NovelToon NovelToon
Seatap Dengan Mantan

Seatap Dengan Mantan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Idola sekolah
Popularitas:19.7k
Nilai: 5
Nama Author: Riria Raffasya Alfharizqi

Pada masa putih abu-abu. Jeviza menjalin cinta dengan Keandra, tetapi baru 1 tahun pacaran, hubungan keduanya harus berakhir karena sebuah kesalah pahaman. Lalu keduanya dipertemukan lagi setelah 2 tahun berpisah, lebih gilanya, Jevi dan Kean berada di satu rumah. Seatap dengan mantan itu lah yang terjadi setelah perpisahan.



Mantan tapi masih cemburu, cinta tapi gengsi menjadi bumbu kehidupan keduanya setelah berada di satu rumah yang sama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riria Raffasya Alfharizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Belum Bertemu

Dengan handuk kecil di tangannya, Jevi melewati Arlo yang sedang menonton televisi di ruang tengah. Laki-laki itu tampak fokus dengan layar besar di depannya, ia baru menoleh saat suara langkah Jevi terdengar di belakangnya.

"Je, kehujanan? Aduh, mas mau jemput kamu kata Puspa udah lagi di jalan." Arlo menoleh ke arah Jeviza.

Menghentikan langkahnya. Jeviza menoleh ke arah Arlo dengan anggukan di kepalanya. Tangan yang satunya masih memegang handuk untuk menutupi baju basahnya. Tadi Puspa sudah memberinya handuk sebelum gadis itu masuk ke dalam rumah. "Nggak papa mas, lagian gue kira tadi di sini cuma gerimis aja kaya di kos temen, taunya gede huga hujannya."

Arlo membuang napas panjang, lalu mengangguk pelan." Ya sudah, kamu bersih-bersih sama ganti baju dulu, lain kali nunggu mas jemput ya? nggak usah sungkan."

Jevi mengangguk, lalu pamit menuju ke lantai 2, dimana kamarnya berada. Tepat ketika menaiki tangga terakhir, bau khas manly mulai mengaur. Jevi mengernyitkan dahinya.

Ia mengendus ke arah bajunya yang basah, dan jelas bau air hujan yang sangat kentara, lalu mencium-cium udara sekitarnya, bau khas cowok seperti tadi sudah tidak lagi terendus.

"Aneh banget, parfum kak Arlo sampai atas sini, padahal tadi pas ketemu di bawah, nggak bau apa-apa selain kopi "

Jevi mengabaikan bau yang tadi sempat memecah fokusnya sebentar, lalu lebih memilih untuk masuk ke kamarnya.

Di ruangan yang berbeda, Kean baru saja selesai mandi, tadi dia juga kehujanan karena tidak membawa jas hujan. Rambutnya masih acak-acakan dan setengah basah. Cowok yang baru menginjakan kakinya di ruangan yang sudah beberapa minggu tinggali itu menatap ke sekitar, duduk di tepi ranjang dengan ingatan beberapa hari lalu sampai sekarang ini berada di rumah kakak sepupunya lagi.

Kean tidak pernah menyangka akan kembali dipertemukan dengan gadis yang menjadikan hidupnya sunyi 2 tahun ini, diawal kegiatan OSPEK tubuh yang sangat ia kenali berdiri di depannya.

Rambut panjangnya yang selalu terlihat indah di mata Kean, bahkan aroma vanila gadis itu meski dari jarak yang jauh, Kean sudah bisa merasakannya. Semua terlalu tiba-tiba untuk Kean. Ia bahkan belum menyiapkan hatinya jika bertatap muka langsung dengan gadis yang pernah menjadi bagian dalam cerita hidupnya.

Di hari berikutnya, Kean sengaja memilih tempat yang sepi dan jauh dari kegiatan OSPEK untuk menghindar pertemuan berikutnya, masih sama alasannya, hati Kean belum siap jika harus bertemu langsung atau bertatap muka dengan wajah yang sangat dirindukan. Akan tetapi keinginan Kean harus ditelan mentah begitu saja. Sekeras apapun ia berusaha menghindar, takdir berkata lain.

