NovelToon NovelToon
Magic And Fighter

Magic And Fighter

Status: tamat
Genre:Petualangan / Akademi Sihir / Reinkarnasi / Sistem / Penyeberangan Dunia Lain / Harem / Barat / Tamat
Popularitas:14.7k
Nilai: 5
Nama Author: Neko-san

ini adalah cerita fantasi yang saya buat untuk merealisasikan hayalan-hayalan yang sering berputar-putar didalam kepala.


Sakaki Kaimura, tuan muda pertama dari keluarga Sakaki yang berasal dari ayahnya, ia juga tuan muda dari keluarga Chen yang berasal dari ibunya.


pada suatu hari saat menghadiri pesta Sakaki yang pada saat itu sedang berada di taman di culik. dan pada saat sampai di tengah hutan hitam kematian kereta yang di tumpangi nya di tabrak oleh binatang monster hingga terbalik. Sakka Memanfaaatkan moments tersebut dan melarikan diri

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Neko-san, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 26

.

.

" Sekarang kau bisa membangkitkan nya " Kaimura tadinya menyangka jika Vi ingin membuat mayat Wyvern ini menjadi pasukan Undead nya namun sepertinya bukan saat melihat formula sihir yang di keluarkan oleh Vi berbeda dari formula Undead army.

" aku tak akan membangkitkan nya aku hanya ingin darahnya saja, selain necromancer aku juga Blood Magician " Vi mengekstrak darah Wyvern mengumpulkannya menjadi bola darah berdiameter sekitar satu meter, lalu bola itu perlahan terserap masuk ke tubuh Vi detik berikutnya di punggung Vi terbentuk sebuah sayap kelelawar yang menyatu dengan dari darah mirip seperti sayap Wyvern, tiga bilah pisau seperti cakar Wolverine yang terhubung dengan sarung tangan membalut tangan Vi, keduanya terbuat dari darah.

" huuu, sekarang aku bisa bergabung ke garis depan juga saat bertempur nanti" Vi menghembuskan udara gelap dari mulutnya yang langsung menguap begitu asap itu keluar.

" wow hebat clap clap clap!!!, tapi kenapa kamu tak mengunakan darah yang lainnya saja Vi, seperti serigala, beruang atau yang lainnya " Kaimura bertepuk tangan sihir darah sangat jarang sekali, namun ia bingung kenapa Vi mengunakan Wyvern sebagai darah awalnya.

" sulit menemukan Monster kuat di sekitarnya sini jikapun ada aku kesulitan melawannya seorang diri, disini juga hanya di isi oleh Undead yang mana darah mereka telah terkontaminasi oleh racun atau parasit, jadi aku butuh darah dari monster kuat seperti Wyvern untuk awalan sehingga aku dapat dengan mudah memburu darah monster lainnya, " Vi menjelaskan dengan jujur prihal dirinya yang tak mengunakan sihir darahnya di awal.

" aaah, aku paham sekarang" Kaimura dan Teresa mengangguk paham. mereka akhirnya kembali ke kamp, Vi dan Teresa mencoba kembali ke kamp dengan sayap mereka ingin belajar terbang dan terbiasa dengan sayap mereka.

.....

Kaimura, Teresa dan Vi baru saja mendarat setelah terbang dengan sayap. Ketiganya mendarat di dekat yang lainnya yang saat ini sedang berkumpul.

Boom

Sraaak

Hanya Kaimura saja yang berhasil mendarat dengan lancar sedangkan Teresa dan Vi harus merasakan bagaimana rasanya tersungkur dan bergesekan dengan tanah.

" uhuuk uhuuuk , aaaargh sialan aku belum bisa mengontrol kekuatan sayapku saat mendarat" maki Vi dengan kesal, saat ia akan menapakkan kakinya sayapnya malah memberikan dorongan yang membuatnya tersungkur sejauh 3 meter.

" eeeugh kesaaaal " Teresa yang lemah lembut, hanya memberengut kesal saja tidak sampai mengeluarkan kata kata mutiara.

" Hmmm, tak kusangka kau memiliki Holy power yang kuat, sampai terbangkitkan menjadi Angel Dark Paladin" Nevis merasa sedikit bersalah saat melihat Teresa memiliki dua sayap yang seharusnya putih bersinar menjadi hitam gelap tercemar oleh Dark power.

" maaf Karena candaan ku yang keterlaluan, kamu malah jadi Angel Dark Paladin " Nevis menunduk rasa bersalah semakin menyerangnya saat ia mengingat jika Teresa berasa dari gereja Lumina, geraja yang melahirkan banyak pejuang suci, dan setiap orang yang berasal dari gereja Lumina minimal mereka akan keluar menjadi Crusader, dan gereja Lumina juga melahirkan setidaknya satu Angel Paladin di setiap generasi.

" xixixi, anda tak perlu meminta maaf nona, karena tanpamu pun aku akan tetap menjadi dark " Teresa menutup mulutnya agar tak terlalu keras tertawa, ia merasa lucu saat melihat Nevis yang menunduk bersalah sama sekali tak cocok dengan pakaian yang ia kenakan.

ctik

Teresa menjentikkan jarinya, seketika armor yang ia kenakan berubah menjadi pakaian cesual t-shirt hitam polos, jaket kulit crop top hitam , celana panjang kulit hitam , dan half gloves kulit hitam yang menunjukkan setengah jari miliknya. Rambutnya ia kuncir kuda, terlihat seperti Alpha women yang gahar dan sexy, berbanding terbalik dengan gaya dirinya sebagai priestess .

