NovelToon NovelToon
MY BEAUTIFULL BODYGUARD

MY BEAUTIFULL BODYGUARD

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Mafia / CEO / Balas dendam. / Perubahan Hidup / OMG, protagonis ini sangat kuat!!! / Peningkatan diri -peningkatan kemmapuan / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:554.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: poppy susan

Gea Alexander Crush seorang wanita cantik puteri dari seorang mantan ketua Mafia yang paling disegani pada zamannya. Gea harus menyembunyikan identitasnya dikarenakan banyak orang yang mengincar dirinya dan kedua adik kembarnya.

Keputusan Daddynya dulu untuk pensiun dari dunia hitam memunculkan kebencian dan dendam dikalangan teman-teman Mafianya. Puluhan tahun ke belakang, Daddynya Gea diculik dan menghilang tanpa jejak bahkan Mommynya defresi dan memilih bunuh diri karena terlalu terpukul atas kehilangan suaminya.

Tapi di tengah-tengah penyamarannya, Gea bertemu dengan CEO muda yang sedang mencari seorang Bodyguard untuk memuluskan aksinya yang ternyata sedang melakukan penyamaran juga.

Akankah Gea berhasil melindungi Victor ataukah justru nyawa Gea ikut terancam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keberadaan Gerrald

🔫

🔫

🔫

🔫

🔫

Hari ini Okta kembali datang ke rumah besar yang sama sekali Bram tidak tahu, sesampainya di rumah besar itu, Okta terlihat celingukan.

"Kalian harus berjaga-jaga yang benar, jangan sampai ada orang yang mengikutiku lagi dan tahu tentang rumah ini, kalau kalian melihat ada orang yang mencurigakan langsu g eksekusi saja jangan banyak mikir," seru Okta.

"Baik Tuan."

Okta pun kembali melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah besar itu, Okta berjalan ke lantai dua dan berdiri di depan sebuah kamar dengan pintu jati dengan ukiran-ukiran yang sangat unik.

Okta mengambil kunci dari kantong celananya dan perlahan membuka pintu itu.

Ceklek....

Okta pun masuk ke dalam kamar itu, Okta menyunggingkan senyumannya saat melihat seseorang yang terbaring di atas tempat tidur dengan posisi kaki dan tangan yang terpasung.

"Mau sampai kapan kamu memperlakukanku seperti ini, Okta?"

Suara itu tampak tegas dan sangat mengintimidasi.

Okta kembali menyunggingkan senyumannya. "Sampai Tuan mau mengikuti semua keinginanku."

"Keinginan kamu yang mana? semuanya sudah aku lakukan, bahkan sekarang kamu sudah menjadi ketua dari God Of Death. Kamu pun sudah mendapatkan semuanya rumah mewah dan uang yang berlimpah. Sekarang apa lagi yang kamu inginkan?"

Perlahan Okta menghampiri orang itu dan menggeser kursi kemudian duduk di hadapan orang itu. Ternyata dia adalah Gerrald, selama sepuluh tahun ini Okta mengurung Gerrald disana dengan posisi kaki dan tangan terpasung.

"Aku tahu, Tuan menyimpan surat-surat penting mengenai beberapa saham God Of Death yang sangat fantastis itu dan kemarin aku bertemu dengan investor dari Jepang, mereka ingin membeli lahan yang ada disana dan mereka akan membayar sepuluh kali lipat untuk lahan itu," seru Okta.

Gerrald menyunggingkan senyumannya. "Aku tidak menyimpan surat-surat itu semuanya Bram yang menyimpannya dan bukanya anak buah kamu sudah membunuh Bram," sahut Gerrald.

"Apa? sial...."

"Aku tahu dari dulu kamu mengincar posisiku menjadi ketua, terus sekarang kamu sudah mendapatkan posisi itu jadi lepaskan aku dan biarkan aku hidup bebas bersama keluargaku!" bentak Gerrald.

"Tidak semudah itu Mr.G, sebelum aku mendapatkan semuanya aku tidak akan pernah melepaskanmu. Apalagi lahan itu sangat penting karena banyak sekali orang yang mengincarnya, kalau aku sampai mendapatkan lahan itu semua orang akan bertekuk lutut kepadaku dan dunia ini akan segera berada dalam genggamanku," seru Okta dengan tawanya yang menggelegar.

"Kamu tidak akan pernah mendapatkan lahan itu, Okta."

Okta menghampiri Gerrald...

Bughh..bughh..

