NovelToon NovelToon
Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:323.6k
Nilai: 5
Nama Author: Sri Hasnayani

Aisyah adalah seorang gadis yang pernah kecewa, pernah terluka, bertemu dengan seseorang pria tampan bernama Azzam kaya raya yang begitu mencintainya .

melalu proses ta'aruf mereka akhirnya menikah . Azzam selalu meletakkan kebahagiaan Aisyah di atas kebahagiaannya . cobaan silih berganti menerpa biduk rumah tangga mereka .

Mampukan mereka bertahan ?

Yuk kita ikuti alur ceritanya. !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Hasnayani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 25 Resign

Mobil Azzam berhenti tepat didepan gerbang kantor Aisyah . Dia bergegas turun untuk membukakan pintu untuk sang pujaan hati . Setelah berpamitan Aisyah melangkah masuk ke dalam gedung kantornya. Sementara Azzam masih berdiri menatap Aisyah sampai menghilang dari pandangannya.

***

Azzam kini sudah berada di kantornya , dia menyapa semua stap yang ditemuinya dengan ramah . Itulah salah satu daya pikat Azzam yang membuat semuanya menyukainya. Bagi Azzam karena kerja keras merekalah perusahaannya bisa maju seperti sekarang ini .

Seperti biasa ketika bos gantengnya sudah masuk keruangan , Ririn pun segera menyusul untuk melaporkan jadwal kegiatan bosnya hari ini .

"Assalamualaikum , selamat pagi Pak Bos " Sapa Ririn

"Waalaikumsalam . selamat pagi juga "jawab Azzam yang sedang duduk dikursi meja kerjanya

Ririn menyampaikan informasi semua persiapan untuk acara lamaran sudah tercaver . Tinggal atur jadwal untuk viting baju acara ijab kabul dan acara resepsi saja lagi .

"Terima kasih,Rin " Kata Azzam sambil tersenyum .

"Saya senang sekali bisa terlibat dalam acara Pak Bos ,jujur saya kaget juga prosesnya cepat sekali " tutur Ririn

"Bisa lah Rin , kamu kayak gak tau sama Ummy dan Abby saja saja. " Balas Azzam

"Tapi Pak Bos senang kan ?, bisa cepat -cepat nikah , Apalagi sama orang yang benar -benar kita sayang " kata Ririn

"Alhamdulillah , Rin , sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas semua bantuan kamu selama ini . Saya juga doakan semoga kamu cepat ketemu jodoh "

"Amin , sama -sama pak . O ya besok bisa kah kita ketemu sama IO untuk persiapan akad , mba Aisyah juga harus ikut "

"Nanti saya tanya dia dulu ya "

"Mba Aisyah masih kerja kah Pak Bos ?"

Azzam mengangguk

"Kenapa gak disuruh resign saja pak, ?"

"Sudah saya bicarakan juga tadi , tapi dia minta waktu untuk memikirkan semuanya , saya juga gak mau disebut menghalangi karier dia. Kalo saya pribadi , pengennya dia dirumah saja , tapi saya juga gak bisa memaksa dia "

"Iya Pak , Saya rasa mba Aisyah cukup bijak dalam mengambil keputusan kita tunggu saja , tapi saya rasa mba Aisyah pasti mau resign "

"Itu yang saya harapkan juga "

" O y pak , hari ini ada meeting jam 2 siang "

"Oke , "

Ririn lalu keluar , kembali ke meja kerjanya. Sedangkan Azzam mengambil ponselnya untuk menelpon Aisyah . Namun sayang , tidak ada jawaban , sampai ketiga kalinya Azzam menelpon tetap tidak ada jawaban , Azzam mulai resah , apa yang sedang dilakukan Aisyah sekarang ? Apa dia sedang sibuk ? Tidak biasanya dia begini pikir Azzam .

"Coba sekali agi " Kata Azzam kembali menelpon Aisyah tapi tetap tidak ada jawaban .Azzam menarik napas , berusaha berpikir positif saja , mungkin Aisyah sedang sibuk ,atau lagi di ruang meeting , trus ponselnya tertinggal di meja kerja.

