NovelToon NovelToon
IKHLASKAN AKU PERGI SUAMIKU

IKHLASKAN AKU PERGI SUAMIKU

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Cerai / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:259.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sutihat Basti Wibowo

Pernikahan yang bahagia adalah impian setiap rumah tangga. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Andhira, gadis berusia 21 tahun yang dipaksa menikah oleh keluarganya dengan seorang lelaki bernama Daffa, yang ternyata adalah seorang lelaki yang keras dan kasar terhadap Andhira.

Perlakuan Daffa yang kian hari semakin menjadi membuat Andhira mengalami depresi dan kondisi kesehatan jiwa yang buruk hingga dia divonis mengidap bipolar. Rumah tangga yang bagai neraka itu membuat Andhira mengguggat cerai suami jahatnya tersebut.

Akankah Andhira terbebas dari pernikahan yang penuh siksa itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sutihat Basti Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26 Rasa Hati Yang Mati

Daffa memejam bersama rasa leganya. Entah karena hasratnya telah tersalurkan, atau karena mendengar Andhira yang mengatakan bahwa dia bersolek untuk dirinya. "Ahh, perasaan apa ini? Kenapa semakin hari ruang pikiranku dipenuhi oleh Andhira?" bisik hati Daffa resah.

Daffa mulai merasa aneh pada dirinya sendiri. Setiap kali dia berusaha mangkir dari perasaan tertariknya pada Andhira, pikirannya justru semakin gencar mengingat semua tentang dia. Senyumnya, marahnya, tangisnya, aroma tubuhnya dan semua yang ada pada Andhira bertahta dalam benak Daffa.

***

Tiga bulan sudah berlalu sejak saat itu. Andhira menjalani setiap harinya dengan kepura-puraan, bahwa dia menerima Daffa seutuhnya sebagai suaminya. Padahal, perasaannya begitu hambar. Tak ada sedikit pun percikan cinta yang membuat jiwanya bergetar dan menggelora kala dirinya sedang bersama Daffa.

"Aku tidak tahu, kehidupan macam apa yang sedang aku jalani ini? Semua yang aku lakukan adalah palsu, kecuali rasa sakit dan air mataku," gumam Andhira.

"Dhira, apa kamu sudah siap?"

"Sudah, Mas," jawab Andhira sembari menghadirkan senyuman palsu di bibirnya.

Hari ini Daffa mengajak Andhira untuk pergi ke sebuah pantai. Disadarinya selama ini dia hanya membiarkan Andhira di rumah saja. Namun, kali ini Daffa ingin Andhira merasakan udara pantai yang segar, sebagai upaya untuk memberikan apresiasi terhadap Istrinya itu atas kepuasan pada pelayanan yang dia berikan, Daffa bermaksud mengajaknya berlibur.

Apresiasi atas kepuasan yang dia dapat? Ya, begitulah yang Daffa pikirkan. Rupanya, Lelaki itu masih belum mengerti tentang hakikat sebuah pernikahan, yang selayaknya memberikan penghargaan kepada pasangan hidupnya atas dasar cinta dan kasih sayang, bukan sekedar menimbang kepada puas dan tidaknya sebuah pelayanan. Apa dia pikir Andhira adalah seorang wanita penghibur, yang bisa dia nilai berdasarkan kepiawaiannya dalam memuaskan?

Memikirkan tentang pola pikir Daffa dalam sudut pandangnya mengeni Andhira, sudah membuat kepala pusing. Apa lagi kalau harus berada di posisi Andhira. Itu terlalu menyakitkan.

Setelah menempuh perjalanan dengan waktu sekitar dua jam lamanya, Mereka pun sampai di pantai tersebut. Mata mereka langsung disuguhkan dengan pemandangan alam yang begitu indah dan memanjakan mata. Itu pasti akan menjadi hal yang lebih menyenangkan, andai dilakukan bersama orang yang selaras dalam cinta maupun perasaan, bukan sekedar bersama orang yang hanya berstatus sebagai sepasang suami istri, tapi tidak miliki arti dari ikatan itu sendiri.

Andhira menatap ke laut lepas. Segarnya tiupan angin yang menerpa seluruh tubuhnya, membuat senyum Andhira mengembang. Wanita yang semakin hari hatinya kian mati rasa tersebut, tampaknya sangat menikmati panorama pantai yang khas itu.

Tiba-tiba saja, suara sepasang kekasih terdengar ke telinga Andhira. Mereka saling merayu dan mengungkapkan perasaannya masing-masing dengan gambaran cinta yang indah luar biasa. Pikiran Andhira terbuyar diterpa manisnya rayuan gombal yang mengalun dari dua sejoli itu. Lantas, dia melirik dengan ekor matanya seraya tersenyum kecut.

