NovelToon NovelToon
Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan

Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / CEO / Nikahkontrak / Nikah Kontrak / Anak Kembar / Tamat
Popularitas:462.1k
Nilai: 5
Nama Author: Widia Natasia

Berkisah tentang sorang CEO yg teropsesi dengan pekerjanya dan karna opsesinya itulah yg membuat dia kurang dalam menjaga kesehatanya.

Sehinga sutu ketika dokter mendiaknosa dia tumor otak, ia takut suatu saat nanti ketika ia tiada karna penyakitnya dan perusahan yg ia bangun dari 0 di wariskan kepada keluarganya yg tersisa, yaitu lbu tirinya dan Kakak tirinya yg memperlakukanya denan tidak baik yg membuat ia membenci mereka.

Hal itulah yg membuat ia frustasi dan berinisyatif untuk melakukan kontar dengan seorang wanita yg juga sempat menolonya dari kematian,karna wanita itu di tawarkan uang dengan jumblah besar dan menurut wanita itu uang sebanyak itu cukum mencukupi hidupnya dan ibunya yg di rawat di Pantijompo.

Namun perjalana pernikahan mereka tidak berjalan mulus karna banyak halang rintang yg mereka hadapi, namun karna hal itu lah mereka mulai saling Mencintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widia Natasia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26.Menelfon

Malam ini Abraham tidak bisa tidur ia berkali kali menelfon Windi,"Kenapa dia tidak menjawab telfon ku, apa di lupa pulang",

Tiba-tiba sebuah telfon  masuk ternyata istrinya, Abraham segera menjawab telfon tersebut, "Sayang, kamu dimana kamu kok belum pulang??".

"Maaf kan aku,aku tadi ketiduran di pada saat menemani mama, waktu aku terbangun sudah jam 9".

"Mau ku jemput??".

"Sayang gak usah, aku hari ini mau nginap sama mama aja ,solnya sudah semingu gak jenguk mama".

"Tapi sayang...".

"Tenang saja, orang di sini ada suster yg jaga kok".

"Tapi sayang kamu kan lagi...."

"Tuan Abraham, janga terlalu hawatir pada ku, aku bik-bik saja, aku bisa menjaga si kembar dengan baik!!".

"Sayang kamu marah ,barusan tadi kamu??".

"Gak papa kok sayang, aku ngantuk jadi aku akan matikan pangilanya"."Tapi syang..."Pangilan itu pun berakhir,

Guma Abraham 'Apa moodnya belum baikan??'.

Di panti jompo Windi yg masih duduk di kursi ruang tamu dengan mata yg bengkak karna air matanya tak henti mengalir,Awalnya Windi sengaja tidak mau menerima telfon dari Abraham, namun karna tak tahan akibat telfon yg datang berturut-turut Windi pun terpaksa menjawabnya, Pada saat berbicara dengan abraham Windi begitu benci dan sakit hati yg membuat dia tak sengaja menyebut 'Tuan Abraham', Karna tidak mau bencinya menjadia amarah ia pun segera mengakhiri telfon mereka,"Beginikah rasanya patah hati"Windi memegang dadanya yg sesak.

Tiba-tiba seorang perawat datang menghampiri Windi, "Nona, ini bantal dan selimutnya".

"Terima kasih"Windi menerima bantal dan selimut tersebut,"Nona, seharusnya anda tidur di kamar,kondisi nona kan sedang berbandan tiga".

"Tenang saja, aku akan bik-bik saja".

"Kolok begitu, jika anda membutuhkan sesuatu telfon saya".Windi mengangguk setelah itu perawat itu pun pergi,Windi segera merapikan tempat dimana dia akan tidur , Tidak lupa ia menyelimuti tuhnya dengan selimut,Guma Windi 'Jadi selama ini, aku terlalu baperan rupanya,Sepertinya aku harus mulai melupakannya.' Windi perlahan tertidur.

