Dia lahir dari kasakitan di masa lalu
Dia terbentuk dari rasa dendam dan kecewa
Dia ada untuk membalaskan dendam nya kepada laki-laki yang tidak pernah bisa setia terhadap pasangan mereka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meeymooy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
25
Anya menjadi panik karena melihat anak orang menangis ia takut orang tuanya salah paham
" Sayang jangan nangis ya coba Juna cerita sama Tante ..." rayu Anya
" Juna hiks , Juna kangen m-mom tan- te...." ucap Juna terbata
" Mom ...? memang Mom-nya Juna ke mana ...?" tanya Anya
Idell mendekat dan memeluk Juna
" Juna jangan cedih ya ,nanti pasti Mom-nya Juna pulang lagi . dulu idell juga cedih kalena mamah Idell pulang nya lama sekali , tapi sekalang mamah udah enggk pelgi lagi .nanti mamah Juna juga pasti sama sepelti mamah Idell " Idell berkata setelah melepaskan pelukannya
" Makasih Idell ..." jawab Juna dan menghapus air matanya
" jangan sedih lagi ya ,, ayo kita buat lumah es saja ..." ajak Idell menarik Juna
Anya dan mamah terseyum dan bangga melihat Idell bisa membuat Juna Berhenti menangis
" cucuku memang pintar dan dewasa dia bisa membuat temannya berhenti menagis .." ucap mamah bangga
" iya mah , tapi mah aku menjadi kasihan dan juga merasa bersalah kepada dia ..?" Anya menundukan kepalanya
" bersalah kenapa sayang ...,,?" tanya mamah
" aku merasa bersalah karena telah lama membuat Idell menunggu dan pastinya dia sangat sedih ,aku benar-benar menyesal mah dan aku janji tidak akan pernah meninggalkan dia lagi mah ..."
" Sudahlah .. jangan pernah mengungkit masa lalu dan biarkan lah masa lalu menjadi pelajar agar kedepannya kita bisa lebih baik , dan jangan menyesal karena jika tidak ada masa itu kita tidak akan pernah bisa belajar dan mengambil hikmah dari semua itu ...
" Iya mah makasih ..."
" jangan berterima kasih itu sudah jadi kewajiban mamah sebagai seorang ibu nak ..." Anya pun mengangguk.
kini Idell ,Juna dan Vella sedang bermain bersama sama membuat istana ice ditemani oleh pengasuh Juna dan juga Anya .
seorang pria bule mendekat ke arah Juna yang sedang bermain bersama idell dan Vella
" Boy ayo kita pulang , ini sudah sore ..." ucap Alex apa Juna
Juna dan yang lainnya menoleh ke arah sumber suara
sepersekian detik Anya terpana melihat ketampanan Alex
" ganteng amat ....!!" seru Anya dalam hati lalu ia menggeleng-gelengkan kepalanya untuk menyadarkan dirinya sendiri
" ih ni mata jelalatan aja kalau liat yang bening-bening.." runtuk Anya pada dirinya sendiri dan mengetuk-ngetuk kepala pelan
Juna bangkit dan melepaskan mainan yang sedang dia pegang
" Baik Dad ..." jawab Juna menurut
lalu Juna berbalik dan berpamitan kepada Idell ,Vella dan Anya
" Juna pulang dulu ya semua ..." pamit Juna
Idell dan Vella bangkit
" Dadah Juna nanti kita main lagi ya di cetolah ..!!." seru Idell dan melambaikan tangan
" Sampai ketemu lagi Juna ..!!" seru Vella dan melambaikan tangan sama seperti Idell
sementara Anya hanya tersenyum dan mengangguk .membuat Alex terpesona
Juna meraih dan menggenggam tangan Dady-nya membuat Alex tersadar dari pesona Anya
" Ayo Dad ..." ajak Juna dan Alex pun menangguk Juna melambai-lambai kan tangannya kepada Idell dan Vella lalu pergi ke arah pintu keluar.
