NovelToon NovelToon
Pernikahan Yang Tak Direncanakan

Pernikahan Yang Tak Direncanakan

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:309.7k
Nilai: 5
Nama Author: rosnila

Rossa adalah seorang gadis belia yang masih duduk di bangku SMA, Usianya baru beranjak 16 tahun, Rossa yang memiliki sikap yang sopan ,juga berparas cantik, menjadi idola disekolahnya, banyak kakak kelas dan juga Teman sebaya yang mengejar cintanya.
Rossa yang lebih memikirkan perasaan orang lain. dan selalu bersikap takk tegaan pun, sering membuatnya terjebak dalam cinta .

Hidup dari keluarga sederhana dari seorang ibu yang berprofesi sebagai seorang guru SMP, Rossa menjadi Anak yang mandiri, hidup tanpa sempat merasakan kasih sayang seorang ayah, menjadi anak tunggal didalam keluarganya.

berulang kali jatuh bangun dalam sebuah hubungan ,membuatnya menjadi orang yang kuat menghadapi segala masalah. Sampai akhirnya Rossa pun bertemu dengan pendamping hidup yang tidak pernah diduganya

Sebuah pernikahan yang tidak pernah terpikirkan olehnya , menikah dengan seorang dokter bedah yang bersikap acuh terhadapnya, seorang Randi Sanjaya. putra dari pengusaha terkenal dikotanya saat itu.


***
mohon dukungan nya untuk Author dalam menyelesaikan novel terbaru ini. semoga dapat diterima oleh semua pembaca🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rosnila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25

 

Hampir satu jam mereka duduk disana menikmati pemandangan perkebunan teh, Rossa pun terlihat sudah akrab dengan keluarga Anton ,karena memang Rossa orang yang cepat bergaul, hanya saja dia seakan menutup diri dengan randi, mungkin karena pernikahan mereka.

 

Setelah makan siang diperkebunan teh, Rossa pun mengajak Randi untuk pulang kevilla mereka, dan randipun setuju. keduanya pamit pada orang tua Anton dan kembali berjalan menyusuri perkebunan teh. saat dalam perjalanan Rossa mengajak Randi mengobrol.

" mas..

" hmm...

" kenapa mas gak cerita kalo punya perkebunan teh ?

" emangnya harus?

" gak gitu mas... hanya saja mas gak pernah cerita.

" emangnya kalo mas punya banyak perkebunan Rossa dengan senang hati menikah dengan mas ? tanya Randi.

" ya gak gitu mas... hanya saja Rossa paling suka perkebunan teh, kalo mas cerita kan rosaa Bisa jalan- jalan sendiri kesini. untuk Rossa harta bukanlah segalanya yang terpenting ketenangan hati .

" Apa Rossa tidak mendapat kan itu dengan pernikahan ini ?

" Belum mas... mungkin butuh banyak waktu untuk semua itu.

" semoga aja masih banyak waktu.

" mas bilang apa ? Rossa saat itu hanya samar-samar mendengar perkataan Randi.

" tidak ada.. mas bilang lebih baik kita pulang ke villa aja.

" hmmm...

Mereka berdua pun berjalan menuju mobil dan Kembali ke villa . keduanya masuk kedalam villa didalam sudah ada pengurus villa yang menunggu mereka pulang.

" den sudah pulang ?

" iya mbok...!

" Aden mau makan ?

" nanti saja mbok, kita mau bersih-bersih dulu.

Rossa dan Randi pun duduk sejenak diruang tamu . mengistirahatkan diri sebelum menuju kamar untuk mandi dan mengganti pakaian.

mbok Darmipun mengantar minum untuk kedua majikannya.

" ini den, non diminum dulu .

" iya mbok terimakasih ya " kata Rossa.

mbok Darmi pun pergi kedapur untuk melanjutkan pekerjaan nya. tinggallah Rossa dan randi diruang tamu villa.

" kamu cepek Ros ?

" gak mas...

" kalo capek lebih baik kamu mandi dan istirahat dikamar, nanti biar mas mandi dikamar bawah aja.

" iya mas,,, bentar lagi Rossa kekamar.

" hmmm...

besok kamu mau jalan kemana lagi ?

" emangnya masih boleh jalan-jalan mas ?

" kalo kamu masih mau tentu saja boleh. tapi besok mas mau kerumah sakit didaerah sini sebentar, mas mau bertemu dengan teman.

" ya sudah mas.. gak apa-apa, tapi apa boleh besok kita ke pantai saja?

" boleh juga, terserah kamu aja, anggap aja kamu sedang liburan.

" iya terimaksih ya mas...

Rossa memperlihatkan senyumnya, bahkan karena sangat bahagia reflek Rossa memeluk lengan Randi saat itu. Randi yang mendapat perlakukan seperti biasa tu pun jadi alah tingkah sendiri, Randi pun mengalihkan keadaan dengan meminta Rossa untuk pergi mandi.