Kean melihat kelompok Jeviza mulai mendekat, meski sorot matanya tidak beralih pada layar laptop miliknya, tetapi telinganya menyimak dengan jelas apa saja yang dikatakan dan dilakukan oleh Jeviza.

Rahang Kean mengeras saat mendengar salah satu teman BEM nya mengkritik Jevi dan teman-temannya, Kean tetap diam di tempatnya, berusaha untuk tidak ikut campur karena memang itu murni kesalahan kelompok Jeviza. Mereka lalai sampai membuat Vio menegur dengan keras, meski begitu nalurinya sangat ingin membela, lalu tersadar dengan kenyataan, jika keduanya sekarang hanya orang asing yang kebetulan bertemu karena adik dan kakak tingkat.

Puncaknya saat tiba-tiba Jevi ditunjuk temannya untuk meminta tanda tangannya. Kean semakin tidak bisa menahan diri, sekuat yang ia bisa mencoba untuk bersikap normal, cuek seperti biasanya. Meski ketika menatap mata itu, dan wajah yang masih cantik seperti 2 tahun lalu membuat Kean mati-matian berusaha untuk tetap tenang, bersikap normal layaknya seorang Keandra yang dikenal.

Tidak sampai di situ, sorenya, Kean melihat Jeviza yang sedang duduk sendiri di halte kampus. Hatinya mencelos ingin menghampiri gadis itu, namun suara salah satu temannya menyadarkan Kean, bahwa di situlah tempatnya sekarang, Kean bukan lagi kekasih Jevi yang bisa menyapa atau menghampiri Jevi sesuka hati seperti dulu. Ada batasan yang harus Kean pahami.

Lebih gilanya lagi. Beberapa teman-teman terdekatnya mulai membicarakan Jevi, mahasiswi baru yang tiba-tiba namanya melejit di kampus karena masuk akun gosip kampus.

Paras Jevi yang memang sangat Kean sadari memikat, menjadi daya tarik sendiri untuk orang-orang yang baru mengenali gadis itu, bahkan pernah Gio memujinya langsung di depan Kean, seakan Kean tidak tahu seperti apa gadis yang akhir-akhir ini menjadi topik obrolan mereka di tempat tongkrongan.

Kean jelas sangat mengenal, dan bahkan sangat paham seperti apa gadis itu, yang tidak Kean pahami sampai saat ini adalah keputusan sepihak yang diambil oleh Jevi tanpa alasan apapun. Kenyataan kembali menyadarkannya, bahwa Jevi pergi tanpa sepatah kata pada hari kelulusannya.

Ia menengadah ke atas. Membuang napas cukup panjang dan dalam. Lalu memejamkan matanya, merasakan pergolakan hatinya yang coba dia tenangkan selama 2 tahun ini. Semua hancur karena pertemuannya lagi.

Bukan hanya pertemuan dengan Jevi saja yang membuat energinya rasanya terkuras, tetapi tuntutan orang tua yang membuat Kean juga merasa memikul beban berat berton-ton.

"Ke, makan malam dulu ayo!" Puspa mengetuk pintu kamar Kean.

Tidak lama pintu kamar terbuka. Menampilkan sosok Kean dengan wajah lelahnya, tetapi masih terlihat sangat tampan di mata Puspa sebagai wanita normal.

"Capek banget kayaknya? Turun makan malam dulu, Ke," ajak Puspa diangguki Kean dengan pelan.

Setelah Kean turun ke bawah. Kini Puspa berganti ke kamar Jeviza. Setelah mengetuk dan tidak mendapat jawaban dari dalam. Puspa langsung masuk ke kamar Jevi.

Wajah Puspa seketika menegang melihat Jevi yang terbaring di atas ranjang, dengan selimut tebal yang menutupi tubuhnya.

"Ya ampun, Je." Puspa mendekat, mengecek suhu tubuh Jevi yang normal, lalu menghela napas lega.

Puspa kira Jevi sakit karena baru hujan-hujanan, ternyata Jevi ketiduran setelah mandi tadi.

"Bangun Je, makan dulu."

