NovelToon NovelToon
(not) BAD WEDDING

(not) BAD WEDDING

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Nikah Kontrak / Murid Genius / Persahabatan / Chicklit
Popularitas:26.2k
Nilai: 5
Nama Author: semiy🌼

Kesya Ananda seorang gadis berusia 17 tahun yang menduduki jenjang akhir SMA kepribadiannya begitu tertutup dan sangat sulit didekati sehingga ia hanya memiliki satu orang teman, namun siapa sangka dia diharuskan untuk menghianati satu-satunya teman yang dimilikinya itu, dengan menikahi kekasih temannya.

Kalael Adiwarman seorang pria tampan nan rupawan berusia 18 tahun dan akan segera lulus SMA, lahir di keluarga kaya raya membuatnya tampak sempurna tak heran banyak gadis-gadis cantik yang ingin merebut hatinya akan tetapi hati seorang Kalael sudah ia berikan pada satu-satunya gadis yang ia cintai yaitu kekasihnya 'Nayla Ratu', namun takdir mempermainkannya ia dipaksa menikah dengan teman kekasihnya sendiri.

Bagaimana takdir kisah mereka selanjutnya, apakah akan muncul pundi-pundi cinta antara keduanya? atau kisah mereka akan berakhir tragis? hanya waktu yang bisa. menjawab semuanya.

hope you enjoy it🥰🌼

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon semiy🌼, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

"Bali 4"

‼️UNTUK YANG BERPUASA HARAP DI SKIP DULU‼️

Aku memandang pantulanku dicermin, mengamati tanda merah yang berada di leherku yang untungnya tidak begitu tampak. Aku mencoba untuk menghindari Kalael sebisa mungkin. Kejadian semalam membuatku tidak berani untuk sekedar bertatap muka dengannya. Bagaimana tidak, memikirkan wajahnya saja sudah membuat degup jantungku tak karuan apalagi kalau bertatap muka bisa-bisa jantungku lepas dari tempatnya.

Flashback on

Aku dan Neyra menghadiri 'pool party' yang diselenggarakan di hotel tempat kami menginap. Btw, teman Neyra yang adain party ini dan sebagian besar tamunya adalah orang luar.

Suasana party ini sangat tidak cocok denganku. Aksi vulgar dimana-mana dan juga sebagian besar tamu wanitanya hanya menggunakan bikini.

"Keknya gue balik ke kamar aja deh" ucapku pada Neyra yang sedang mengambil minuman.

"Baru juga tiba Sya, lo mah ga asik" keluh Neyra.

"Ga bakal lama kok gue janji... nih buat lo, tapi jangan diminum ada alkoholnya soalnya. entar lo mabok habis gue ditangan Kalael" lanjut Neyra.

"Lah.. trus ngapa kasih ke gue?" heranku.

"Biar lo ga keliatan terlalu polos. Gue mau nyapa temen gue sebentar setelah itu kita balik" ucap Neyra.lo

Belum juga lima menit Neyra meninggalkanku, tiba-tiba saja seorang pria bule bertubuh tinggi menghampiriku.

"Hey baby girl! are you lonely?" sapanya. tercium aroma minuman dari nafasnya.

Aku berusaha mengabaikannya dengan berniat untuk pergi menghindarinya. Namun pria tersebut malah menahan tanganku.

"Hey, don't be shy... let's have fun tonight" ucapnya.

Aku berusaha menarik tanganku sekuat tenaga namun tak kunjung berhasil karna pria itu mencengkramnya begitu kuat. Pria itu lalu menarikku entah kemana. Lidahku kelu tak mampu berbicara. Aku hanya bisa berdoa dalam hati siapapun.... siapapun tolong aku.

Tiba-tiba saja seseorang memegang tanganku yang sedang ditarik oleh pria bule tadi.

"Get your f*ckin hands off my woman" ucap Kalael. yes Kalael lah orang yang menolongku.

Kalael melepaskan tangan pria itu dengan paksa lalu menarikku mendekat padanya.

"She's mine" lanjut Kalael.

Pria bule itu terlihat ingin menantang Kalael namun langsung ditahan oleh Ashi. Ashi membawa pria itu menjauh.

"Kamu gapapa?" tanya Kalael. Aku hanya mengangguk sebagai jawaban.

"Ayo pulang" Kalael menggenggam tanganku.

"Aku harus mengembalikan ini" ucapku sambil menunjukkan segelas minuman yang ada di tanganku.

Tanpa banyak bicara Kalael mengambil gelas dari tanganku dan langsung meneguknya sekaligus hingga tandas. Aku mencoba menghentikannya karna minuman itu mengandung alkohol tapi terlambat, Kalael sudah menghabiskannya dan melempar gelas itu sembarang.

'Eihh gapapa kan, pasti toleransi Kalael terhadap alkohol tinggi' batinku.

Selama perjalanan kembali ke kamar, tidak ada satupun kata yang keluar dari mulut kami masing-masing. Tapi, tangan Kalael tetap menggenggam tanganku erat namun penuh kelembutan.

Sesampainya di kamar, Kalael menuntunku untuk duduk dipinggir ranjang berdampingan dengannya. Kalael meraih tanganku dan mengusap tanda merah akibat genggaman kasar pria bule tadi. Tak satupun gerakan Kalael luput dari pandanganku.

"Ah aku gapapa kok, kamu tau kan kulitku sensitif" aku menarik tanganku begitu tertangkap basah menatapnya.

