Zahra menikah dengan seorang laki-laki yang tidak ia kenal karena telah tanpa sengaja melihat foto wajah tanpa hijab.
Di situlah Zahra memegang janji dan prinsipnya. Baginya aurat adalah kehormatan penting yang harus di jaga hanya untuk suaminya saja. maka dari itu ia memutuskan laki-laki itu harus menikahkannya.
Untung saja laki-laki itu langsung setuju dan bertangung jawab...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26 .Menikah
"Tenang Zahh ,tenangin " Ucap Vinaa
"Zahraaaaa... kamu kenapa de ? ,ya allah " Teriak Ka Reza panik melihat Zahra kesakitan .
"Ka luka yang Hana goreskan ke lengannya ,membuat Zahra kadang kesakitan mendadak membuat Zahra jug kadang baik-baik saja kak " Jelas Vina
"Ayo kita bawa kerumah sakit " Ucap Ka Reza
"Kak Zahra gk mauu.... Ya allah sakitttt" Jerit Zahra menangiss
"Zahraa" Panggil Faizal
"Zahra ingat gk ketika Hilya tenangin Zahra seperti apa ? , Allah menguji hambanya tandanya Allah sayang , Zahra seneng kan kalau Allah sayang sama Zahra ? ,Zahra harus kuat yah... " Ucap Faizal yang langsung sedkit mendekat ke Zahra tapi masih mengingat batasan .
Mendengar apa yang di ucapkan Faizal ,Zahra pun langsung terdiam tidak menjerit lagi membuat Ka Reza sangat kagum dengan Faizal yang menenangkan Zahra dengan lemah lembut . Ka Reza melihat Faizal sudah memang pantas bersama Zahra.
"Zahra yang tenang yah de ,ya sudah Vina jagain Zahra yah , kakak ,Faizal ,dan Nio keluar yah ,agar Zahra istirahatnya tidak terganggu ,Assalamaualaikum " Ucap Ka Reza
"Iya kak siap ,Vina akan jagain Zahra tenang aja kok Wa'alaikumussalam " Jawab Vina
Akhirnya merej bertiga pun kembali keluar duduk ke ruang tengah. Faizal sangat cemas akan keadaan Zahra ,sedangkan Reza memperhatikan Faizal dengan sangat beruntung mempunyai sahabat yang akan menjadi adik iparnya.
"Zal" Panggil Reza
"Iya gimana?"Jawab Faizal
"Aku yakin kamu sepertinya sudah menyukai Zahra kan sampai se khawatir itu " Ucap Reza
"Zal gk tau kenapa aku bisa jatuh hati kepada Zahra .Zahra perempuan yang sangat berbeda dengan yang lain nya ." Ucap Faizal
" Aku yakin sama kamu kok Zal ,kamu memang pantas buat Zahra " Ucap Reza memegang bahunya .
"Makasih Za" Jawab Faizal
1 Minggu berlalu
Hari ini adalah hari jum'at tanggal 12 dimana semua keluarga besar Muhammad Faizal Irham sangat bahagia karena pernikahan Faizal dan Zahra akan di laksanakan .
Semua keluarga Faizal apa lagi Umi ,Abi , sudah mempersiapkan pernikahan sangat matang dan sederhana karena Zahra yang menginginkannya.
keluarga terdekat sudah berkumpul ke masjid dan Zahra yang masih ada di kamar memakai pakaian yang sudah memang ia pilih ,dan ia merias wajahnya sendiri dengan menggunakan cilak di bawah matanya .Tak lama kemudian Zahra sudah siap ia segera menuju ke masjid melakukan ijab kabul yang di teman oleh sahabatnya Vina .
Vina melihat Zahra sangat cantik dengan memakai pakaian yang ia kenakan di hari pernikahan sederhananya .
"Zahra kamu sunggu cantik sekali "puji Vina yang memandangnya dari atas sampai bawah
"Udah jangan memuji berlebihan ,malu tau vin" Ucap Zahra
"Sriuss aku ini Zah... ,Ya sudah ayo kamu dari tadi di tunggu loh " Jawab Vina
"yang benar Vin ,aku di tunggu ?" Kaget Zahra
"Ya ialah kamuuu ,siapa lagii calon istrinya ka Faizal kalau bukan kamu ,dasar ayo" Ucap Vina langsung membawanya keluar kamar .
Sesampai di masjid hanya Zahra yang di tunggu-tunggu semua orang .
melangkah demi melangkah ,Nio yang melihat Zahra pun sampai tidak berkedip .Faizal memperhatikan calon istrinya sangat cantik membuat semua orang tertuju ke arah Zahra yang di temani oleh Vina.
Zahra langsung duduk di lantai samping Faizal ,di hadapan mereka sudah ada Kak Reza yang mewakilkan Zahra menjadi walinya dan ada penghulu .
Pengucap ijab kabul di mulai .
"Saudara Muhammad Faizal Irham bin Burhan Hamid Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan adik saya yang bernama Zahra Al Karimah binti Almarham Muhammar Irfan dengan mas kawinnya dan seperangkat alat sholat dibayar tunai " Reza
"Saya terima nikahnya dan kawinnya Zahra Al Karimah binti almarhum Muhammad Irfan
dengan maskawinnya dan seperangkat alat sholat di bayar tunai " Faizal
"Sah para saksi ?" tanya penghulu
"Sah " Ucap semua yang hadir
"Alhamdulillah " Jawab penghulu
melihat wajah semua orang yang hadir di masjid sangat penuh kebahagiaan , apa lagi Zahra dan Faizal penuh kebahagiaan ,dengan saling pandang memandang , sekarang mereka sudah menjadi mahrom satu sama lain.
Maaf jika ada kesalahan dalam pengucapan ijab kabul ,soalnya author juga belum nikah jadi gk tau. maafin yah ...
hamasah🤗
like sudah mendarat ya kakak
semangat 💪