Myro Aras adalah seseorang yang berdiri di puncak dunia dan berusia ribuan tahun. Ia merupakan bagian dari 5 puncak kaisar martial yang merupakan orang-orang terkuat di dunia. Bahkan tidak ada yang lebih kuat lagi dari para kaisar martial ini yang dapat mengendalikan seluruh langit dan bumi.
Myro Aras yang sudah mencapai puncak martial kaisar akan melakukan perubahan yang mengguncang seluruh dunia, ia akan meningkatkan kekuatannya dan menjadi seorang dewa martial yang merupakan ranah legenda dan belum ada yang pernah mencapainya. Dewa martial yang belum ada seorangpun bisa mencapai ranah tersebut dan bahkan dikatakan, seseorang yang mencapai dewa martial tidak akan bisa lagi mati.
Saat Myro berada di keadaan paling penting untuk menerobos, ia ternyata dikhianati oleh teman dan wanita yang paling percaya. Saat di antara hidup dan mati, Myro Aras hanya bisa berkata dengan marah kepada teman dan wanitanya yang paling dipercaya itu "Kalian tunggu! Bahkan jika aku Myro Aras akan mati, aku tidak akan menyerah! Aku pasti akan membalas dendam ini!".
Setelah Myro Aras menghembuskan nafas terakhirnya dan mati karena pengkhianatan.
Myro Aras yang berpikir bahwa ia sudah mati segera membuka matanya dan melihat ruang kelas yang tidak aneh lagi. Saat melihat ruangan tersebut, Myro terkejut dan menyadari bahwa ia sudah kembali! Ia kembali ke usia saat ia masih seorang murid SMA berusia 17 tahun.
Myro Aras tahu bahwa ini adalah kesempatannya untuk membalas dendam dan mendapatkan semua harta di dunia ini dengan pengetahuan yang ia miliki tentang masa depan.
Lihatlah perjalan Myro Aras kembali ke puncak seluruh dunia dan membalaskan dendamnya pada semua orang yang mengkhianatinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ark Vest, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 25 : BAGAIMANA MUNGKIN IA MASIH SEHAT?
Feka segera menyiapkan sebuah hp untuk Myro dan hp tersebut merupakan hp terbaik saat ini. Lagipula Myro adalah pemimpinnya jadi tidak mungkin memberikan Myro dengan hp yang buruk. Myro melihat hp itu dan sama sekali tidak terlalu peduli serta langsung menyimpan di kantongnya.
Myro tiba-tiba teringat sesuatu dan segera berkata pada Feka "Aku tidak mempermasalahkan jika kalian membuka bisnis tempat makan, hotel, dan toko-toko lainnya. Tapi aku tidak mengizinkan pembukaan kasino jadi semua kasino milik Geng Harimau Hitam harus ditutup, apakah kau mengerti?".
Feka dengan cepat mengangguk dan berkata "Saya mengerti, saya akan segera menutup semua kasino milik Geng Harimau Hitam".
Feka segera setuju terhadap perkataan Myro dengan cepat, walaupun kasino merupakan bisnis yang paling menguntungkan bagi Geng Harimau Hitam tapi Feka sama sekali tidak tertarik untuk melawan Myro hanya karena hal kecil itu. Lagipula jika ia membuat Myro marah maka mungkin ia akan berakhir sama seperti pemimpin Geng Harimau Hitam sebelumnya.
Myro mengangguk saat melihat Feka yang cerdas dan berjalan pergi dari sini. Myro memiliki alasan sendiri kenapa Feka harus menutup kasino. Karena menurut ingatan Myro di kehidupan sebelumnya, membuka kasino terlalu berisiko karena disaat-saat tertentu maka para petugas akan melakukan pemeriksaan bisnis-bisnis di kota. Jika diketahui keberadaan kasino maka para petugas tidak akan diam dan akan segera menutup kasino tersebut.
Jika itu hanya ditutup maka Myro tidak akan terlalu mempermasalahkannya, yang menjadi masalah utamanya adalah setelah kasino itu ditutup maka para petugas akan mencari orang-orang yang membuka kasino itu. Jika diketahui maka Geng Harimau Hitam yang membukanya maka para petugas itu akan menangkap orang-orang Geng Harimau Hitam tanpa takut dengan balas dendam Geng Harimau Hitam.
Lagipula dibelakang para petugas adalah negara jadi kenapa mereka harus takut dengan Geng Harimau Hitam yang hanya sebuah geng kecil? Karena itu Myro tidak tertarik untuk melawan para petugas ini.
Saat ini Myro segera menuruni tangga dan Taurus sudah menghilang, lebih tepatnya kembali ke tubuh Myro.
Saat Myro mencapai lantai paling bawah, orang-orang di aula hotel itu segera terkejut saat melihat Myro karena Myro saat ini masih sehat yang menunjukkan bahwa pemimpin Geng Harimau Hitam adalah teman Myro atau mungkin kalah dari Myro.
Myro segera berjalan pergi dari hotel tersebut dan tidak memikirkan untuk mengatur Geng Harimau Hitam lagi dan memberikan semua tugas kepada Feka untuk mengaturnya. Myro juga memiliki alasan lain untuk memberikan tugas ini kepada Feka yaitu sebagai tes untuk dirinya. Jika Feka bahkan tidak bisa menyelesaikan masalah yang mudah seperti menggabungkan kembali Geng Harimau Hitam maka ia tidak cocok sebagai pemimpin dan Myro akan mencari penggantinya.
Myro kembali ke toko orang tua Shi Yan yang saat ini tidak memiliki banyak pembeli. Lebih tepatnya orang-orang terlalu takut untuk membeli karena gempa bumi yang tiba-tiba dan memutuskan untuk bersembunyi di rumah ataupun tempat yang luas.
