Genre: Balas Dendam, Action, Fantasy, Isekai, Overpower
Update: 09.00 - 22.00.
Sammy seorang Pria Dewasa yang tidak mempunyai Tujuan Hidup, di Usianya yang sudah mencapai 30 Tahun masih belum mempunyai seorang Kekasih..
Bukan dia yang tidak mempunyai seorang kekasih, tapi dirinya tidak pernah merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain yaitu [Cinta]/[Perhatian] karena dirinya hanya hidup sendiri dan besar di Sebuah Panti Asuhan.
.
.
Sammy mendapatkan kematiannya saat pulang dari sebuah Warung tertimpa oleh sebuah Truck yang melayang ulah Seorang Dewa Tertinggi, karena itu juga Sammy di berikan sebuah kesempatan Kedua.
.
.
Tanpa Sammy ketahui, ada dua wanita keluarganya yang selalu mengawasi dirinya dan suatu saat akan menemuinya dan memberikan semua rasa cinta kepadanya.
.
.
Tujuan Sammy di Mulai saat Kehilangan seseorang berharga yang telah terkena suatu Kutukan.
.
.
Di Mulai Perjalanan Sammy untuk menjadi Kuat Demi mencari Pelaku Makhluk yang telah Membunuh Gurunya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon T Kny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dasar Bocah Nakal
"Bagaimana bocah? Apa kau menemuka Pasukan Gelap itu?"Tanya Regis sambil menyimpan gelas yang berisi teh dan menatap Sammy untuk menunggu jawabannya.
"Maaf paktua, aku sempat telat menemukan desa itu sampai terjadi pembantaian, dan hanya tersisa gadis kecil saja di desa itu"Ucap Sammy lalu menghela nafas, ia juga sedikit tidak tega melihat Gadis Kecil yang menjadi korban dari Pasukan Gelap.
"Itu bukan salahmu bocah, jangan menyalahkan dirimu sendiri juga.. Jadi mana gadis kecil yang kau selamatkan? Apa kau menyembunyikannya?"Ucap Regis menyipitkan alisnya sambil menatap Sammy curiga.
"Cih, untuk apa aku menyembunyikannya paktua.. Aku mempercayakan gadis itu kepada orang yang bernama Kenji Khezargis dan tunangannya bernama Naya Helaira"Ucap Sammy lalu menceritakan semuanya saat dirinya keluar dari rumah, dan saat sampai kerumah.
"Khezargis? Helaira?Yah, untung saja kau memberikannya kepada mereka"Ucap Regis menghela nafas, lalu ia bertanya "Kenapa kau tidak membawanya kesini? Bukankah itu lebih baik".
"Huh? Aku tidak ingin Gadis itu ketularan bodoh sepertimu, Paktua... Aku juga takut kau melakukan hal buruk kepadanya"Dengus Sammy sembari mengejek Regis dengan bumbu candaan.
"Dasar Bocah Nakal, kau kira aku orang tua seperti apa"Ucap Regis.
"Menghela nafas~ Aku hanya tidak ingin gadis seperti dia hidup di lingkungan berbahaya seperti ini, apalagi jika dia tinggal bersama kita.. Maka dia tidak akan mempunyai teman seperti anak anak lainnya, bisa dibilang dia hanya terkurung saja jika berdiam disini"Ucap Sammy.
Mendengar itu, Regis tersenyum, lalu ia berkata "Hahaha aku tidak salah memilihmu bocah, tapi lain kali jika mempercayakan seseorang kepada orang lain harus mengetahui identitas serta sifat orang itu dulu" sambil tertawa.
"Maksudmu?.. Sialan, apakah Wanita dan Pemuda itu jahat? Kalau benar aku akan membunuhnya"Ucap Sammy yang mengutuk kebodohannya karena sudah menyerahkan seorang gadis kecil kepada orang yang baru ia kenal dalam beberapa waktu.
"Hahahaha kau bukan hanya bocah nakal saja, tapi bocah bodoh juga.."Ejek Regis sambil tertawa, lalu ia berkata lagi "Kau tidak usah khawatir bocah karena orang yang kau percayakan adalah orang baik".
"Hmm? Apa kau tau tentangnya?"Tanya Sammy menaikan alisnya, ia juga menebak Regis tau sesuatu tentang kedua pasangan itu ketika melihat Expresinya saat dirinya memberitahu nama mereka.
"Yah, Khezargis itu adalah kerajaan Manusia.. Mungkin Pemuda yang kau temui adalah Putra mahkotanya, mereka juga adalah orang baik"Ucap Regis sambil mengelus jenggotnya.
"Apalagi kau adalah Penyelamat dia dan tunangannya, maka kau bisa percaya sepenuhnya kepada mereka"Lanjut Regis yakin.
"Kenapa kau tau tentang itu, Paktua? Bukannya hidupmu hanya dihutan?"Tanya Sammy menyipitkan alisnya, ia belum mengetahui pasti tentang identitas orang tua dihadapannya.. Tapi yang pasti, Sammy menebak bahwa Regis mempunyai identitas penting.
"Bocah nakal, meskipun aku sudah tua. Tapi masa mudaku selalu menjelajah Dunia, jadi sudah dipastikan mengetahui hal itu.. Untuk kehidupanku, lebih baik kau tanyakan pada dirimu sendiri yang hanya hidup di hutan hahaha"Ucap Regis.
"Cih, aku tidak bisa menang dalam adu mulut dengan orang tua sepertimu"Ucap Sammy berdecih kesal karena perkataan Regis memang benar, ia juga baru tiba di Extreme World dalam beberapa bulan yang lalu.
"Haha dalam adu kekuatan juga kau masih jauh bocah"Ucap Regis.
"Berisik Paktua.. Kau tunggu di sini, aku akan memasak makanan dulu.. Jangan kemanapun, karena aku malas mencarimu"Ucap Sammy lalu melangkah kearah tertentu.
"Dasar bocah nakal, kau kira aku anak kecil yang harus dicari"Ucap Regis.
"Hee? Sudah beberapa kali aku mencarimu hanya untuk makan, apa ingatanmu sedikit kabur? Yah tidak heran, kau sudah sangat tua"Ejek Sammy tersenyum karena berhasil mengejeknya, lalu melanjutkan langkahnya, dan meninggalkan Regis.
"Hahahaha"Tawa Regis.
biar lebih cepat isi mana nya