NovelToon NovelToon
Really My Husband 2

Really My Husband 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: novia

Rara wanita cantik,pintar dan mandiri menyukai seorang laki-laki yang tidak menyukai nya namun dirinya masih berharap

ataya adalah laki-laki pintar,pekerja keras dan sedikit misterius di dalam kehidupannya

ini kisah mereka dan kisah para sahabat serta saudara, dalam menemukan cinta mereka

bagaimana kisah mereka ya
penasaran, penasaran, penasaran
yuk di baca yuk ... 👉👉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#RMH (season 2) 25

selamat membaca

.

.

.

.

.

enjoy

•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••

sudah sebulan dari kejadian itu, kini Rara sedang mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan nya, iya memutuskan untuk mengambil kuliah memasak, karena iya ingin membuat usaha sendiri di bidang kuliner

pagi itu di awali oleh Rara dengan semangat yang luar biasa,

rara" bunda kakak pergi ya (bertriak)

cha-cha" eh tunggu kak (berlari) ini bunda titip ini buat eyang ya, kamu kan sekalian lewat

rara" iya Bun, pasti kakak antar

cha-cha" kak besok jangan lupa fitting baju ya,

rara" iya bunda, udah lebih dari sepuluh kali pagi ini bunda ingetin kakak

cha-cha" iya ya kak, (tertawa) bunda lupa

rara" ya sudah Bun, kakak berangkat (mencium tangan)

cha-cha" hati hati kak, semoga berhasil ya

rara" iya Bun amin

setelah selesai berpamitan Rara pergi dengan mengendarai motor kesayangannya itu

"semangat Ra, semangat, jangan menyerah tuhan tidak tidur, dan melihat semua usaha mu " batin Rara menyemangati dirinya sendiri

rara terus berjalan menuju salah satu perguruan tinggi yang iya ingin kan untuk mendaftar sebagai mahasiswi di sana

setelah sampai Rara langsung menyiapkan berkas berkasnya dan mulai mendaftar setelah selesai Rara memutuskan untuk berkeliling untuk melihat lihat

rara melihat satu persatu kelas,perpustakaan,kamar mandi, dan beberapa tempat yang menurutnya penting itu

setelah selesai Rara kembali melakukan motor kesayangannya itu menuju rumah Bu Lia dan pak Lukman

setelah sampai di sana Rara di sambut dengan cyra

cyra" kakak (bertriak)

sontak membuat semua orang menoleh ke arah Rara

rara" kira bisa gak, gak usah teriak sekencang itu

cyra" sorry kelepasan, soalnya seneng bisa ketemu kakak disini aku bete di sini

rara" bete kenapa kan bukannya disini ramai

cyra" iya ramai tapi cyra gak kenal

rara" dasar kamu, gak kuliah apa

cyra" enggak, dosen nya galak jadi bolos aja

rara" astaga kira, kapan mau lulus coba kalo kuliah nya males malesan

cyra" haduh kak ,santai aja cyra ini pinter pasti bisa kok

rara" terserah kamu cy, eyang dimana ?

cyra" di belakang sama mama, kakak bawa apa sih?

rara" titipan dari bunda, kakak juga gak tahu apa (terkekeh) ya udah kakak temui eyang dulu

rara berjalan menuju dapur dimana Bu Lia dan Fani sedang sibuk

rara" eyang, omcan

Fani" ya Allah kakak cantik, sama siapa kak, bunda mana ?

rara" sendiri omcan, bunda nunggu Dion pulang baru kesini katanya

Fani" ya sudah kalo begitu

Bu Lia" itu titipan dari bunda ya kak

rara" ah iya nih eyang, (memberi kan kotak nya)

Bu Lia" makasih ya nduk

rara" sama sama eyang ... isinya apa to yang ? kok aku penasaran

Bu Lia" baju penganti bunda mu dulu,eyang pinjam, soalnya sarah mau, yang seperti punya bunda mu, beruntung bunda mu masih simpen ini

rara" yah nanti Rara nikah pake apa dong kalo ini di pake aunty Sarah

Fani" pake punya omcan aja Ra , (,tertawa)

rara" itu mah punya cyra omcan ... (mengerucutkan bibir nya )

" kenapa sih dia ingin baju seperti bunda ku" batin Rara dengan kesalnya

rara" ya sudah omcan, eyang aku pulang dulu nanti ke sini lagi bareng bunda dan yang lain

