Lukas merupakan pria yang berumur 18 tahun siapa sangka di umur yang muda ini ia merupakan golongan mafia termuda di usianya yang saat ini.
Banyak para wanita yang ingin menjadi kekasihnya termaksud ibu-ibu yang ingin sekali menjodohkan ia dengan anak mereka Karna sikap lukas yang tidak hanya memiliki wajah tampan dan memiliki harta yang berlimpah ia merupakan pria yang terkenal baik dan ramah .Sehingga membuat ia di idolakan di sekolah mau pun di luar.
Tapi siapa kah wanita yang beruntung yang bisa membuat lukas jatuh cinta? kalian para pembaca??? atau author? hahhaah...
selamat membaca....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novie Zuarezii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Di lempar piring oleh tere
Kletukkk....
Aw......" Keluh Lukas memegang kepala nya benar saja tere melepar piring plastik dan alhasil mengenai jidat Lukas .
" Hahahah.... rasa kan itu , kamu kira aku tidak berani ? hahahah... kamu salah ". Ucap Tere tersenyum dan tertawa bahagia ia langsung pergi kabur meninggalkan Lukas yang mengelus - ngelus jidatnya .
" Untung hanya piring plastik ". Gumam Lukas .
Ia langsung berdiri dari duduknya dan pergi dari dapur itu .
Sedangkan Tere bahagia karena ia bisa membalas kekesalan terhadap Lukas .
" Rasakan itu ". Ucap Tere sambil mengambil tas sekolah nya ia langsung membuka kancing tas itu dan meraba - raba sesuatu yang ingin ia ambil .
" Dimana handphone ku? perasaan aku tarok di sini ? ". Ucap Tere dan langsung membakar semua isi yang ada di dalam tas namun ia tak kunjung menemukannya .
Tere langsung mengingat - ngingat terakhir ia tarok mana .
" Ah iya aku lupa , pas di sekolah tadi kan Lukas yang meminjam handphone ku, Bagaimana aku meminta kepadanya ? aku tadi baru saja melempar ia dengan piring plastik yang ada pasti aku akan sulit meminta kepada nya Arrrgghh.... pria nyebelin seperti dia ."
Ucap Tere berbicara sendiri .
Tere berpikir keras akhirnya ia menemukan jalannya . Ia langsung membuka pintu teras depan kamarnya itu. dengan senyum nakalnya ia berusaha meloncat untuk bisa sampai ke samping kamar Lukas .
" Lukas saja bisa melakukan nya kenapa aku tidak ". Ucap Tere tersenyum miring .
kini Tere sudah berada di depan teras kamar lukas .
" Kau meminjam tetapi kau tidak tau caranya mengembalikan ". Gumam Tere .
Tere dengan ngendap - ngendap memasuki kamar Lukas .
" Ah untung saja tidak di kunci ".
Tere langsung masuk kedalam dan mencari tas sekolah Lukas ia yakin handphone berada di dalam tas Lukas .
". Ah itu dia , akhirnya ketemu juga ". Tere langsung membuka dan meraba - raba dalam tas Lukas Namun ia tak kunjung mendapat jamnya .
" Apa kamu mencari ini ?". Ucap Lukas sambil memperlihatkan handphone Tere .
Tere langsung terkejut melihat kehadiran Lukas yang entah kapan sudah berada di kamar itu juga .
" Ngapain kamu ke sini ? pergi sana dan kembali kan handphone ku ". Ucap Tere dan langsung berdiri .
Lukas tersenyum miring dan langsung menutup pintu kamarnya dan menguncinya .
" Ini kamar siapa nona ? apa kamu lupa ? apa kamu berpura - pura lupa? agar bisa berlama-lama di sini? Ucap Lukas sambil menahan tawanya . terlihat jelas wajah Tere yang gugup atas kehadiran dirinya yang secara tiba - tiba .
Saat Lukas ingin masuk ke kamarnya ia melihat Tere yang membongkar tasnya .
Tere emang tidak ada bakat untuk menjadi penyeludup😂.
" Sini kembalikan handphone ku ". Ucap Tere langsung mengambil handphone nya dari tangan Lukas .
Belum sempat ia mengambil dengan sigap Lukas melemparnya ke tangan sebelah nya .
Kini posisi mereka semakin dekat .
" Apa kamu mencoba menggodaku? " Goda Lukas kepada Tere .
"Tere langsung mendorong tubuh Lukas begitu saja sehingga membuat Lukas agar mundur kebelakang .
" Kembalikan handphone ku ". Ucap Tere kesal .
Lukas langsung memberi handphone Tere begitu saja .
Tere dengan cepat mengambilnya .
Dengan perasaan kesal Tere langsung berjalan ke arah depan teras kamar Lukas .
saat ia ingin membuka pintu itu tetapi ia tidak bisa . Ternyata Lukas sudah menguncinya terlebih dulu .
Tere langsung menghembuskan nafasnya dengan kasar .
" Ingin sekali rasanya aku menjambak rambutnya ". Gumam Tere pelan .
Lukas tersenyum bahagia karna ia berhasil membuat Tere marah .
Dengan wajah tanpa dosanya Lukas berbaring di kasur nya sambil memejamkan matanya tak lupa pula sudut bibirnya yang terangkat ke atas .
.
.
.
Jangan lupa votenya say💜
njut