NovelToon NovelToon
Jadi Bos Perusahaan Entertainment

Jadi Bos Perusahaan Entertainment

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Showbiz / Reinkarnasi
Popularitas:524
Nilai: 5
Nama Author: ILikeAll9

Pernah gak sih kamu lagi enak enaknya tidur, eh bangun bangun malah pindah dunia. Ini adalah kisah seorang pemuda yang baru saja lulus dari masa SMAnya, dia berusia 18 tahun, namanya Ethan Lucifer.

Dia anak yang hidup sederhana bersama orang tuanya, Ayahnya bekerja di bengkel, Ibunya bekerja di warung kecil depan rumah mereka. Alias warung mereka sendiri, warungnya berupa warung makanan.

Ethan kadang akan membantu orang tuanya berjualan, dia juga memiliki adik perempuan yang saat ini baru duduk di kelas satu SMP, dan adik laki laki yang baru masuk SD tahun ini. Keluarga mereka beranggotakan 5 orang, dan selalu harmonis.

Pesan Author: Mungkin sebagian akan berbeda dari awal alur, tapi semoga tetap bisa menikmatinya, karena di karya ini terdapat bantuan dari Ai, mohon dimaklumi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ILikeAll9, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

C025: Shine The Star #4

...Selamat Baca...

Tanggal: 07 Mei

Pukul: 06.00 WAZ

Walaupun baru tidur jam 12 malam, tepat pukul 6 pagi sirene berbunyi nyaring memecah keheningan pagi!

"SEMUA PESERTA DIPERSILAHKAN KELUAR RUANGAN! CEPAT BERBARIS!!! DALAM 15 MENIT!!"

Dalam 15 menit itu, yang lain cuci wajah dan sikat gigi dengan cepat untuk bersiap berbaris, kemudian Alfian, Lurian, Rafaello, dan Hans berhamburan keluar kamar dengan pakaian olahraga.

Mata mereka masih ada yang mengantuk, tapi kaki bergerak otomatis karena adrenalin.

Mereka berlari mengelilingi kompleks asrama sebanyak 5 putaran. Napas mereka memburu, keringat mulai menetes, tapi tidak ada yang berhenti.

"SATU DUA TIGA! SEMANGAT!!!" teriak pelatih sambil meniup peluit.

Setelah selesai lari dan pemanasan, mereka sarapan dengan lahap. Makanan sehat penuh gizi, meski sederhana tapi mengenyangkan.

***

Pukul: 09.00 WAZ

Lokasi: Ruang Latihan Besar

Setelah istirahat sejenak, semua 100 peserta dikumpulkan di aula besar. Hari ini tugas utamanya adalah menghafal dan menari LAGU TEMA "SHINE THE STAR".

"Ini lagu wajib yang harus kalian hafal luar dalam! Nada, lirik, dan gerakannya harus sama persis!" ucap Pelatih Utama.

Musik mulai diputar. 🎶

♪ Shine The Star... Terangi dunia dengan cahayamu... ♪

♪ Jangan pernah menyerah, gapai mimpimu yang tinggi... ♪

Suara 100 orang bergema memenuhi ruangan. Alfian Vale berdiri di barisan depan karena dia masuk Kelas A.

Suaranya yang berat dan stabil menjadi penyeimbang bagi yang lain. Di sebelahnya ada Lurian yang vokalnya lembut, Rafaello yang suaranya unik, dan Hans yang suaranya bass yang dalam.

Mereka berlatih berulang-ulang. Dari pagi sampai siang, lagu itu terus diputar. Kaki mereka sudah pegal, tenggorokan kering, tapi semangat mereka tidak surut.

Pukul: 13.00 WAZ

"Oke, istirahat! Sekarang waktunya main buat menghilangkan stres!" seru MC pendamping.

Suasana yang tadinya tegang dan serius langsung berubah menjadi riuh rendah. Mereka dibagi menjadi beberapa kelompok besar untuk bermain permainan sederhana tapi seru.

