NovelToon NovelToon
Tamu Ranjang Tuan Muda Impoten

Tamu Ranjang Tuan Muda Impoten

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Misteri / Mafia / CEO / Anak Genius / Romansa-Percintaan bebas / One Night Stand / Disfungsi Ereksi / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Liana kiezia

Trea Desmond seorang wanita 23 tahun kembali ke tanah airnya dengan misi mencari ayah biologis kedua anak kembar nya.

Dalam pencarian itu dia menemukan fakta bahwa gigolo yang dulu ia sewa ternyata adalah bosnya sendiri yang memiliki sifat kejam kepada musuh, terlebih-lebih kepada wanita yang mengaku mengandung benihnya.

Tree terpaksa dan harus bisa membuat pria kejam itu untuk menghamili dirinya, demi sebuah plasenta bayi yang bisa menyelamatkan kedua anaknya sekarang.

Apakah misi Tree mendapatkan anak lagi dari ayah biologis kedua buah hatinya akan tercapai?
Atau sebaliknya?

Tree memilih mundur dan memilih opsi lain untuk menyelamatkan nyawa salah satu dari anaknya.


.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Liana kiezia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gara-gara Tarif Yang Mahal.

Hay para kesayangan nyai...

Dimana pun kalian berada semoga sehat selalu 🤗

Selamat datang di RUMAH KARTU PERDANA 😘😘😘

“Uhhh.... Ahhhh ...,” Erangan panjang terdengar menggema di dalam sebuah kamar mewah milik Alexis, entah berapa kali pria itu menumpahkan benihnya di lorong terowongan milik Tree.

Hosss.... Hosss ... Nafas memburu Alexis begitu tersendat-sendat.

Bayangkan mereka melakukan penyatuan 3 jam lamanya. Itu tanpa jeda Meksi si Jon dan kolam lele sudah perih akibat di asah terus menerus.

“Honey, apakah kau mau satu ronde lagi?” ajak Alexis menggoyang lengan wanita yang berapa detik yang lalu merenggut kenikmatan bersamanya.

Dada Alexis berdebar-debar ketika merasakan sebuah kepuasan dan kenikmatan yang selama ini ia bayangkan. Ini bukanlah mimpi melainkan nyata terjadi.

Karena tidak ada pergerakan dan sahutan dari sang gadis, wajah pria itu sedikit kecewa, “Ahh, sepertinya ia lelah!” gumam Alexis memandang punggung telan jang milik wanitanya.

Sebuah bekas luka besar terlihat

jelas seperti sarang laba-laba di punggung gadis itu mencuri perhatian Alexis yang tengah memandang tubuh wanitanya dari atas hingga ke bawah. Entah sadar atau tidak tangan Alexis meraba kulit punggung Tree.

“Sebuah luka yang mengerikan, apakah dulu kau mengalami sebuah kecelakaan?" tanya pria itu pada si gadis yang tak tengah tertidur.

Rambut Tree yang lebat nan panjang menutupi wajah gadis itu. Akibat si rambut membuat abang Alexis mampu memandang jelas wajah gadis yang baru menjadi wanita di usianya yang belia tersebut.

Posisi Wajah Tree membelakangi Alexis, membuatnya bekas luka di punggung nya terlihat jelas di mata pria itu.

Entah dorongan dari mana Alexis tanpa ragu mengikis jarak antara ia dan wanita asing lalu tersebut untuk memberikan ciuman berkali-kali di punggung sang wanita.

Entah kenapa Alexis menganggap gadis pemilik luka di punggung itu miliknya mulai saat ini. Padahal pria itu belum jelas melihat wajah wanitanya. Yang jelas pria itu tau gadis yang sedari tadi merenggut nikmat dengannya adalah wanita cantik.

Jangan salah sifat playboy seorang Alexis, meski buta sekalipun ia bisa menghirup aroma wanita cantik dan ia bisa membedakan yang mana pula wanita tonggos.

Cup... Satu kecupan Alexis mencium rambut Tree.

“Tidurlah.. Sebenarnya aku mau lagi tapi aku kasian padamu, toh masih ada hari esok.” gumam Alexis.

Entah kenapa Alexis enggan untuk memejamkan matanya. Ia begitu takut jika kejadian malam ini hanyalah sebuah mimpi.

“Kau harus membayar ku gadis liar, dengan bayaran yang tak akan mampu kau lunasi seumur hidup!” bisik Alexis di telinga Tree.

Yaitu menjadi istriku. Tambah pria itu dalam hati.

Karena rasa lelah yang menyeruak, pria itu akhirnya tertidur, merengkuh tubuh kurus wanita yang menghangatkan ranjangnya malam ini.

....

....

1 jam kemudian...

Astaga! Aku harus cepat pergi dari sini, sepertinya tarif gigolo ini mahal banget sampek aku tak mampu membayarnya seumur hidup. Batin Tree menjerit.

Ya gadis kecil itu sadar dari mabuk ketika mahkotanya terenggut, akibat nyeri nyeri pedas membawa kesadaran Tree seratus persen.

Karena nikmatnya goyangan ala kadut milik Abang gigolo, gadis itu terbuai hingga menikmati goyangan gergaji sampek goyangan palu karatan serta di tutup dengan gaya tralala trilili. Membuat gadis itu jatuh dalam belaian cinta seorang pria yang tak ia kenal.

Siapa sangka ketika gadis itu mengistirahatkan tubuh nya ia mendengar tarif yang mengerikan di ucapkan oleh si gigolo ini.

Perlahan gadis itu menyingkirkan tangan Alexis. Perlahan ia turun dari ranjang sang pria.