"A a aku mau ke toilet bentar" ucapku hendak pergi namun Kalael menarikku sehingga aku jatuh tepat di pangkuannya.

"Kalael...."

"Kal, kamu gapapa? Kal! kamu sakit?" panikku saat Kalael terus menggelengkan kepalanya secara berulang dan wajahnya terlihat memerah.

"Kalael?... Kal?.... kamu mabuk ya?.. Kal?... Kala....." panggilku terhenti saat Kalael menahan tanganku yang menepuk pipinya pelan.

"Kamu gapapa?" tanyaku memastikan.

Tanpa sepatah katapun keluar dari mulutnya, Kalael menuntun tanganku melingkari tengkuknya sedangkan tangannya yang bebas mendorong punggungku hingga jarak antara kami sudah tidak bisa diukur lagi.

"Kamu mabuk?" tanyaku.

"Aku emang ga jago minum, tapi satu gelas tidak mungkin menumbangkanku" jawabnya.

"Kal..." Ucapanku terhenti begitu benda kenyal itu mendarat dibibirku memberikan lumatan-lumatan lembut yang tidak pernah kami lakukan sebelumnya.

Seakan terbuai, aku mengalungkan kedua tanganku dilehernya dan mencengkram kuat bajunya saat ciuman itu semakin menuntut. Begitupun juga Kalael yang semakin mengeratkan pelukannya.

Aku menarik diriku hingga ciuman itu terlepas. Bukan.. bukan untuk mengakhirinya tapi untuk mengisi pasokan oksigen yang berkurang.

Aku kembali bernafas dengan terengah-engah saat Kalael mendaratkan bibirnya pada leherku. Mengecupnya, menghisapnya dan meninggalkan jejak disana.

Kalael mengubah posisi dengan menindihku diatas kasur masih sambil mencium leherku hingga desahan tertahan itu keluar begitu saja. Kesadaranku entah hilang kemana bukannya menghentikan aksi Kalael, aku malah memberikan akses padanya dengan menengadahkan kepalaku dan menikmati sensasi geli yang melandaku.

Aku meremas sprei dibawahku begitu merasakan telapak tangan Kalael menyentuh kulit perutku. 'Kalael benar-benar seorang good kisser. Apa dia sudah pernah melakukannya sebelumnya? tapi dengan siapa? apa mungkin....'. Perlahan-lahan kurasakan tangan Kalael bergerak naik dan terus naik hingga...

"Kalael STOP! aku tidak siap untuk lebih" ucapku dengan dada yang naik turun sambil menahan tangan Kalael yang terus bergerak naik.

Kulihat Kalael memejamkan matanya kuat dan sedikit berdesis, llau mengangguk paham.

"Aku... aku harus mandi air dingin" ucapnya lalu berlari ke kamar mandi.

Flashback off

Kringgg~ dering ponsel mengalihkan perhatianku dari cermin. Aku langsung mengangkat panggilan tersebut saat melihat nama Neyra tertera disana.

"Hmm,. ada apa?" tanyaku

"Lo free ga ntar malem?"

"free"

"Ikut gue mau ngga?"

"Males ah, trauma gue jalan bareng lo"

"Ihh gapapa gue gabakal ninggalin lo lagi kok, ada Ashi juga"

"Trus maksud lo gue jadi obat nyamuk gitu"

"Ya enggak, gue ngajak lo karna ada yang harus lo liat nanti. Jadi gimana?"

"Nanti deh gue mikir-mikir dulu. Lo dimana sekarang? makan bareng yuk"

"Pas banget gue baru mau pergi makan. Gue nunggu di lobi, cepat ga pake lama atau gue tinggalin"

Aku mengintip dari balik pintu toilet untuk mengecek keberadaan Kalael yang ternyata sudah tidak ada.

"Huh syukurlah" legahku.

Aku segera mengambil tas lalu berlari menuju lift. Pintu lift terbuka dan ternyata ada sepasang suami istri yang sudah berumurr didalam sehingga aku tersenyum ramah.

Pintu lift terbuka menandakan ada orang yang akan masuk sehingga aku memundurkan langkahku untuk berdiri dipaling belakang. Namun saat pintu lift terbuka sepenuhnya aku terkejut dengan apa yang aku lihat. Aku melihat siluet Kalael dengan seorang wanita yang bergelayut manja dilengannya dan mereka berjalan memasuki salah satu kamar hotel. Aku tidak yakin apakah wanita itu Nayla atau bukan tapi yang aku yakini pria disebelahnya sudah pasti Kalael.

Aku memegang dadaku yang terasa sakit.. Iya SAKIT. Mataku juga terasa panas. Sepertinya aku sudah jatuh terlalu jauh, jatuh hati pada Kalael.

1
Samina Qilarina
lame banget sih next chapter..
Samina Qilarina
jalan cerita best tp knp xde sambuganye...
Samina Qilarina: iya tp jgn lame2 bagat sambuganye... penasaran jadiye
total 3 replies
Kaka
🦋
Kaka
kan? kan? makin keliatan nih aslinya si Kalael
Kaka
cemburu lah tuh🤭

curiga aku Kalael udah suka ama Kesya
Semiy: shutttt🤫
total 1 replies
Verrn
kpn nih Thor lanjutannya? ga sabar bgt pengen tau kelanjutannya
Semiy
makasih udah mampir dan makasih juga atas dukungannya😘
Verrn
alurnya cukup menarik, tipe aku banget... Semangat Thor updatenya🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!