Seorang gadis bernama Kinara Stevania Wijaya yang harus rela menggantikan posisi kakaknya Levina Nindia Wijaya sebagai mempelai wanita saat hari pernikahan kakaknya dengan pria bernama Cakra Aditama.
Kinara menggantikan posisi kakaknya karena pada saat hari pernikahan sang kakak kabur, karena tidak setuju dijodohkan dengan pria yang belum ia kenal.kedua keluarga tidak memiliki pilihan lain, sehingga terjadilah pernikahan antara Cakra dan Kinara
bagaimana kah kelanjutan dari pernikahan yang tidak dilandasi cinta itu?
jangan lupa mampir dan beri kritik, saran serta dukungan ya!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sputri_23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Apakah baikan?
Warning...
Wajib buat yang baca untuk like, komen berupa saran atau kritik ya biar author makin semangat up episode nya.Semoga nggak membosankan ya alurnya.
Aditya kemudian mengiyakan ajakan istrinya dan mereka pun keluar dari rumah menuju kantor pusat penerbangan milik Cakra.25 menit menempuh perjalanan akhirnya mereka pun sampai.
Kinara di ikuti oleh Aditya dan Reska berjalan menuju tempat resepsionis.
"mbak, mas Cakra ada?"tanya Kinara
"eh maksud saya pak Cakra"tambah Kinara lagi
"ada mbak lagi di ruangannya, kemungkinan lagi makan siang"jawab resepsionis.
"kalo saya mau masuk ke ruangannya bisa nggak mbak?"tanya Kinara
"bisa banget mbak, atau mau saya telfon pak Cakra supaya beliau tau ada anda ingin menemuinya?"tanya resepsionis
nggak mbak, nggak usah biar saya aja yang ke sana"jawab Kinara
"baik mbak, nanti bisa langsung lurus kemudian belok kanan naik lift ke lantai 4 ya.ruangan pak Cakra yang paling pojok dan nanti ada petunjuk ruangan Direktur"jawab resepsionis
"baik terima kasih, saya permisi"pamit Kinara yang kemudian di balas anggukan oleh sang resepsionis.
Kinara dan kedua orang tuanya pergi menuju lift dan mencari ruangan Cakra.saat menemukannya kemudian Kinara mengetuk pintu itu.
tok...
tok...
tok...
"siapa?"tanya Cakra dari dalma ruangan
"aku mas"jawab Kinara
"masuk"jawab Cakra singkat
Kemudian Kinara dan kedua orang tuanya masuk ke dalam ruangan Cakra.terlihat Cakra tengah memainkan laptopnya dengan setumpuk berkas di mejanya.tampak ia begitu sibuk dan tidak menyadari kedatangan Kinara yang membawa kedua orang tuanya.
"mas, aku datang sama mama dan papa"ucap Kinara membuat Cakra langsung menoleh.
"mama papa?kalian datang kesini?kapan?"tanya Cakra beruntun kemudian bangkit dari duduknya dan menghampiri orang tua Kinara kemudian mencium punggung tangan keduanya.
"sudah dari tadi tapi kamu yang tampak begitu cuek dan sibuk nak"jawab Aditya yang kemudian Reska juga mengangguk.
"maaf saya nggak tau kalian datang"jawab Cakra tersenyum.tingkah Cakra saat dengan kedua orang tuanya kinara begitu berbeda terhadap sikapnya dengan Kinara, membuat Kinara menaikan alisnya.
"giliran sama orang tua gue manisnya bukan main.pas sama gue aja dinginnya udah kaya es kutub Selatan"Kinara bicara dalam hati
Walaupun Cakra berbicara begitu sopan dan tidak se irit saat ia bicara dengan Kinara, namun Cakra tetap bersikap formal.
Kini mereka tengah duduk di sofa tempat kerja Cakra.Kinara duduk di samping Reska yang berhadapan dengan Cakra.Kinara tidak pernah melepas pandangannya dari wajah suaminya itu.
"Nak Cakra, maaf kami datang tiba tiba ya"ucap Aditya
"iya pa, nggak papa saya malah senang kalian datang tapi seharusnya kabari dulu supaya saya tunggu di rumah dan kalian tidak perlu repot repot datang kesini"jawab Cakra menatap Kinara sekilas kemudian memalingkan wajahnya.Kianra benar benar tidak melepas pandangannya dari suaminya itu membuat Cakra tidak fokus.Reska yang menyadari hal itu pun menyadarkan putrinya.
"jangan di pandang terus"Reska sedikit berbisik membuat Kinara sadar dan tiba tiba buka suara.
