Squel :
AKU PUNYA PAPA & DILAMAR PERJAKA, DINIKAHI DUDA
Dijodoh jodohkan sejak kecil, apa RANGGA dan JASMINE akan bersatu?
Tidak ada konflik berat, karena hidup ini sudah berat. Cerita ini hanya untuk menghibur kalian yang sedang santai sambil rebahan.
Semoga terhibur 🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26
Rangga, Jasmine dan semua peserta camping sudah berjalan menuju ke alam bebas meninggalkan area camping mereka. Mereka bergerak mengikuti tanda yang sudah di buat oleh panitia yang tergabung dalam acara camping itu. Sambil berjalan para peserta mengamati tanaman sekitar yang bisa dijadikan bahan obat obatan. Meski sedang fokus dengan tugasnya, sesekali Rangga melihat ke belakang dan mencari keberadaan Jasmine yang saat itu sedang menjalankan tugasnya bersama Ayu
"Kenapa kamu Ngga? kok lihatin Jasmine terus?" tanya Gerry
"Aku cuma pengen pastiin Jasmine masih dalam jangkauan ku Ger, kamu tau sendiri, Chika dan teman temannya ada disini, meski kita tidak menemukan mereka di Villa itu, aku yakin Chika masih ada di sekitar sini" jawab Rangga
"Oohh gitu,, beruntung banget ya si Jasmine, selalu di jagain 24 jam sama kamu!" kekeh Gerry
Rangga tersenyum kecil, sambil melihat ke tempat Jasmine berada sekarang, meski jarak mereka jauh, tapi Rangga masih bisa melihat Jasmine.
"Aku sudah berjanji pada diriku sendiri dan ayahnya untuk selalu menjaga gadis itu" Jawab Rangga
"Cinta banget kamu ya sama Si Jasmine" ucap Gerry
"Gak usah di tanya!" Jawab Rangga kemudian pemuda itu kembali berjalan dan mengerjakan tugasnya.
Sementara itu Chika dan teman temannya yang sejak tadi sudah berada di alam terbuka itu, keempat nya pun sudah lengkap dengan penyamarannya. Chika dan teman temannya memakai pakaian serba hijau tua, seluruh badan mereka di tutup dengan dedaunan agar mereka tidak di kenali. Agar semakin tidak di kenali wajah mereka pun sudah di lumuri cairan berwarna hijau tua yang sudah di siapkan Chika.
"Ish! aku benar benar sudah tidak ada bedanya dengan pohon!" cetus Puput
"Iya! mana banyak nyamuk lagi! bisa bentol bentol semua badanku!" ucap Sonia
"Lagian mana sih mereka, kok belum kelihatan?! capek tau gak nunggunya!" gerutu Vannya
"Kalian bisa gak, kalau gak berisik?!" Sarkas Chika dan semuanya terdiam
"Banyak nyamuk Cik! kalau darah kami habis gimana?!" Sungut Sonia
"Darah kalian gak akan habis juga kali! udah jangan berisik, pasti sebentar lagi mereka akan melintas!" ucap Chika.
Benar saja, dari kejauhan nampak beberapa peserta Camping sudah mendekat ke arah Chika dan teman temannya berada. Kemudian Chika dan teman temannya mencari tempat yang aman agar tidak ketahuan.
"Ayo kita pergi!" ucap Chika pada teman temannya.
Rangga dan Gerry sudah melewati persembunyian Chika dan teman temannya, Rangga benar benar tidak melihat ke anehan apapun dan dia terus berjalan ke depan mengikuti arah jalan yang sudah ada menunjukkan untuk belok ke kanan. Sementara itu Jasmine dan Ayu masih di belakang, Jasmine yang mencari tumbuhan obat sementara Ayu sebagai pencatat. Keduanya bekerja sama untuk menyelesaikan tugas itu.
Satu persatu peserta camping sudah melewati persimpangan belok kanan, kemudian Chika yang melihat Jasmine dan Ayu masih duduk mengamati tumbuhan yang mereka temukan, gadis licik itu berjalan cepat ke arah pohon yang sudah di tempel petunjuk jalan dan membelokkan arah panah itu ke kiri menuju ke jurang. Setelah itu Chika segera kembali ke tempat persembunyiannya.
"Rasain Lu!" gumam Chika dengan seringainya.
Kemudian Jasmine dan Ayu kembali melanjutkan jalan mereka, terlihat sudah sepi, lalu mereka berjalan ke depan sampai di persimpangan.
"Panahnya ke kiri" ucap Ayu saat melihat arah panah menuju ke kiri
Jasmine merasa keanehan, tapi Ayu sudah menariknya untuk berjalan ke arah simpang kiri. Lalu keduanya gadis itu pun berjalan ke kiri dan tertinggal oleh rombongan yang lain.
"Bagus! dengan begitu kalian berdua bakal nyasar di hutan ini!" batin Chika bersorak gembira.
.
.
.
.
Awas lu chik! tak bales lu 😤
kau cepat sekali bergerak