Saat melihat Myro yang datang, Shi Yang terlihat sangat senang dan berkata "Untunglah kau datang, Myro. Aku akan segera pergi untuk bermain jadi aku akan menyerahkan masalah disini padamu".
Setelah itu Shi Yan pergi dari toko dengan penuh semangat. Setelah melihat Shi Yan yang pergi dengan cepat, ibunya menggelengkan kepala dan berkata "Anak itu hanya tahu bermain dan bermain, maaf harus merepotkan hari ini Myro. Tapi aku rasa kau tidak perlu menjaga toko terlalu lama karena hari ini sama sekali tidak memiliki pembeli sama sekali".
Myro segera tersenyum ringan dan berkata "Tidak masalah lagipula aku sama sekali tidak keberatan untuk mengganggu. Lagipula akhir-akhir ini Shi Yan sibuk bermain dengan temannya dan aku sedang kosong jadi aku bisa membantu mengatur barang di toko".
Pintu ruang istirahat pegawai terbuka dan ayah Shi Yang melihat Myro sambil berkata "Ia bukan bermain bersama temannya tapi nampaknya ia bertemu dengan seorang wanita. Anak itu benar-benar gila, pada usia SMA ia sudah menghabiskan uang untuk hal seperti ini. Shi Yang seharusnya belajar darimu, Myro".
"Aku tidak sehebat itu, paman. Lagipula Shi Yan sama sekali tidak akan bisa mempelajari apapun dariku", kata Myro lalu pergi untuk mengatur barang-barang di toko tersebut.
Tapi saat ini senyuman di wajah Myro segera membeku saat mengingat perkataan ayah Shi Yan, Shi Yan menemui seorang wanita? Apakah mungkin ia menemui istri Shi Yan di kehidupan sebelumnya?
Myro menggelengkan kepalanya dan merasa yakin bahwa di kehidupan sebelumnya Shi Yan bersama istrinya saat berada di perguruan tinggi, jadi Myro berpikir bahwa mungkin wanita ini adalah wanita yang lain dan hubungannya dengan Shi Yan berakhir setelah mereka menyelesaikan SMA mereka.
Myro berhenti memikirkan hal tersebut dan mulai mengatur barang-barang di toko lagi. Di toko keluarga Shi Yan juga memiliki televisi yang saat ini sedang menunjukkan berita mengenai yang terjadi di kota ini sebelumnya, lebih tepatnya tentang Myro yang membuat gempa bumi dan menghancurkan gunung.
Tapi di berita itu menjelaskan bahwa gempa bumi ini hanyalah kejadian alam yang terjadi secara tiba-tiba dan hancurnya gunung itu terjadi akibat jatuhnya sebuah meteor ke bumi.
Melihat berita itu, Myro tersenyum dan tahu bahwa tidak mungkin mereka bisa menemukan penyebabnya adalah Myro. Jadi mereka hanya bisa memberitahu bahwa itu semua diakibatkan oleh meteor.
Setelah mengatur semua barang di toko, Myro sudah diperbolehkan pergi dan Myro segera kembali ke rumahnya.
...----------------...
Keesokan harinya,
Myro yang saat ini sedang duduk di kasurnya segera membuka matanya dan merasakan sinar matahari pagi, wajah Myro saat ini sedikit suram karena perkembangan peningkatan kekuatannya terlalu lambat. Myro turun dari kasurnya dan bersiap untuk pergi ke sekolah.
Myro naik bus seperti hari-hari sebelumnya tapi kali ini Myro sama sekali tidak bertemu Sun Wu. Saat turun dari bus dan akan berjalan ke gerbang sekolah, sebuah teriakan lembut terdengar memanggil "Myro! Tunggu!".
Myro mulai berbalik dan melihat Li Siyu yang saat ini berlari menuju dirinya. Myro melihat Li Siyu dengan aneh dan berkata "Ada apa, ketua kelas? Apakah kau membutuhkan bantuan ku?".
Li Siyu berhenti didepan Myro dan menatap Myro dengan senyum cerah sambil berkata "Apakah aku tidak boleh menemui mu kecuali saat aku membutuhkan bantuan? Lagipula kita adalah teman sekelas dan tidak apa untuk pergi ke kelas bersama kan?".
Myro tidak bisa menemukan alasan untuk menolak saat mendengarkan pertanyaan Li Siyu sehingga Myro hanya bisa berjalan bersamanya menuju kelas. Sebenarnya Li Siyu benar-benar menunggu Myro datang didekat halte bus, Li Siyu merasa khawatir dengan keadaan Myro karena kemarin terjadi gempa hebat dan beberapa bangunan hancur karena itu Li Siyu cukup khawatir dengan keadaan Myro dan sudah menunggunya dari tadi.
Saat ini Torn berdiri didekat kelas Myro dengan senyum cerah. Saat ini Torn menunggu Li Siyu datang ke kelas untuk berbicara dan apa yang membuat ia senang adalah mulai hari ini Myro tidak akan datang ke sekolah lagi. Lebih tepatnya Torn merasa sangat yakin bahwa Geng Harimau Hitam pasti sudah membersihkan Myro.
Tapi saat melihat Myro yang datang ke kelas bersama Li Siyu, Torn menjadi sangat terkejut dan tidak percaya lalu menunjuk Myro dengan wajah yang terlihat sangat bodoh sambil berkata "Myro, kenapa kau masih sangat sehat? Bukankah seharusnya kau berada di rumah sakit? Kenapa kau datang ke kelas hari ini dengan keadaan sehat?".