Tidak ada pergerakan dari Jevi, membuat Puspa pada akhirnya menggerakan tubuh Jeviza di balik selimut.

"Jepi! bangun, makan malam dulu."

"Ih kak, diem, gue ngantuk plus capek, kakak sama mas Ar duluan aja, kalau laper nanti gue nyusul."

Puspa mendengus, tetapi tidak berniat membangunkan Jevi lagi melihat kenyamanan gadis itu dengan selimut tebalnya.

"Ya udah, kalau nanti lo laper, tinggal makan aja."

Jevi tidak menyahut, ia kembali pada tidurnya yang sempat terganggu karena Puspa.

"Lho, dimana dia, yang?"

"Tidur mas, kayanya kecapean deh, kalau laper nanti juga makan sendiri."

Kean yang berada di meja makan menatap keduanya secara bergantian, matanya menyipit, bingung dengan maksud pasangan suami istri itu. Tapi enggan untuk bertanya.

1
Mei TResna Rahmatika
jeje buruu keandra nya di gaet 🤣
deeRa
Duhh, Ken fist nights nanti gimana ya Ama si jepii 😆
Bunga Andthea: malam pertama tuh pasti kak mksudnya🤣
total 2 replies
It's me💓💓
k riria kpn romantis" sannya lma bgt dh
Riria Raffasya Alfharizqi: ya gimana ya kak, ini kan permantanan bukan percintaan hihi.. sabarrr duluu
total 1 replies
deeRa
Kapus, kita nyeblak yukk.. /Grin/
Riria Raffasya Alfharizqi: sambil ngegosip ye?
total 1 replies
Dian Rahmawati
masih saling cinta
Riria Raffasya Alfharizqi: keknya iya deh ka
total 1 replies
deeRa
Akun ku baru bisa dibuka lg🤭
bomloppp deh😍
Nikita
🧡
uwong
kalo menurutku,fotonya yang ada tulisan seatap dengan mantan itu bagus yang kemarin itu deh kalo yang sekarang itu kek norak gitu maap ya tapi ini cuma menurutku aja thor🙏
𝓖𝓲𝓽𝓪 𝓹𝓮𝓫𝓻𝓲𝓪𝓷𝓲◗  
takut sma si zemi,, takut pria brkacamata kek di film" yg apasih namanya.. obses , dia kek pngen apa" yg dimiliki kean
𝓖𝓲𝓽𝓪 𝓹𝓮𝓫𝓻𝓲𝓪𝓷𝓲◗  : iyaa kaann😫
total 2 replies
Nikita
bang ke ayo tembak jepizza dong
Riria Raffasya Alfharizqi: tembak kamu aja, mau ngga?
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
udah bab 35 mereka masih diem" bae pdhl masih cinta,gue jorogin lama" berdua biar pada ngaku🤣
It's me💓💓: udh sebulan lbih diem diem nya😂😂
total 2 replies
dwi alfiah
ayo dong balikan
dwi alfiah: gemes aja kak ri
total 2 replies
Nikita
😘
Riria Raffasya Alfharizqi: hehehe
total 1 replies
Dian Rahmawati
wah Kean pengen cium jeviza
Riria Raffasya Alfharizqi: masa si ka? hee
total 1 replies
Siti Nur Rohmah
nafsu...nafsu...
tahan ke,,, tahan!!!
Riria Raffasya Alfharizqi: bilangin tu ka ke keandrul
total 1 replies
Dian Rahmawati
wah Kean pergi lagi nih
Lestary Tri
kak riri aku tampung dulu ya . tak baca nek nanti udah bnyak bab . .pasti slalu wow ceritanya . love u kak .
Nikita
eits tunggu🎶 tunggu🎶 tunggu🎶 Daleman ? 🤭
Riria Raffasya Alfharizqi: hahahaha
total 1 replies
𝓖𝓲𝓽𝓪 𝓹𝓮𝓫𝓻𝓲𝓪𝓷𝓲◗  
hehh🤣
Riria Raffasya Alfharizqi: hahahaha
total 1 replies
Nita Nita
😄😄😄🤣🤣🤣🤣
Riria Raffasya Alfharizqi: hahahaha
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!