NovelToon NovelToon
KURUNGAN SANG MAFIA DINGIN

KURUNGAN SANG MAFIA DINGIN

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta
Popularitas:6.7k
Nilai: 5
Nama Author: Elsa Sefia

Florence, gadis panti yang polos, tak sengaja melihat pembunuhan oleh Lucifer Azrael—miliarder dingin yang diam-diam menguasai dunia hitam. Ia diculik ke pulau pribadi Lucifer dan dijadikan tahanan.

Di sana, Lucifer menerapkan aturan kejam dan menyebut dirinya Tuhan. Tapi di balik sikap beku itu, Florence menemukan luka masa kecilnya: ayahnya melatihnya membunuh dan membunuh ibunya di depan matanya.

Kebaikan Florence mulai meruntuhkan tembok Lucifer. Ia merawat, memasak, bahkan melukis Lucifer sebagai manusia biasa, bukan monster. Namun ketika kedekatan itu tumbuh, Lucifer membohongi dan mengurungnya lagi, takut kelemahan akan membunuhnya.

Kisahnya adalah benturan antara iman dan trauma, belas kasih dan kekuasaan. Mampukah mawar putih yang tumbuh di neraka bertahan, atau justru ikut layu bersama rajanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elsa Sefia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terima Kasih, Untuk Kalian yang Bertahan di Sangkar Ini

LUCIFER AZRAEL

29 tahun, 190 cm. Di mata dunia, dia CEO Azrael Group—tangan emas yang membuat Wall Street sujud. Tampan seperti kutukan: rambut silver disisir rapi, rahang tegas, dan mata biru sedingin es Arktik yang sanggup membunuh tanpa menyentuh.

Di balik itu, dia adalah Capo dei Capi dunia bawah New York. Mafia generasi ketiga. Sadis, dingin, obsesif pada kendali. Membunuh tanpa kedip, lalu mengelap darah dengan sapu tangan sutra. Satu kata ‘tidak’ dibayar dengan peluru. Asetnya gila: pulau pribadi, jet Gulfstream, gedung pencakar langit. Tapi kerajaan aslinya mengalir di bawah tanah—senjata, darah, dan loyalitas yang dibeli dengan ketakutan.

Dia tidak lahir jadi monster. Dibentuk. Umur 9 tahun disuruh pegang pistol oleh ayahnya. Umur 16 tahun dipaksa menyaksikan ibunya dieksekusi karena mencoba membawanya kabur. Sejak itu, Lucifer mengubur nama dan nuraninya. Dia menantang Tuhan, sebab Tuhan-nya mati dan tidak datang.

Yang tersisa hanya kuasa. Sampai mata coklat itu menatapnya tanpa gentar.

FLORENCE BEATRIX

25 tahun, 165 cm. Anak Panti Asuhan St. Maria, Chicago. Cantiknya bukan untuk kamera—cantiknya membuat orang ingin bertobat. Kulit putih hangat, rambut coklat madu bergelombang, dan mata kayu manis yang selalu berkaca karena menyimpan 20 tahun rindu.

Hidupnya hanya tiga helai dre s katun, rosario kayu, dan kalung salib. Doanya satu sejak umur 5 tahun: “Tuhan, pertemukan aku dengan Papa dan Mama. Sekali saja.”

Dia tidak naif. Panti mengajarinya dunia itu kejam. Pernah lapar, pernah hampir dijual, pernah melawan dengan pisau dapur. Tapi dia memilih tidak menjadi seperti dunia. Rapuh di luar, baja di dalam. Senjatanya cuma diam dan doa.

Lucifer dibesarkan peluru dan darah. Florence dibesarkan air mata dan iman.

Satu mafia yang menantang langit. Satu gadis panti yang menggenggam salib.

Dan neraka mempertemukan mereka.

(Lukisan Florence)

Lucifer Azrael lahir di kanvas. Tampan. Kokoh. Tapi di tangan Florence, tak ada belati di tatapnya. Tak ada musim beku. Yang ada hanya letih—seperti pemuda dua puluh delapan yang dipaksa menghitung cara membunuh sejak lima belas.

