Deskripsi:
Bagaimana jadinya jika seorang Bad girl dan sang musuh bebuyutan yaitu si Ketos es balok, di persatuan oleh ikatan pernikahan akibat perjodohan yang sudah direncanakan oleh kedua orang tua mereka.
KENZIE CALVIONA HARRIS
Cowok yang terkenal akan kedinginannya dan ketegasannya dalam mengatur juga menghukum orang yang melanggar aturan sekolah.......
KIARA PERMATA NUGRAHA
Gadis cantik yang hobinya buat ulah, pecicilan,suka balap motor liar, dan yang pasti gak pernah ada kapok ya bolak balik masuk BK sampai dapat surat peringatan dari kantor.......
Bagaimana kah kisah kelanjutan mereka. Apa pernikahannya akan berakhir bahagia hingga akhir dan saling mencintai satu sama lain. Atau akan berakhir di tengah jalan??
biar gak penasaran, yuk baca ceritanya!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayang Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 23
Satu Minggu kemudian, Ara dan yang lainnya memutuskan untuk kembali ke ibukota. Meski sebenarnya mereka masih ingin disana, tapi mereka juga sudah merasa bosan karena tidak melakukan apapun.
Mereka membereskan semua yang mereka bawa kesana dan menyimpannya ke bagasi mobil masing-masing, lalu pamit pada Emak Sri dan Abah Yarsi.
"Mak,Bah, kita semua pamit ya. Maksih untuk semuanya dan maaf karena udah ngeroptin kalian berdua selama seminggu ini." ucap Ara sopan berpamitan.
"Ya ampun neng, jangan sungkan gitu. Lagian gak ngeroptin, kan ini udah jadi pekerjaan Emak sama Abah." ucap Abah Yarsi tersenyum hangat.
Dan setelah itu mereka pun pergi meninggalkan Villa.
*Skip
Sekitar jam 18:45 WIB Ara dan Ken baru saja sampai di kamar apartemen mereka.
Ara yang sudah lelah pergi ke kamarnya untuk membersihkan badannya dan tidur. sedangkan Ken dia mandi di kamar sebelah dan setelah itu pergi ke dapur untuk membuat mie instan yang simpel untuknya juga Ara.
Selang beberapa menit mie instan buatan Ken sudah siap lalu dia pun pergi ke kamar untuk membangunkan Ara agar makan terlebih dahulu sebelum tidur.
"Yank, bangun, makan dulu. setelah itu baru tidur." Ara yang memang belum terlalu lelap dia memeletetkan matanya melihat Ken dan dengan manja dia berkata.
"Gendong." pinta Ara begitu manja, Ken yang melihat Ara begitu manja padanya tersenyum dan mengendong Ara ala bridal style.
Setelah sampai di meja makan Ken menurunkan Ara di kursinya. "Aku cuma masak mie instan. Gakpapa kan?" ucap Ken melihat pada Ara yang hanya menganggukkan kepalanya.
**
Hari libur sekolah sudah berakhir dan hari ini adalah hari pertama mereka kembali masuk ke sekolah.
Jam sudah menunjukkan pukul 06.15, tapi lihatlah Ara dia masih meringkuk di bawah selimutnya tanpa mengenakan sehelai benang pun.
"Yank, cepet bangun nanti kesiangan." ucap Ken sambil menyisir rambutnya kebelakang.
"Ukhmm.. lima menit lagi." ucap Ara dengan mata terpejam, Ken melihat Ara dari pantulan cermin lalu menggelengkan kepala. Ken berjalan mendekati Ara.
"gak ada lima menit-menitan ini udah siang. Kalau kamu nggak mau bangun aku bakal mandiin kamu!" Sudah biasa jika Ara susah di bangunkan Ken akan mengancamnya dengan memandikannya seperti bayi baru lahir.
Dan lihatlah Ara langsung bangun dan menyeret selimutnya untuk menutupi sebagian badannya menuju kamar mandi.
Setelah selesai mandi Ara bersiap lalu turun kebawah untuk sarapan.
"Ken" panggil Ara disela sarapannya. Ken membalasnya hanya dengan deheman.
"Hmm"
"Pulang sekolah nanti aku mau pergi ke mall dulu ya bareng anak-anak." izin Ara dan mendapat anggukan dari Ken.