PERMAINAN 1: TARIK TAMBANG

Tali tebal ditarik di tengah lapangan. Alfian masuk tim Merah. Di depannya ada lawan-lawan yang tubuhnya juga besar.

"Siap... MULAI!!!"

"AYOOO TARIK!!!" teriak semua orang serentak.

Alfian memegang tali itu dengan sangat kuat. Walaupun umurnya paling kecil di antara yang lain, tenaganya luar biasa besar karena terbiasa bekerja keras dan latihan fisik berat, banting tulang untuk Ibu dan adiknya.

Kakinya menancap kuat di tanah, tubuhnya condong ke belakang sekuat tenaga.

"ALFIAN MENARIK DENGAN KERAS SEKALI!" teriak salah satu lawan kewalahan.

Dengan bantuan Hans Lorven yang juga punya tenaga besar dan teriakan semangat dari Rafaello serta Lurian, perlahan tapi pasti...

JEDER!

Tim lawan terseret maju dan jatuh berderet! Tim Merah menang!

"KITA MENANG!!!"

Mereka semua berteriak kegirangan, saling berpelukan dan melompat-lompat. Alfian yang biasanya pendiam pun ikut tersenyum lebar dan menepuk punggung teman-temannya.

PERMAINAN 2: TEBAK LAGU & TIRU POSE

Selanjutnya mereka duduk melingkar. MC menyanyikan sedikit nada atau menirukan gaya artis terkenal, dan mereka harus menebak.

Rafaello Adrian ternyata sangat jago di bagian ini!

"AYO SIAPA CEPAT!" teriak MC.

Ting ting ting...

"ITUUUU... LAGU HITS DARI BAND 'LEGEND'!!" seru Rafaello cepat.

"BENAR!!!" jawab MC William Cross

Lalu giliran Lurian Dashyn yang maju menirukan gaya jalan dan pose seorang penyanyi solo terkenal. Gerakannya sangat elegan dan cool, bikin yang lain pada ketawa dan tepuk tangan heboh.

Di momen inilah ikatan persaudaraan mulai terbentuk sangat kuat. Mereka sadar, meski nanti akan bersaing sampai titik darah penghabisan, tapi saat ini mereka adalah satu keluarga besar yang berjuang bersama.

MISI SPESIAL: FLASH MOB KEJUTAN!

Pukul: 15.00 WAZ

"Baiklah anak-anak! Ada misi rahasia!" ucap pelatih dengan senyum misterius.

"Karena kalian sudah lumayan bagus membawakan lagu tema, sekarang waktunya uji nyali! Kalian akan dibagi tim dan pergi ke tempat umum!"

Total 100 orang dibagi menjadi 14 Kelompok Besar. Setiap kelompok terdiri dari 7 ORANG.

Mereka akan dikirim ke 14 titik berbeda di kota yang ramai—Mall, Alun-Alun, Stasiun, dan Pusat Perbelanjaan.

KELOMPOK ALPHA:

▪︎Alfian Vale

▪︎Lurian Dashyn

▪︎Rafaello Adrian

▪︎Hans Lorven

▪︎Calvin Klein

▪︎Zein James

▪︎Kyle Anderson

"Wow... kita satu tim?!" seru Rafaello kaget, sambil merangkul Alfian dengan senyum lebar.

"Ini tim elit!" gumam Calvin tersenyum.

***

Mereka mengenakan kostum yang sudah disiapkan:

•Jaket Kulit hitam dengan nama mereka tertera besar di punggung.

•Kemeja Putih rapi di dalam.

•Dasi Hitam yang memberikan kesan keren dan misterius.

•Celana Panjang Hitam & Sepatu Kets putih yang nyaman dan aman untuk menari.

•Topi Baseball dan Masker menutupi wajah mereka agar tidak dikenali dulu.

"Sebelum berangkat, kita akan undian siapa yang jadi CENTER SEMENTARA untuk pertunjukan ini!" ucap pelatih.

Satu per satu mengambil undian. Saat kertas dibuka...

"ALFIAN!!! KAU CENTER TIM ALPHA!!!" teriak salah satu teman sekamar Alfian, Rafaello.