" ya sudah lebih baik kamu pergi mandi daripada kamu menggoda mas.

" ish.. mas, selalu begitu. siapa juga yang menggoda.

" itu... kenapa kamu peluk- peluk mas ?

Rossa yang menyadari kalo dirinya sedang memeluk tangan randi diapun melepaskan tangannya dari lengan sang suami. pipinya pun menjadi memerah karena malu,merasa dirinya terlalu agresif.

" maaf ya mas... Rossa gak sengaja.

Rossa mau mandi dulu.

Rossa pun berjalan dengan sedikit berlari menuju kamarnya untuk mandi dan beristirahat. Randi yang melihatnya pun hanya geleng-geleng kepala. Randi pun bergumam saat itu.

" Apa mungkin pernikahan ini akan berakhir dengan bahagia ? sedangkan kami berdua belum bisa menerima semua ini. tapi demi kakek mas akan berusaha mencintai kamu Rossa "

Setelah menyelesaikan kalimatnya Randi bangun dari duduk nya untuk menuju kamarnya g ada dibawah karena ingin membersihkan dirinya. badannya terasa lengket karena keringat.

***

Dikamar atas Rossa pun sudah berada dikamar mandi dan berendam di bathtub, dia benar-benar gak enak perasaan karena sikapnya tadi yang menurutnya sudah tidak sopan kepada Randi. setelah 30 menit kemudian Rossa pun keluar dari kamar mandi masuk kekamar, bukannya mengganti baju Rossa malah merebahkan tubuhnya ditempat tidur dengan hanya menggunakan handuk kimono saja.

Randi yang saat itu ingin memanggil Rossa untuk makan pun membuka pintu kamar yang sama sekali tidak dikunci oleh Rossa, Randi masuk kedalam dan Rossa pun bangun dari tempat tidur saat mendengar pintu kamar terbuka

Dan mata keduanya pun bertemu, untuk beberapa saat Randi merasa seperti terhipnotis saat melihat Rossa yang berdiri dihadapannya dengan hanya menggunakan handuk kimono yang panjangnya diatas lutut, yang memperlihatkan kulitnya yang putih, dengan rambut terurai dan masih dalam keadaan basah.

Keduanya masih saja saling menatap, Randi mencoba menekan salivanya dengan susah payah, lelaki mana yang tidak kepanasan melihat seorang gadis yang hanya menggunakan handuk berdiri dihadapannya. Rossa yang masih saja diam ditempatnya belum menyadari bagaimana kondisi pakaian nya saat itu.

" Mas... ad apa kesini ? yang ditanya masih terpaku ditempatnya berdiri.

" mas... " Rossa meninggikan sedikit suaranya.

" tapi Randi masih menatap Rossa tak berkedip.

Rossa yang melihat Randi sikapnya aneh diapun mendekati Randi dan memukul pelan tangannya. yang membuat Randi tersadar dari lamunannya.

" mas..." sambil memukul lengan Randi "

" hmm...

" mas kenapa?

" Kenapa apanya ?

" mas dari tadi Rossa panggil kenapa malah diam disini ?

" emangnya tadi kamu ngomong apa ?

" gak mas.. Rosa cuma nanya mas ada apa kesini ?

" mas mau ajak kamu makan malam dibawah mbok Darmi sudah siapkan untuk kita.

" kalo begitu Rossa ganti baju sebentar ya mas, Rossa baru siap mandi.

" kenapa belum pakai baju, kamu gak masuk angin hanya pakai handuk begitu.

" Rossa mengarahkan pandangannya kehanduk yang dipakainya ,dia pun Mesam mesem sendiri melihat dirinya yang hanya memakai handuk.

" Tadi Rossa selesai mandi tiduran mas, jadinya masih pakai handuk, hehehehe..

" Kalo mau tidur-tiduran pakai handuk lain kali pintu dikunci, untung mas yang masuk Gimana kalo orang lain !

" Maaf ya mas, Rossa lupa...

" ya udah ganti handuk kamu, nanti bisa - bisa mas khilaf.

" ish mas.. mesum banget jadi orang..!

" hahahaha.. udah cepetan ganti baju mas udah lapar.

" iya.. tapi mas tunggu diluar dulu, Rossa gak bisa.ganti baju kalo mas disini.

" kalo gitu mas tunggu dibawah, jangan lama-lama .

" iya mas.

setelah Randi keluar dari kamar Rossa pun bergegas untuk ganti baju, mengeringkan rambutnya dan memoles tipis lipstik dibibir nya. tampa memakai bedak pun Rossa sudah sangat cantik. dia turun kebawah untuk makan malam karena Randi sudah menunggu dirinya.