Okta memukul wajah Gerrald membuat sudut bibirnya mengeluarkan darah, tapi Gerrald hanya menyunggingkan senyumannya bagi Gerrald pukulan Okta tidak ada apa-apa dibandingkan rasa sakit akan dipisahkan dari keluarganya sendiri.

Lahan yang memiliki luas seratus hektar itu adalah lahan yang diperebutkan oleh kalangan Mafia. Bagi yang memiliki lahan itu menjadi pertanda kalau orang itu sangat kaya dan sangat disegani oleh kalangan Mafia lainnya karena harganya pun bernilai fantastis dan menjadi tolak ukur kalau lahan itu adalah pertanda sang pemilik memiliki kekuasaan tertinggi.

"Tuan jangan main-main denganku, tidak mungkin hanya Bram yang memegang surat itu pasti Tuan menyembunyikan surat yang aslinya kan? cepat katakan dimana surat itu!" bentak Okta.

"Aku sudah bilang, semua surat-surat penting aku serahkan kepada Bram."

Okta menjambak rambut Gerrald yang saat ini terlihat gondrong, tapi walaupun rambut Gerrald gondrong dan wajahnya dipenuhi bulu-bulu halus tetap saja Gerrald terlihat tampan.

"Kalau Tuan tidak mau memberitahuku mengenai surat itu, aku akan kerahkan anak buahku untuk mencari keluargamu dan membunuh mereka semua," ancam Okta.

"Berani kamu menyentuh keluargaku, aku bersumpah aku akan menghabisimu dengan tanganku sendiri," seru Gerrald dengan mata yang memerah.

"Hahaha....."

Okta melepaskan jambakannya dan tertawa terbahak-bahak.

"Bagaimana Tuan bisa menghabisiku, sementara saat ini saja nyawa Tuan sudah berada di ujung telunjukku. Aku tinggal menjentikan jariku, dan namamu hanya akan menjadi tinggal kenangan. Tapi, aku tidak akan membunuh Tuan secepat itu karena harta yang paling berharga belum bisa aku dapatkan. Pikirkan baik-baik, karena nyawa keluargamu ada di tanganku," seru Okta.

Okta pun melangkahkan kakinya meninggalkan kamar tempat dimana sepuluh tahun ini Gerrald di pasung disana.

"Kurang ajar, Ya Allah aku mohon lindungi istri dan anak-anakku."

Gerrald menerawang ke sepuluh tahun yang lalu dimana Okta dan anak buahnya sendiri menyeret dirinya dan meninggalkan istri dan juga anak-anaknya.

"Bagaimana keadaan kalian sekarang? maafkan Daddy yang sudah tidak becus menjaga kalian semua. Semoga kalian baik-baik saja, tunggu Daddy pasti Daddy akan kembali kepada kalian," batin Gerrald.

Sementara itu, salah satu anak buah Okta melihat kalau Okta sudah pergi dari rumah itu. Dia dengan mengendap-ngendap masuk ke dalam kamar Gerrald dan dengan cepat menutup pintunya kembali.

"Bagaimana, apa kamu sudah mendapatkan informasi mengenai keberadaan istri dan anak-anakku?" tanya Gerrald.

"Belum Tuan, semenjak Tuan disini sepuluh tahun yang lalu ternyata istri dan anak-anak Tuan sudah pindah dari rumah itu dan saya kehilangan jejak mereka," serunya dengan menundukan kepalanya.

"Ya ampun, mereka pindah kemana?" gumam Gerrald khawatir.

"Tapi menurut saya, mereka sangat cerdik Tuan karena Okta pun tidak bisa menemukan keberadaan mereka, dan saya yakin untuk saat ini mereka masih aman."

"Iya, tapi ke depannya tidak menutup kemungkinan kalau Okta bisa menemukan mereka. Oh iya, bukanya di markas utama kita punya orang suruhan?" seru Gerrald.

"Iya Tuan, namanya Jeje."

"Coba nanti kamu koordinasi bersama dia, barang kali dia sudah menemukan informasi penting mengenai kelurgaku."

"Baik Tuan, malam ini juga saya pergi ke markas utama untuk menemui Jeje."

"Bagus, sekarang kamu boleh pergi jangan sampai anak buah yang lainnya curiga sama kamu."

"Baik Tuan, kalau begitu saya permisi."