"hati hati kak" bersamaan

rara meninggalkan dapur itu dan tak sengaja berpapasan dengan taya, mereka beradu pandang hanya sekilas

rara langsung pergi tanpa menyapa atau sekedar tersenyum

cyra yang melihat itu pura pura tidak tahu, dan membiarkan sang kakak pergi begitu saja

taya melihat itu hanya diam dan harus ikhlas dengan yang di lakukan Rara, karena iya juga mau melihat Rara bahagia tanpa dirinya

sesampainya di rumah Rara langsung mencari bunda nya untuk menanyakan perihal baju itu

rara" bunda (bertriak)

cha-cha" astafirloh anak gadis teriak teriak aja macem di hutan aja. kenapa sih kak?

rara" bunda kenapa baju bunda di berikan pada calon nya om taya, nanti kakak kalo mau menikah bagai mana ?

cha-cha" ya Allah kak kamu teriak teriak hanya ingin menanyakan itu,(terkekeh)

chacha sungguh heran dengan sikap anak sulungnya ini biasanya iya tak pernah melakukan hal ini, apa lagi sampai marah hanya suatu hal yang sepele seperti ini

cha-cha " emang kenapa kak, kan cuma di pinjam sehari saja, terus di pulangin gak di ambil kak, kok kakak tumben sih sensitif soal begini

rara" ya kakak sebel aja Bun

cha-cha" gemes loh sama anak bunda ini

" sampai kapan kamu mau terus pura pura bahagia nak, bunda sedih liat kamu begitu" batin cha-cha yang memeluk erat putri sulungnya

cha-cha ingat saat Rara pulang dari Inggris dia tahu jika anaknya itu pasti mempunyai masalah

flashback

Rey memberi tahu papa dan Bu fanta jika Rara besok akan tiba di indonesia

Rey" Bun,pa besok kakak pulang (sambil melanjutkan makannya)

cha-cha" lah kok pulang bukanya kakak kerja disana,dan ini baru beberapa hari saja kok sudah pulang ( menatap Rey)

Rey" gak tahu Rey juga, cuma tadi fahri kasih tahu begitu doang

Abi" papa yakin pasti kakak gak betah tinggal disana dan udah rindu sama kita

Dion" perasaan kakak pas berangkat seneng banget kenapa pula g mendadak

Rey menginjak kaki Dion

Rey" gak usah banyak bicara diem aja udah (berbisik)

Dion" sorry sorry bang iya iya diem

cha-cha melihat kedua putranya berbisik merasa curiga

cha-cha" kalian bisik bisik apa ?

Rey" enggak ada Bun, kita cuma mau rencana jahilin kakak aja,ya kan cengeng (menyenggol siku Dion)

Dion" oooo iya Bun (terkekeh)

malam itu chacha merasa jika anak anak nya itu menyembunyikan sesuatu darinya hal itu membuatnya tidak tenang

chacha keluar dari kamarnya,hendak melihat putra bungsunya namun belum sampai. di kamar Dion cha-cha tak sengaja mendengar suara Dion dan Rey

Rey" kita harus selalu ada buat kakak, kasih dia waktu biar lebih tenang,

Dion" kasian kakak, padahal ada Alvin yang baik dan kelihatannya suka banget sama kakak, tapi ke Napa kakak selalu saja kembali pada orang itu

cha-cha merasa sangat penasaran dengan yang di bicarakan oleh ke dua putranya itu

mungkin karena insting Rey lebih peka Rey seperti tahu jika ada yang menguping pembicaraan mereka

Rey" Dion besok Lo diapain alat alatnya nya

Dion awalnya merasa bingung dengan perkataan Rey Samapi Rey memberi kode

Dion" oooo iya siap Abang ku, semua pasti beres

cha-cha" kalian gak lagi bohongin bunda kan ?

Rey" bohong enggak kok Bun (tertawa garing) ya kan dek

Dion" (tertawa) iya Bun kita mana bisa bohongin bunda

cha-cha tahu jika ada yang tidak beres dengan anak anak nya namun iya berusaha percaya pada anak anak nya

ke esokkan siang mereka menjemput Rara di bandara,

Rey" mana sih katanya jam satu udah landing kok ini belum (mulai bosan)

cha-cha" sabar Rey, tunggu aja, siapa tahu sebentar lagi tiba

tak berapa lama terlihat Fahri,Ghani dan Rara berjalan menuju mereka

rara yang melihat bunda nya langsung berlari dan memeluk erat sang bunda dan menumpahkan air matanya yang sungguh menyesakan dadanya

cha-cha tahu anak nya sedang mengalami masalah besar,namun anak anak nya tidak ada yang memberi tahu nya ...