Aisyah saat itu sedang berada di ruang HRD bersama atasaanya Pak Heru dan Pak Agung kepala HRD .Ponselnya sengaja di tinggal di atas meja . Aisyah menyampaikan maksudnya untuk resign . Awalnya mereka tidak setuju resign Aisyah hanya karena dia akan menikah , kinerja Aisyah cukup bagus selama ini, tapi setelah tau siapa calon suami Aisyah membuat mereka tidak bisa berbuat banyak kecuali mempermudah proses resign Aisyah . Bahkan Aisyah pun kaget surat resign nya pun langsung dibuatkan oleh Pak Agung dia tinggal tanda tangan .

"Secepat ini Pak ? " tanya Aisyah bingung

"Iya , kami tidak ingin mempersulit kamu , lagian kalo Pak Azzam sampai tau , bisa bangkrut perusahaan ini "Kata Pak Heru sambil tersenyum

"Waoow , sehebat itu kah calon suamiku " Bisik hati Aisyah .

"Selamat ya Aisyah , Semoga jadi keluarga yang sakinah , mawadah dan warohmah " kata Pak Heru

"Dapat keturunan yang sholeh dan sholehah " tambah Pak Agung sambil tersenyum

"Amin , Terima kasih pak "

Lalu mereka saling berjabat tangan , Aisyah terharu tanpa terasa linangan air matanya membasahi pipinya . Walau bagaimanapun Kedua orang dihadapan itu sangat berjasa baginya dan sangat baik padanya . Dia tidak menyangka proses resignnya secepat itu . Dan hari itu menjadi hari terakhir baginya berada di perusahaan itu .

Setelah berpamitan Aisyah keluar dari ruangan itu sambil mengusap air matanya . Tampa dia sadari rekan -rekannya sudah menunggunya di depan ruangan itu .Mereka semua tau Aisyah akan resign dari Mala . Saat melihat Aisyah keluar beberapa orang yang perempuan memeluk Aisyah ,, suasana haru menyelimuti mereka . Aisyah di kenal baik , ramah , sabar , tutur katanya yang lembut membuat mereka sedih kehilangan teman kerja sebaik Aisyah .

Satu persatu mereka mengucapkan selamat pada Aisyah , hanya Mala yang masih tetap duduk di kursi mejanya .

"Kenapa harus secepat ini sich ?" kata Mala sambil mengusap air matanya

"Hei , kamu ni kayak aku mau pergi jauh aja , lagian aku juga gak tau kalo lanhsung disetujui " Kata Aisyah juga ikut mengusap air mata di pipi sahabatnya

"Iya lah , mereka kan tau siapa Mas Azzam , pastilah mereka mempermudah semuanya " Kata Mala .

"Iya. Sudah jangan cengeng gitu, cantiknya ilang lho , mending kanu bantuin aku beresin barang - barang aku " kata Aisyah menggoda Mala .

"Ehh , ponsel mu bunyi terus tadi tu , aku liat mas Azzam yang telpon. " kata Mala

"O ya , kenapa gak diangkat aja ?" Balas Aisyah lalu mengambil ponselnya

"Males , sebel aku sama dia " jawab Mala ketus .

Aisyah hanya tersenyum mendengar perkataan Mala . Dia melihat di layar ponselnya ada 5 kali miss call dari Azzam , dia pun mencoba menelpon balik. Tapi tidak di jawab Azzam .

Tidak lama kemudian Azzam menelpon balik lewat video call .

Azzam kaget ketika melihat wajah Aisyah yang sembab seperti habis menagis dari layar ponselnya .

"Kamu kenapa dek ?"

"Assalamualaikum "

"Astaga , sampe lupa , waalaikumsalam "

Sementara itu Mala ngomel-ngomel sendiri dibelakang Aisyah . Aisyah hanya senyum -senyum

"Kok senyum -senyum , pertanyaan saya belum dijawab lho "

Aisyah lalu memperlihatkan surat mengunduran dirinya yang sudah disetujui

"Alhamdulillah , Tapi kok cepat ya ?"