Orang itu pun langsung keluar dari dalam kamar Gerrald, selama ini Gerrald memang masih punya anak buah setia dan lewat mereka Gerrald bisa mendapatkan informasi mengenai keluarganya tapi sayang untuk saat ini anak buahnya itu belum menemukan keberadaan keluarganya membuat Gerrald merasa sangat khawatir.

"Kalian ada dimana? semoga kalian baik-baik saja, Daddy sangat merindukan kalian pasti sekarang kalian sudah tumbuh menjadi dewasa," gumam Gerrald.

Deg...

Gea yang saat ini sedang mengikuti mata kuliah, tiba-tiba merasa jantungnya berdebar sangat cepat dan pikirannya langsung tertuju kepada Daddynya.

"Daddy..." gumam Gea.

Tata langsung menoleh ke arah Gea. "Kamu kenapa, Ge?"

Gea tidak menjawab pertanyaan Tata, tangannya memegang dadanya sendiri entah kenapa tiba-tiba Gea teringat akan Daddynya.

"Daddy, dimana Daddy sekarang? Gea yakin Daddy masih hidup, dan Gea akan segera menemukan Daddy," batin Gea.

Tata menepuk pundak Gea. "Kamu kenapa?"

"Tidak, aku tidak apa-apa."

Gea pun kembali memperhatikan Dosen yang sedang menjelaskan mata kuliahnya, sedangkan Rival tampak memperhatikan Gea.

"Kenapa dengan dia? dari tadi aku lihat sepertinya ada sesuatu yang sedang dia pikirkan," batin Rival.

🔫

🔫

🔫

🔫

🔫

Jangan lupa

like

gift

vote n

komen

TERIMA KASIH

LOVE YOU

1
Qaisaa Nazarudin
Pasti Ghea sengaja.mengerjai Viktor..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Tatang juga jangan ikut ikutan Egois,Lihat tuh keluarga Ghea sudah datang jauh-jauh mencari sodara/anak/kekasih mereka..Cuman kamu yg bisa memberi tau dgn jujur siapa Lea/Ghea sebenarnya..
Qaisaa Nazarudin
Dan Alhamdulillah akhirnya Ghea sembuh dari AMNESIA nya..
Qaisaa Nazarudin
Waahhh Tuhan masih menyayangi hubungan Viktor dengan Ghee,Tuh mereka di dekatkan..
Qaisaa Nazarudin
Waaahhh kesempatan kamu, Mentang2 Ghea Amnesia..ckk
Qaisaa Nazarudin
Waahh kalo gitu kamu lura2 deketin Rival untuk mencari tau di mana Daddy mu..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan benar??
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Feeling ku mengatakan kalo Rival itu anaknya si Okta ya..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Sok soan ngajak kerja dengan mu,Kerja menjadi PEMBUNUH BAYARAN,dan MERAMPOK dua2 resikonya besar lho..🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
BEGO katanya cerdas,Harusnya sepanjang dlm perjalanan ke Mension Viktor,Ghea udah mikir dan tau jawaban apa yg harus Ghea berikan ke Viktor..ckk
Qaisaa Nazarudin
Udah KAYA,TAJIR melentir si Viktor ngapain harus merampok lagi?
Qaisaa Nazarudin
Mafia jahat kah Mereka??
Qaisaa Nazarudin
Emangnya apa yg ada dlm kamarnya?
Qaisaa Nazarudin
Biasanya Mafia kan bukan orang miskin,Pasti perusahaan nya ada di mana-mana..walaupun udah pensiun jadi Mafia,gak semestinya langsung bangkrut juga kan..
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: Ini season 2 nya Kak, boleh mampir season 1nya dulu judulnya "ABC (Amarah, benci, cinta) " ☺
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk bikin malu aja,Udah KEROYOKAN,LELAKI LAWAN CEWEK AJA BISA KALAH,sok soan jadi jagoan..Pake rok sana...😂😂
Indria Agustini
aq mampir thor....
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: Hai, Terima kasih sudah mampir🥰
total 1 replies
ira kasih
ceritanya bagus... terima kasih thoorr... semoga sehat selalu dan selamat berkarya...
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: Terima kasih🥰
total 1 replies
ira kasih
😄😄😄😄😄
rosemarie
KERENNN CERITANYAA, sukaaaa. alurnya seruuu bingitzzzz, pokonya the bestt bangett sihh. hehhee, tencuu ya thor, semangat terus buat ciptain karya yang keren keren kaya gini lagii/Drool//Drool/lopp lopp buanyaaaaakk
R yuyun Saribanon
sayang di buat pekerjaannya membunuh thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!