan dengan baik," ujar Najla seraya memandang wajah pria itu dengan serius. Irfin semakin dilema.

"Katakan meskipun pahit. Aku tidak akan marah kok yang penting kamu jujur."

"Beneran kamu tidak akan marah?"

"Iyya, ayo cepetan!"

"Beneran gak marah ya?"

"Iya."

"Janji?"

"Gak!"

"Aku keluar dari rumah kakek karena tidak setuju dengan perjodohan ini Na. Trus kakek marah dan menarik semua harta yang sudah diberikan padaku. Nah jadilah Aku Kurir untuk bertahan hidup," jelas Irfin dengan suara pelan.

"Kamu tidak setuju karena apa? karena kami dari keluarga miskin iyya?" tanya Najla lagi dengan nada yang sudah mulai meninggi.

"Karena Aku tidak mau aja. Hari gini dijodohkan oleh orang tua, kayak Aku tidak bisa cari calon istri saja," balas pria itu cepat. Ia tidak mungkin mengatakan kalau Nana culun, kampungan, dan jelek. Bisa-bisa kamar perawatan sang Kakek jadi hancur.

"Ish alasan kamu tidak kuat, tahu gak?" Aku tidak percaya!"

"Lalu alasan apa yang kamu mau Nana sayang. Yang penting kan kita sekarang sudah dipertemukan oleh takdir. Itu berarti kita ini berjodoh," ujar Irfin seraya meraih tangan Najla kemudian menciumnya.

"Aku sayang kamu Na. Aku mencintaimu. Dan kamu tahu? Aku rela menolak Nana demi dirimu. Itu karena Aku tidak bisa lagi berpaling ke hati yang lain." Najla terdiam. Ia tidak bisa lagi berkata-kata.

Sungguh hatinya masih sangat kesal pada pria tampan di hadapannya ini. Akan tetapi rasa bahagia yang ia rasakan saat ini terasa lebih menumpuk dan mengalahkan segalanya.

Irfin Setyo Nugraha kekasihnya saat ini ternyata adalah cinta pertamanya dulu sewaktu ia masih kecil. Seorang pria sombong tapi sangat menarik dimatanya waktu itu.

"Na, kamu mau kan jadi istriku?" lamunannya tersentak oleh pertanyaan dari pria yang sudah lama diharapkannya itu. Gadis cantik itu tersenyum kemudian mengangguk.

"Iya Fin, Aku mau. Tapi kamu harus jadi kurir makanan untuk Aku seorang, maukan ya?" Irfin Setyo Nugraha langsung meraih gadis itu ke dalam pelukannya.

"Apa pun sayang. Aku hanya milikmu Na. Tak ada yang lain," jawab pria itu kemudian mendekatkan wajahnya pada wajah gadis itu. Sungguh ia ingin kembali merasakan bibit Najla yang pedas bak bon cabe waktu itu.

Jarak mereka sudah terkikis. Bibir indah itu rasanya ingin segera ia lumatt dan kulum. Najla pun tak sadar telah membuka bibirnya sedikit. Ia pun rasanya sudah terhipnotis dengan keinginan kekasihnya itu. Dan...

Drrrt

Drrrt

Drrrt

Bunyi dering telepon yang cukup ribut dari dalam saku jas Irfin membuat mereka berdua tersentak dan saling melepaskan diri. Keduanya tersadar kalau seharusnya tidak melakukan hal itu sebelum mereka halal.

Najla menundukkan wajahnya karena malu. Ia jadi merasa seperti seorang gadis yang sangat nakal sekarang. Ia pun turun dari ranjang itu dan merapikan pakaiannya.

"Aku angkat telepon dulu ya sayang," ujar Irfin dengan ibu jari ia arahkan ke arah bibir Najla yang sudah hampir ia rasakan manisnya.

"Iya," jawab Najla seraya memundurkan tubuhnya dari pria itu. Sungguh ia ingin segera keluar dari kamar itu yang sudah terasa panas padahal suhu pendinginnya benar-benar mampu membuatnya merinding.