Dimeja makan Randi sudah duduk menunggu istri kecilnya disana sambil memainkan handphonenya. dan saat mendengar suara langkah kaki randipun menyimpan handphone nya, melebarkan senyumnya ke arah Rossa yang baru Sampai dimeja makan, baru sehari Rossa bisa merubah sikap datar Randi terhadap dirinya.

perjalanan kehidupan Rossa yang berjuang bersama mamanya membuat Randi luluh dan berusaha untuk tidak menyakiti Rossa dengan hal apapun, karena Randi juga merasakan bagaimana rasanya hidup tanpa seorang papa, jadi Randi berjanji pada dirinya untuk menjadi pelindung untuk Rossa walaupun hanya dengan perasaan kakak untuk adiknya. karena jujur saat ini Randi belum bisa memberikan perasaan lebih untuk Rossa. dan mungkin begitu juga Rossa yang entah sampai kapan akan menerima pernikahan ini.

Rossa mengambilkan makanan untuk dirinya dan juga untuk Randi, walaupun Randi menolak saat itu dnagn alasan bisa melakukannya sendiri.tapi Rossa tetap melayani Randi untuk makan.

" kamu gak usah repot-repot, mas bisa sendiri.

" tidak apa-apa mas.. kan sekalian Rossa juga mau makan kan ?

Keduanya pun makan dengan tenang tidak terdengar lagi suara pembicaraan diantara keduanya, mereka disibukkan dengan makanan masing-masing. hampir tiga puluh menit keduanya disibukkan dimeja makan. Randi dan Rossa pun berjalan menuju ruang nonton televisi, karena baru selesai makan gak mungkin Rossa langsung tidur.

" Randi menghidupkan televisi di Chanel berita.

" Rossa juga ikut menonton disamping Randi.

" mas... besok jam berapa pergi kerumah sakit ?

" sekitar jam 9, kan kamu mau jalan kepantai.

" iya mas... , Rossa terserah mas aja Maya jam berapa perginya.

" hampir satu jam juga keduanya berada diruang tv tapi bukan menonton. Rossa sibuk dengan handphone nya Randi juga begitu, gaya sekali-sekali Randi melihat ke arah TV.

" Lebih baik kita istirahat.

" iya mas...

Rossa dan Randi pun berjalan menuju kamar, tapi Randi tidak naik kelantai atas dia berganti didepan kamar disamping tangga yang menuju lantai atas. Rossa yang melihatnya pun bertanya kepada Randi.

" mas.. mau kemana ?

" mas mau tidur ?

" mas tidur dimana ? gak tidur diatas ?

" mas tidur disini aja, biar kamu bisa tidur dengan nyaman.

" ya udah terima kasih ya mas,,, Rossa ke atas dulu.

keduanya pun berpisah ditangga ,dan menuju kamar masing-masing untuk istirahat.

1
holipah
lihat tuh akibat ulah kamu rangga kamu tidak mau menerima takdir bahwa Rosa bkn jodoh kamu 😏😏
holipah
Rangga pecat jdi cucu aja kakek
holipah
ky nya bkn Rangga asli deh 😅🤭
Rosnila
salam kenal kembali
Sweety
Hay kak, salam kenal.

Kenalin aku author baru di noveltoon mampir ya kak di novel baru aku berjudul Suamiku gila kerja🤗🙏

semangat nulisnya dan sehat selalu
Trisara Wati
ceritanya agak membosankan thor
Nyonya Vivi
ceritanya bagus thor. tapi sayang, banyak banget typonya. yg kadang saya lewati tulisan typo karna gak tau maksudnya🙏
Rhenii RA
ini ngetiknya lari marathon ya thor, typonya banyak bener😑
Nafila Albahar
pelakor datang 😂😂
Nafila Albahar
👍👍👍 benih benih cinta setelah menikah akan tumbuh♥️♥️
Achmad Zafran Biruni Efri
lanjut
uciha sasuke
crazy up
Ema Deandra
episode lanjutanya donk
uciha sasuke
crazy up
FRANSISKA Tri Hastuti
Gak lanjut baca ya.....
makin kesini jadi gak suka alur ceritanya.
Diawal kan kakeknya yg maksa Randi utk nikah sama Rosa, padahal Rosa msh sekolah.
Sekarang kakeknya juga yg maksa Randi utk pisah dgn Rosa padahal Rosa lagi koma.
Kok gak punya hati, padahal usianya sdh tua, bkn jadi bijaksana.

maaf ya Thor... gak lanjut
Ade Suryani: ia tak. n. ,
total 1 replies
uciha sasuke
next
uciha sasuke
crazy up, please 🙏🙏🙏
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
salam kenal kakak

asisten dadakan hadir😘

mampir yuk

semangat selalu💪
Sybil Noon
masih banyak yg salah ketik, kalo diperbaiki akan cakepppp
Rosnila: Siap, akan author perbarui ya ! terimakasih koreksinya.
total 1 replies
Dzaynab Fara
lanjut Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!