NovelToon NovelToon
Stop Loving You

Stop Loving You

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Madamme Yellow

Dua orang yang pernah saling sangat mencintai, memutuskan untuk tidak saling mengenal ketika bertemu, memutuskan untuk saling berhenti mencintai.

Bagaimana kalau takdir tetap mempertemukan mereka setelah sama-sama dewasa?

Cinta pertama yang tidak mungkin dilupakan dan harus berpisah karena pahitnya perbedaan yang terbentang di antara mereka.

IG Madammeyellow

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Madamme Yellow, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

I Know All Your Fears

Akhirnya Ronald bisa tertidur pulas setelah mengeluarkan semua isi hatinya, dia sudah mengatakan pada Nara betapa sangat mencintai Nara dan semua kedekatannya dengan wanita hanya bohong, dia hanya membuat Nara cemburu.

Sayangnya Nara tidak pernah mengerti dan tidak pernah peduli isi hatinya. Ronald bahkan tidur mendengkur sambil memeluk tubuh Nara dengan erat layaknya guling.

"Kita itu berbeda jauh Ronald. Ibarat langit dan bumi. Kamu begitu bersinar di atas sana dan aku sangat redup di bawah sini tetapi kamu tidak pernah paham, dari dulu kamu tidak pernah berubah, kamu tetap Ronald yang aku kenal, kamu tetap mencintaiku sejak pertama kita bertemu," ucap Nara sambil memainkan alis mata Ronald yang lebat.

Sungguh dia pun mencintai Ronald. Sangat cinta! Tetapi Nara tahu, tidaklah bahagia hidupnya bersama dengan Ronald. Melihatnya saja sudah membuat Nara ketakutan apalagi ingin bermimpi bersanding dengan Ronald.

Ronald tidak seperti Gerald. Jane sangat baik dan lembut. Andai saja itu seperempat sifat Jane, mungkinlah Nara masih ingin bersama dengan Ronald.

Sebenarnya Nara tidak pernah berdoa supaya Monica sakit atau cepat mati, tetapi jika dia ingin bersama dengan Ronald, hanya kematian Monicalah yang bisa mempersatukan mereka. Tetapi tidak mungkin Nara mengatakan seperti itu pada Ronald.

Nara tidak sekurang ajar ini, Ronald pasti sangat mencintai orang tuanya meski kasar sekalipun.

Pagi hari Ronald bangun dengan pusing di kepalanya, rasanya dia butuh obat untuk meringankan sakit kepalanya. Ronald menggapai obat yang di letakkannya di nakas tempat tidurnya.

"Kemana Nara?" Ronald mengelilingkan matanya tetapi tidak melihat Nara di dalam kamarnya. Mungkin di dapur pikir Ronald. Ronald pun keluar dari kamarnya dan berteriak memanggil Nara.

"Hun … Honey! Kamu di mana sayang?" Ronald turun Masih dengan celana pendek dan tubuh polosnya. Dia bahkan tidak malu jika Nara melihatnya.

Ronald ke dapur dan melihat bidadarinya yang masih menggunakan baju tidur sexynya memasak menggunakan apron.

"Ini hari libur Hun, tidurlah ayo!" Ronald memeluk Nara dari belakang dan bermanja di ceruk leher Nara. Bahkan Ronald menciumi leher Nara dengan lembut.

Kekasihnya bangun tidur saja masih tetap wangi.

"Ronald, aku sedang memasak," ucap Nara ingin melepaskan tangan Ronald yang membelit tubuhnya, Ronald menggeleng dan menggigit manja pundak Nara.

"Tidur! Temani aku, masih ngantuk honey," ucap Ronald dengan manjanya.

Ronald ini semakin Nara ingin pergi malah Ronald semakin menjadi-jadi. Ronald selalu lupa kalau mereka itu sekarang tidak ada hubungan apapun. Nara bahkan seperti wanita yang sedang selingkuh saat ini.

"Jangan seperti ini Ronald, lepaskan tanganmu." Nara kembali melepaskan tangan Ronald malah menjadi sia-sia. Ronald malah dengan gilanya mencubit pinggang Nara, mengajak Nara bermain-main.

"Geli aku tidak suka kelakuanmu itu," ucap Nara terkekeh karena ulah Ronald yang bermain dengan leher dan pinggangnya.