Tree jangan lihat wajah nya agar kau tak merasakan bersalah jika suatu saat bersua dengan Om gigolo ini. Batin ketika ingin memandang wajah Alexis.

Astaga mana BH? Mana CD. Mana pula baju ku. Batin Tree meraba lantai mencari bajunya dalam kegelapan di kolong tempat tidur.

Tree hanya menemukan tas kecil tempat HP serta dompet memilikinya.

Seperti nya ini cukup membalut tubuh ku. Batin gadis itu menemukan kaos over size milik si Alexis.

Matanya memandang kertas milik Fren di atas meja lalu ia menulis sesuatu di kertas dan memberikan semua uang yang ada di dalam dompet .

Dengan Tertatih gadis itu meninggalkan Alexis, “ Ini lantai berapa ya? hanya ada satu kamar di sini. Apa gigolo yang menemani ku tadi adalah gigolo VIP. Sehingga tak di satukan dengan gigolo yang lain. Pantas saja tarifnya mahal. Bisa sih aku mintak uang sama Kakek tapi siap-siap aku di kutuk menjadi Malin gendeg sama si Kakek .” gerutu Tree sambil menempelkan kartu sakti di tangan nya.

Beruntung si Tree meski tadi tidak sadar tetap meletakkan kartu sakti itu di dalam tas jika tidak ia tak akan bisa keluar dari lantai tersebut.

“Aku harus cepat-cepat membagi kabar menyenangkan ini sama si Samarta. Astaga bibir Bawah ku macem di tabok dengan bon cabe level 100. Jontor Jontor... Mungkin karena ia perkasa sehingga bayarannya mahal. Gawat Tree..., kenapa sih kau itu sembrono pilih gigolo yang level kakap bukan asal nyomot!” gerutu Tree di dalam lift tersebut.

Ceting... Lift terbuka seketika seorang gadis lain bergabung dengan si Tree.

“Ta!" panggil Tree... kepada gadis itu.

“Eh monyet...” latah si Samarta ketika ada yang mengagetkannya.

“Sialan, kau... syukurlah aku tak usah mencari mu, ayo kita pergi. Si Flexi telah nunggu kita," ajak si Samarta.

“Oh, aku juga ingin mengajak mu pergi dari tempat ini Ta, ayok!" Tree bersyukur tak perlu susah payah menjemput sahabatnya itu.

“Mana kartu sakti ku!" pinta Samarta.

“Bentar dulu!" Samarta menelpon seseorang entah siapa yang ia telpon.

“Ya maaf Kak, kan aku sudah dewasa aku hanya ingin merasakan dunia malam. Kakak Fren saja yang kolot dan suka mengatur ku!" cemberut gadis itu.

“Tau tida aku itu di suruh pijatin dia sebagai hukuman ku, untung tangan ku ini tangan ajaib, sehingga membuat Kak Fren ketiduran, meski aku ketiduran juga di sampingnya tadi! Jika Kakak gak mau bantu aku, aku bilang nih sama kak Fren bahwa Kakak yang ngasik kartu sakti Kakak kepada ku!" ancam Samarta.

“Oh,,, terimakasih kakak sayang.. Emuaahhh..." sebuah ciuman jauh Samarta berikan kepada sang Kakak sepupu.

Ya, tadi Samarta di rendam oleh si Fren lalu di hukum memberikan pijatan untuk untuknya. Setelah si Fren terlelap, gadis itu kabur dari pergi dari melarikan diri.

Samarta menggesek kartu sakti milik Star lalu memilik lantai paling bawah yang jauh dari jangkauan CCTV, gadis itu ingin kabur dari hukuman si Fren. Begitu pula si Tree yang pasrah saja di bawa oleh sahabatnya itu.

Ting... Pintu lift terbuka.

“Loh kenapa kita berada di Mall Ta?” tanya Tree bingung.

“Ayo kita pergi dari sini! Cepat masuk lift si Flexi telah menunggu." Ajak Samarta.

Beruntung kemunculan gadis itu tidak ada orang yang melihat. Buru-buru keduanya memasuki lift mal hingga sampailah mereka di parkiran VIP.

Brak... Kedua gadis itu memasuki mobil yang sangat mereka kenali.

“Eh istri pertama, baju siapa kau gunakan dan selir kemana bajumu sehingga kau menggunakan baju mandi besar itu!" cecar Flexi.

Kedua gadis itu saling memandang penampilan satu sama lain..

^^^To Be Continued ...^^^

Terimakasih atas dukungan para sayang ku❤️❤️.. Jangan lupa tinggalkan komen kalian dan sesajennya untuk karya nyai satu ini.

Lope Yuyu, sekebon tetangga untuk kalian😘😘😘

1
Esih Mulyasih
Luar biasa
Iie Kartika
🙊🙉
Nur Damayulian
semalu malu nya
Nur Damayulian
cewe bar bar
Nur Damayulian
baru awal
Nur Damayulian
Baru awal
Desi Aja
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Niswah
Luar biasa
Susi Andriani
hadirrr saaayaaang
Tysa Nuarista
dari awal baca ngakak terus bawaannya...
nadira ST
dukun ko kayak penjual bahan matrial
nadira ST
dasar glak waras
Lies Atikah
si alexsis jadi menyebalkan gitu jadi sombong omongan nya terlalu merendah kan orang ga lucu sebel aku thor
Lies Atikah
mau sedih jadi ga sedih karna ada kudis kurap ga musim thor wkwk
Lies Atikah
tree cantik manis qiut gemesin lanjut
Bzaa
cusss otewew
mamae zaedan
ngakak,,,
uthornya konyol🤣🤭
mamae zaedan
2 teman yang konyol🤣🤣🤭
mamae zaedan
Luar biasa
mamae zaedan
mampir thor,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!