" inilah yang ku mau dari dulu" setiap pendeta yang memilih atau menjadi gelap akan mengunakan setelan seperti Teresa.

" tatapi setiap generasi akan salalu ada Angel Paladin yang terlahir, namun Karena ku Angel Paladin generasi ini hilang" Teresa yang melihat Nevis semakin menunduk mendekatinya dan memeluk.

" Jika itu yang kamu khawatirkan maka, kau tak khawatir lagi Karena Angel Paladin telah terlahir bersamaan dengan ku, jadi kamu tak perlu merasa bersalah seperti ini, Angel Paladin masih ada di generasiku" Teresa menyakinkan Nevis bahwa Angel Paladin sudah terlahir.

" Benarkan adik " Teresa mendongak keatas, disana terlihat pertikel cahaya, muncullah sesosok yang mirip dengan Teresa, yang tak lain adalah Teseras.

Swooos

Tesera mendarat dengan baik dan aman membuat mulut Vi dan Teresa menganga lebar, apalagi Teresa ia yakin dirinya dan Tesera terbangkitkan di saat yang bersamaan akan tetapi kenapa ia sudah bisa dengan lancar mendarat.

" Halo perkenalkan nama ku Tesera, aku adik kembar Nya" Tesera memperkenalkan diri dengan sopan.

........

Sesi perkenalan, mereka melanjutkan dengan pembahasan bisnis, selain menjadi tempat singgah, mereka juga akan menawarkan pengawalan, mereka juga akan melakukan jual beli bahan bahan monster atau tanaman baik itu herbal ataupun beracun. Berada tepat di tengah-tengah antara hutan gravepeyard dan hutan hitam kematian, membuat mereka dengan mudah menjual dan membeli bahan baku monster dan tanaman.

ohh yaaa, daging monster juga dapat membantu mu meningkatkan aura dan mana beberapa diantaranya dapat meningkatkan kualitas fisik atau atribut lainnya jika di masak dengan benar, tumbuhan juga begitu beberapa di antara mereka dapat membantumu juga. Yah tak semuanya bisa di makan ada juga yang mengandung racun.

Di tengah pembahasan tiba tiba saja terdapat retakan di samping kanan meja yang menjadi tempat meeting, retakan itu pacah dan membentuk sebuah persegi, dari dalam persegi itu muncul lima orang dua pria dan 3 wanita, satu wanita seorang fighter penguna aura spearman dua pria swordman yang juga fighter, satu wanita archer mana, dan satu wanita tersisa adalah wizard.

Semua itu terlihat dari pakaian dan perlengkapan yang mereka bawa atau kenakan. Setidaknya mereka telah mencapai Crimsoncore dan circle 8, kekuatan mereka berlima dapat dengan mudah menghancurkan satu kota.

Melihat kedatangan lima orang itu Kaimura menyambut kedatangan mereka dengan Tangan terbuka. " aku tidak menyangka yang akan di kirim oleh paman adalah kalian kakak kakak ku yang hebat ini" Kaimura memeluk satu persatu kelima orang tersebut yang merupakan sepupu Kaimura.

" hihi, tentu saja kami tidak begitu adik, kami berlima pergi mengunakan sihir Grisia tanpa memberitahu mereka, dan hanya meninggalkan Surat saja. " si wanita pengguna tombak tak melepas Kaimura setelah berpelukan ia malah merangkul leher Kaimura.

" ini semua idemu Yukie, kau jangan menggiring opini seolah aku otak dari pelarian ini " si wanita Wizard yang bernama Grisia, yang merasa bahwa Yukie akan perlahan-lahan mengiring opini orang orang untuk menyalahkannya segera ia hentikan.

" cih kau tau terlalu cepat " Yukie berdecih ringan, rencananya telah di ketahui.

" adik keponakanku bilang kau mendapatkan magic bow, tolong perlihatkan pada ku " si wanita pemanah mendekati Kaimura dengan wajah berbinar.

" ini Kagome-neechan " Kaimura memberikan shieldnya pada Kagome. Yang mana membuat wajah cantik itu berkedut dan berubah lesu.

" hei ayolah,,,, ini bukan magic bow" Kagome protes, Mau dilihat sebagaimana pun ini adalah perisai.

" ini magic bow nya, magic bow itu tak memiliki bentuk jadi saat aku menggabungkannya magic bow itu terserap sepenuhnya dan Hanya menyisakan kemampuannya untuk membuat panah dari Mana yang kita alirkan" Kaimura pun menunjukan kepada Kagome Jika perisai miliknya bisa menembak.

.

.

.

.

To Be Continued

1
Khairil Aril
ini alur nya kek mana sih
Sak. Lim
ya iyalah ngpain mikirin org sedangkan org ga mikirin kita knpa harus repot-repot mikirin mereka
Suk Ling
lanjut semengat keluaraga kakak koko adik papa mama anak sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia wkwk
Buang Sengketa
kirain scene ngew nya mau di pertegas 🤤
Buang Sengketa: polos ngoplos 🤭
total 2 replies
RMG
gass bos!
Qean
Semangat thor
Alfi Abrar
mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!