Ronald pun ikut tertawa melihat Nara yang tertawa.

"Sudah masaknya, aku juga belum mau makan, aku masih ngantuk dan aku berencana ingin bangun siang denganmu," bisik parau Ronald di telinga Nara.

Ronald mematikan kompor dan membalik tubuh Nara lalu melepaskan apron yang menempel pada tubuh Nara. Ronald kembali menarik tangan Nara ke atas baru sampai kamar Ronald sudah tidak sabar membelit bibir Nara. Padahal tadi mengatakan hanya ingin tidur dengan Nara.

Herannya kali ini Nara tidak menolak dan bahkan membalas kecupan mesra dari Ronald hingga mereka tidak sadar melakukan itu di ranjang dengan begitu panasnya.

"Aku tahu kamu juga merindukanku sama seperti aku, jangan membohongi dirimu sendiri, honey!" Ronald mengelap bibir Nara yang masih basah karena Saliva yang menempel di bibir Nara.

Nara sudah tidak bisa mengontrol dirinya, dia lupa kalau saat ini sedang berjuang melupakan Ronald. Bahkan dengan bodohnya dia membalas kecupan mesra itu.

"Selama tujuh tahun, apa saja yang terjadi honey? Kamu menderita tidak ada di sampingku, apa Mama juga mencarimu?" tanya Ronald begitu lembut dan menyimpulkan anak rambut pada telinga Nara.

Nara pun mengangguk pelan. Sebenarnya Ronald sudah menduga itu, pasti sesuatu yang sangat parah sudah menghancurkan hati Nara. Meski Nara tidak bercerita sekalipun, Ronald tahu kalau Nara begitu lemah menghadapi orang tuanya.

"Kamu membenciku setelah itu, makanya kamu pergi meninggalkanku?" tanya Ronald kembali karena Ronald tidak mendapatkan hasil dari penelusurannya pada asisten Monica.

Dia begitu teguh menyimpan rahasia Monica.

Pertanyaan Ronald membuat Nara menangis. Ronald dengan sabar menghapus air mata yang keluar dari wajah cantik kekasihnya. Sesuatu yang berat telah menimpa kekasihnya saat itu.

"Kamu yang mengirim pesan padaku?" Pertanyaan Ronald yang terakhir yang tidak mampu Nara jawab.

"Jangan marah pada Mama mu, Ronald! Aku tidak ingin kalian bertengkar karena aku," ucap Nara kembali menangis.

Sudah cukup ini saja, Ronald tahu kalau Nara tidak mungkin mengkhianati cintanya. Nara pun sama seperti dia, Nara wanita yang paling setia, dia juga sangat lembut. Hanya orang tuanya tidak bisa melihat dari sana dan selalu menuduh Nara hanya ingin memanfaatkan Ronald.

"Tidak honey! Aku tidak akan marah, aku hanya ingin tahu selama tujuh tahun apa yang terjadi padamu, kenapa kamu tidak kuliah?" tanya Ronald. Kali ini Nara lebih histeris lagi menangis.

Mama kamu berhutang banyak dengan wanita ini, kenapa kamu suka sekali menghancurkan wanita-wanita lemah seperti Nara. Pantas sekali Papa tidak betah denganmu.

"Kenapa menangis honey? Kita masih bisa melanjutkan kuliahmu, kamu ingin kuliah?" tanya Ronald begitu lembutnya. Nara menggeleng, dia sudah mengubur cita-citanya. Kuliah tidak penting lagi untuknya saat ini.

Dibalik keras kepalanya Nara, sebenarnya Nara wanita yang sangat manja. Saat ini bahkan dia menunjukkan sisi lemahnya pada Ronald.

"Ronald, hubungan kita sudah berakhir. Aku sudah memaafkan semua yang terjadi dalam hidupku, aku senang melihatmu bahagia, aku tidak bohong!"

Sambil menangis Nara mengatakan seperti itu. Inilah yang suka membangkitkan kekesalan Ronald. Nara kembali mengingatkan akan hubungan mereka yang sudah lama kandas.

Sayangnya Ronald menutup telinganya, dia menganggap tidak pernah mendengar apapun yang keluar dari mulut Nara.