"Lho, pasiennya kemana Mbak? kok tidak ada?" tanya seorang dokter jaga yang akan memeriksa perkembangan keadaan Irham Ibrahim. Najla langsung tersenyum meringis. Ia langsung memandang Irfin yang masih sibuk menelpon di sudut kamar itu.

"Kakek saya sudah sembuh dokter. Dan sepertinya ia sudah ingin sekali keluar dari kamar ini. Jadilah kami yang menempati kamar ini sementara," jawab Najla dengan perasaan tak nyaman. Ia pun menggigit lidahnya karena merasa jawabannya pasti sangat tidak masuk akal.

"Lho, kalian kan tidak sakit. Jadi ngapain masih di sini?" dokter itu tampak tidak suka dengan jawaban Najla.

"Lagipula Pasien itu tidak boleh sembarang keluar begitu saja. Nanti kalau ada apa-apa kan kita yang repot mbak."

"Ah iya dokter. Saya minta maaf untuk kesalahan kami. Nanti saya akan memberitahu kakek saya kalau tidak boleh melakukan hal seperti ini. Maaf sekali lagi ya dok." Najla pun menghampiri Irfin yang masih sibuk menelpon. Ia memukul pelan bahu pria itu agar melanjutkannya di luar saja.

"Lho Fin? ternyata kamu ya?" sapa sang dokter dengan wajah berbinar senang. Ia langsung menghampiri pria itu dan menampilkan wajahnya yang nampak sangat gembira.

Najla yang merasakan tatapan berbeda dari dokter itu langsung merasakan hatinya mendidih.

🌺🌺🌺

*Tobe Continued.

Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?

Nikmati alurnya dan happy reading 😍

1
💗 AR Althafunisa 💗
Alhamdulillah... Hamil dan kembar 😍😍😍
💗 AR Althafunisa 💗
Sukaan visual Surya dibanding pemeran utamanya 🤭
💗 AR Althafunisa 💗
Luar biasa
💗 AR Althafunisa 💗
Syukurlah kakeknya dah tau 😁
Suyatno Galih
ku bilangin ya najla "Jgn lebay" lu mrsa di bohongin ngaku miskin ternyata kaya lu sakit hati, la terus kl ngaku kaya teryata miskin lu bahagia
Sita Sit
si amar bukan lg plin plan,tp emg jahat ya,tega sama ralian,tunggu penyesalan mu amar ,kalau ralian jodohnya sama Yusril nanti
Sita Sit
aku suka kalau ralian sama Yusril drpd amar yg plin-plan ,
Sita Sit
nana kayaknya itu ya,yg ditolak sama irfin
Mazree Gati
akting goblok bin tolol,,mati beneran aja radiman
Mazree Gati
ganteng di lihat dr mananya
falea sezi: g tau aktor Korea ya hadeh dia ganteng bgt tau personil super Junior kaya raya ne aja dia penampilan amburadul karena main film
total 1 replies
Mazree Gati
baru jadi pacar uda mau di sosorrrrrr
Erna Rejeki
jodoh masa depannya ini
Nurwana
Kusuka visual Najla. keren...
Ta..h
ulat bulu y tuh si raina
Ta..h
visual ciwok nya hot jeletot ya 🤩🤩🤩.
Ta..h
makanya fin jngn asal sosor udah kaya soang aja 😂😂😂.
Sulaiman Efendy
MMG HRS DIBEBERKN KNYATAANYA, MNUSIA SPRTI AMAR YG TK PUNYA AHKLAK ITU JGN DIBELA2
Sulaiman Efendy
KEREENNNN YUS, TU AMAR SSEKALI, MMG HRS DIHAJAR...
Sulaiman Efendy
KYKNYA NANA NGIDAM NI, SEMOGA NANA OTW HAMIL..
Sulaiman Efendy
BRUNTUNG BANGET FAUZAN DPT IMEL WANITA KAYA YG SUKSES, TINGGAL FAUZAN BNYK2 BRSYUKUR, JDI SUAMI YG BAIK, SETIA, & BANTU USAHA ISTRI...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!