sesampai nya di rumah Rara menjadi orang yang pemurung selalu mengurung diri di kamar

namun jika di tanya iya selalu beralasan jika iya hanya rindu dengan kamarnya

rara menjadi anak yang sering melamun dan hilang fokus

hal itu sedikit membuat cha-cha khawatir,

cha-cha" kakak,

rara" oooo iya Bun (terkejut)

cha-cha" kakak gak ada yang mau di ceritain ke bunda kah, pengalaman kakak di sana, atau hal lain

rara" em apa ya Bun, gak ada kok, (tersenyum)

cha-cha" kak, kakak kok akhir akhir ini bunda perhatiin jadi sedikit pendiam ada apa kak? cerita kak jika ada masalah sama bunda ?

rara" (tersenyum) enggak Bun, gak ada kakak benar benar baik baik saja, kakak cuma ingin banyak istirahat saja, karena di sana susah untuk istirahat (tersenyum)

cha-cha" baik lah, jika begitu, kalo kakak ada yang mau di bicarakan bunda siap dengar kok dan siap membantu

rara"(memeluk) kakak sayang bunda

"kenapa kalian jadi tertutup sekali sekarang sama bunda nak, masalah apa yang kalian tutupi dari bunda dan papa" batin cha-cha yang masih memeluk putri sulung nya

flashback off

malam hari keluarga abimanyu tiba di kediaman ibu Lia yang sudah mulai ramai karena seminggu lagi pernikahan taya dan Sarah akan di selenggarakan

semua sibuk mempersiapkan semuanya

rara dan adik sepupu yang lain pun ikut serta dalam hal itu

bu Lia" kak coba tolong panggilkan om taya, eyang mau minta dia fitting baju nya

rara" Rey aja eyang ...

Bu Lia" yang lain lagi ada kerjaan kak, tolong ya kak

"aku juga punya pekerjaan" batin Rara kesal

dengan terpaksa Rara menaiki tangga untuk memanggil taya

setelah sampai kamar taya tidak tertutup rapat dan samar samar Rara mendengar seperti suara orang sedang menangis dari kamar itu

hal itu membuat Rara penasaran dengan perlahan Rara mendekat ke arah pintu yang terbuka sedikit itu dan suara tangis itu semakin jelas

"siapa yang menagis, apa om taya, tapi kenapa, astaga aku harus melihatnya " dalam hati Rara yang masih berdiri sambil berpikir hal yang akan dia lakukan

______________________________________

TBC

next

kita sambung lagi ya

jangan lupa kasih like dan komennya

1
Misbah Ahmad
Luar biasa
마님 최 💙 엄마 재민
seru
timbuljaya
obsesi bangetz sm taya
timbuljaya
sptnya sarah hy memanfaatkan taya aja tapi blm sadar klu cm dimanfaatin sarah...yg cinta tulus itu rara.
timbuljaya
taya salah pilih calon istri...
Hera sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
regan wijaya
faidah ditangisi Ra kalok aku jadi kamu ngapain nangis buktikan kalok kamu itu enggak apa apa sejak kejadian itu lalu nyarik laki laki lain masih banyak laki laki di dunia ini jadinya jangan ditangisi ditata kurang ajar itu
regan wijaya: maaf typo"ngapain ditangisi"
total 1 replies
Dyah Oktina
banyak bawangnya...😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Dyah Oktina
kenapa sungkeman pakai berkas ya tor????🤭pusing bacanya pdhal ceritanya seru..
Dyah Oktina
aduh...
typo nya tor.... ngak kuat... padahal ceritanya seru... jd serimg selfok... tolong d perbaiki tor... 💪💪💪💪💪
Dyah Oktina
ceritanya bagus tor... tolong sebelum d kirim d baca ulang supaya tdk banyak typo.. yg membuat bingung.... 💪💪💪💪💪❤❤
Evi 060989
up
Cheyichie Cheweaquariuezz
siapa suruh makan buah simalakama
kalo udah nyata ada buah pepaya
siapa suruh gak saling terbuka
kan jadi makan hati dua duanya...
Dyah Shinta
ngerti banget Thor... tapi plis.. plis..jangan ada yang dimatikan lagi ya..
Dyah Shinta
Calonnya Rey yah?
Bagus deh .. soalnya kayak gampang banget Rey sama Rizki. kurang greget...
Dyah Shinta
Kean sekarang sudah umur berapa?
Selang waktu antara Fahri menikah dengan saat ini berapa lama?
Dyah Shinta
Aaaa... sediiihhhh....
Dyah Shinta
Cyra ga seperti ayah ibunya ya..
Dulu Radit ga pernah perduli sana yang namanya cewek. Dunianya hanya seputar Cha Cha. Fani juga bertahun tahun menunggu Radit.. ga tergerak sedikitpun untuk laki2 lain.
Eh giliran Cyra... selalu cari tambatan hati yang sampai saat ini belum dia temukan.. 😁
Dyah Shinta
Haduuu... jadi deg2an...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!