"Aku sudah membina hubungan cintaku yang baru, aku mohon kamu mengerti!"

"Nara! Jangan terus memancing emosiku. Kita saat ini sudah baik-baik saja, aku tahu kamu takut dengan Mama, aku tahu itu! Aku tidak buta, aku bisa merasakan semuanya, kamu pergi meninggalkanku semua karena orang tuaku tetapi pikirkan perasaanku padamu Nara, pernahkah satu kali saja aku menyakiti hatimu? Pernah?" tanya Ronald sungguh-sungguh.

"Ayo jawab," lanjut Ronald memaksa Nara.

"Tidak pernah," jawab Nara dengan lirih.

"Ya tidak pernah, aku selalu menjaga hatimu, karena sangat penting bagiku melihatmu bahagia, lalu kenapa kamu tega meninggalkanku, kita bisa diskusikan apapun masalahnya, bukan kamu menghindar seperti ini dan laki-laki itu jangan kamu sebut lagi, dia tidak mencintaimu Nara, tidak sungguh-sungguh seperti aku mencintaimu!" Ronald memegang pipi Nara dengan kedua tangannya memaksa kedekatan mereka saat ini.

Visualnya Dinara

Ronald Wijaya

Abang Ronald dan teman-temannya di Inggris

To Be Continued ….

1
Qaisaa Nazarudin
Duuhh Cantiikk banget Sonya 😍😍😍😍
Qaisaa Nazarudin
Pangeran Abdul Mateen Bokiah ,Bukan Martin thor,.ntar kena tilang lho thor salah niulis nama putera raja..😂
Qaisaa Nazarudin
wah apakah itu Pangeran Martin??
Qaisaa Nazarudin
Lha ternyata pangeran Martin masuk novel mu thor?? Gak pernah kebayang orang dunia nyata akan masuk ke dunia novel..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Lha ternyata udah pisah juga,Nikah aja aku gak tau dgn siapa,malah anaknya udah gede aja,udah gitu pisah lagi,duda dong..
Qaisaa Nazarudin
Waahhh Gerald..Apa babang Gerald juga sudah MENIKAH? sudah punya anak?? Jangan sampe di Jodohin dengan Sonya..Gak dapat emaknya,anaknya juga boleh..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Oh jadi wanita yg gak punya rahim masih bisa melakukan gituan ya??
Qaisaa Nazarudin
Jangan di kasih tau dulu,Itu juga bisa mempengaruhi kelancaran air ASI Nara,kalo Nara banyak pikiran..
Qaisaa Nazarudin
Kasihan Ronald fobia dia,Aku bisa merasakan berada diposisi Ronald,Bagaimana rasa takutnya kehilangan..😭
Qaisaa Nazarudin
Minta sama dokter pil untuk menambah/melancarkan air Asi..
Qaisaa Nazarudin
Banyak kisah novel yg ku baca, Orang kaya tapi anaknya cuman satu doang, Ternyata kebanyakan nya seperti ini ceritanya..
Qaisaa Nazarudin
Kalo cari pengganti pun, jelas' bukan Rosalinda kandidat nya..
Qaisaa Nazarudin
KAMU LIHAT KAN SEKARANG RONALD?? SEMUA INI KERANA ULAH MAMA MU...😡😡
Qaisaa Nazarudin
Jangan bilang kalo Nara juga meninggal..🙏🙏😭😭
Qaisaa Nazarudin
Lha udah tau sakit parah,kenapa masih mau Menikah?? hujung2 nya ditinggalin..Wahh pasti akan CLBK lagi nih..
Qaisaa Nazarudin
Andaikan Axel gak kasat dan memperlakukan Christin dengan baik, MENCINTAI nya dengan Tulus,Mungkin Christin gak akan lari dari kamu,Dia kan cinta mati sama kamu..
Qaisaa Nazarudin
Ialah CANTIK hasil OPLAS..
Qaisaa Nazarudin
Emangnya kenapa bumil gak boleh makan sate?? Aku aja dulu saat hamil Doyan makan sate dan duren, Alhamdulillah anak2 aku sehat2 semua sampai mereka udah gede sekarang..
Qaisaa Nazarudin
Mana mau Rangga sama kamu yg barang BEKAS...
Qaisaa Nazarudin
KALI INI NOLA SALAH TARGET..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!