"YAHOOO!!!" teman-temannya bersorak.

"Pantas, postur dan auranya paling cocok jadi pusat perhatian!" puji Hans.

Alfian tersenyum tipis, "Baiklah semuanya, aku akan lakukan yang terbaik!"

***

Mereka tiba di Grand Center Mall. Suasana sangat ramai, orang-orang lalu lalang berbelanja.

Mereka berpura-pura menjadi pengunjung biasa, berjalan santai, tangan di saku jaket, topi dan masker masih menutupi wajah mereka.

Beberapa staf bersembunyi memegang kamera untuk merekam Behind The Scene dan rekaman resmi.

Tiba di titik tengah mal, musik mulai diputar pelan dari speaker tersembunyi.

TIT... TIT...

Alfian yang berdiri di tengah memberikan kode mata.

DAN... MULAI!

Alfian melepas maskernya dengan gerakan cepat dan cool. Dia memulai gerakan tarian yang kuat dan tajam!

"WAAAAH?!"

Orang-orang yang lewat langsung berhenti. Mata mereka tertuju pada sosok tinggi besar yang menari dengan sangat presisi dan berkarisma.

Satu per satu anggota lainnya ikut masuk. Lurian, Rafaello, Hans, Calvin, Zein, dan Kyle bergantian menampilkan part tarian mereka masing-masing. Gerakan mereka kompak, kuat, dan sangat estetik!

Penonton mulai berkerumun, mengeluarkan HP untuk merekam. Suasana jadi heboh!

Saat bagian musik meredup, hanya ada suara beat rendah...

Alfian maju selangkah, mendekatkan mulut ke mikrofon tersembunyi, suaranya yang berat dan dalam terdengar jelas menggema di ruangan itu:

"SHINE...!"

Lalu yang lain menyahut dengan energik:

"TERANGI DUNIAMU...!"

Zein melangkah maju memulai lagu dengan nada yang rendah namun memukau, "Shine... My star is bright in this sparkling world...🎶"

"Shine The Star... Terangi dunia dengan cahayamu..."

"Jangan pernah menyerah, gapai mimpimu yang tinggi..."

"Shine The Star, takkan pernah mundur."

"Shine... bawa impianmu."

"Shine... hancurkan ragumu."

"Kami hadir di hadapan kalian, Shine...! Kami akan berikan yang terbaik."

"Shine The Star... cahaya kami, kan selalu bersinar terang!"

"Shine... The Star! ✨"

"Shine... The Star! ✨"

Bagian chorus masuk! Mereka menari bersama-sama dengan penuh semangat mengikuti lagu tema resmi tadi. Penonton bertepuk tangan sangat keras! Suasana jadi meriah banget!

Lagu selesai. Mereka berbaris rapi membentuk huruf S.

Alfian maju ke depan, diikuti yang lain. Mereka membungkuk dalam-dalam.

"TERIMA KASIH BANYAK!" seru mereka serentak.

Alfian mengambil alih bicara, suaranya lantang:

"Kami adalah peserta dari acara SHINE THE STAR!"

Lalu satu per satu mereka memutar badan, menunjukkan nama besar yang tertulis di belakang jaket kulit mereka sambil berteriak memperkenalkan diri:

"ALFIAN VALE!"

"LURIAN DASHYN!"

"RAFAELLO ADRIAN!"

"HANS LORVEN!"

"CALVIN KLEIN!"

"ZEIN JAMES!"

"KYLE ANDERSON!"

"JANGAN LUPA UNTUK MENDUKUNG DAN PILIH KAMI!" teriak mereka sambil menunjuk ke arah kamera dan penonton dengan senyum menawan.

"SHINE THE STAR... TERANGI DUNIAMU! ✨"

Itulah slogan resmi mereka! Singkat, padat, dan sangat berkesan!

Penonton bersorak girang, memberikan tepuk tangan meriah sebagai tanda suksesnya misi mereka hari ini. Mereka pun berpamitan dan kembali ke asrama dengan hati bangga.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!