NovelToon NovelToon
Uncle Mafia, SUAMIKU!!!!

Uncle Mafia, SUAMIKU!!!!

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Tamat
Popularitas:8.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Annisa Niswa

AREA DEWASA 18+ HARAP BIJAKSANA!

Marco Smith Robert, 30 tahun. Pria bengis dengan sejuta kelicikan baginya dunia hanya tentang kepalsuan. Kejam dan otoriter adalah dua sifat yang mendarah daging.

Alfiana Wulan, 15 tahun. Orang memanggilnya Nana. Gadis baik dengan sejuta senyum, setiap harinya dihabiskan dengan berdagang kue keliling.

"Jangan membantahku Nana! Atau ku cincang tubuh jelek mu menjadi makan anjing pelihara ku!" Kilatan amarah Marco dengan tangan menggenggam cambuk.

"Uncle tapi aku... "

"Nana.... Kau harus mati!!!!" cambukan pertama di layangkan oleh Marco pada punggung gadis kecil itu.

"Uncle, Arghhh!" Tangisnya tergugu menahan nyeri yang teramat sakit di punggungnya.

Akankah Nana bisa keluar dari jerat manusia iblis seperti Marco? Atau kematian yang lebih dulu menghampirinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annisa Niswa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

UM - Arwana ku!

Tingkah laku aneh bin ajaib Nana masih berlanjut.

Hati Uncle Marco seketika nelangsa, satu ikan Arwana berharga fantastis itu harus tersaji sempurna dengan olahan bumbu Indonesia di atas piring.

Ikan yang ia beli dan ia rawat, harus di relakan demi Nana.

"Jangan macam-macam dengan ikan ku!" Hardik Uncle Marco kala melihat sorot mata Nana yang mengiba.

"Aku ingin!" Ujarnya lirih, air matanya sudah mengenang di pelupuk mata.

"Stop! Aku benci kau menangis!" Ujar Uncle Marco.

"Ikan... " Luruh sudah air mata Nana, kala permintaan nya tak segera di turuti.

"Oke, kau boleh mengambilnya! Hanya satu!" Ujar Uncle Marco dengan setengah hati, melihat Nana menangis kepalanya seakan berdenyut sakit.

"Kau mau?" Ujar Nana cemong setelah memakan dengan rakus, bukan lahap lagi ikan arwana itu.

"Tidak!" Lirih Uncle Marco, ah ini kenapa si!

Saat melihat Nana menangis rasanya kepalanya ingin pecah, kala melihat Nana tertawa dengan apa yang ia inginkan hatinya berdenyut sakit.

Harus segera di periksa! Uncle Marco tak ingin ini berlanjut dan lebih lama.

Ruangan kerja terasa sesak bagi Hilda, pelayan ini harus di panggil menghadap sang bos mafia.

"Jelaskan!"

"Saya tak tau bos!" Kilah nya berbohong!

"Kau yang menjaganya 24 jam! Jelaskan!" Ujarnya mendesak lagi.

"Nona.... hamil tuan!" Ujar Hilda harap takut.

"Apa!!!!"

"Maaf tuan!"

"Sialan! simpan maaf mu! Sejak kapan dia menyembunyikan itu!"

"Seminggu yang lalu!" Ujar Hilda.

"Pitter siapkan mobil! Kau keluarlah Hilda! Suruh Nana bersiap!" Ucap Uncle Marco.

"Baik tuan!" Lirihnya lagi.

...***********...

"Untuk apa kita kesini Uncle?" Ujar Nana masih tak tau, kala langkah keduanya sudah memasuki rumah sakit.

Ada Hilda dan Pitter yang mengantar keduanya ke rumah sakit.

"Masuk!" Ujar Uncle Marco kala sudah berada di depan pintu. "Dokter Kandungan"

"Uncle... kau... "

Maafkan aku nona.... Begitu arti sorot mata Hilda.

"Aku sudah tau! Cepat masuk dan periksa!" Nadanya terkesan memerintah.

"Tak mau!"

"Nana.... " bentaknya.

"Jangan membentak ku! Aku tak suka!"