"Tapi jangan lama-lama, setelah selesai langsung pulang. Dan kalau kamu pas pulang nanti aku gak ada berarti aku masih di sekolah atau gak di kantor." tambah Ken lalu meminum air putihnya. Ara tersenyum sambil mengangguk mengerti.
--------
***SMA Nusa Bangsa***
Sekarang semua murid telah berdatangan dan sekarang mereka semua telah berkumpul di lapangan untuk upacara bendera sambil menyambut kedatangan siswa baru kelas X.
Seperti yang kalian tahu jika tahun ajaran baru pasti akan menerima murid baru kelas X dan kalian juga pasti tahu setiap murid kelas X akan merasakan yang namanya MOS.
Dan kali ini OSIS sudah menyiapkan MOS tahun sekarang dengan acara pelatihan bertahan hidup di alam terbuka.
*Skip
" Assalamualaikum, Selamat pagi anak-anak. Bagaimana kabar kalian? apa semuanya sehat?" tanya kepala sekolah memulai pembukaan pidato.
"Pagi pak! Sehat!" serentak mereka semua dengan semangat dan setelahnya terdengar suara teriakkan wanita dari barisan kelas XII IPA 1.
"Enggak pak, saya sakit!!" teriaknya membuat semua mata memandang kearahnya.
"Sakit apa emang?" tanya kepala sekolah itu meladeni Ara si gadis yang teriak bilang sakit. "Sakit hati,pakkkk! hahaha.." ucap Ara dan mendapat teriakkan-teriakkan dari anak-anak lainnya.
"Hhuuuu..." teriak mereka menyoraki Ara. Sedangkan sahabat-sahabatnya menahan malu karena ulah salah satu teman gobloknya ini.
"Bukan temen gue sumpah"
"Gue gak kenal"
"Gue lupa gak kasih dia obat"
Kira-kira begitulah celetukan sahabat-sahabatnya. sedangkan Ken dia tidak sanggup untuk berkata-kata,kenapa dia bisa memiliki istri seperti Ara yang kayaknya urat malunya udah putus.
"Kenapa gue bisa punya bini kayak dia coba," ucap Ken dalam hati.
Dan setelah itu pidato pak kepala sekolah pun selesai dan anak-anak kelas XI dan XII IPA maupun IPS kembali ke kelas mereka masing².
Kelas XII IPA 1.
"Wah, kelasnya bagus nih. Kira-kira enaknya gue duduk dimana ya?" ucap Ara begitu memasuki kelas barunya itu.
Ara mengedarkan pandangannya dan melihat kebangku paling pojok dekat jendela.
"Gue duduk di sini aja. Woy, Nay mau duduk sama gue,gak?" ucap Ara pada Naya yang sedang memilih tempat duduk.
"Enggak ah bosen sama lu mulu, mending gue duduk sebangku sama ayang embeb gue." balasnya duduk bersama Sam dan Ara hanya menanggapinya dengan mengangkat bahu acuh.
Ara melihat keluar jendela dan melihat suaminya tengah berdiri ditengah lapangan dengan ditemani beberapa anggota OSIS.
Dan saat Ara melihat Elsa berdiri begitu dekat dengan Ken dia benar-benar jengkel,lalu memilih untuk menidurkan kepalanya diatas meja.
Baru saja dia akan masuk ke dunia mimpinya tiba-tiba ada seseorang yang menggebrak meja tempat duduknya.
*BRAKK..
"Eh, kecebong makan kodok." lantah Ara kaget lalu melihat siapa pelaku yang menggebrak mejanya.
"Heh, maksud lo apaan ngebrak meja sembarangan!?" ucap Ara kesal.
"Emangnya kenapa masalah." jawabnya songong melipat kedua tangannya didepan dada.
"Wah kurang dihajar nih anak." gumam Ara melipat lengan bajunya keatas.
"Ada masalah apa lo?" tanya Ara berdiri dari duduknya.
"Oh iya untung lo nanya. Gue dari kelas sebelah mau peringatin lo mending lo putus aja dari Ken. Lo gak pantes buat dia." ucap Nadia gadis yang mengebrak meja Ara.
"Emangnya lo siapa, bisa ngatur-ngatur hidup gue. Dan urusan gue pantes atau enggaknya buat Ken bukan elo yang nentuin!" ucap Ara dengan nada dingin juga acuh dan sedikit songong.