Di sudut kanvas, Florence menambahkan setangkai mawar. Tidak merah. Putih. Kelopaknya ia buat sedikit terbuka, seolah baru belajar napas. Duri di batangnya ia lukis tipis, nyaris tak terlihat, tapi ada. Seperti lelaki di depannya: indah sekaligus melukai.

Terima Kasih, Untuk Kalian yang Bertahan di Sangkar Ini

Untuk kalian yang setia membaca Kurungan Sang Mafia Dingin, terima kasih.

Terima kasih sudah ikut menggigil di samping Florence saat dia kedinginan. Terima kasih sudah ikut menahan napas tiap kali mata biru Lucifer menatap tajam. Terima kasih karena tidak pergi, meski cerita ini penuh luka, darah, dan doa yang patah-patah.

Aku tahu Lucifer menyebalkan. Aku tahu Florence terlalu rapuh. Tapi kalian tetap di sini. Membaca. Memaki. Menangis. Mendoakan mereka diam-diam. Kalian yang membuat sangkar ini tidak terasa sepi.

Dan untuk kalian yang sering bilang “kak, aku nggak bisa bayangin wajah mereka”, aku dengar. Aku sudah siapkan visual referensi Florence dan Lucifer. Foto dan gambar ini aku buat khusus untuk kalian, biar saat membaca, kalian bisa benar-benar melihat mereka. Biar tiap kata ‘es’ di mata Lucifer kerasa menusuk, dan tiap ‘hangat’ di mata Florence kerasa menenangkan. Simpan baik-baik ya, itu mereka. Versi yang ada di kepalaku, sekarang jadi milik kalian juga.

Sekali lagi, terima kasih. Untuk waktu kalian. Untuk komentar kalian yang bikin aku melek jam 3 pagi. Untuk voting, share, dan doa baik yang kalian kirim. Kurungan Sang Mafia Dingin ini ada karena kalian masih mau mengetuk pintu kapel ini, meski tahu isinya neraka.

Dari penulis yang juga ikut nangis tiap nulis Lucifer menyakiti Florence,

ELSA SEFIA

P.S. Jangan benci Lucifer terlalu lama ya… dia juga korban. Tapi kalau mau benci sebentar, aku paham. Aku juga.

[Bonus++ ]

1
Agatha soul
kasian juga tau cerita masa kecilnya
🍒⃞⃟🦅 CACASTAR
hayo loh kalian, gimana kalau tawanannya mati, kalian akan mati juga
mmmmuuuuu
hukuman atau..🙄
Aii Flow🌷
Nggak kuat kalau aku ada di posisi dia, makan aja nggak nafsu😭🤧
arsyila putri
sejarah kelam kenapa Lucifer bisa sejahat dan sebengis inj
arsyila putri
ini paham atau padam kak?
Nyai Aksara 👩‍🦯
Ah, kenapa dia masih jahat juga sih, greget aku
mama Al
semoga ga ada yang menemukanmu,. Florence
☠️⃝🖌️Deep ⃟🌴
asekkk, ahhh, kosa katanya, diksinya, sukaa bangettt akuuu... nyastra2 roman🤗🤗
Mutia Kim🍑
Gimana ya kalau mau kabur, takut banget ih😭
DreamXimaginatioN😴
alamak makin menjadi jadi Lucifer setiap ini itu yang di lakuin MC nambah terus peraturan nya
Agatha soul
anjay bener aja keren dong
Agatha soul
pasti bagus hasil lukisannya
mmmmuuuuu
nyimak aja dulu 🤗
mama Al
Sepertinya akan bergeser hatinya Lucifer
mama Al
ayo Florence
kabur
kabur
🍒⃞⃟🦅 CACASTAR
demi apa 33 hari dan badan jadi kurus kering begitu,, menyerah saja deh, pasrah aja jangan sampai jadi mati konyol
Nyai Aksara 👩‍🦯
Ayo, lanjutkanlah melukis
Aii Flow🌷
Takut banget, kalau aku di posisi itu. Auto pingsan tiap ada Lucifer muncul😭😭
arsyila putri
kak, tata bahasamu aku suka😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!