"Nana sayang, maafkan aku oke! Sekarang masuk ya periksa!" Ujar Uncle Marco begitu lembut dan manis,

Untuk Pitter dan Hilda jangan tertawa, Tahan atau kau ingin di tebas oleh Uncle Marco?

"Bagaimana kandungan nya!" Ujar Uncle Marco bertanya, kala dokter sudah selesai melakukan pemeriksaan.

"Anda siapa?" Tanya dokter itu.

"Saya suaminya!"

"Apa... Maaf tuan." Ralatnya di akhir kala melihat sorot mata membunuh. "Janin nya masih lemah dan rentan, amat di sayangkan juga umur nona terlalu muda untuk mengandung!"

"Lalu?"

"Kemungkinan besar, tak bisa melahirkan secara normal harus operasi!"

"Lakukan yang terbaik.

"Ini resep, anda bisa menebusnya di apotik untuk penguat kandungan nona!"

"Oke! Nana ayo!" Ujar Uncle Marco.

...***********...

Semenjak keluar dari rumah sakit dan sampai di depan rumah, mulutnya terasa terkunci duduk termenung di balkon kamar miliknya.

"Nana!" Panggilan nya tak ada sahutan meskipun pendengaran Nana tak bermasalah.

"Nana!" Masih hening.

"Apa yang kau pikirkan hem!" Sekarang di ganti dengan menekuk sebelah kakinya menatap wajah cantik nan lugu milik Nana.

Nyatanya gadis ini sangat cantik. Gumam Uncle Marco.

"Hah.... Semua berlalu begitu cepat! Saat teman ku masih memperjuangkan mimpinya untuk bersekolah! Aku harus mengandung anak yang tak seharusnya! Anak yang.... "

"Stop!! Dia anak ku! Jangan ada yang pernah berucap anak haram! Dia darah daging ku!" Ujarnya tampak kesal.

"Hah? anak yang hadir saat tak ada ikatan pernikahan di antar dua orang manusia?"

"Besok kita akan menikah!"

"Hahaha.... menikah? apa yang kau harapkan dari hubungan yang tak ada cinta di dalam nya?" Remeh Nana

"Ini kenyataan pahit yang harus ku terima Uncle, kesucian yang harusnya ku berikan pada suami yang mencintai ku kini telah hilang di renggut orang yang ku benci?"

"Kau membenciku?"

"Sangat Uncle! Sangat! Kau menarik ku kesini, kau yang menyuruhku menemani mu! Dan kau yang merengut kesucian ku! Kau telah menghancurkan masa depan gadis kecil seperti ku!"

"Nana maaf...... "

"Siapa kau? Manusia jahat yang berlaku semena-mena pada gadis kecil seperti ku?

"Na, aku..... "

"Aku tau kau menginginkan anak ini! Tapi setelah nya, izinkan aku pergi dari mu!!"

"Apa yang kau katakan!!! Aku tak akan membiarkan kau pergi dariku!" Suara Uncle Marco sudah setengah berteriak menggema.

"Kenapa?"

"Tak tau! Aku tak ingin kau pergi! Jangan tinggalkan aku!" direngkuh nya tubuh muncul itu dalam dekapan nya.

"Dengarkan aku, kedepan nya apapun yang terjadi aku akan selalu menjagamu! Aku tak tau apa itu cinta! Tapi saat melihat mu terluka aku menjadi sakit! Aku hanya ingin melihat mu tersenyum!" Kata tulus nan lembut akhirnya di layangkan oleh Uncle Iko, masih dalam mode mendekap tubuh Nana.

Tak ada respon memberontak dari Nana, apa sih yang ia bisa perbuat, yang pasti perkataan terakhir dari Uncle Marco membuat hatinya menghangat.

"Sekarang tidur lah!" Ujar Uncle Marco mengusap lembut puncak kepala Nana.

"Hem.... " Ujarnya beranjak merangkak menuju ranjang untuk merebahkan dirinya.

"Selamat malam!"

"Uncle tak keluar?" Ujar Nana bertanya.

"Aku akan menunggu mu tidur!" Ujar Uncle Marco sopan, tubuhnya duduk manis di sofa yang tak jauh dari ranjang itu.

"Hem...."

5 menit.

10 menit.

15 menit.