"Cinta, cinta, cinta! Semoga cinta kalian tidak mati seperti perasaanku," cicit Andhira berdesis sinis.

"Dhira, ini untukmu, minumlah!" ujar Daffa yang menghampirinya, dengan membawa dua buah kelapa muda segar lengkap beserta pipetnya.

"Terima kasih," ucap Andhira sambil menyimpulkan senyum, lalu menyesap air kelapa muda segar tersebut.

"Bagaimana? Apa kamu suka tempat ini?" tanya Daffa.

"Ya, aku tidak punya pilihan selain menyukainya," jawab Andhira.

"Kenapa begitu, Dhira?"

"Mau bagaimana lagi? Terkadang hidup memaksaku untuk menjalani takdir yang tidak aku sukai. Rasanya sangat berat dan membuat hatiku lelah. Karena itu, aku memilih untuk tetap menyukainya, agar bebanku berkurang, agar pikiranku ringan, dan supaya hatiku lega. Meski, itu sama sekali tidak mudah bagiku," sarkas Andhira yang sebenarnya menyindiri Daffa.

"Aku 'kan hanya menanyainya tentang tempat ini. Lalu, mengapa dia malah membahas perihal hidup dan sebuah takdir?" batin Daffa dengan nalar yang tak sampai.

"Kenapa diam, Mas? Apakah itu berarti kamu paham atau malah sebaliknya?" lontar Andhira dengan tatapan meremehkan.

"Eemm, kata-katamu terlalu sulit untuk kucerna dan kupahami," jawab Daffa.

"Hahaha ... hanya orang yang memiliki kepekaan tinggi yang bisa dengan mudah memahami, bahkan merasakannya, Mas. Jadi, wajar saja kalau kamu tidak mengerti."

Lelaki itu terdiam mematung. "Apakah itu berarti aku bukan orang yang peka?" bisik hati Daffa bertanya-tanya.

Bersambung ....

Jangan lupa dukungannya, ye. Biar othor semangat up. 😚❤❤❤❤❤❤❤❤❤

1
falea sezi
true kah
Safa Almira
sukaA
Perempuan Terindah: terima kasih, Kak ❤
total 1 replies
id IG: sabia.sky
adhira temennya author?
Perempuan Terindah: begitulah, Kak. 🙂
total 1 replies
Pucca Riana
Bagus ceritanya thor, smg semakin ramai yg baca
Perempuan Terindah: terima kasih, Kak. 🤗❤
total 1 replies
Hotma Gajah
ceritanya sungguh membagongkan🤣
Perempuan Terindah: Huum, kek komentarnya. 🤣🔥
total 1 replies
Hotma Gajah
cerita jadi aneh jgn lari dari koridor🤣🤣🤣
Perempuan Terindah: Iyaaa. Seaneh komentarnya. 😆
total 1 replies
Hotma Gajah
Dira bodoh nggak up date kali ya nggak tau kdrt oneng
Perempuan Terindah: Huum, Kak. Silakan baca bab selanjutnya. ❤
total 1 replies
Hotma Gajah
wsnita lemah bodoh wajar di tindas lanjutkan ampe modar😏
Perempuan Terindah: Sungguh teganya. 🤣
total 1 replies
Hotma Gajah
jgn pernah buat cerita wanita yg gampang di tindas buatlah cerira wsnita kuat cerdas dan tangguh buat motivasi bagi wanita"yg kurang beruntung ok.
Perempuan Terindah: Oke, Kak. Jangan tersinggung. Meski diangkat dari kisah nyata, semoga bukan ini kisah Kakak. ❤
total 1 replies
Evy
selain kasar pelit pula.
Perempuan Terindah: Valid. 🍃
total 1 replies
Nismawati
good
Perempuan Terindah: 🌹🌹🌹🍃🍃🍃
total 1 replies
Yuantusha
apa ada udang dibalik bakwan
Perempuan Terindah: Hai, Kak, terima kasih sudah baca. Semoga suka. ❤❤
total 1 replies
Yuantusha
kabur trs cerai
Yuantusha
50 untuk 3 hri mana cukup
bùat sehri aj g kañ çùkup
Perempuan Terindah: Betul, Kak.
total 1 replies
Yuantusha
apapun alasannya g hŕus kasar gitu kli
Yuantusha
daffa itu manusia ap iblis ci
Yuantusha
apa sebenere maya udah tau sifat dava sebelumnya
Yuantusha
seharusx gak usah dimasakin
Yuantusha
pengen remes remes otaknya dafa
Yuantusha
sakitnya hatiku
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!