"siapa yang mandang mandang dia, mama sembarangan aja"ucap Kinara yang kemudian langsung menutup mulutnya membuat Cakra menahan senyumnya.
Sebenarnya Cakra sudah sangat merindukan Kinara, ia tidak tahan harus mengacuhkan istri kecilnya itu.Namun apa boleh buat, rasa gengsinya mengalahkan semuanya sekaligus ia ingin memberi pelajaran kepada Kinara.
"mama dan papa tau apa yang terjadi dalam rumah tangga kalian baru baru ini.mama dan papa juga minta maaf karena tidak tau kalau Nindi datang ke rumah kalian dan tinggal di sana sampai sekarang.bukannya kami mau ikut campur tapi nak Cakra kalau mama boleh minta tolong dengarkan penjelasan Kinara tentang kesalahpahaman yang membuat nak Cakra marah kepda Kinara."ucap Reska
"mama nggak bilang kalau tindakan nak Cakra salah, mama tau nak Cakra tidak mau jika Kinara melewati batasnya sebagai seorang istri.mama tau yang kamu pikirkan tapi seharusnya masalah itu diselesaikan secepatnya apalagi ini karena kesalahpahaman.kalau kalian diam diamkan saja masalahnya tidak akan selesai dan malah merusak rumah tangga kalian"lanjut Reska
"iya ma, saya tau.saya hanya ingin memberi pelajaran kepada Kinara agar nantinya dia nggak berbuat kesalahan yang sama lagi"jawab Cakra
"dan ya.papa minta maaf karena kedatangan Nindi ke rumah kalian juga pasti membawa pengaruh buruk bagi rumah tangga kalian, apalagi sifat Nindi yang tidak sesuai dengan usianya.ia terlalu kekanak-kanakan dalam menghadapi masalah"Aditya menatap menantunya dan putrinya bergantian.
"iya pa, maaf juga karena keegoisan kalian malah jauh jauh datang kesini hanya untuk menyelesaikan masalah kami"jawab Cakra yang di balas anggukan oleh Reska dan Aditya.
"sekarang kita pulang saja ma, pa biar kerjaannya saya lanjutkan nanti.masa kalian jauh jauh datang ke rumah saya malah kerja.lain kali bilang kalau datang ke sini ya"Cakra bangkit dari duduknya.
"Cakra kalau kamu mau kerja, lanjutkan saja nak.biar mama dan papa pulang duluan.mama dan papa mau ketemu Nindi, siapa tau dia sudah di rumah"Aditya
"Nindi tidak ada di rumah?"tanya Cakra yang di balas anggukan oleh mertuanya itu.
Cakra menatap sekilas istrinya yang kini hanya diam di tempat duduknya benar benar bukan Kinara yang ia temui sebelumnya.ia tersenyum melihat Kinara yang tiba-tiba berubah menjadi pendiam itu.
"yasudah kami pulang dulu ya nak"pamit Aditya bangkit dari duduknya di ikuti oleh Reska dan Kinara.
"mama dan papa nggak keberatan kan kalau pulang berdua dulu, nanti kalian istirahat dulu di rumah.biar Kinara pulang sama saya.saya mau menemui klien sebentar kemudian langsung pulang"Cakra membuat Kinara seketika menoleh karena namanya di sebut.
"iya nak nggak papa"jawab Reska yang mengerti kalau menantunya ingin berbicara berdua dengan putrinya.
"aku mas?"tanya Kinara yang masih bingung yang kemudian di balas anggukan oleh Cakra.
"kunci rumah kasih ke mama aja Ra, supaya mama dan papa istirahat di rumah dulu sambil tunggu Nindi pulang"jawab Cakra
"yaudah.nih ma kunci rumah.tunggu aku ya jangan pulang dulu.kalau perlu kalian harus nginep di rumah"Kinara menatap kedua orang tuanya membuat keduanya tersenyum dengan tingkah putrinya itu.
"yaudah mama dan papa pulang duluan ya, hati hati nanti kalau pulangnya kalian"ucap Reska.
Reska dan Aditya keluar dari ruangan itu untuk pulang menyisakan Cakra yang tengah merapikan meja kerjanya, sementara Kinara tengah berdiri kaku karena ia bingung apa yang harus ia lakukan dan katakan sekarang.apakah Cakra akan memarahinya karena telah mengadu ke orang tuanya.
Cakra yang merasa Kinara hanya berdiri kaku di tempatnya menoleh dan menatap Kinara.seketika saat itu Kinara juga menoleh karena merasa di tatap oleh Cakra.pandangan mereka akhirnya bertemu setelah sekian lama.
semangat thor .