"Hmmm, kayaknya gak usah saya jawab , mas pasti sudah tau jawabannya "

"Oke , kalo gitu mau pulang kah sekarang , nanti saya jemput sekalian mau ketemu sama mantan atasan kamu "

"Mau apa ?"

"Ada aja , o ya , yang mayun di belakang itu siapa ?"

"Oh , Mala , " jawab Aisyah sambil menahan tawa

"Kenapa dia ?"

"Dia sebel sama kamu ,"

"Kok , gitu ?"

"Entahlah , udah gak usah di pikirkan , ntar juga anteng sendiri " jawab Aisyah cekikikan sambil membelai pipi Mala .

Azzam.ikut tertawa melihat tingkah Aisyah .

"Ya udah , kalo gitu saya on the way kesana "

"Oke "

"Assalamualaikum "

"Waalaikumsalam , Hati -hati ,mas "

"Iya , sayang " jawab Azzam sambjl tersenyum mengakhiri video call .

"Heeemmm, sudah sayang -sayangan ya " kata Mala melirik Aisyah

"Beb , udah donk jangan ngambek , kita kan gak ketemunya di kantor aja , diluar kita masih bebas ketemu " kata Aisyah sambil merangkul sahabatnya .

"Bener ya , awas aja kalo Mas Azzam larang -larang kita ngumpul " kata Mala

"Iya "

"Tapi nanti kalo kalian nikah , kamu tinggal dimana ? masih sama orang tua mu atau di rumah Azzam . "

"Belum tau "

"Kok belum tau ?"

1
Sum Arni
thor ko tega buat q sedih....mudah" han msih hidup cinta sejati nyx ...jgn pisah kan mereka author
Vivi Bidadari
Sebaiknya ga usah pake kata SAYA .. kan mereka sdh bersahabat sejak SMA kesannya jadi kaku gitu ada jarak
Citra Wati
apakah ini kisah nyata atau gmn ko sedih banhet sampai aku terisak sesak rasany dada ini..
Henii Muthmainah
cepet bngt tamat nya. trsentuh bngt baca nya dr awal smpai akhir.🥺
Henii Muthmainah
brhrap ada mujizat dari Allah.sedih bngt deh😭
Henii Muthmainah
mnyentuh bngt deh k hati😍
Henii Muthmainah
mas Azzam bisa aja ngmongnya "biar strong"🥰
Henii Muthmainah
Alhamdulillah....Aisyah udh ingat lg sama Azzam.....sllu smngt deh bcanya.😍
Farrel Hikaru
ka ngak buat noveltoon lagi , ini ceritanya ringan dan mudah di mengerti mungkin karna aku suka baca novel dri dulu
Oktavia
di cerita ini hp selalu klo ga ketinggalan kelupaan ya…. hari gini hp adalah hal yg sangat penting…. apalagi bagi pengusaha, hp selalu ada di sampingnya. ke culai di rumah pas sdh ama klrg. ga jelas nih cerita
Oktavia
krn keras kepala dan egois nya aisyah sendiri sih… sdh tau anak itu yg di nanti2 kan sok ga mau ngerepotin orng, pdhal kondisi kita beda dgn orng lain. ada yg mudah sok dipersulit. jd ga suka krn endingnya ga happy
Oktavia
kurang seru endingnya….. harusnya aisyah punya baby dulu kek pertama kd azam kan merasakan punya anak… setelah itu baru deh jika endingnya pd anak kedua azam meninggal. ini ga. nikah paling pertama… tapi pas anak lahir suami meninggal. miris bgt tau penulis
Oktavia
kaku aisyahnya…. kurang greget sama suami… manjanya dpt, harusnya utk pelayanan suami yg urusan lain juga paham lah
Oktavia
hambar ya hubungannya… aisyah terlalu kaku
Oktavia
vgampang bgt masuk keruangan bos…. utk persh besar susah loh
Oktavia
mibilnya kurang waw…..
Evi Ambon
sabar Azzam
Evi Ambon
heran aja cerita bagus dqn simpel gini g bertele2 ,kurang peminatnya
padahal bagus
Evi Ambon
bagus lo ini ceritanya
Evi Ambon
suka ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!