Ke esokanya Abraham segera berisiap untuk ke kantor,Pada saat Abraham keluar dari ruang ganti baju tak sengaja ia bertemu Windi yg masuk ke dalam kamar,Abraham segera menghampiri Windi,"Sayang, kamu gak papa???",Windi hanya mengangguk pelan lalu segera masuk ke ruang ganti baju,Abraham yg kawatir mengikutinya dari belakang.

"Sayang, kenapa kamu mematikan telfonya tadi semalam ,aku jadi kawatir",Windi sibuk mengambil ambil pakianya dan memasukamya ke dalam koper,"Sayang..".

"Solnya kita telfonan tadi terlalu malam, aku kawatir suara ku yg besar mengganggu penghuni panti jompo ,jadi ku matikan".

Abraham terdiam,"Sayang, kenapa...".Windi menjawabnya, "Sayang, antar aku ke panti jompo dong".

"Mau ngapain lagi??".

"Aku ingin menginap di sana ??".

"Tentu saja menemani mama".Abraham melihat Windi dari bawah sampai ke atas, Windi begitu berantakan dan matanya seperti bengkak,"Kamu baru menangis sayang??".

"Gak kok sayang,aku hanya saja sedih melihat kondisi mama".

"Kalok gitu untuk apa pergi lagi,itu malah akan mempengaruhi kehamilan mu".

"Jika kamu tak mau mengantarku maka aku akan pergi sendiri".Pada saat windi akan pergi, ia langsung di tahan Abraham,"Aku akan mengantar mu"Windi tersenyum menatap suaminya.

Abraham segera bersiap siap, setelah itu mereka segera ke lantai bawah tanah ,Abraham mengabil mobil setelah Windi memasukan barang barang ia masuk dan duduk di depan di samping Abraham.

Bersambung......

visual Abraham Putra

1
Isnaniah
bisa ya bumil mau manjat pohon
Bungsu Carvalho: aaaJAaASN
total 2 replies
Diana Silaen
semoga ceritanya bagus🙏
linda da costa da costa
Terima kasih untuk ceritanya.
linda da costa da costa
lanjut dong thour 2 bab sekaligus.
linda da costa da costa
lanjut dong 2 bad sekaligus dong thuor.
linda da costa da costa
lanjut dong cerita.
linda da costa da costa
kasihan windi.
Nur Farlin
lanjut bab 251 nya dong kk
Nci
Waduuuh bumil berbadan tiga mau manjat pohon mangga 😅
Reza Indra
🤦🏼‍♀🤦‍♀🤦🏼‍♀ Ulat bulu datang lgii.. belum berakhir penderitaan Windi Ambraham..kpan bahaGianya.. 😥😥😥
Reza Indra
DredeegGg... 😥😥 satukan Abraham & Windi bersama anak²nya.. Bahagiakn mereka dlm Klrga yg utuh dn Bahagiaaa.. ❤❤🧡❤❤😘😘😘😘😘
Reza Indra
Biasa
Reza Indra
Sweety.. ❤❤🧡❤❤😘😘😘😘😘
Reza Indra
Syukurlah.. akhirnya Windi selamat.. dredeg nich.. mkasih y Thor.. cerita sfh bikin Hatiku adem lgii.. ❤❤🧡❤❤😘😘😘
Reza Indra
tetsp ngelike tp mles bacanya klo begini ceritanya.. ☹️☹️😥😥🤦🏼‍♀🤦‍♀🤦🏼‍♀
Reza Indra
TerhaRuUu... ☹️☹️😥😥❤❤🧡❤❤😘😘😘😘
Reza Indra
sediiichh.. jgn sampe' Abraham & Windi terpisaachh.. 😥😥😥😘😘😘
Reza Indra
TerharuUu.. ternyata Abraham sangat bertanggung jawab.. ❤❤🧡❤❤😘😘😘
Reza Indra
Tambsh seru nich.. ❤❤🧡❤❤😘😘😘
Sri Isdiyati
itu baru karma
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!