Mata cantik itu masih tak bisa terpejam, "Kau menginginkan sesuatu?" Ujar Uncle Marco menutup majalah yang sempat ia baca.

"Hem...."

"Katakan kau ingin apa?"

"Kau janji akan mengabulkan nya bukan, Uncle?" Lirih nya dengan mata berkaca.

"Ya aku akan mengabulkan nya!"

"Aku ingin Buaya..... "

"Apa!!!!!"

"Satu buaya jantan, agak besar dengan umur kurang lebih 3-6 bulan!" Terang Nana menjelaskan.

Harusnya aku tak menawarinya pilihan!

"Tapi... tapi... untuk apa?" Gagap Uncle Marco, hati nya sudah resah menerima kenyataan atas fakta yang Nana inginkan selanjutnya.

"Nanti lepaskan buaya itu ke kolam ikan arwana mu! Aku ingin melihat keduanya saling memakan dan bertarung! akan sangat menyenangkan bukan?" Ujar Nana tanpa berdosa, belum puas ternyata jika gadis itu hanya membunuh yang paling besar.

Nyatanya masih menginginkan sisanya.

"Kau mau kan Uncle?" Lirihnya dengan mata berkaca-kaca.

"Aku.... "

Arwana ku!!! Untung kau mengandung anak ku jika tidak? sudah ku kuliti kau Na!!! Aku tak bisa membayangkan akan seperti apa kau setelah lahir.

"Baiklah, aku akan membelikan nya!" Pasrah dengan hati yang melenguh tak rela.

...🍒🍒🍒🍒🍒🍒...

Happy Reading.

1
~ Portgas D Ace ~
ngakak 🤣
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwkwk satu persatu haiwan kesayangan boss mafia mati di tangan Nana,BALAS DENDAM YG HALUS YA NA..🤣🤣🤣🤣😜😜😜
Qaisaa Nazarudin
Mungkin bawaan Debay..Waahh masih di perut aja udah ada tanda-tanda kemafiaan nya si debay,Masih di perut aja udah bisa bunuh anjing kesayangan daddy nya..🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
OMG SIAPA YG BUNUH CHOKKY?? GAK MUNGKIN NANA KAN??
Qaisaa Nazarudin
Aduuhh aku mendingan Hilda bawak Nana kabur deh thor,Dari harus sama Marco yg gak pernah berubah,Masih aja main jalang..
Qaisaa Nazarudin
Addiuuhh Nana hamil nih..Astaga umur baru 15 tahun,udah hamil aja..kasian banget,mana bapaknya teh celup lagi..
Qaisaa Nazarudin
hanya outhor yg tau..🤣🤣🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
Udah ku duga,Dari awal kedatangannya juga aku udah Feeling lain,rasa gak enak gimana gitu..Nyata nya bener atuh..
Qaisaa Nazarudin
Nyesek banget aku thor,Kalo mmg dengan kematian bisa menghilangkan rasa sakit,aku rela Nana pergi utk selamanya,Tapi sayangnya pasti Othor ngotot pengen Nana sembuh seperti biasanya, ckk outhor mah kebangetan...😭😭😭
Qaisaa Nazarudin
Typo beterbangan..HIRUK PIKUK thor,bukan HIRUK PRIUK..😂😂😂 Masih banyak kata2 dan kalimat yg salah,Tapi aku coba utk mengerti walaupun sering gagal fokus,Karena ceritanya bagus menurut ku..
Qaisaa Nazarudin
Yg ini aku setuju banget, CINTA itu saling menjaga diri dan hati masing2,Bukannya merosak..👏👏👍👍
jen
hahhaa bener tebakan klo Nana pasti anaknya ibunya Wilson
jen
hahhaaa lucu bgt sih... mau dipindahin gurunya ke rumahnya wkwkwkkw

othornya ada" aja
jen
hahahhaha masih ngakak dgn mereka
jen
sumpah sih baca bab ini ketawa ketiwi sendiri. geli bayangin Marco nangis wkwkwkkw

bayangin wajah lugunya Nana
felia
Luar biasa
Panji Panji
oh no
Siti Aminah
Lumayan
Siti Aminah
Luar biasa
@shiha putri inayyah 3107
bagus ceritanya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!