Anya mendekat Vella dan Idell
" Kita juga sebaiknya pulnag yu ,lihat Oma pasti Oma capek ..." tunjuk Anya ke arah mamahnya yang sedang duduk mereka mengguk dan Anya menggandeng tangan mereka membawa mereka mendekat ke arah mamah
" Sudah selesai mainnya ...?" tanya mamah
" udah mah ..." jawab Vella
" sudah Oma .." jawab Idell
" baiklah lah ayo kita pulang hari sudah sore dan kalian belum makan .." mamah
" Iya mah Anya juga sudah lapar dan Anya yakin mereka juga sama .." jawab Anya
mamah mengangguk dan merekapun pergi untuk pulang.
sebelum pulang mereka mampir dulu ke caffe untuk makan dan setelah selesai makan mereka langsung pulang .
sesampainya di rumah Anya menyuruh Vella dan Idell untuk mandi terlebih dahulu lalu beristirahat semantara Anya duduk di sofa dan menonton tv .
hari ini dia benar-benar sangat lelah sekaligus bahagia karena bisa membawa keluarga nya jalan-jalan walaupun tidak jauh .
Ting Ting Ting suara notifikasi di handphone hanya berbunyi. Anya membuat tas kecil yang dia bawa tadi lalu membuka pesan masuk tersebut
* jangan lupa dan jangan terlambat ..
* ingat jam 7 di caffe biasa ..
* dan balas pesan yang aku kirimkan ..
itulah pesan yang Anya baca dan Anya tau siapa yang mengirimkan pesan itu , Anya sama sekali tidak membalas ia memasuki lagi ponselnya dan membaringkan tubuhnya di sofa
" Akh males banget gue musti ketemu lagi sama tuh pria gila ..." gerutu Anya pada dirinya sendiri
tidak lama ponselnya berdering dan menunjukkan nomor yang mengirim pesan tadi memanggilnya
" ih apaan sih ,rese banget ..." Anya merijek panggilan tersebut
Raka menbali mengirimkan Anya pesan
* kenapa kamu rijek , angka telponnya ..
" ih apaan sih no orang GJ ( gak jelas ) banget deh , siapa Lo berani-beraninya perintah gue ..." jawab Anya nyolot ke pesan yang dikirimkan Raka
lalu Raka membali menelpon Anya , karena merasa jengah akhirnya Anya mengangkat panggilan dari Raka
" hemmm ..." gumam Anya
" lama banget si angkatan telpon aja ..." solot Raka
" wis sabar mas bro enggk usah nyolot gitu ..." Anya
" Sudahlah.. Ingat jangan lupa jam 7 di caffe biasa ..."
" Ya ...," jawab Anya singkat lalu mematikan panggilan sepihak dan menyimpan ponselnya di meja
" pasti dia kesel gue matiin telponnya , tapi emang gue pikirin .." Anya menjawab pertanyaan nya sendiri
Anya bangkit " mandi dulu deh ..." anya pergi ke lantai dua , lalu masuk ke dalam kamar nya ia melihat anaknya sudah tertidur
" tumben tidur disini ..." gumam Anya melihat Idell tidur dikamar nya
Anya mendekat dan mencium kening anaknya
" Seperti kamu lelah sekali nak , selamat bobo ya mimpi indah sayang .." Anya membenarkan selimut anaknya lalu ia masuk kedalam kamar mandi
setelah mandi Anya memakai baju dan memakai sedikit make-up. lalu ia mencium anaknya dan menghidupkan lampu tidur lalu mematikan lampu utama tidak lupa ia menaikkan sedikit suhu AC nya takut anaknya kedinginan. Anya keluar dari kamar dan turun ke bawah mencari keberadaan mamahnya Anya mencari Mamahnya ruang tengah dan dapur tapi tidak ada akhirnya anya pergi ke kamar mamah
" tok tok tok mah ..."
" masuk ven enggk mamah kunci ..!!" seru mamah dari dalam
cklek Anya membuka pintu dan masuk kedalam .
" Mah aku mau minta izin ..." Anya duduk di samping mamahnya yang sedang berbaring
" Ya mamah sudah tau ,dan Raka sudah menelepon mamah tadi untuk meminta izin mengajak kamu keluar ..." jawab mamah santai
" iya mah kalau begitu aku titip Idell dia tidur di kamarku mah , aku takut dia terbangun dan nyariin aku ..."
" Iya hati-hati dijalan ya dan jangan terlalu malam pulang-nya..."
" iya mah Anya pergi dulu assalamualaikum..."
setelah meminta izin dan berpamitan Anya pun pergi ke tempat yang Raka sebutkan
sesampainya di sana Anya bertanya kepada pelayanan reservasi atas nama Raka dan pelayan pun mengantarkan Anya ke kursi yang sudah di booking oleh Raka. dan ternyata Raka sudah menunggu di sana .
jadi males bacanya
Because I Love You Bunda- Bunda