Membuat Nadia geram dan mengepalkan tangannya menahan kesal. "Gue tunangannya jadi gue berhak buat lo ngejauh dari Ken." ucapnya dengan berbohong karena tak mau kalah.
"gila kalinya tuh orang, ngaku² tunangannya Ken didepan istrinya sendiri." bisik Naya pada Sam.
"Bukan gila tapi stress" balas Sam berbisik juga.
"Huh.. kalau lo tunangannya terus kenapa nyokap sama bokapnya gak peringatin gue pas Ken kenalin gue sama mereka?" ucap Ara malas.
Nadia yang mendengar itu langsung ngelagapan bingung harus bilang apa. Dia aja bahkan belum pernah ketemu orang tua Ken.
"Sial! gue harus jawab apa. gue aja belum pernah liat apalagi ketemu sama orang tua Ken." batinnya.
"Ya..,ya.., pokoknya lo harus jauhin Ken. Karena dia itu milik gue." ucap Nadia gugup lalu langsung pergi keluar kelas.
"Cuih,gak da kerjaan." acuh Ara lalu setelah itu wali kelas mereka pun masuk dan memberikan sedikit gambaran pelajaran di kelas dua belas.
~~•
Pulang sekolah seperti yang Ara katakan pagi tadi pada Ken sekarang dia sudah berada didalam mobil Elly dengan temannya yang lain.
Elly melajukan mobilnya keluar area parkiran sekolah dan pergi ke pusat perbelanjaan. Setelah mereka sampai Ara pamit untuk pergi sebentar.
"Eh,kalian kalau mau belanja baju atau apalah duluan aja tar gw nyusul."
"Emang lo mau kemana?"
"Gue ada urusan sebentar. Bye" ucap Ara berlalu begitu saja sebelum mendapat pertanyaan dari teman-temannya lagi.
*Ara memasuki salah satu toko perhiasan di mall itu.
"Selamat datang" sapa pelayan perempuan penjaga toko itu tersenyum ramah.
"Mau cari apa dek?" tanya pelayan tadi pada Ara.
"Umm kak, saya mau beli gelang yang ada bintang sama bulannya dong warna perak." pinta Ara menunjuk gelang pasangan berwarna perak dengan ditengahnya ada ada bintang juga bulan.
"Yang ini,dek." ucap pelayan itu menunjukkannya pada Ara.
"Kak, saya mau pasang GPS ini digelang yang ada bulannya bisa gak?" tanya Ara pada menatap pelayan itu yang kini bingung dengan maksud Ara.
"Emm bisa, tapi itu butuh waktu beberapa menit. Apa tidak masalah?" jawabnya menatap Ara.
"Akh, tidak apa-apa saya bisa menunggu. Kalau begitu ini saya bayar dulu dan akan menunggu disini." ucap Ara tersenyum menyodorkan kartu blackcart nya pada pelayannya.
"Baik kalau begitu saya akan menyelesaikan pembayarannya terlebih dahulu dan gelangnya akan saya pasang GPS."
beberapa menit kemudian gelang Ara sudah siap lalu Ara pun pergi menyusul teman-temannya.
*Next…
berarti ini kasus yg agak jarang terjadi... dimana bukan si istri yg mual malah si suami..
mwahahahhahahabahhaha...
intinya kebalik .../Facepalm//Facepalm//Facepalm/
kadang aku pengen orang (suami) bilang kek gitu sama aku..
mwahahahhahahabahhaha 😂😂😂
kecuali pas makan mie .. dan tenang pahalanya...
malah kebagian eps kek gini/Toasted/
pernikahannya akan kurang barokah..
/CoolGuy/
pulang dari rumah sakit/setelah siuman dari koma.., malah karaoke an../Sweat//Sweat/
klo di rumah ya.. selamatan gitu.. undang kiai suruh doakan..
atau paling ngk..ya.. sedekah..
.
ya... mungkin karena ini cuma novel..
hehehehe... jadi ceritanya.. karaoke an untuk selamatan../Smirk/
seperti tidur...., atau...yg lainnya..
apa orang koma...bisa bermimpi ..
apa tidak...?!/Doubt/
agak terkejut sihhh...
/Toasted//Toasted//Toasted/..
tapi aku tau klo ini salah ketik../Smirk//Smirk//Smirk/
kayak nama anak aku.../Smile/
yahh... walau aku belum punya anak sih../Proud/